Category: Pemerintahan

Rapat Persiapan Peringatan HUT Ke-21 Pemerintah Kabupaten Bengkayang Tahun 2020.

Bengkayang_informasipublik, Pemerintah Kabupaten Bengkayang menggelar Rapat Persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-21 Pemerintah Kabupaten Bengkayang. Rapat dipimpin langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintah dan Hukum, (Yohanes Atet, S.Sos., M.Si). di Ruang Rapat Bupati, Lantai 1 Kantor Bupati Bengkayang, Rabu, (4/3/2020).

Turut hadir dalam rapat hari ini, Asisten 1, Para OPD, wakil Ketua Penggerak PKK kabupaten di dampingi Sekretaris Tim Penggerak PKK kabupaten, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Monterado, Kecamatan Bengkayang Kecamatan Monterado dan para undangan yang hadir.

Agenda rapat tersebut pertama membentuk panitia, Pembahasan Logo dan Tema. setelah itu membahas sekaligus memantapkan kesiapan kegiatan dan lomba-lomba yang akan dilaksanakan dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Ke-21 Pemerintah Kabupaten Bengkayang dan sekaligus memperingati HUT HKG PKK yang Ke- 48,” ungkapnya Asisten I.

Rangkaian kegiatan akan dimulai 13 April sampai tanggal 18 April mendatang, yang diisi dengan Stand Pembangunan dan berbagai perlomba-perlombaan, untuk sementara perlombaan masih dipersiapkan dan menyingkronkan dengan kegiatan OPD terkait.

Dia mengatakan masih akan ada rapat lanjutan untuk membahas teknis pelaksanaan demi menunjang suksesnya pelaksanaan kegiatan ini.

” Saya mengajak Kepada Para OPD, Instansi Lainnya dan masyarakat kabupaten Bengkayang yang terlibat untuk sama-sama mensukseskan kegiatan HUT Pemkab. Bengkayang dan tetap Optimis dalam pelaksanaan kegiatan ini. Ucap Yohanes Atet sekaligus menutup Kegiatan Rapat Dalam Persiapan Pembentukan Panitia HUT Pemerintah Kabupaten Bengkayang yang Ke-21 Tahun 2020 yang berlokasi di kecamatan Monterado”

Mutasi dan Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang

Bengkayang, Senin 6 Januari 2020. Pengambilan Sumpah dan Janji Jabatan Pejabat Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang bertempat di aula II lantai v kantor Bupati satu atap Kabupaten Bengkayang.

Plt.Bupati Bengkayang, Agustinus Naon Mengatakan ” Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan Tahapan Akhir dari rangkaian proses Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dilakukan melalui seleksi terbuka dengan pesertanya adalah Aparatur Sipil Negara yang telah memenuhi berbagai kriteria / persyaratan yang dipersyaratkan dalam rangka mengisi kekosongan jabatan di tingkatan Eselonoring II.B, dimana kekosongan posisi-posisi Jabatan tersebut telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama, sehingga kiranya perlu segera dilakukan pengisian jabatan yang telah dilaksanakan prosesnya mulai tanggal 6 November 2019 sampai dengan tanggal 16 Desember 2019″

“Dengan telah dilaksanakannya pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada hari ini kita semua berharap pergerakan roda organisasi Pemerintah Daerah akan semakin baik dan terarah dan saudara-saudara yang telah dilantik pada hari ini akan mampu melaksanakan tugas dengan baik dengan berbagai ide dan inovasi dalam mengembangkan tugas dan tanggung jawab yang telah dipercayakan serta dapat membawa daerah ini pada kondisi yang lebih baik”tuturnya.

148 BACAKADES DI BENGKAYANG JALANI TES KOMPETENSI TERTULIS

50 Desa dari 14 Kecamatan akan menggelar Pemilihan Kepala Desa Serentak Pada Kamis (19/12/2019) mendatang.

Hal itu ditegaskan Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa dan Daerah Tertinggal (DPMPD2T) Dodorikus

Dodorikus mengatakan,” Pada Pilkades tahun 2019, di Kabupaten ada 50 desa yang laksanakan puskesmas, ke lima puluh desa tersebar di 14 kecamatan dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkayang.

