Category: Uncategorized

BURSA INOVASI DESA (BID ) KLASTER 1 KABUPATEN BENGKAYANG

Bengkayang, Lumar  – Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd membuka langsung kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) di Aula Kantor Camat Lumar, Kamis (1/8/2019) ditandai dengan pemukulan Gong sebanyak 7 Kali. Kegiatan ini sendiri diikuti oleh 39 Desa yang tersebar di 5 Kecamatan yang masuk dalam Klaster I.

BID merupakan media belajar bagi desa guna memperoleh informasi yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan inovasi-inovasi baru melalui pertukaran informasi bagi pengembangan desa masing-masing dan merupakan salah satu terobosan baru dari pemerintah untuk mendukung kemajuan desa terutama dalam hal menyusun perencanaan serta penyediaan data yang berkualitas.

Bupati dalam sambutannya mengatakan dengan kewenangan yang dimiliki untuk mengurus pemerintahan desa, sudah semestinya pihak desa menguatkan kemampuan diri dengan menyiapkan data maupun perencanaan yang baik.

“Desa wajib miliki data yang valid dan perencanaan yang berkualitas yang dituangman dalam RPJM dan RKP Desa yang hasil akhirnya masuk APBDes,” tegas Bupati.

7 sumber pendapatan yang dapat digunakan untuk mendukung pembangunan desaSalah satunya adalah Pendapatan Asli Desa (PAD) yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya dan partisipasi, gotong-royong serta pendapatan asli lainnya. PAD inilah tolok ukur desa yang mandiri.

“Melalui optimalisasi pengelolaan potensi dan sumber daya yang ada di Desa,” tambahnya.

“Oleh karena itu, melalui pertukaran informasi yang dilakukan dalam pertemuan hari ini, Saya harap dapat memberikan manfaat yang baik bagi kemajuan desa,” tutup Bupati (kris/Frd -Release)

 

 

 

 

Bupati Serahkan 168 SK CPNS Menjadi PNS di Lingkungan Pemkab Bengkayang

Bupati Bengkayang Suryadman Gidot menyerah Surat Keputusan (SK) Pengangkatan CPNS menjadi PNS terhadap 168 orang PNS dilingkungan Pemkab Bengkayang

Bupati Bengkayang Suryadman Gidot Menyerahkan SK PNS terhadap 168 PNS di lingkungan pemerintah kabupaten Bengkayang, Rabu (15/5), di aula II, Lantai V kantor Bupati Bengkayang.
, yang sekaligus pengucapan sumpah janji PNS, di Aula II lantai V kantor Bupati Bengkayang, Rabu (15/5).

Penyerahan SK dan pengambilan sumpah janji PNS merupakan amanah dari pelaksanaan Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara pasal 66 ayat (1) dan Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pengawai Negeri Sipil pasal 3 ayat (1).

Penyerahan SK CPNS menjadi PNS terhadap 168 PNS tersebut yang terdiri dari 24 Tenaga Penyuluh Pertanian, 53 Dokter dan Bidan Eks. PTT, serta 91 Guru Garis Depan.

Bupati Bengkayang Suryadman Gidot berharap agar PNS yang diambil sumpah atau janjinya berkomitmen kuat dalam menjalankan tugasnya masing-masing demi kemajuan Kabupaten Bengkayang. Sehingga tercapai visi daerah yang mampu memberikan kesejahteraan dan masyarakat yang berdaya saing.

Disamping itu juga, Bupati mengingatkan kepada para PNS agar tidak melibatkan diri dalam organisasi yang bertentangan dengan hukum atau Pancasila maupun UUD ’45. Bupati turut menyarankan agar mereka mestinya bergabung dengan organisasi kemasyarakatan yang jelas dan bermanfaat bagi orang banyak, namun tidak mengganggu tugas utama sebagai PNS.

“Yang telah mengucapkan janji , secara otomatis juga anda (PNS) terikat dengan tugas, kewajiban dan larangan sesuai dengan peraturan undang-undang yang mengatur perilaku dan etika seorang PNS. Saat ini menjadi menjadi rambu-rambu yang harus ditaati,” ujarnya.

Bupati juga meminta agar PNS dapat bertanggung jawab terhadap setiap pekerjaannya. Karena, PNS juga bagian penting motor penggerak perubahan kearah yang lebih baik.

“Jangan malah anda (PNS) ikutan dengan budaya kerja yang tidak profesional. Karena sikap dan kinerja masing-masing memiliki konsekuensinya sendiri,” kata Gidot.***

BLANKO KTP-EL KABUPATEN BENGKAYANG SUDAH TERSEDIA

DIINFORMASIKAN KEPADA WARGA KAB. BENGKAYANG YANG BELUM MEMILIKI KTP EL ATAU MASIH BERUPA SURAT KETERANGAN (SUKET), KTP-EL AKIBAT HILANG ATAU RUSAK DAPAT SEGERA MENGURUS KE DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KAB.BENGKAYANG.  UNTUK KTP-EL YG HILANG HARAP MELAMPIRKAN SURAT KEHILANGAN DARI KEPOLISIAN DAN FOTO COPY KK, UTK KTP EL YG RUSAK CUKUP MEMBAWA KTP-EL YANG LAMA DAN BAGI YANG BELUM MEMILIKI KTP-EL CUKUP MEMBAWA SURAT KETERANGAN. KARENA SAAT INI SUDAH TERSEDIA BLANKO KTP-EL. TERIMAKASIH

