Month: November 2020

Dirgahayu KORPRI KE-49

Bengkayang, Informasi Publik

Atas Nama Pemerintah Kabupaten Bengkayang serta jajarannya mengucapkan Selamat HUT PGRI Ke-75 dan Selamat Hari Guru Nasional, 25 November 2020.

“Kreatifitas dan Dedikasi Guru Menuju Indonesia Maju”

KELOMPOK TANI MENERIMA BANTUAN ALAT PERTANIAN

Bengkayang-informasipublik
Pj. Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman, S.IP., M.Si menyerahkan Bantuan Alsintan dan UPPO kepada Kelompok Tani di Kabupaten Bengkayang Tahun Anggaran 2020.
Jum’at, 27/11/2020
Bertempat didepan halaman kantor Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan Kab. Bengkayang.

Sebelum menyampaikan sambutannya, Pj. Bupati Bengkayang Yohanes Budiman, S.IP.,M.Si menyampaikan rasa Hormatnya kepada Anggota DPR RI Komisi IV Ibu Maria Lestari, bisa hadir pada acara hari ini, merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Pusat melalui Anggota DPR RI Komisi IV Ibu Maria Lestari yang sudah bisa menyerap dan menampung aspirasi dari masyarakat sehingga beliau bisa mendatangkan beberapa alat serana prasarana pertanian untuk di serahkan kepada kelompok tani.

kepada kelompok tani yang hadir pada kegiatan ini, saya berharap dengan adanya alat-alat serana prasarana pertanian bisa menjadi kegiatan yang produktif bagi kelompok tani di kabupaten Bengkayang.

Harapannya, ini adalah salah satu bentuk solusi bagi para Kelompok Tani pada pengolahan pertaniannya, kedepannya petani-petani di kabupaten Bengkayang agar lebih bisa mandiri, maju dan berdaya saing.

Sebelum menutup kegiatan tersebut, Pj. Bupati berpesan kepada kelompok tani untuk menjaga dan merawat alat-alat pertanian yang ada ini agar tetap awet.

Pj. Bupati Bengkayang Meresmikan Gedung Baru Puskesmas Non Rawat Inap Seluas

Penjabat Bupati Bengkayang Yohanes Budiman, S.IP., M.Si meresmikan Gedung Baru Puskesmas  Non Rawat Inap Kecamatan Seluas pada hari Kamis tanggal 26 November 2020.

Peresmian yang ditandai dengan penandatangan prasasti  oleh Pj. Bupati Bengkayang, dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Istri Pj. Bupati Bengkayang selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkayang disaksikan langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, Obaja, SE., M.Si, Kepala OPD Kabupaten Bengkayang,  Camat Seluas, Camat Jagoi Babang, Camat Tujuh Belas, dan Kepala Puskesmas Seluas beserta jajarannya, Forkopimcam dan  Tokoh Masyarakat Setempat.

Dalam acara tersebut Pj Bupati Bengkayang melaksanakan kegiatan ;

  1. menyerahkan Sertifikat Akreditasi hasil Survei  tahun 2019 kepada Puskesmas Suti Semarang, Samalantan, Lembah Bawang, Teriak, Sanggau Ledo, Jagoi Babang dan Sungai Duri dan masker kepada Puskesmas Seluas
  2. menyerahkan secara simbolis Bantuan Presiden (banpres) ) Produktif usaha mikro sebesar RP. 2.400.000,- kepada pemilik usaha mikro
  3. penyerahan bibit dan pupuk kepada perweakilan petani

Dalam sambutannya Pj. Bupati Bengkayang menyampaikan rasa kagumnya atas megahnya gedung dan luasnya halaman puskesmas, yang harus dikuti pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Selain itu Yohanes Budiman, ,S.IP., M.Si juga berharap semua komponen yang ada dijajaran puskesmas benar-benar menjaga aset Puskesmas sebagai aset yang berharga.

“Jaga gedung ini. Berikan kenyamanan bagi pasien yang berkunjung, layani secara profesional,” ungkap Pj. Bupati.

Pj. Bupati Bengkayang berharap, dengan diresmikannya bangunan baru Puskesmas Seluas, berdampak baik bagi kemajuan di kecamatan Seluas dan tentunya berdampak baik bagi kabupaten Bengkayang. terlebih penting saat ini Puskesmas dapat mengedukasi masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, di situasi Pandemi Covid-19. “Puskesmas adalah menjadi ujung tombak bagi pelayanan pemerintah dalam bidang kesehatan, tentunya bagian dari mengedukasi masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Harapannya saya yakin bahwa Puskesmas Seluas lebih maju karena adanya puskesmas yang baru dan megah dan fasilitasnya, ujarnya.

Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar di wilayah Kabupaten Bengkayang Tahun 2020

Bengkayang,Informasi Publik- Kegiatan Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar di wilayah Kabupaten Bengkayang Tahun 2020.
Rabu, 25/11/2020, Pukul: 08.30 Wib – Selesai
Bertempat di Ruang Aula II L.V Kantor Bupati Bengkayang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Forkopimda Kabupaten Bengkayang, Kepala Instansi Vertikal di wilayah Kabupaten Bengkayang, Kepala OPD, Kepala Badan dilingkungan pemerintah kabupaten Bengkayang, dan para Camat Se-kabupaten Bengkayang dan para Lurah.

Dalam hal ini, kegiatan Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar di wilayah Kabupaten Bengkayang di buka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, Obaja, SE., M.Si dalam kesempatan ini mewakili Sambutan PJ. Bupati Bengkayang. Menyampaikan sebagaimana yang kita ketahui, bahwa salah satu fokus kebijakan pemerintah pusat adalah pelaksanaan Reformasi dibidang Hukum.

Hal tersebut sebagai upaya menciptakan pemerintahan yang Bersih, Jujur dan adil guna mewujudkan penegakan hukum di wilayah Kabupaten Bengkayang.

Obaja, menegaskan upaya pemerintah bersih dengan menjauhi praktik-praktik ilegal tersebut agar tidak berkembang di lingkungan kerja Pemkab Bengkayang sehingga menjadi dampak buruk bagi pelayanan dan kinerja Pemkab Bengkayang.

“Mulai saat ini stop yang namanya Pungli, Hentikan yang Namanya Pungli, dan utamanya yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat. jangan ada lagi layanan yang berbelit-belit, yang sulit dimudahkan, yang mudah semakin dipercepat. Ungkap Obaja saat menutup kegiatan tersebut.(diskominfokab.bengkayang)

KPU BENGKAYANG GELAR SIMULASI PEMUNGUTAN SUARA DAN PENGGUNAAN APLIKASI SIREKAP

Bengkayang,Info Publik-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkayang menggelar kegiatan Simulasi pemungutan dan penghitungan suara serta penggunaan Aplikasi Rekapitulasi Secara Elektronik (siRekap) di tingkat TPS dalam pemilihan serentak 2020. Simulasi dilaksanakan dengan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kegiatan simulasi tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 November 2020 bertempat di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 18 Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang SDN 13 Rangkang) dimulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 15.30 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota KPU RI (Viryan Aziz), Pj. Bupati Bengkayang (Yohanes Budiman,S.IP.,M.Si), Anggota KPU Provinsi Kalimantan Barat (Lomon S.Sos), Perwakilan Polres Bengkayang, Bawaslu Kabupaten Bengkayang, Sekretaris KPU Provinsi Kalimantan Barat beserta jajaran, Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Bengkayang, Perwakilan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bengkayang, Perwakilan Kasat Pol PP Bengkayang, serta Pemilih pada TPS 18 Kelurahan Sebalo.

Dalam Sambutannya, Ketua KPU kabupaten Bengkayang, Musa Jairani menyatakan, simulasi ini dilakukan untuk merumuskan dan mengindentifikasi permasalahan jika terjadi saat pemungutan suara pada hari pemungutan suara yang akan dilaksanakan pada hari Rabu 9 Desember 2020. Simulasi juga sekaligus sebagai bahan evaluasi potensi-potensi yang bisa saja terjadi. Terutama pilkada di tengah pandemi Covid-19 ini.

Pj. Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman menyambut baik kegiatan simulasi ini, sehingga masyarakat dapat mengetahui hal-hal baru pada proses pemungutan suara di masa pandemic Covid-19. ” Simulasi ini merupakan salah satu instrument evaluasi bagi pelaksana, sehingga kita dapat mengetahui apa saja kendala-kendala yang mungkin akan terjadi nantinya”, ungkap Yohanes Budiman kembali.

Sementara itu Anggota KPU RI, Viryan Aziz berharap agar banyak pihak bisa membantu mensosialisasikan pelaksanaan pilkada di masa pandemic covid-19, sehingga target partisipasi pemilih dapat tercapai. Ada 12 hal baru di TPS, sehingga pemilih tidak perlu takut untuk dating ke TPS, Ungkap Viryan Aziz.

Sebagai petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS), KPU Kabupaten Bengkayang melibatkan Ketua dan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Pemilih yang terlibat adalah Pemilih yang memang terdaftar pada TPS 18 Kelurahan Sebalo. (Humas KPU Bengkayang)

Rapat Evaluasi Pengelolaan LAPOR “Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat”

Bengkayang, Info Publik. Hari Kamis tanggal 19 November 2020 bertempat di Ruangan Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkayang dilaksanakan Rapat Evaluasi Pengelolaan LAPOR “Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat”.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Penghubung LAPOR SP4N dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang.