“Namun, dengan tingginya minat masyarakat mendaftar menjadi calon kepala desa, maka ada 19 desa yang pendaftarnya lebih dari lima orang Sehingga untuk menemukan lima orang dilakukan tes kompetensi oleh panitia pilkades,”katanya.

Pelaksanaan tes kompetensi akan dilakukan pada Rabu (13/11/2019) yang bakal calon kadesnya tersebar di 19 desa yakni Desa Pisak, Desa Bengkilu, Desa Karimunting, Dedasa Suka Maju, Desa Cipta Karya, Desa Tiga Berkat, Desa Tapen , Desi Suti Semarang, Desa Kiung, Desa Setia Jaya, Desa Monterado, Desa Sango, Desa Mayak ,Desa Tirta Kencana, Desa Marunsu, Desa Pasti Jaya, Desa Babane, Desa Saba’u dan Desa Samalantan.

Pada hari ini juga, Rabu 13 November 2019 akan diumumkan maksimal lima nama Calon Kades yang berhak untuk mengikuti pemilihan kepala desa serentak pada Kamis (19/12/2019) mendatang, tentunya penentuan keputusan menetapkan maksimal lima nama berdasarkan ketentuan peraturan penrundamg undangan yang berlaku,.

“Sedangkan sisanya 31 desa, pendaftarnya maksimal 5 calon saja sehingga tidak mengikuti tes kompetensi,” ucap Dodorikus

Berikut adalah daftar nama bakal calon kepala desa di 50 desa yang akan laksanakan puskesmas serentak pada Kamis 19 Desember 2019 mendatang yang tersebar di 14  kecamatan dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkayang:

1.KECAMATAN SUNGAI RAYA,
1.DESA SUNGAI JAGA B :
-Muraizi, MA,
-Deden Suphendrawan,
-Syech Ismail Zibal

2.KECAMATAN SAMALANTAN,
1.DESA SAMALANTAN :
-Hartono
-Domynicus Hanny Kristiawan
-Maria
-Hortulanus
-Cortesius Sama
-Supardi Pendi
-Afendy Edy Susanto
-Markus
-Yosep Akuan
2.DESA SABA’U :
-Marianus,SH
-ST Kolap G
-Iyus
-Mardani,S.Pd
-Sabiarin  Bonifasius
-Petrus H.Roni
3.DESA BABANE :
-A.Fandus
-Rudiyanto
-Firdaus Swiyanto, .S.Sos
-Stefanus Marianus
-Andes Iswandi
-Moses Mudawi
-Stepanus Lomen
-Yohanes Asu
4.DESA PASTI JAYA :
-Dedy Fernando
-Dino Bartho
-Suhardi
-Ida Purwakanti
-Martinus
-Ramli
-A.Suhardi
-Nobertus
-Hambel
-Jimmi
-Nikolaus
-Aristono
5.DESA BUKIT SERAYAN:
-Resmy
-Zainal
-Stepanus Moses
-Supriyanto
, 6.DESA MARUNSU :
-Heriadi Mukmin
-Zakaria Pendi
-M.Liu Krisilos Tomus
-Ambrosius, A.Md
-Kristono
-Herkulanus Hardi

3.KECAMATAN BENGKAYANG,
1.DESA TIRTA KENCANA :
-Andreas Andi Darma
-Sipin
-Jene Ponto
-Diana
-Kasianto
-Derusina Era
-Acen
-Tobing
-Muliady
2.DESA BANI AMAS :
-Apolius
-Benny Dwi Ashari
-Kasper Sitohang
-Yohanes,SH
3.DESA SETIA BUDI :
-Yulianus Ria Kushendra
-Tabrani
-Lilis Suriani

4.KECAMATAN SELUAS,
1.DESA MAYAK :
-Kambli,S.Pd
-Jon Wek
-Ajas Asmara
-Yordanus
-Jumpung
-Leonard Anyan
-Acan Kartiansyah

