Berita

Paripurna DPRD, Bupati Diminta Perbaiki Kelemahan Sistem Pengendalian Intern

Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd didampingi Wakil Bupati dan Kepala SKPD menghadiri Rapat Paripurna DPRD Bengkayang, Senin (27/5) di Ruang Sidang DPRD Bengkayang.

Rapat Paripurna yang dihadiri 16 Anggota DPRD (dari 30) ini terkait Pandangan Umum Fraksi yang ada, kecuali Fraksi Hanura atas Nota Pengantar Bupati Bengkayang terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2018 dipimpin oleh Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II.

Dari pantauan langsung, salah satu fraksi, yakni Fraksi PDI Perjuangan yang dipercayakan kepada Eddy A.,SH menyampaikan beberapa hal terkait agenda rapat. Diantaranya, belum diterimanya Laporan Hasil Pemeriksaan dari BPK RI atas Laporan Penggunaan Keuangan Pemda Bengkayang Tahun 2018.

“Namun berdasarkan informasi sementara yang diperoleh dari Kepala BPKAD, Laporan Keuangan Pemda Bengkayang masih bertahan pada status Wajar Dengan Pengecualian (WDP),” ungkap Eddy.

Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut, Eddy berharap agar Bupati memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada, khususnya sistem pengendalian intern dalam penyusunan laporan keuangan.

Sementara, pandangan umum dari Fraksi lain seperti Demokrat, Gerindra, Nasdem, Golkar, Bersatu berharap selain memperbaiki kelemahan yang ada, salahagar Pemda Bengkayang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor. Adapun target PAD tahun 2018 adalah sebesar Rp.62.596.346.652 namun yang tercapai hanya sebesar Rp.50.525.040.721. (Krisantus/Humpro Bky).

 

Bupati Serahkan 168 SK CPNS Menjadi PNS di Lingkungan Pemkab Bengkayang

Bupati Bengkayang Suryadman Gidot menyerah Surat Keputusan (SK) Pengangkatan CPNS menjadi PNS terhadap 168 orang PNS dilingkungan Pemkab Bengkayang

Bupati Bengkayang Suryadman Gidot Menyerahkan SK PNS terhadap 168 PNS di lingkungan pemerintah kabupaten Bengkayang, Rabu (15/5), di aula II, Lantai V kantor Bupati Bengkayang.

, yang sekaligus pengucapan sumpah janji PNS, di Aula II lantai V kantor Bupati Bengkayang, Rabu (15/5).

Penyerahan SK dan pengambilan sumpah janji PNS merupakan amanah dari pelaksanaan Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara pasal 66 ayat (1) dan Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pengawai Negeri Sipil pasal 3 ayat (1).

Penyerahan SK CPNS menjadi PNS terhadap 168 PNS tersebut yang terdiri dari 24 Tenaga Penyuluh Pertanian, 53 Dokter dan Bidan Eks. PTT, serta 91 Guru Garis Depan.

Bupati Bengkayang Suryadman Gidot berharap agar PNS yang diambil sumpah atau janjinya berkomitmen kuat dalam menjalankan tugasnya masing-masing demi kemajuan Kabupaten Bengkayang. Sehingga tercapai visi daerah yang mampu memberikan kesejahteraan dan masyarakat yang berdaya saing.

Disamping itu juga, Bupati mengingatkan kepada para PNS agar tidak melibatkan diri dalam organisasi yang bertentangan dengan hukum atau Pancasila maupun UUD ’45. Bupati turut menyarankan agar mereka mestinya bergabung dengan organisasi kemasyarakatan yang jelas dan bermanfaat bagi orang banyak, namun tidak mengganggu tugas utama sebagai PNS.

“Yang telah mengucapkan janji , secara otomatis juga anda (PNS) terikat dengan tugas, kewajiban dan larangan sesuai dengan peraturan undang-undang yang mengatur perilaku dan etika seorang PNS. Saat ini menjadi menjadi rambu-rambu yang harus ditaati,” ujarnya.

