Month: March 2021

Pembinaan dan Pemberdayaan Kepada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Oleh Diskominfo Kab. Bengkayang

Diskominfo Kabupaten Bengkayang melakukan Kegiatan Pembinaan dan Pemberdayaan Kepada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Cipta Karya Kec. Sungai Betung.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Cipta Karya yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Kab. Bengkayang Aleksius, S.Sos., M.Si, Kasi Pelayanan Informasi Publik Iwan Suryadi, SE , Staf Pelaksana Teknis Bid.Informasi Publik Fransiska Dora, A.Md, Camat Sui.Betung diwakili oleh Kasi Pemerintahan, Kepala Desa Cipta Karya, Anggota Babinsa dan Polsek, serta anggota KIM Agah Kampong.

Dalam sambutannya Kepala Desa Cipta Karya mengharapkan agar peserta pelatihan betul betul menyimak apa yang disampaikan para Narasumber agar nantinya apa yang disampaikan bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Desa Cipta Karya.

Kepala Dinas Kominfo Aleksius. S.Sos.,M.Si juga memaparkan tentang KIM atau Kelompok Informasi Masyarakat yang merupakan mitra Pemerintah didalam penyebarluasan berbagai informasi yang ada di Desa seperti adanya produk atau potensi – potensi yang belum diketahui oleh publik baik dari media medsos seperti facebook dan instagram serta media lainnya yg ada di Desa Cipta Karya. Dalam penyampaian materi yang juga dibahas tentang membentuk KIM lainnya,tujuan KIM, tugas KIM, fungsi KIM, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan kegiatan KIM tersebut.

Diakhir kegiatan tersebut tim narasumber yakni Diskominfo Kab.Bengkayang, mengharapkan agar segera dibentuk kepengurusan KIM Desa Cipta Karya serta di SK kan oleh Kades kemudian data kepengurusan segera dikirim ke Dinas Kominfo Kabupaten Bengkayang “tutur Kasi Pelayanan Info Publik Iwan Suryadi, SE.

Semoga dengan adanya KIM tersebut dapat lebih memperbanyak Informasi–Informasi tentang potensi yang ada di Desa Cipta Karya kepada Pemerintah maupun publik sehinga nantinya dapat membuka akses kepada mitra Kontributor Desa Cipta Karya Kec.Sungai Betung( f.dora/Diskominfo)

Pemkab Bengkayang Terima Hibah 6.3 Ton Gula Dari Bea Cukai

Pemkab Bengkayang menerima hibah barang milik negara berupa gula sebanyak 6.350 Kg dari KPP Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Jagoi Babang, Selasa (30/3/2021) di halaman Kantor Bupati.

Penyerahan tersebut dilakukan oleh Kepala KPP, Junanto Kurniawan dan diterima langsung oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, SE.,MM didampingi Wakil Bupati, Drs. H. Syamsul Rizal. Selanjutnya gula dengan jumlah 127 karung diserahkan kepada Dinas Perindag sebagai leading sector untuk mendistrisbusikannya kepada masyarakat.

Bupati menyampaikan terimakasih atas bantuan yang diberikan dan bertepatan dengan waktu menjelang bulan Ramadhan, Bupati berharap hibah ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Disamping itu, upaya yang telah dilakukan oleh KPP Bea Cukai Jagoi Babang ini diharapkan memberikan dampak positif dalam menjaga stabilitas harga gula dipasaran.

Sumber: (Tim Humpro dan Diskominfo)

Pemaparan dari Tim International Animal Rescue (IAR) terkait ditemukannya habitat terakhir Orang Utan Kalimantan di Hutan Lindung Gunung Bawang

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, SE.,MM menerima pemaparan dari Tim International Animal Rescue (IAR) terkait ditemukannya habitat terakhir Orang Utan Kalimantan di Hutan Lindung Gunung Bawang, Senin (29/3/2021) diruang rapat Bupati.

Berdasarkan hasil survei IAR, sedikitnya telah ditemukan empat sarang Orang Utan disekitar HL Gunung Bawang dengan tipe sarang A, C dan D yang tersebar pada beberapa titik. Namun dengan kondisi dan perkembangan saat ini, keberadaan Orang Utan mendapat ancaman terutama karena habitatnya yang mulai terganggu.