5.KECAMATAN SANGGAU LEDO,
1.DESA LEMBANG :
-Walasri
-Rabuli
-Saripudin
-Andri Yusriadi
-Destaria Wiwit Kusmanto
2.DESA GUA :
-Sakim
-Puryono
-Endi Mustopo
3.DESA BANGE :
-Lopetrus
-Aan Wahyudianto
-Mistar Yono
4.DESA DANTI :
-M.Nurkholis Setiadi
-Ade Nurhidayat
-Purwanto
5.DESA SANGO :
-Jon Hanya,S.Pd
-Wardi
-Yosefh Eko Mardiantono
-Sutrisno
-Rudi
-Fransiskus Sinyan
-Aloysius

6.KECAMATAN MONTERADO,
1.DESA NEK GINAP:
-Marukis,S.IP
-Martinus
-Martinus.K
2.DESA GERANTUNG :
-Y.Dino Harianto
-Erlan Septiansyah,SP
-Sesel
-Julianus S
3.DESA SENDORENG:
-Agus Malik
-Daniel
-Yulius
-Adrianus Ongki
4.DESA RANTAU :
-Lipus
-Biron
-Damianus Ma’at
5.DESA MEKAR BARU:
-Enida
-Miston
-Julius Dedi
-Cipto
6.DESA MONTERADO:
-Hendri
-Pius
-Johanes Wirasto
-Alisius Yanto
-Musni
-Agus Purnomo
-Samaani
7.DESA SERINDU:
-Miji
-Tiong,S.Pd

7.KECAMATAN TERIAK
1.DESA DHARMA BHAKTI:
-Jelly Naswadi
-Yayat Sudrajat
-Herkulanus
-Yulius
-Fransiskus Dino
2.DESA SETIA JAYA:
-Apandius Lion
-Dwi Ratna Melani
-Tatang
-Willibrodus Ajuk
-Herianto,A.Md
-Loudy Rezzeky,SP
-Nikolas Edy Tarigan
-Idrius
-Iyas
-Suria
-Yusmerius Jolong
-Hei Kuswanto
-Adrianus Adi
3.DESA BANGUN SARI:
-Joko Ono
-Bisung
4.DESA TEMIA SIO:
-Hendri
-Akian
-Cariat Widodo

8.KECAMATAN SUTI SEMARANG,
1.DESA NANGKA:
-Martinus
-Saksono
-Golong
, 2.DESA KIUNG:
-Ajor
-Iwa Rajasa
-Alek Subroto
-Rupinus Giduk
-Adi Handoko
-Aloysius
-Dendi Tata
-Petrus Johan
-Tri Susanto
 3.DESA KELAYU:
-Adonsius
-Roni
-Markus
4.DESA CEMPAKA PUTIH
-Muhamad Syukur
-Rachmat
-Supriyanto
-Hendri
5.DESA SUTI SEMARANG:
-Thomas
-Petrus Landuk
-Samuel
-Robertus
-Santo
-Andi
6.DESA TAPEN:
-Herkulanus
-Yanto,A
-Antonius Sapatu
-Timotius
-Lorensius
-Mandus
-Elkanus

9.KECAMATAN CAPKALA,
1.DESA CAPKALA:
-Marselus
-Kristianus Do’ang
-Jamil
-Pomin
-Anes Teteng
2.DESA NANDOR:
-Jarni
-Florentina Fenny
-Jeremias

10.KECAMATAN LUMAR
1.DESA TIGA BERKAT :
-Alan
-Garadus,A.Md
-Lelok
-Deddy
-Bartolomeus Barto
-Yohanes Leonardus Juhari
-Untung
-Rosiana Asis,S.Hut
2.DESA LAMOLDA:
-Pilipus
-Fariana
-Ningsih
-Gregorius Muksin

11.KECAMATAN SUNGAI BETUNG,
1.DESA CIPTA KARYA:
-Darmanto
-Utun
-Jupi
-Bernabas
-Cipung
-Benyamin Kalvin
2.DESA SUKA BANGUN:
-Candra Priadi
-Jolly Surianto
-Kasius
-Welly,S.Pd.k
-Dedelius
3.DESA KARYA BHAKTI:
-Renadus
-Jemi Okta Suhardi Selan
-Agus Supriyono
-Masran MG
-Atis Rusono
4.DESA SUKA MAJU:
-Marsudi
-Martinus Tulen
-Ratna Dewi
-Fransisko Ruas
-Markas
-Fransiskus Xaverius
-Yanto