Bupati juga meminta agar PNS dapat bertanggung jawab terhadap setiap pekerjaannya. Karena, PNS juga bagian penting motor penggerak perubahan kearah yang lebih baik.

“Jangan malah anda (PNS) ikutan dengan budaya kerja yang tidak profesional. Karena sikap dan kinerja masing-masing memiliki konsekuensinya sendiri,” kata Gidot.***

Pemda Bengkayang Rekrut 31 siswa-siswi Dari Seluruh Sekolah untuk Menjadi Anggota Paskibra 2019

Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang telah telah merekrut sebanyak 31 siswa-siswi yang terdiri dari seluruh sekolah yang ada di Bengkayang untuk menjadi anggota Paskibra HUT RI ke-74 mendatang.

Menurut Kabid Pemuda dan Olahraga, Disporapar, Sutrisno, M.Pd, perekrutan dilakukan lebih awal dengan harapan Paskibra ini nanti dapat memberikan penampilan yang terbaik.

“Kita berharap dengan adanya rekrutmen yang dilakukan awal ini pada hari H nya dapat memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Hukum Setda kab Bengkayang, Yohanes Atet, M.Si menyatakan pemda Bengkayang turut memfasilitasi siswa-siswi tersebut dalam pelatihan sampai pada hari H, 17 Agustus 2019 mendatang.

Bupati Resmikan Pembangunan Perumahan Untuk ASN

    Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Murah Bagi ASN oleh Bupati Bengkayang Suryadman Gidot.

Kabar gembira bagi ASN dilingkungan Pemkab Bengkayang yang hingga saat ini belum memiliki rumah. Tak lama lagi, akan tersedia bagi ASN yang berminat untuk memiliki rumah dengan cara cicilan.

Perumahan murah dan terjangkau yang menjadi program Bidang Perumahan Rakyat Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman dan Lingkungan Hidup Bengkayang mulai bulan ini dikerjakan.

Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot secara langsung meresmikan proses pembangunan dengan meletakkan batu pertama, Jumat (3/4) di Jalan Bukit Tinggi, Kelurahan Sebalo, Kota Bengkayang .

Meski unit yang dibangun masih terbatas, Bupati berharap agar upaya yang dilakukan pemerintah melalui instansi terkait dapat membantu para ASN yang saat ini belum memiliki rumah.

“Saat ini, memiliki rumah adalah sebuah kewajiban karena dari rumah lah pondasi awal pembangunan negara ini dimulai,” ungkapnya.

Menurut Kadis PRPLH, Drs. Lorensius, jumlah rumah yang akan dibangun untuk tahap awal 2019 ini berjumlah 78 unit yang dikerjakan oleh pihak ketiga yang termasuk dalam perusahaan yang bergabung dengan lembaga REI (Real Estate Indonesia).

” hingga saat ini, berdasarkan data yang diperoleh dari BKDPSDM Bengkayang, masih ada 1000 lebih ASN yang belum memiliki rumah di Kota Bengkayang. Selain itu, target pembangunan 78 unit rumah tersebut bisa diselesaikan tahun ini dan tahun 2020 sudah bisa ditempati,” ucap Lorensius.

Sementara untuk mendapatkan rumah yang dimaksud, Kabid Perumahan Rakyat, Yustina Ita Wurini, menghimbau kepada para ASN maupun tenaga honorer untuk mendaftarkan diri terlebih dahulu serta melengkapi persyaratan yang ada. Sedikitnya ada 6 syarat yang mesti dilengkapi agar bisa memperoleh akad/perjanjian kredit dengan pihak bank Kalbar. Kemudian untuk pendaftaran dan syarat bisa datang langsung ke Dinas Perumahan Rakyat kabupaten Bengkayang.

“Angsuran dapat dilakukan selama 20 tahun atau 15 tahun, tergantung ASN/Honorer yang memilih,” jelas Yustina Ita Wurini.