Dalam rapat tersebut dipimpin oleh Kadis Kominfo Kab.Bengkayang (Aleksius,S.Sos.,M.Si)

SahabatLAPOR!

Tahukah kamu bahwa Facebook dan Instagram bukanlah sarana untuk menyampaikan aduan? Agar ditindaklanjuti oleh instansi yang berwenang, sampaikan aspirasi maupun aduan mengenai pelayanan publik di Indonesia melalui www.lapor.go.id atau SMS ke 1708 dan juga melalui aplikasi SP4N LAPOR! untuk Android maupun iOS.

Yuk perhatikan cara menyampaikan aduan yang baik dan benar untuk mempermudah proses verifikasi dan tindak lanjut aduan!(ppidutama/kominfo)

PLBN Terpadu Jagoi Babang Segera Dibangun Jika Lahan Sudah Dibebaskan

HUMPRO Bengkayang, Jagoi Babang – Konsultasi Publik Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan PLBN Terpadu Jagoi Babang, Rabu (18/11/2020) di Aula Kantor Camat Jagoi Babang dibuka oleh Pj. Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman, S.IP.,M.Si. Selain membuka kegiatan, Pj. Bupati turut berperan sebagai moderator dalam pertemuan dengan para pemilik lahan dengan pihak pemerintah.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Bagian Pemerintahan Biro Pemerintahan Setda Kalbar, Drs. Toni Sunardi, M.Si, Perwakilan Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kalbar Dirjen Cipta Karya Kemen-PUPR, Reza Riska Pratama, ST.

Berdasarkan data yang disampaikan Camat Jagoi Babang, Radit, S.Sos, luas lahan yang akan dibebaskan adalah seluas 16.7 Hektar. Satu-satunya Camat Perempuan di Bengkayang ini berharap agar warga pemilik lahan yang terdampak lokasi pembangunan agar dapat mendukung upaya pemerintah mempercepat proses pembangunan PLBN sebagai beranda terdepan NKRI.

Pj. Bupati menambahkan dengan dibukanya PLBN diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat diperbatasan. Namun, Pj. Bupati juga mengingatkan agar warga setempat harus mampu mengembangkan kapasitas diri agar kedepan dapat bersaing.

Salah seorang warga Jagoi Babang yang berhasil diwawancarai, menyambut baik dengan rencana pemerintah membuka PLBN. Menurutnya, dibukanya PLBN berarti aktivitas ekonomi diperbatasan akan semakin ramai dan sudah tentu akan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan warga.

“Jika ada yang merasa dirugikan dengan pembukaan PLBN, saya kira itu hanyalah sekelompok orang saja atau oknum-oknum yang selama ini meraup keuntungan dari bisnis yang tidak resmi,” ungkap warga tersebut.

Usai konsultasi publik, Pj. Bupati lanjut meninjau lokasi pembangunan PLBN didampingi Kepala BPPD dan Camat Jagoi Babang (*)

Foto: https://www.suarapemredkalbar.com/

Jum’at Sehat Pemkab Bengkayang melakukan olahraga bersepeda (Gowes)

Bengkayang,info publik- Pj. Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman, S.IP.,M.Si bersama Kapolres Bengkayang, Danlanud HHS, Penghubung Dandim 1202 Skw, Perwakilan Kajari, Kepala OPD dan Pegawai dilingkungkan Pemkab Bengkayang melakukan olahraga bersepeda (Gowes), Jumat (13/11/2020).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Parpora ini mengambil start dari Rumah Singgah Covid-19, Rangkang dan finis dihalaman Kantor Bupati. Setelah beristirahat sejenak, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian paket sembako kepada peserta yang hadir.


Pj. Bupati menyebutkan, kegiatan ini merupakan upaya untuk menjaga kebugaran tubuh, apalagi ditengah kondisi saat ini. Ia pun mengapresiasi para peserta yang telah mengikuti Gowes. Selanjutnya, Pj. Bupati berharap hal-hal positif seperti ini dapat diterapkan oleh masing-masing peserta agar selalu tetap sehat.
.
Sumber : Diskominfo & Humpro

Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Terdepan Perbatasan Negara

Bengkayang, info publik-Deputi I BNPP RI membuka acara Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Terdepan Perbatasan Negara Sebagai Bagian dari Sistem Pertahanan Keamanan. 10/11/2020

