Author: Fransiska Dora

Instruksi Bupati Bengkayang Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan corona virus Disease 2019 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian dan Penyebaran covid-19 di Kabupaten Bengkayang

Inbup-Bky-No-1860-ttg-PPKM

PDF Embedder requires a url attribute

Bupati Bengkayang, Minta Protokol Kesehatan Covid-19 di Perketat.

Bengkayang-informasi publik.
Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bengkayang meningkat drastis. Terakhir, berdasarkan data yang masuk per tanggal 16 Mei 2021, tercatat 886 orang dinyatakan positif Covid-19, belum termasuk laporan dari beberapa Puskesmas. Akibatnya, kabupaten Bengkayang kini sudah berada di zona orange.
Rabu, (19/5/2021) diruang rapat terbuka kantor Bupati Bengkayang

“Harapanya untuk waspada terhadap arus balik setelah lebaran ini dan jangan sampai Kabupaten Bengkayang masuk ke Zona Merah. Oleh karena itu diperlukan kerjasama RT,camat,lurah,tokoh adat ,tokoh agama serta masyarakat Bengkayang khususnya,untuk bersama-sama bersinegritas menjaga tempat tinggal nya masing masing dan memperhatikan keluar masuknya warga sekitar terlebih masyarakat yg ada didaerah batas.tegas Bupati Bengkayang.

Dari Data Update per tanggal 11-16 Mei 2021 kasus Covid-19 drastis meningkat, sehingga Kabupaten Bengkayang memasuki ke Zona Orange, ”Puji Tuhan Info terkini untuk Hari ini kasus nya menurun, dan sejak semalam Kabupaten Bengkayang berada di zona Kuning.”ungkapnya

Untuk Data Update terkait kasus Covid-19, Per tanggal 16 Mei 2021, 886 terkonfirmasi positif, 123 Isolasi mandiri, 12 meninggal, 751 sembuh. Untuk kita ketahui bersama sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Bengkayang, 5 kecamatan kasus terbanyak dan tergolong rawan yaitu.

  1. Kecamatan Bengkayang
  2. Kecamatan Samalantan
  3. Kecamatan Ledo
  4. Kecamatan Teriak
  5. Kecamatan Jagoi Babang.

Bupati Bengkayang, menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bengkayang untuk tetap waspada dan tetap ketat serta mematuhi Protokol Kesehatan. Dan untuk para pelaku usaha di minta agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan seperti menyediakan masker, tempat cuci tangan serta jaga jarak.

Bupati Bengkayang, kembali menegaskan kepada para pemilik Cafe-cafe untuk tetap mengikuti Peraturan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang, sesuai dengan surat Edaran Bupati Tentang Batasan Jam Operasional dimohon untuk dipatuhi,tegasnya.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro di kabupaten Bengkayang masih kita terapkan, mengingat penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Bengkayang masih naik.

Dan salah satu instruksi Bupati yang yang cukup penting adalah meminta kepada Tim Satgas untuk membuat aturan terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait penanganan Covid-19 sesuai dengan kondisi daerah ini, termasuk membuat aturan terkait pembatasan maupun sanksi dan penerapannya bagi para pelanggar Prokes.(Diskominfo)

Jadi Orang Pertama Divaksin, Pj Bupati Bengkayang, menghimbaukan kepada seluruh masyarakat jangan takut divaksin.

Bengkayang-informasipublik, Pada hari ini, Senin 1 Februari 2021 tepat pada pukul: 09.00Wib, Pj. Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman, S.IP.,M.Si menjadi orang pertama divaksin. Secara berlangsung kemudian disusul dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), dan Tokoh Agama, Adat/Masyarakat.

Sebelum disuntik vaksin jenis Sinovac, Pj. Bupati Bengkayang, Yohanes Budiman terlebih dahulu telah menjalani proses pemeriksaan kesehatan awal, dari hasil pemeriksaan medis menyatakan layak divaksinasi, pada hari Jumat 29 Januari 2021 di RSUD kabupaten Bengkayang.

Pj. Bupati Bengkayang Yohanes Budiman selaku orang pertama divaksin pun mengimbau kepada masyarakat supaya tidak takut divaksin demi kebaikan.

“Setelah disuntik vaksin menurutnya Rasanya tidak sakit sama sekali waktu suntik, Ada sedikit nyilu. Katanya, lebih sakit kena jarum donor darah dikarenakan jarum donor lebih besar dibanding dengan jarum suntik vaksin Covid-19,” ungkapnya.