Pembangunan rumah akan dibagi menjadi empat blok A, B, C dan D dengan konsep rumah yang sederhana namun tetap memperhatikan konsep ramah terhadap lingkungan. Terakhir, disampaikannya, bagi para ASN yang berminatemdaftarkan diri dapat mendatangi Kantor Dinas maupun Kantor Perwakilan Develover. ***

HARI JADI KABUPATEN BENGKAYANG KE -20

Pemkab Bengkayang Peringati Harjadi Ke-20

Pemerintah Kabupaten Bengkayang Menggelar Upacara Memperingati Hari Jadi Kabupaten Bengkayang Ke-20 Tahun Di Halaman Kantor Bupati Bengkayang/27 April 2019/Sabtu Pagi//

Bupat Bengkayang/Suryadman Gidot/Beraharp Kedepan Bengkayang Lebih Maju Siap Memaksimalkan Pelayanan Serta Lebih Serius MeMajukan Daerah Demi Kepentingan Masyarakat//


Bupati Bengkayang/Suryadman Gidot/Memimpin Langsung Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bengkayang Ke-20 Di Halaman Kantor Bupati Bengkayang/27 April 2019/Sabtupagi//

Rangkian Upacara /Di Hadiri Para Tokoh Pendiri Awal Bengkayang/Mantan Bupati Bengkayang Yakobus Luna/DAN Forkopimda/Dprd/Tokoh Agama/Tokoh Etnis/Tokoh Pemuda/Pelajar /Mahasiswa Dan Seluruh Aparatur Sipil Negara Di Lingkungan Pemkab Bengkayang//

Untuk Memeriahkan Perayaan Hari Jadi Kabupaten Bengkayang//Dalam Upacara Seluruh Peserta Aparatur Sipil Negara Mengenakan Pakaian Adat Multi Etnis/Pakian Multi Etnis Tersebut Sebagai Bentuk Wujud Kebersamaan Bahwa Kabupaten Bengkayang Memiliki Keberagaman Etnis//

Kabupaten Bengkayang Hasil Pemekaran Kabupaten Sambas Berdiri Sejak 27 April 1999 Terbentuk Menjadi 17 Kecamatan Dan 122 Desa Dua Kelurahan/Serta Memiliki Tata Letak Strategis Berbatasan Darat Dengan Negara Malaysia Di Kecamatan Jagoi Babang//

Dalam Kesempatan Ini/Bupati Bengkayang/Suryadman Gidot/Menyampaikan Ucapan Terima Kasih Kepada Seluruh Elemen Masyrakat /Karena Telah Ikut Melewati suka duka Berbagai Tantangan Berat Selama 20 Tahun dan Bersinergi Membangun Daerah/Serta Memelihara Kebersamaan Yang Ada Di Dalamnya//

Gidot/Merasa Bersyukur/Kedepan Ia Berharap Seluruh Elemen Masyrakat /Termasuk Lembaga Yang Ada Di Kabupaten Bengkayang/Tetap Bersatu Bekerja Lebih Keras /Serius Memajukan Daerah /Karena Menurutnya Tantangan Kedepan Semakin berat Seperti yang sudah Di Lewati//

Hari Ulang Tahun Ke-20 Bengkayang Tahun 2019 Mengangkat Tema/’’Dengan Semangat Hari Jadi Ke-20 Kabupaten Bengkayang Tingkatkan Daya Saing Daerah Melalui Peningkatan Inovasi Tata Pemerintahan Berkelanjutan Menuju Bengkayang Sejahtera”//

Perayan Hari Jadi Kabupaten Bengkayang Ke-20 Tahun Ini Di Meriahkan Sebanyak 24 Kegiatan Telah Berlangsung Sejak 22 April L2019 /Salah Satu Di Antaranya Seperti Pameran /pentas seni/bazzar dan lain-lain

Bupati Ajak Masyarakat Bersatu Kembali Pasca Pemilu

Bupati Bengkayang Suryadman Gidot mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu kembali pasca pemilu 17 April 2019 lalu, di kabupaten Bengkayang.

Menurutnya, meskipun ada pemilu yang harus melakukan pemilihan suara ulang di Bengkayang (25/4) adalah hal yang biasa. Tidak perlu dipermasalahkan.