Deputi I Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan Drs. Robert Sombolon, MPA. membuka acara Kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Terdepan Perbatasan Negara Sebagai Bagian dari sistem pertahanan keamanan sebagai salah satu prioritas nasional di Kabupaten Bengkayang.
kegiatan yang dihadiri PJ. Bupati Bengkayang Yohanes Budiman, S.IP., M.Si bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah bertujuan untuk menumbuhkan pentingnya partisipasi dan peran aktif masyarakat dalam pengelolaan perbatasan dalam rangka mendukung sistem pertahanan semesta (sishanta) dalam rangka menjaga, memelihara dan menggerakan pembangunan dikawasan perbatasan
Dalam sambutannya Pj Bupati Bengkayang menegaskan, kawasan perbatasan negara di Kabupaten Bengkayang merupakan wilayah yang secara geografis berbatasan langsung dengan negara tetangga yakni Kecamatan Jagoi Babang dan Kecamatan Siding dengan negeri Serawak Malaysia Timur dengan garis perbatasan negara 76.564 KM dengan jumlah tanda batas sebanyak 182 patok.

PJ. Bupati Bengkayang juga menyampaikan kompleksitas permasalahan perbatasan adalah Insfrastruktur dan sarana prasarananya, permasalahan sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, serta aktivitas ilegal dan pelanggaran hukum seperti penyeludupan, peredaran narkoba, barang ilegal, ilegal loging dan trafficking, oleh karenanya PJ Bupati berharap permasalahan ini menjadi concern pengawasan secara terkoordinasi, bersinergi dan komprehensif oleh Pemerintah Daerah, Provinsi dan Pusat, TNI, Polri Costum Immigration Quarantine an Security (CIQS) dan Kementerian/Lembaga terkait.
Dalam kesempatan yang sama Deputi I Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan Drs. Robert Sombolon, MPA mengatakan Perbatasan adalah persoalan politik, penyelenggara pemerintah dan komponen masyarakat, perannya tentu sesuai dengan undang-undang, dan masing masing punya tugas dan fungsi serta tanggungjawab.
Pemerintah Pusat tentu lebih banyak berperan dalam konteks pertahanan, dan unsur lainnya bertindak dalam konteks keamanan yang semuanya akan disinergikan dalam pengamanan perbatasannya ujarnya.

(kominfo bengkayang)

Deputi I BNPP RI membuka acara Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Terdepan Perbatasan Negara Sebagai Bagian dari Sistem Pertahanan Keamanan

Deputi I Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan Drs. Robert Sombolon, MPA. membuka acara Kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Terdepan Perbatasan Negara Sebagai Bagian dari sistem pertahanan keamanan sebagai salah satu prioritas nasional di Kabupaten Bengkayang.
kegiatan yang dihadiri PJ. Bupati Bengkayang Yohanes Budiman, S.IP., M.Si bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah bertujuan untuk menumbuhkan pentingnya partisipasi dan peran aktif masyarakat dalam pengelolaan perbatasan dalam rangka mendukung sistem pertahanan semesta (sishanta) dalam rangka menjaga, memelihara dan menggerakan pembangunan dikawasan perbatasan
Dalam sambutannya Pj Bupati Bengkayang menegaskan, kawasan perbatasan negara di Kabupaten Bengkayang merupakan wilayah yang secara geografis berbatasan langsung dengan negara tetangga yakni Kecamatan Jagoi Babang dan Kecamatan Siding dengan negeri Serawak Malaysia Timur dengan garis perbatasan negara 76.564 KM dengan jumlah tanda batas sebanyak 182 patok.


PJ. Bupati Bengkayang juga menyampaikan kompleksitas permasalahan perbatasan adalah Insfrastruktur dan sarana prasarananya, permasalahan sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, serta aktivitas ilegal dan pelanggaran hukum seperti penyeludupan, peredaran narkoba, barang ilegal, ilegal loging dan trafficking, oleh karenanya PJ Bupati berharap permasalahan ini menjadi concern pengawasan secara terkoordinasi, bersinergi dan komprehensif oleh Pemerintah Daerah, Provinsi dan Pusat, TNI, Polri Costum Immigration Quarantine an Security (CIQS) dan Kementerian/Lembaga terkait
Dalam kesempatan yang sama Deputi I Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan Drs. Robert Sombolon, MPA mengatakan Perbatasan adalah persoalan politik, penyelenggara pemerintah dan komponen masyarakat, perannya tentu sesuai dengan undang-undang, dan masing masing punya tugas dan fungsi serta tanggungjawab.
Pemerintah Pusat tentu lebih banyak berperan dalam konteks pertahanan, dan unsur lainnya bertindak dalam konteks keamanan yang semuanya akan disinergikan dalam pengamanan perbatasannya ujarnya.