12.KECAMATAN SUNGAI RAYA KEPULAUAN,
1.DESA KARIMUNTING:
-Iskandar,S.Pd
-Tarmizi,S.Pd
-Handoko Yunus Djiu
-Aspian
-Abdul Muluk,ST
-Halidi
2.DESA RUKMA JAYA:
-Alhadi
-Rasino
-Sadri
-Uray Iswandi
-Wahyu Setiawan
, 3.DESA SUNGAI RAYA:
-Amir Syaripudin
-Ridwan
-Darmadi
-Fatwa Nugraha
4.DESA PULAU LEMUKUTAN:
-Anizam
-Ahmad Yusuf
-D.Suhandoko
-Afriandi

13.KECAMATAN LEMBAH BAWANG,
1.DESA PAPAN UDUK:
-Paulus
-Albet Hidayat
-Iwan.L
-Samuel

14.KECAMATAN TUJUH BELAS,
1.DESA BENGKILU:
-Muhrodin
-Tinus
-Rudini
-Samsul Hadi
-Moldiono,A.Md
-Fransiskus Susi
-Supirman
-, 2.DESA PISAK:
-Thomas Susanto
-Herkulanus
-Berto
-Rantau
-Oktavianus Marko
-Diana
-Marselinus Dona
-Sutrisno Nana
3.DESA KAMUH :
-Yohanes
-Junaidah
-Prayitno
-Sudarlan
4.DESA SINAR TEBUDAK:
-Marlianus Duladi
-Fransiskus Aju
-Y.Suhardi
-Sukardi.

Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia KE-74 Kabupaten Bengkayang

BENGKAYANG, Sabtu (17/8/2019)Upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia (RI) tahun 2019 di Kabupaten Bengkayang berjalan lancar dan penuh khitmad. Bertindak sebagai Inspektur upacara yaitu Bupati Bengkayang SURYADMAN GIDOT,M.Pd , sedangkan komandan upacara dipercayakan kepada Kapten Inf Sarmin ( Dandramil 1202-15/LD).

Upacara ini dimulai tepat pukul 10.00 WIB, dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bengkayang, anggota TNI- Polri, seluruh Kepala Badan, Kantor, Organisasi vertikal dan horizontal di Kabupaten Bengkayang, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Honorer Kabupaten Bengkayang, Karyawan swasta, Kelompok Ormas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Para Kades dilingkungan Pemerintah Kecamatan Bengkayang, Orang Tua Paskibra dan gabungan mahasiswa serta pelajar di Kabupaten Bengkayang.

Paskibraka Kabupaten Bengkayang yang bertugas menaikkan bendera merah putih menjalankan tugasnya dengan baik tanpa ada hambatan sedikitpun, begitu juga dengan petugas lainnya yang menunjang lancarnya pelaksanaan upacara.

Dalam kesempatan terpisah itu pula Bupati Suryadman Gidot, M.Pd mengajak seluruh lapisan masyarak khususnya Kabupaten Bengkayang untuk dapat mengisi kemerdekaan RI ke-74 dengan selalu menjaga Keharmonisan semangat nasionalisme serta menjunjung tinggi Nilai-nilai Pancasila, sesuai dengan Tema HUT RI ke 74 SDM unggul, Indonesia Maju, yang berarti bahwa Republik Indonesia memiliki semangat untuk membangun SDM yang unggul, selain itu Bupati Berharap dengan unggulnya SDM, dapat memajukan  Kesejahteraan Indonesia kedalam persaingan Global dunia pungkasnya.(Fdr/Release)

   

Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd kukuhkan Anggota Paskibra Bengkayang

Bengkayang – Anggota Paskibraka Kabupaten Bengkayang di kukuhkan .Tempaan mental dan fisik anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-74 Kabupaten Bengkayang memasuki masa puncak. Kamis, (15/8) kemarin, bertempat di Aula Lantai V Kantor Bupati, pasukan ini dikukuhkan, langsung oleh Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd dihadapan pelatih, Forkominda dan orang tua.

“Tidak semua pelajar SMA/Sederajat punya peluang menjadi anggota Paskibra tingkat Kabupaten. Ini adalah sebuah kehormatan,” kata Bupati mengawali proses pengukuhan.