“Persoalan PSU adalah hal yang biasa dalam proses demokrasi. Tidak perlu lagi di permasalahkan,” ujarnya, Jumat (26/4).

Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kalbar ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu kembali membangun daerah.

“Memajukan sebuah daerah yang didalamnya penuh dengan keberagaman perlu persamaan persepsi, pandangan ide dan gagasan,” ujarnya.

Yang paling penting kata Gidot , siapapun yang terpilih sebagai Presiden, anggota legislatif Kabupaten Bengkayang hingga DPR RI itu adalah pilihan rakyat. “Pemilu ini sebenarnya berlatih untuk bersaing. Yang menang dihormati, yang belum ya bersabar,” katanya.

Gidot menambahkan, semua proses demokrasi harus serahkan seluruhnya kepada Penyelenggaraan Pemilu. Apapun hasilnya agar tetap aman, damai dan sejuk, serta kondusif.

“Kita jaga terus kabupaten Bengkayang, jangan sampai ada gaduh-gaduh. Biar tempat aman dan kondusif. Biar menjadi harapan kita kedepan Bengkayang sejahtera dan berdaya saing,” tambahnya.

Terakhir, Gidot menyampaikan terima kasih kepada KPU, Bawaslu, TNI-Polri dan semua yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu di Bengkayang, sehingga semuanya berjalan dengan aman.

BPBD Gelar Simulasi Penanganan Karhutla di Bengkayang, rangkaian kegiatan Gebyar HUT Pemkab Bengkayang ke 20 th

Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkayang menggelar simulasi kebakaran hutan dan lahan di halaman kantor BPBD Bengkayang, Jumat (26/4).

Simulasi tersebut bertujuan untuk dapat menambah wawasan lebih bagi seluruh tim terkait, sehingga bisa bersinergi dalam penanganan bencana sesungguhnya di lapangan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Bengkayang, Yosef mengatakan simulasi ini adalah strategi Penanganan secara cepat bencana kebakaran hutan. Dimana dalam simulasi, selain libatkan tim gabungan BPBD, Manggala Agni, Polri, termasuk dinas kesehatan serta masyarakat. Mereka ini akan berperan menjalankan tugas penanganan bencana lebih cepat.

“Tujuan kita mengencarkan sosialisasi paradigma, pengurangan resiko bencana, menyampaikan informasi, dan memberikan edukasi kebencanaan ke masyarakat melalui sekolah, dan masyarakat pada umumnya,” ujar Yosef.

Yosef juga mengatakan, bencana ini adalah tanggung jawab bersama. Bukan hanya tanggung jawab BPBD, Pemeritah dan Bupati saja. ” Jangan selalu mengeluh menunggu pemeritah turun. Kita sudah memberikan sosialisasi penanganan awal ada di masyarakat,” tuturnya.

Lanjut Yosef, selama ini untuk kasus karhutla di Bengkayang itu karena masih rendahnya kesadaran masyarakat. Dan semua itu dampak dari kesengajaan. “Kita tidak minta aparat untuk menangkap masyarakat, tapi untuk efek jera perlu ditindak secara tegas sehingga memberikan dampak bagi pelaku,” ucapnya.

Terlebihnya, untuk mencegah terjadinya kebakaran perlu kesiapsiagaan yang bermulai dari diri sendiri.

Bupati Bengkayang Suryadman Gidot menyampaikan, simulasi ini dilakukan mengingat hampir setiap tahun ada masalah yang berhubungan dengan kebakaran hutan dan lahan. Ia mengatakan, apapun jenis kebakaran kedepannya menjadi tanggung jawab bersama, antara pemerintah, masyarakat dan swasta.

“Hari kita telah melakukan simulasi, dan sudah melihat bagaimana kesiapsiagaan kita di kabupaten Bengkayang. Intinya kita telah lihat fasilitas yang terbatas, personil yang terbatas termasuk juga penganggaran yang terbatas apapun bentuk resiko kebakaran nya kita siap melayani masyarakat,” ucap Suryadman Gidot.