Sumber : Dinas Kependudukan dan Sipil  Kab. Bengkayang (www.disdukcapil.bengkayangkab.go.id)

Acara Workshop Hasil Evaluasi Implementasi Siskeudes Dalam Tatakelola Keuangan Desa di Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas

Bengkayang, 9 Mei 2018 bertempat di Aula Satu Atap Lantai V Kantor Bupati Bengkayang dilaksanakan Workshop Hasil Evaluasi Implementasi Siskeudes Dalam Tata Kelola Keuangan Desa Di Kabupaten Bengkayang. Kegiatan ini difasilitasi Pemerintah Kabupaten Bengkayang bekerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Plt. Bupati Bengkayang (Agustinus Naon, Sos). Turut hadir juga sebagai narasumber dari DPR-RI (Ir. G. Michael Jeno, MM), Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang (Martinus Kajot, SE), Perwakilan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Pimpinan BPKP) dan  Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Barat (Arman Sahri Harahap, S.E, M.M), serta Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang  (Obaja, SE, M.Si) yang bertindak sebagai moderator.

Dalam sambutannya, sekaligus membuka kegiatan ini, Plt. Bupati Bengkayang  menyampaikan bahwa tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan desa semakin besar, untuk itu kepala desa secara khusus dituntut untuk mampu bekerja sama dengan semua pihak dalam meningkatkan transparansi penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan desa dalam peningkatan pembangunan desa untuk menyajikan laporan keuangan yang baik dan akuntabel secara tertib agar tidak tersangkut masalah hukum karena penyalahgunaan penggunaan keuangan desa.

DPR-RI (Ir. G. Michael Jeno, MM) mengatakan bahwa berkaitan dengan kebijakan dana desa yang digulirkan pemerintah saat ini sangat berdampak positif dalam rangka mendorong percepatan pembangunan yang ada di desa yang bertujuan juga untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Beliau mengatakan bahwa Pemerintah dan DPR sepakat bahwa anggaran transfer ke daerah dari tahun ke tahun harus semakin meningkat. Dalam penggunaan dana desa ini beliau berharap agar peruntukannya tidak hanya pembangunan fisik tetapi juga untuk pemberdayaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dalam upaya memajukan pembangunan desa yang lebih baik.

Bupati Bengkayang Buka Acara Peringatan HKG Ke 45 Dan BGRM XIV Tahun 2017

Tahun 2017 kita lakukan aksi program-program PKK Untuk mewujudkan Visi dan Misi gerakan PKK yang di rangkaikan dengan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat, dengan tema “Dengan bulan bakti gotong-royong masyarakat gita daya gunakan peran lembaga kemasyarakatan bisa sebagai mitra Pemerintah yang ada di Desa” yang terlaksana di Kecamatan Ledo 25 April 2017. Dalam acara tersebut Bupati Bengkayang Bpk Suryadman Gidot M,Pd,Mengucapkan banyak berterima kasih kepada Tim pengerak PKK Kabupaten Bengkayang dari tingkat Kabupaten Kecamatan Hingga Desa, dengan adanya PKK selama 18 tahun banyak mensukseskan program-program pemerintah,yang tertuang,iringkan serta sandingkan dengan sepuluh program pokok PKK ,dengan keberhasilan PKK Sebagai mitra Pemerintah Bupati merasakan PKK sangan membantu serta bermitra dengan baik, serta tokoh-tokoh masyarakat, Lembaga swadaya masyarakat secara bersama-sama kita meneguhkan komitmen kita, meneguhkan semangat kita mewujudkan Bengkayang sejahtera.

Bupati juga mengingatkan kepada satuan perangkat daerah dan seluruh lapisan masyarakat agar dapat kiranya untuk bersama sama melakukan kegiatan bersama dengan PKK, sepuluh program PKK yang di canangkan yang telah di lakukan di masa yang lalu sunguh masih relefan hingga saat ini. Bupati berharap bersama seluruh tim pengerak PKK untuk terus memberikan pemahaman dan penjelasan kepada keluarga-keluarga anggota keluarga, tentang pengamalan dan penghayatan Pancasila kalau ini di lakukan dengan baik maka tidak ada lagi yang berbicara, perbedaan antara suku, antar Agama, antar kelompok dan golongan untuk hal yang satu ini kita perlu kerja berat dan keras. Selanjutnya gotongroyong, kegotong royongan semakin memudar di masyarakat, padahal ini adalah nilai-nilai yang ada yang di miliki oleh bangsa Indonesia, oleh karena itu gotong royong kalau tidak dilakukan dengan baik maka kedepan kita akan menjadi Bangsa yang rapuh. Oleh karena itu kegotongroyongan yang kita canangkan pada hari ini harus kita laksanakan dengan baik mulai dari tingkat RT, Dusun, Desa, Kecamatan sampai Kabupaten, galakan kembali kegiatan Gotongroyong karna dengan kegotongroyongan inilah semangat yang kita miliki untuk merebut dan terus mempertahankan dan mengisi kemerdekaan ini.