Bupati menanggapi serius dan mendukung upaya yang dilakukan oleh IAR terhadap perlindungan keanekaragaman alam yang terdapat di HL Gunung Bawang tersebut dengan tidak mengabaikan perberdayaan masyarakat sekitar.

Hal tersebut selaras dengan keinginan daerah untuk menjadikan HL Gunung Bawang sebagai pusat untuk rehabilitasi dan pusat pemeliharaan orang utan dan keanekaragaman alam lainnya.

BUPATI BENGKAYANG, Membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Bengkayang Tahun 2022.

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, SE., MM Telah membuka kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten Bengkayang Tahun 2022. Di Aula II Kantor Bupati Bengkayang, L. V. Kamis (25/3/2021)

Tema Musrenbang RKPD Kabupaten Bengkayang Tahun 2022 yaitu: “Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik Dalam Mewujudkan Pembangunan SDM Dan Infrastruktur Dasar Yang Berkualitas” adapun acara tersebut dilaksanakan secara Online Via (zoom meeting) di hadiri oleh Sekretaris Daerah Kalimantan Barat dan secara offline di hadiri Langsung oleh Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Barat, dan FORKOPIMDA, Rektor UNTAN, Direktur Politeknik, Sekretaris Utama BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional), DPRD Provinsi Kalimantan Barat, DPRD Kabupaten Bengkayang, Kepala OPD, Camat Se-Kabupaten Bengkayang, dan para Tokoh Adat, Tokoh Agama, LSM.

Acara tersebut dilaksanakan sesuai dengan Protokol Kesehatan Covid-19, yaitu dengan menerapkan 3M.

Dalam sambutannya, Bupati Bengkayang(Sebastianus Darwis, SE., MM menyampaikan bahwa Kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten Bengkayang merupakan Amanat Dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional Dan Undang-Undang 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, dimana Pemerintah Daerah Diwajibkan Untuk Menyusun Perencanaan Pembangunan Daerah Yang Transparan Dan Partisipatif Yang Dituangkan Dalam Sebuah Dokumen Perencanaan Tahunan Daerah Yang Disebut Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Dan Kemudian Dituangkan Dalam Dokumen KUA Dan PPAS Serta Pada Akhirnya Tersusun Sebuah Dokumen APBD.

Tegasnya, tentunya Dalam Rangka Menjawab Berbagai Isu-Isu Strategis Dan Permasalahan Yang Dihadapi Sekaligus Merupakan Arah Kebijakan Umum Pemerintah Kabupaten Bengkayang di Tahun 2022. Kemudian Untuk Menjawab Hal Tersebut Tentunya Perlu Dilakukan Pemetaan Terhadap Permasalahan Daerah Serta Kendala Selama ini yang dihadapi oleh Kabupaten Bengkayang.

Untuk itu sesuai dengan Tema yang diangkat yaitu; Penguatan Tatakelola Pemerintahan Yang Baik Dalam Mewujudkan Pembangunan SDM Dan Infrastruktur Dasar Yang Berkualitas. Jelasnya

“Tentunya Harus Di Dukung Dengan Data Yang Valid Dan Akurat Agar Tidak Terjadi tumpang tindih kebijakan”.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, SE., MM Kemudian Membuka kegiatan tersebut Kemudian menambahkan bahwa Tahun 2022 Merupakan Tahun Pertama Dalam Masa Jabatan Saya Sebastianus Darwis, SE, MM Dan Drs. H. Syamsul Rizal Sebagai Bupati Dan Wakil Bupati Bengkayang Sekaligus Tahun Pertama Periode RPJMD Tahun 2021-2026.

Ungkapnya, Tentunya berkaitan dengan Visi, Misi kami yang ingin di capai Adalah Kabupaten Bengkayang Maju, Mandiri,Sejahtera Dan Berdaya Saing Ditopang Pemerintahan Yang Bersih Dan Terbuka.

Selanjutnya, acara tersebut dilakukan Penandatangan Naskah Kesepakatan Bersama antara Pemerimtah Daerah Kabupaten Bengkayang dengan Universitas Tanjung Pura, Politeknik Negeri Pontianak, dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Dan Penandatangan Berita Acara Kesepakatan Hasil Musrenbang RKPD Kabupaten Bengkayang Tahun 2022.