Anggota Paskibraka yang di kukuhkan merupakan pelajar-pelajar pilihan yang ditempa guna memegang teguh ikrar “Panca Paskibra” dan memiliki tanggungjawab moral dalam mengamalkan ikrar tersebut yang berpusatkan kepentingan bangsa dan negara.

Penggodokkan yang dilakukan selama beberapa waktu terhadap para pelajar dari berbagai SMA/sederajat di Kabupaten Bengkayang ini diharapkan mampu menjadikan mereka sebagai tim yang solid dan terampil guna mendukung suksesnya upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI.

“Saya percaya bahwa para anggota Paskibra yang dikukuhkan ini akan mampu melaksanakan tugas yang dipercayakan dengan sebaik-baiknya dengan penuh tanggungjawab,” tegas Bupati.

Bupati mengatakan semua rangkaian yang telah dan akan dilaksanakan dalam menyambut HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74 ini dimaksud untuk meningkatkan semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air serta mengajak semua pihak mampu mengisi kemerdekaan disegala bidang.

 

Arahan Gubernur Kalimantan Barat pada rapat koordinasi Karhutla di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar

Pontianak, Senin 12/8/2019  di Balai Petitih Kantor Gub Kalbar.

Gubernur Kalbar beri arahan pada rapat koordinasi Karhutla,Peserta  yang hadir terdiri dari Forkopimda Kalbar,Para Bupati/Walikota se Kalbar, Para SKPD terkait,Para Pengusaha Perkebunan Sawit se Kalbar.

isi Arahan Gubernur Kalbar  yaitu :

1. Menyeru Masyarakat Menggugat Perusahaan Sawit.

Masyarakat harus gugat itu. Sudah harus kita biasakan masyarakat untuk menggugat secara perdata.
Tapi gugat di ranah pengadilan. Jangan di ranah lapangan. Gugat aja itu perusahaan yang koordinat api ada di situ (konsesinya). Kalau perlu biaya pengadilannya kita bantu, pengacaranya kita bantu. Biar perusahaan itu kapok.

2. Pembangunan ditunda akibat Karhutla.

Lalu ada masalah lagi itu ada pembakaran lahan karena sawitnya tidak diterima di sini, di sana. Kan, repot lagi itu. Nanti bapak Ibu lagi yang repot. Ini lahan sawit kita tidak diterima, CPO kita tidak terima, lalu ada alasan hingga harga diturunkan atau tidak dibeli. Itu alasan-alasan yang klasik.

Harusnya bersama-sama biar tidak ada kebakaran lahan khususnya di area yang Bapak Ibu dapat konsesi.

Kalau begitu kan kita bisa bicara bahwa pengelolaan atau penataan penggunaan lahan di Kalimantan Barat itu sudah terencana dengan baik. Bapak Ibu kan punya konsultan. Pecat aja konsultan itu semua. Ngapain dipakai kalau gitu.

Sebenarnya Sebangki itu kita mau bantu jalan. Tapi karena saya baca terbakar, saya bilang nggak usah, cari tempat lain. Pokoknya di tempat yang itu tidak. Dia mau buat jembatan di situ, jembatannya pindahkan. Saudara tanggung jawab dengan masyarakat.

3. Cabut AMDAL perusahaan tanpa alat pemadam kebakaran.

Untuk biaya pemadaman cost-nya sangat besar, menguras APBD. Walaupun tidak secara langsung.
Tapi BPBD itu dibiayai oleh kita. Sementara itu CSR Bapak Ibu tidak jelas.

Jajaran Kehutanan, perkebunan, LH periksa semua kewajiban mereka untuk menyediakan peralatan atau alat pemadaman kebakaran sesuai yang ada di AMDAL. kalau tidak ada, sesuai yang kita koordinasikan AMDAL-nya kita cabut.

Kita tidak akan gertak Bapak Ibu. Kita akan betul-betul cabut. Bapak percaya omongan saya. Siapapun yang dihadapkan kepada saya. Kalau saya putuskan cabut, saya pastikan cabut. Nggak ada urusan, saya akan umumkan ke koran ini orang-orang yang bawa perusahaan menghadap saya. Bapak Ibu enak, nggak ada perusahaan yang rugi mengelola itu. Tapi masyarakat yang rugi (kalau tidak dikelola).