Di bidang pangan, hari ini kita menyerahkan bibit kepada ketua-ketua tim pengerak PKK Kecamatan dan ada tadi di serahkan kepada Kepala Desa, berupa bibit cabe, pencanangan tanaman ,Pohon Durian, Pohon lengkeng dsb, dan saya harapkan tanaman bisa di galakan di lingkungan masing-masing, serta sandang, perumahan, tatalaksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan ,kesehatan, mengembangkan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat . Di Hari Kesatuang Gerak PKK Ke 45 saya meminta kembali kita gelorakan sepuluh program pokok PKK di laksanakan dengan baik,serta mari kita secara bekerjasama dalam rangka mewujudkan Visi 2016-2021 terwujudnya masyarakat Kabupaten Bengkayang yang sejahtera dan berdaya saing, dengan semangat kerja kita Bengkayang bisa. Daerah kita sunguh mempunyai daerah strategis jangan kita berlengah-lengah, lintasan bagi semua orang, kalau tempat sudah di lintasi orang kita sudah jadi penonton, jadi saya berharap masyarakat Bengkayang jangan jadi penonton harus bisa jadi pelaku, bahkan harus bisa jadi penentu. Untuk itu mohon dukungan dan kerjasama kita semua bergandengan tangan bahu-membahu kita dengan tidak memikirkan perbedaan-perbedaan, rapatkan barisan ,melangkah barisan kita untuk mewujudkan Bengkayang sejahtera dan berdaya saing.

Pelatihan Admin SIRUP Bagi Administrasi Sirup Di Lingkungan Skpd Se-kabupaten Bengkayang

Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkayang melaksanakan Pelatihan Aplikasi SIRUP Versi 2 bagi Administrasi SIRUP di Lingkungan SKPD se-Kabupaten Bengkayang.
Kegiatan Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bengkayang Agustinus Naon, S.Sos pada hari selasa, 11 April 2017 Bertempat di Ruang Rapat Lantai V Gedung Kantor Bupati Satu Atap, dalam Sambutannya beliau mengharapkan agar Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bnegkayang bekerja dengan disiplin, tertib Administrasi dan melakukan pekerjaan dengan Benar dan Sesuai aturan sehingga target dan tujuan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkayang dapat Tercapai.

Pelatihan diikuti oleh 13 SKPD se-Kabupaten Bengkayang, dengan Narasumber dari LPSE dan UCP Program Kalimantan Barat. Melalui Pelatihan ini diharapkan Administrator SKPD dapat menguasai aplikasi SIRUP Versi 2 sehingga dapat mengumumkan Kegiatan Pembangunan di SKPD masing-masing menggunakan Apilkasi SIRUP Versi 2

1306 Rumah Tidak Layak Huni Akan Direhab

Pemerintah, baik dari Pemerintah Kabupaten hingga Pemerintah Pusat sangat peduli dengan kehidupan masyarakatnya yang berada di bawah garis kemiskinan. Kepedulian pemerintah itu salah satunya diwujudkan melalui Kegiatan Bedah Rumah warga yang terbilang tidak layak huni. Tahun 2017, untuk Kabupaten Bengkayang, sebanyak 1306 rumah tidak layak huni akan direhab. Perbaikan rumah itu menggunakan anggaran APBD dan APBN dengan total anggaran mencapai 21 miliar. Ada 370 rumah yang tidak layak huni akan direhab menggunakan anggaran APBN. Rehab rumah bersumber APBN itu untuk Kecamatan Bengkayang dan Kecamatan Lumar. Sementara rehab rumah bersumber dalam APBD sebanyak 936 rumah.

Khusus dana APBD diperuntukkan untuk Desa Semunying Jaya Kecamatan Jagoi Babang dan Desa Hilbui Kecamatan Siding,” kata Obaja, Kepala Dinas Perumah Rakyat Kabupaten Bengkayang. Kemudian masih ada beberapa kecamatan lain seperti Lembah Bawang, Kecamatan Suti Semarang yang juga mendapatkan batuan rehab rumah. Bantuan dari pemerintah untuk rehab rumah masih sangat dibutuhkan masyarakat. Untuk wilayah dalam kota Bengkayang baik yang ada di Kelurahan Sebalo ataupun Kelurahan Bumi Emas, masih banyak rumah yang tidak layak huni. Namun disayang, berdasarkan catatan dari Perumahan Rakyat, tahun 2017 ini Kelurahan Sebalo tidak ada satu rumah pun yang mendapatkan bantuan rehab dari pemerintah, padahal di Kelurahan Sebalo masih banyak kelurga yang tinggal di rumah yang tidak layak huni. Pemerintah berharap agar pelaksanaan Bedah Rumah Tepat Guna dan Tepat Sasaran, agar benar-benar manfaatnya dirasakan oleh Masyarakat Kurang Mampu.