Wakil Bupati Sosialisasikan Kebijakan Administrasi Kependudukan Kabupaten Bengkayang Tahun 2021

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Rabu (24/3/2021) mensosialisasikan Kebijakan Administrasi Kependudukan Kabupaten Bengkayang Tahun 2021 dan Pelayanan Langsung Dokumen Adminduk di Kantor Camat Sungai Raya. Sosialisasi dibuka langsung oleh Wakil Bupati, diikuti oleh Camat Sungai Raya, Capkala dan Sungai Raya Kepulauan, Kepala Desa ditiga Kecamatan tersebut diatas serta dihadiri juga Anggota DPRD Bengkayang, Toni Pangeran.

Wakil Bupati Bengkayang, Drs. Syamsul Rizal dalam sambutan menegaskan bahwa salah satu fokus pelayanan dalam kepemimpinan mereka adalah akan memperbaiki sistem administrasi kependudukan melalui sistem pelayanan jemput bola. Sehingga kedepan masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh datang ke Kantor Dinas dan mengeluarkan uang untuk membuat Adminduk, tidak ada lagi yang namanya Calo-calo. Jemput bola diupayakan dapat menjangkau semua kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkayang.

“Kedepannya Kepala Desa atau perangkat desa tidak perlu bolak-balik ke Kantor Dinas Dukcapil kecuali memang atas kebutuhan yang sangat mendesak,” tegas Wakil Bupati.

Terkait hal itu, Kabid Pencatatan Sipil, Suandi, SH.,MH mengatakan, apa yang disampaikan oleh Wakil Bupati dapat direalisasikan dengan cepat apabila didukung oleh instrumen yang memadai. Sedikitnya ada tiga unsur penting yang diperlukan untuk menunjang sistem pelayanan Adminduk tersebut, yakni ketersediaan personil (SDM), perangkat lunak dan anggaran.

Diketahui, dalam melakukan pelayanan Adminduk di suatu wilayah jumlah personil yang dibutuhkan cukup banyak berdasarkan Adminduk yang tersedia, kedua kondisi setiap wilayah tidaklah sama sehingga diperlukan sarana/perangkat lunak penunjang dan hal itu tentu memerlukan anggaran.

“Perlu disampaikan juga kepada seluruh masyarakat, bahwa dalam pelayanan Adminduk jenis apapun tidak dipungut biaya,” pesan Suandi.

BUPATI BENGKAYANG LAUNCHING OBJEK WISATA AIR TERJUN NEK RIAMP DAN GEREJA KATOLIK SANTO DOMINIKUS DESA TUMIANG KECAMATAN SAMALANTAN

Bengkayang – Launcing Wisata Alam Air Terjun Nek Riamp di Desa Tumiang yang terletak di kecamaran Samalantan kabupateb bengkayang di buka oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, SE., MM. Turut hadir dalam Launcing Tersebut ketua tim PKK kabupaten Bengkayang, Dewan Provinsi Alexsander, S.Ag. Ketua DPRD Kab. Bengkayang, Kejari Kabupateb bengkayang, Dandim 1202 Skw, Wakapolres Bengkayang, kepala Dinas Porapar Kabupaten bengkayang, Kejari Kabupaten Bengkayang, Danramil, Kapolsek, Camat Salamalantan, kepala Desa Tumiang, kepala Desa Pasti Jaya serta tamu undangan yang hadir dalam kegiatan Launching wisata Nek Riamp.

Adapun Rangkaian kegiatan Launching yaitu wisata Nek Riamp Desa Tumiang, Wisata Taidi Amus Desa Pasti Jaya, Bumdes Tumiang, Bumdes Pasti Jaya, Bumdes Bukit Serayan Bumdes Samalantan, Penanaman Pohon dan melepaskan Bibit ikan serta Meletakan Batu Pertama Pendirian Gereja Katolik Santo Dominikus Desa Tumiang.