4. CSR Perusahaan tak jelas. Mayoritas desa tertinggal dan sangat tertinggal berada dekat konsesi sawit.

Mana asosiasi sawit? Nggak ada manfaatnya itu. Bubarkan aja itu. Itu asosiasi nggak ada manfaatnya. Masyarakat tidak diuntungkan dengan adanya asosiasi itu. Seakan-akan Achmad Manggabarani itu orang hebat yang bisa menjelaskan tentang sawit. Katanya desa mekar karena sawit, kecamatan mekar karena sawit, kabupaten mekar karena sawit. Seakan-akan pemaparan hebat. Kata orang Pontianak, merampot jak. Bilang die, marampot jak. Kenapa? Yang diomongkan tak sesuai fakta. (Merampot artinya omong kosong)

Ada 2031 desa di Kalimantan Barat. Klasifikasi desa ada 5 (lima) : mandiri, maju, berkembang, tertinggal, sangat tertinggal. Desa mandiri 1 di Kayong Utara tidak ada sawit di sana. Desa maju ada 53, 40 lebih diantaranya nggak ada sawit di sana. Silahkan saudara cek. Ada 372 desa berkembang hampir semua tak ada sawit. Tapi ada 1600 desa tertinggal dan sangat tertinggal hampir semua ada sawitnya. Mau omong ape?

Nah itulah tugas saudara sebagai asosiasi bagaimana memanfaatkan CSR. Ini CSR tidak jelas. Mengelola pabrik CPO, ada kelebihan pasokan listrik nggak mau peduli ke masyarakat. Mau jadi apa kalian? Begitu terbakar, masyarakat yang dikambinghitamkan. Beralasan itu masyarakat yang membakar di lahan kita karena belum dibebaskan, merampot jak!

5. Mengajak semuanya untuk membangun Kalbar.

Coba Bapak Ibu kalau mau usahanya berkembang tidak diganggu masyarakat. Coba kita buat keberadaan perkebunan di situ, semakin membuat daerah jadi lebih sejahtera.

Saya ajak semuanya. Daerah tingkat 2, Dan Rayon untuk bersama-sama membangun Kalimantan Barat. Mau jadi apa anak cucu kita kedepan. Kalau yang kita wariskan hal-hal yang tidak baik. Infrastruktur urutan 33, sekarang Alhamdulillah sudah meningkat jadi 31. Nah, daya saing awalnya 28 sekarang sudah meningkat jadi 23. Banyak lagi yang sudah meningkat. Ini sudah bagus. Saya harap terus progres meningkat. Daya beli juga Insya Allah meningkat kalau pelaku usaha taat aturan.

APBD kita kecil, jangan digunakan untuk hal tak penting. Kontribusi perusahaan secara langsung ke APBD tidak ada. Tapi cost yang kita keluarkan akibat aktivitas perusahaan cukup besar. Belum lagi mengurus jalan yang dijejali truk pengangkut tandan kelapa sawit. Kemudian ada 1400 truk tapi tidak bayar PKB dan PBNKB.

Saya akan data perusahaan yang tidak bayar pajaknya, saya akan umumkan di koran. Tak mau bayar? lihat saja, karena pajak itu punya hak privilege untuk menagihnya. Kita akan bisa leluasa. Saudara tidak mengelak.

6. Perusahaan Padamkan Api Dalam 2 x 24 jam.

Jadi penuhi segala kewajiban saudara. Pemerintah juga konsekuen untuk hal-hal yang sudah dikeluarkan perizinannya, tapi jika ada pelanggaran akan kita tindak. Jadi saya minta saudara klarifikasi secara tertulis. Jadi saudara diundang karena di wilayah konsesi saudara ada titik hotspot. Silahkan klarifikasi dalam 3 hari. 2 x 24 jam.

Kemudian titik api di wilayah konsesi saudara segera dipadamkan, kita tak mau tahu apapun alasannya. Mau di lahan yang sudah atau belum dibebaskan, pokoknya segera dipadamkan. Saya tak mau cerita akurasinya 100 %, ,80 %, 60 % aja saya udah percaya. Hari ini titik hotspot terbesar di Sanggau, tindak aja Pak (Bupati).