Bupati juga mengatakan terpenting adalah mengedukasi masyarakat. Karena bencana ini bisa terjadi adalah ulah masyarakat itu sendiri. Seperti contoh, sembarangan buang puntung rokok, bakar iseng-iseng dan mengakibatkan kebakaran. Termasuk bencana lainnya.

“Oleh karena itu, bencana kebakaran hutan dan lahan, banjir dan sebagainya perlu kita antisipasi bersama,” tutupnya.

STIK-PTIK Angkatan 76 Melakukan Pengabdian Di Bengkayang: Penanggulangan Kenakalan Remaja Di Kabupaten Bengkayang

Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian – Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian atau STIK-PTIK Widya Bhara Daksa angkatan 76 melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat (Dianmas) di Kabupaten Bengkayang, Kalbar.

Dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan selama lima hari, mulai dari tanggal 22 April sampai 25 April 2019, dengan sasaran sekolah yang ada di Bengkayang.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh sebanyak 13 mahasiswa STIK-PTIK , yang didampingi oleh Kombes Pol Agus Kurtubi, dan Dosen Dr. Yopik Gani. Pengabdian masyarakat yang dilakukan ini mengambil tema: ” Penanggulangan Kenakalan Remaja Yang Menjadi Pelaku Kejahatan di Kabupaten Bengkayang.

Kombes Pol Agus Kurtubi mengatakan, pengabdian masyarakat yang dilakukan di Bengkayang ini merupakan bagian dari penyusunan tugas akhir mahasiswa STIK-PTIK Widya Bhara Daksa angkatan 76.

“Kegiatan akan dilakukan beberapa hari kedepan. Dengan sasaran anak sekolah,” ungkapnya, Selasa (23/4).

Sebelumnya, kedatangan mereka di Bengkayang sudah melakukan Audensi dengan Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot pada Senin (22/4) kemarin. Dalam pertemuan tersebut, Bupati mengarahkan kepada mahasiswa STIK-PTIK untuk dapat membantu pemerintah kabupaten Bengkayang untuk mengkaji akar masalah , penyebab maraknya kenakalan remaja yang ada di Kabupaten Bengkayang.

“Hasil dari kajian itu, diharapkan dapat memberikan manfaat, rekomendasi sebagai solusi untuk memecahkan persoalan maraknya kenakalan remaja yang berujung pada kejahatan yang dilakukan anak remaja di Bengkayang ini,” ujarnya.

Kombes Pol Agus Kurtubi mengatakan, dari hasil kajian yang sudah dilakukan dapat diidentifikasi penyebab maraknya kenakalan remaja di Bengkayang. Dari temuan dilapangan menurutnya, beberapa faktor yang mempengaruhi seperti pada kultur budaya.

“Masalah tersebut tidak lepas dari kultur Budaya. Seperti di kabupaten Bengkayang ini terdapat dua acara besar: ada Gawai Padi dan Gawai Pesta Rakyat. Dalam pesta rakyat (pernikahan) Dimana dalam hal ini mengundang penyanyi dan penari yang mempertontonkan tarian striptis dan cenderung akan diikuti oleh remaja,” jelasnya.

Sekian itu juga katanya, kenakalan tersebut pengaruh penggunaan handphone yang tidak diawasi oleh orangtua. Sehingga didalam handphone tersebut terdapat video porno yang dapat ditonton setiap saat.

“Ada juga peredaran minuman keras yang tak beralkohol, dan aturan hukum yang belum ada. Juga pengawasan orangtua yang kurang terhadap anak. Banyak anak yang menjadi korban KDRT , sehingga mencari kebebasan diluar rumah. Terakhir, tingginya angka anak putus sekolah di kabupaten Bengkayang, walaupun pendidikan gratisan sudah dicanangkan,” tuturnya.

Kombes Pol Agus Kurtubi berharap, dengan adanya pengabdian masyarakat yang dilakukan melalui sosialisasi di sekolah-sekokah nantinya mampu memberikan masukan dan bermanfaat. Serta dengan kegiatan Dianmas ini mampu memberikan masukan dan saran untuk upaya menanggulangi kenakalan remaja yang menjadi pelaku kejahatan di kabupaten Bengkayang.