Laporan Panitia Mengucapkan Selamat Datang Kepada Bupati Bengkayang beserta Rombongan dengan Mereamikan Objek Wisata Nek Riamp yang ada di Desa Tumiang ini dapat Menambah Objek wisata yang ada di kabupaten Bengkayang melalui SK Camat Bulan Februari 2021.

Atas Nama Kabupaten Bengkayang Saya Mengucapkan Selamat Datang di Riam Nek Riamp semoga dapat Memberikan Nuansa kelestarian Alam yang menyegarkan. Dimana kita ketahui Covid 19 yang melanda Indonesia khususnya kabupaten Bengkayang maka dengan itu untuk selalu menjaga Protokol Kesehatan dengan Menjaga Jarak pakai Masker dan Memcuci tangan.

Kita ketahui Kabupaten Bengkayang memiliki luas 13.9 % dari wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Kabupaten Bengkayang sendiri memiliki potensi yang cukup besar dengan potensi yang ada diharapkan dapat mendorong kesejahteraan Masyarakat setempat, Bengkayang sendiri di Juluki 1000 RIAM ini menjadi Daya tarik di sektor Pariwisata sendiri. Perlu di inggat Perkebangan Wisata tidak hannya berfokus pada Objek Wisata yang ada, namun kondisi Sosial, Lingkungan kearah yang lebih baik.

Kedepan Objek Wisata seperti yang baru kita Launching ini dapat di tingkatkan dengan Infrastuktur memadai dengan berkembanganya BuMDes era Otonomi desa saat ini dengan mewujudkan Kabupaten Bengkayang yang lebih maju perlu di Cermati berbagai Potensi Usaha yang ada di Desa.

Pada Momentum ini saya Mengucapkan terima kasih kepada Camat Samalantan beserta Perangkat Desa Dapat berkalaborasi antar Badan Usaha Milik Desa Sebagai Kelompok Sadar Wisata, Sekali lagi saya mengucapkan Selamat Atas diresmikannya Objek Wisata Nek riamp ini semoga dapat memberikan Pemanfaatan bagi Masyarakat dan Pemerintah di Lanjutkan dengan Peletakan Batu pertama Pendirian Gereja Katholik Santo Dominikus oleh Bupati Bengkayang (Diskominfo).

Wakil Bupati Bengkayang, Buka Giat Konsultasi Publik KLHS dan RPJMD

Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) bertujuan untuk menghimpun masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan melalui konsultasi publik. Dan dengan adanya KLHS pada RPJMD Kabupaten Bengkayang 2021-2026 diharapkan prinsip pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bengkayang, Drs. Syamsul Rizal, Selasa (23/3/2021) di Aula II Kantor Bupati. Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I, Pimpinan OPD (termasuk seluruh Camat), Perguruan Tinggi Shanti Bhuana, Tokoh Masyarakat, LSM/Ormas.

“Pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan dimaksud bahwa pembangunan tidak hanya mengejar kepentingan saat ini, namun untuk kepentingan dimasa mendatang,” demikian disampaikan Wabup.

Oleh karena itu, Wakil Bupati meminta kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat memberikan masukan dan saran agar penyusunan KLHS ini menjadi efektif dan mampu menghasilkan kajian yang baik.

Lebih lanjut, dikatakannya, KLHS ini akan terintegrasi dengan RPJMD yang merupakan penjabaran dari visi, misi dan program kerja Kepala Daerah yang memuat sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan dan keuangan daerah serta program perangkat daerah dalam jangka waktu lima tahun.

Untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan hidup, maka prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan wajib dipertimbangkan dan diintegrasikan dalam RPJMD salah satunya melalui KLHS yang merupakan rangkaian analisis sistematis, menyeluruh dan partisipatif guna memastikan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Sumber: Kominfo Bengkayang dan Humpro kabupaten Bengkayang.

Pengembangan Wisata Jadi Prioritas Bupati Sebastianus Darwis

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis memastikan bahwa terkait pengembangan pariwisata di Kabupaten Bengkayang sendiri memang menjadi prioritas untuk dikembangkan dimasa kepeminpinannya. Dirinya juga berkomitmen bahwa hal tersebut sesuai dengan visi misi saat kampanye lalu, terlebih setelah melihat potensi wisata yang luar biasa di Bumi Sebalo.
Dalam beberapa Minggu terakhir ini, sudah ada dua lokasi wisata yang dilaunching Bupati sebagai langkah awal dalam pengembangan kedepannya.