Berapa konsesi yang berani Bapak (Bupati) tindak. Kita akan bantu pembangunan di sana. Kita kuat-kuatkanlah, berapa saudara mampu, perusahaan bantu daerah itu supaya tidak di-sanksi, saya tawarkan yang lebih besar. Kalau nggak mau, silahkan berurusan dengan perusahaan saja. Tapi kami punya celah kok. Saya ingin membuat Kalbar ini, bersama kepala daerah untuk cepat berubah. Cepat masuk ke level menengah dari 34 Provinsi.(Fdr/Release)

Lomba Gerak Jalan Meriahkan HUT RI KE-74 di Kabupaten Bengkayang

Lebih dari 1000 pelajar Bengkayang tergabung dalam 99 Regu mengikuti lomba gerak jalan dalam rangka dalam memeriahkan  HUT RI Ke-74 2019. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati, Suryatman Gidot,M.Pd di Halaman Kantor Camat Bengkayang.

perlombaan ini digelar pada hari Jum’at (9/8/2019) dan Kemudian pada hari Sabtu (10/8/2019) untuk kategori SMA/SMK/UMUM.

pada Kategori Umum diikuti oleh Anggota Paskibra, perwakilan dari berbagai OPD , Bhayangkari dan sebagainya.

Gerak Jalan dimulai Start di Halaman Kantor Camat dan Finish di halaman BRC Bengkayang (Fdr/Release)

     

 

Bupati Buka Bursa Inovasi Desa Klaster II Sanggau Ledo

BENGKAYANG- Bupati Bengkayang Suryadman Gidot buka acara Bursa Inovasi Desa Klaster II di kantor Camat Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Rabu (31/7) .

Bursa Inovasi Desa dibagi dalam tiga Klaster, yakni Klaster I, II dan III. Untuk Klaster III sudah dibuka di kantor camat Sungai Raya Kepulauan Senin (29/7) , dan Klaster I akan dilaksanakan besok (Kamis) di kantor camat Lumar.

Klaster II diikuti oleh Kecamatan Sanggau Ledo, Kecamatan Ledo, Kecamatan Siding, Kecamatan Tujuh Belas, Kecamatan Seluas dan Kecamatan Jagoi Babang.

Bupati Bengkayang Suryadman Gidot mengatakan, Bursa Inovasi Desa (BID) merupakan upaya pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan dana desa dengan memberikan rujukan Inovasi Pembangunan desa dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal, dan kewirausahaan , pengembangan SDM serta Insfratruktur desa.

“Program BID ini kita harap mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif, sehingga desa lebih efektif dalam menyusun perencanaan dana desa sebagai investasi dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Bagi desa yang memilih menu yang disediakan oleh panitia, menu Bursa Inovasi Desa harus sesuai dengan potensi desa, sehingga dapat menjawab permasalahan yang terjadi di desa, sehingga output yang dihasilkan sesuai dengan rencana dan komitmen desa dalam mengembangkan inovasi desa,” jelas Bupati.

Gidot juga meminta kepada pemerintah desa, ketua BPD dan tokoh masyarakat untuk benar-benar memperhatikan kebutuhan masyarakat desanya, dimana Pembangunan desa harus berdayaguna dan berhasil dengan memanfaatkan sumber daya alam dan pemberdayaan masyarakat desa itu sendiri.

“Jangan sampai kegiatan yang dilakukan di desa tidak mengakomodir semua kepentingan masyarakat desa, sehingga berakibat fatal terlebih tidak melalui musyawarah mufakat desa,” kata Bupati.

Bupati juga mengatakan, BID selain bertujuan meningkatkan kualitas penggunaan dana desa, juga untuk meningkatkan kapasitas desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas.

“BID ini adalah mengapresiasi program-program yang dibiayai oleh dana desa, dan disingkronkan dengan kegiatan pusat, provinsi dan kabupaten. Kita berharap, pemangku di desa mempunyai ide-ide kreatif dan inovatif untuk pembangunan desa yang berkualitas,” ucapnya lagi.