“Kita ingin menjadikan potensi wisata yang ada di Kabupaten Bengkayang sebagai tujuan wisata yang bisa dikenal hingga ke tingkat nasional. Terutama bagi wisatawan yang datang ke Kalbar dan datang ke Bengkayang,” ucapnya, Senin (22/3).


“Karena disini kita berbagai potensi. Mulai potensi alam, bahari, wisata agro, wisata budaya, dan sebagainya yang harus kami perkenalkan ke masyarakat luas,” tambahnya.
Berkaitan dengan tujuan tersebut, Darwis menyebut salah satu yang mesti dibenahi adalah mengenai infrastruktur. Terutama di sebagian rute atau jalur menuju ke tiap-tiap destinasi wisata yang ada.


“Yang jelas kita komit dan kedepan kita sangat ingin memperkenalkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Bengkayang,” tutupnya.
Lebih jauh Darwis juga mengingatkan agar para Kepala Desa selalu berinovasi dan mampu meningkatkan kapasitas diri guna membangun desa mereka, melalui bidang pariwisata. Sedangkan untuk pengelolaan BUMDes, Bupati menegaskan agar tidak terfokus pada pariwisata saja.
“Jadi BUMDes jangan latah untuk membuka usaha wisata semuanya,” tegasnya.


Menurut Bupati, Desa maupun BUMDes dapat melihat potensi-potensi yang memiliki peluang untuk dikembangkan sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing. Misalnya usaha perikanan, pertanian, jasa maupun perdagangan. Kata ia, banyak potensi yang dapat dikembangkan oleh Bumdes disesuaikan dengan karakteristik desa.
Terakhir, Bupati berpesan kepada seluruh desa yang ada di Kabupaten Bengkayang untuk membantu Kepemimpinannya ini agar mampu membawa Kabupaten Bengkayang keluar dari status laporan keuangan Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Saya minta kepada 122 Kepala Desa untuk membantu saya bekerja agar mampu mengejar status (laporan keuangan) WTP, sehingga tidak stagnan distatus WDP,” pinta Bupati.
Sementara itu, Ketua Persatuan Pemuda Dayak Kabupaten Bengkayang (PPDKB), Lipus berharap Pemerintah Daerah harus bersinergi dan berkerjasama dengan berbagai pihak. Terutama dalam rangka mencapai tujuan untuk mengembangkan sektor wisata dan juga kebudayaan di Kabupaten Bengkayang.


Lipus mengatakan bahwa Pemerintah Daerah harus berkerjasama dengan berbagai pihak tak terkecuali pemuda-pemudi di Kabupaten Bengkayang tentunya dapat membantu pengembangan destinasi wisata saat ini.
“Kami selaku putra daerah, mengharapkan Pemda itu harus berkerjasama dengan berbagai pihak termasuk di Disporapar ya bahwa itu bidangnya karena pemuda ini sangat intens sekali,” tutur Lipus.
Kemudian, dalam pengembangan saat ini Bupati bisa mengambil kebijakan. Wisata yang berada di Kabupaten Bengkayang saat ini, menurutnya belum maksimal dikelola.
“Bupati itu bisa mengambil kebijakan, dengan melihat berbagai pertimbangan. Wisata saat ini menurut kami saat ini belum maksimal digarap,” terangnya.


Ia berharap sebagai pemuda daerah Bengkayang kepada Pemerintah Daerah untuk memilih tempat-tempat destinasi wisata yang paling diutamakan terlebih dahulu.
“Itu harus dipetakan dulu, yang mana-mana yang paling diutamakan dulu. Tidak mungkin sekaligus semuanya dikelola, nah maka menurut saya harus dikaji dulu yang mana yang dulu diutamakan sehingga orang bisa melihat wisata yang ada di Bengkayang ini luar biasa,”

WAKIL BUPATI BENGKAYANG, Monitoring Rencana Pembangunan Pos Covid-19 Di Perbatasan

Drs. H. Syamsul Rizal Wakil Bupati Bengkayang Hari ini, Senin 22 Maret 2021 meninjau Pembangunan PLBN dan Rencana Pembangunan Pos Covid-19 Perbatasan Indonesia dan Malaysia di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat.

Bersama rombongan, Wakil Bupati Bengkayang, Drs. H. Syamsul Rizal di dampingi Dandim Letkol Inf Condro Edi Wibowo, S.Sos., M.Han dan Plt. Kadis Kesehatan dan KB Kabupaten Bengkayang, Kepala Badan Pengelola Kawasan Perbatasan, Asisten III dan Camat Jagoi Babang, di wakili Sekcam Kecamatan Jagoi Babang dan Instansi Lainnya Meninjau Langsung Lokasi Pembangunan PLBN dan Rencana Pembangunan Pos Covid-19 Perbatasan di kecamatan Jagoi Babang.

Syamsul Rizal, menyampaikan kegiatan hari ini dalam upaya untuk mempercepat pembangunan PLBN Jagoi Babang sekaligus meninjau rencana lokasi Pembangunan Pos Covid-19 di wilayah Perbatasan kecamatan Jagoi Babang.

“Harapannya Rencana Pembangunan Pos Covid-19 di perbatasan tahun anggaran 2021 ini berjalan Baik”.

Wakil Bupati Bengkayang, menyampaikan terkait dengan pembangunan Pos Covid-19 Perbatasan, meminta pihak PT. WIKA dan Kecamatan Jagoi Babang untuk mempasilitasi proses pembangunan Pos Covid-19 Perbatasan.

Tegasnya Wakil Bupati Bengkayang,
Antisipasi terkait dengan Covid-19 yang terjadi di daerah perbatasan akan berdampak kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat kabupaten Bengkayang, pesannya pintu masuk perbatasan di perketat penjagaannya.

Usai meninjau lokasi Pos Covid-19 Perbatasan, Wakil Bupati Bengkayang, dengan para rombongan meninjau lokasi Pos Terpadu Perbatasan.

Wakil Bupati Buka Kegiatan Fasilitasi FKUB Provinsi Kalimantan Barat di Bengkayang

Wakil Bupati Bengkayang, Drs. H. Syamsul Rizal, Kamis (18/3/2021) membuka kegiatan fasilitasi Forum Komunikasi antar Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalbar di Bengkayang yang digelar di Hotel Lala Golden.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengatakan FKUB memiliki peran penting dalam menciptakan kerukunan dan keamanan di Kalimantan Barat melalui peran mereka dibidang keagamaan. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan tali silahturahmi dan pembinaan antar tokoh agama agar terciptanya suatu konsep kerukunan umat beragama di Kalimantan Barat.

Menurut Wakil Bupati, posisi (status) yang kita miliki bukanlah kehendak kita, kita lahir menjadi suku apa, agama apa dan berasal dari mana merupakan anugerah Tuhan oleh karena itu sudah sepatutnya kita semua harus saling menjaga, menghormati satu sama lain.

Kalau kita saling bergesek, tentu akan menimbulkan permasalahan yang tidak akan kunjung selesai dan merugikan kita semua.

“Puji Tuhan, kita di Bengkayang dan Kalimantan Barat umumnya kerukunan antar umat beragama terus terjaga dengan baik, itulah yang kita harapkan,” ungkap Wakil Bupati.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menyarankan agar pembinaan ini tidak hanya dilakukan pada forum umat beragama saja, tetapi dapat digalakkan juga bagi forum kerukunan antar etnis. Sebab jika semua lini diperkuat, tentunya akan meminimalisir kemungkinan terjadinya gesekan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Kepala Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Provinsi Kalbar, Drs. Hermanus, dalam sambutannya menyebutkan keberagaman adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dan itu adalah sebuah anugerah yang patut kita syukuri. Termasuk perbedaan agama. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama untuk pahami kita tingkatkan pemahaman pola pikir masyarakat kita agar perbedaan-perbedaan itu justru kita jadikan sebagai kekuatan sebagai bentuk menjaga keutuhan NKRI.

“Dan itu adalah PR kita bersama, bukan hanya pemerintah tetapi juga FKUB dan masyarakat,” harap Hermanus. (Tim Humpro).