Didepan peserta Bursa Inovasi Desa, Gidot menegaskan agar pemangku kebijakan desa benar-benar melaksanakan kegiatan di desa dengan baik, baik perencanaan maupun pelaksanaannya. Hindari hal-hal yang dapat merugikan orang lain.

“Mari jawab masalah di desa masing-masing, dengan komitmen yang dibangun hari ini untuk membangun di desa. Yang kita lakukan hari ini awal untuk menjawab ketinggalan kita di desa. Kita kejar ketertinggalan kita dengan daerah lain,” pesan Bupati.

      

Gubernur Kalbar Resmikan Asrama Siswa Sempanyuk

Gubernur Kalbar Resmikan Asrama Siswa Sempanyuk

BENGKAYANG, Minggu, 7 Juni 2019 Gubernur Kalimantan Barat,H.Sutarmidji meresmikan asrama bagi siswa siswi SDN 02 Sempanyuk Dusun Sempanyuk,Desa Belimbing,Kecamatan Lumar,Kabupaten Bengkayang.

Sebagian besar pelajar beserta orang tua turut menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Total 33 pelajar mendapatkan bantuan, satu diantaranya Mahasiswi yang berasal dari Dusun Sentalang (Kecamatan Bengkayang) dan Elok Sempitak (Kecamatan Subah, Sambas).

Menurutnya Bangunan ini hanya bersifat sementara,Solusi tercepat untuk membantu para pelajar yang sebelumnya tinggal di gubuk-gubuk atau pondok tak layak huni. Bangunan yang dialihfungsikan ini awalnya merupakan pasar yang dibangun pemerintah pusat.Namun, sudah sekitar enam tahun pasar yang dibangun Pemerintah Pusat tersebut tak dimanfaatkan.

Asrama Pelajar ADEM, begitu Gubernur menamai asrama itu dan dimaknai sebagai asrama yang Aman, Damai, Energik dan Mantap. Sebagai penunjang, pembangunan asrama ini dipandang penting bagi pengembangan dan peningkatan dunia pendidikan di Kalbar. Kedepan, Gubernur berharap agar Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalbar memiliki daya saing.

“Warga Kalbar jangan sampai jadi penonton,” tegas Gubernur.

Ke depan, Pemprov juga akan membangun Sekolah Menengah Kejuruan di Bengkayang. Pemda sendiri sudah menyiapkan lahan 60 hektare.

“Kami buat perencanaannya di perubahan anggaran (2019), tahun depan (2020) saya pastikan sudah akan mulai dibangun,” tegasnya.

Jurusannya akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja yang disinergikan dengan Pusat Sertifikasi Tenaga Kerja Kalbar yang bakal dibangun tahun depan.

“Jadi jangan sampai investor masuk sini, tapi tenaga kerjanya, masyarakat Kalbar hanya jadi penonton, nah kita harus siapkan SDM-nya supaya tidak ribut lagi,” katanya.

Midji berharap pola sama bisa diterapkan di berbagai daerah di Kalbar. Sebab kondisi serupa, rumah pelajar jauh dari sekolah.

“Jangan sampai SDA kita habis, SDM-nya tak dibangun mau jadi apa, rugi kita,” pungkasnya.

“bayangkan ada lima jam jalan kaki (ke sekolah),akhirnya orang tua memang sudah kebiasaan membuatkan tempat-tempat(tinggal sementara),supaya mereka bias tidak usah bolak-balik rumah ke sekolah “paparnya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkayang, Yan berterima kasih kepada Gubernur Kalbar telah mengambil inisiatif memfungsikan bangunan yang tidak dipergunakan.

Kondisi gubuk di Siding jauh lebih memprihatinkan. Butuh setidaknya dua asrama untuk para siswa. Pemkab berharap, ada pihak lain yang membantu penyediakan fasilitas asrama.

Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten setempat menurutnya sudah berupaya membantu mencarikan solusi.Karena memang kondisi yang ada,rumah para pelajar ini letaknya sangat jauh dari sekolah.Untuk itu mereka perlu asrama atau tempat tinggal sementara yang dekat dengan sekolah.

“Selama ini untuk sekolah yang jauh dari ibu kota sudah dibangun asrama,” tutupnya. (FDR).