A. GAMBARAN UMUM DAERAH KABUPATEN BENGKAYANG

 1. Sejarah Singkat Kabupaten Bengkayang.

Pemerintah Kabupaten Bengkayang terbentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 10 tahun 1999 tentang pembentukan Daerah Tingkat II Bengkayang, secara resmi mulai tanggal 20 April 1999, Kabupaten Bengkayang terpisah dari Kabupaten Sambas. Selanjutnya, pada tanggal 27 April 1999, Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah mengangkat Bupati Bengkayang pertama yang dijabat oleh Drs. Jacobus Luna. Pada waktu itu, wilayah Kabupaten Bengkayang ini meliputi 10 kecamatan.

Keberadaan Undang-undang Nomor 12 tahun 2001 tentang pembentukan Pemerintahan Kota Singkawang mengakibatkan Kabupaten Bengkayang dimekarkan kembali dengan melepas 3 kecamatan yang masuk kedalam wilayah pemerintahan kota Singkawang sehingga menjadi 7 kecamatan. . Namun seiring dengan pemekaran Kabupaten Bengkayang tersebut di atas, telah pula dilakukan pemekaran terhadap  kecamatan yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah  yakni :

  • Kecamatan Bengkayang dimekarkan menjadi Kecamatan Teriak, Kecamatan Sungai Betung.
  • Kecamatan Samalantan dimekarkan menjadi Kecamatan Monterado dan Kecamatan Lembah Bawang.
  • Kecamatan Ledo dimekarkan menjadi Kecamatan Suti Semarang dan Kecamatan Lumar.
  • Kecamatan Sungai Raya dimekarkan menjadi Kecamatan Capkala dan Kecamatan Sungai Raya Kepulauan.
  • Kecamatan Seluas dimekarkan menjadi Kecamatan Jagoi Babang dan Kecamatan Siding.
  • Kecamatan Sanggau Ledo di mekarkan menjadi Kecamatan Tujuh Belas.

 

Dengan adanya pemekaran Kecamatan ini, maka Wilayah Administratif  Kabupaten Bengkayang pada akhirnya menjadi 17  ( tujuh belas) Kecamatan, 122 Desa dan 2 Kelurahan definitif.

Demikian sejarah singkat Kabupaten Bengkayang yang dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1999.

B. Kondisi Geografis Kabupaten Bengkayang

 1. Letak Geografis

 

Kabupaten Bengkayang dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 10 Tahun  1999  merupakan  salah satu  kabupaten  yang  terletak  di sebelah utara Propinsi Kalimantan Barat. Secara geografis, Kabupaten Bengkayang terletak di 0033’00” Lintang Utara sampai 1030’00” Lintang Utara dan 108039’00” Bujur Timur sampai 110010’00” Bujur Timur.

Secara administratif, batas-batas wilayah Kabupaten Bengkayang adalah sebagai berikut:

  • Utara : Serawak-Malaysia Timur dan Kabupaten Sambas
  • Selatan : Kabupaten Pontianak
  • Barat : Laut Natuna dan Kota Singkawang
  • Timur : Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Landak

2. Topografi dan Sungai

Ada dua kondisi alam yang membedakan wilayah Kabupaten Bengkayang. Kondisi alam yang pertama adalah pesisir pantai. Keseluruhan wilayah pesisir ini termasuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Sungai Raya.

Kondisi alam yang kedua adalah daratan dan perbukitan yang terdiri dari Kecamatan Capkala, Samalantan, Monterado, Bengkayang, Teriak, Sungai Betung, Ledo, Suti Semarang, Lumar, Sanggau Ledo, Seluas, Jagoi Babang, dan Siding.

Ada tiga Daerah Aliran Sungai (DAS) utama yang melintasi wilayah Kabupaten Bengkayang, yaitu: DAS Sambas, DAS Sungai Raya, dan DAS Sungai  Duri.  Dari   ketiga  DAS   tersebut,  yang  paling besar adalah DAS Sambas yang luasnya meliputi 722.500 hektar sedangkan DAS Sungai Raya sebesar 50.000 hektar dan DAS Sungai Duri hanya sebesar 24.375 hektar.

Kabupaten Bengkayang umumnya beriklim tropis dengan temperatur udara rata-rata perbulan berkisar antara 22,9 C sampai 31,05 C, kelembaban nisbi rata-rata perbulan 86%, intensitas penyinaran matahari adalah 38%. Curah hujan yang cukup tinggi pada bulan September sampai bulan Januari dan curah hujan yang rendah antara bulan Juni sampai bulan Agustus.

3. Luas Wilayah

 Secara keseluruhan, luas wilayah Kabupaten Bengkayang adalah sebesar 5.396,30 km2 atau sekitar 3,68 persen dari total luas wilayah Propinsi Kalimantan Barat. Hal ini menjadikan Kabupaten Bengkayang sebagai Kabupaten dengan cakupan wilayah terkecil di Kalimantan Barat.

Dilihat dari luas masing-masing kecamatan, Jagoi Babang merupakan kecamatan yang paling luas di Kabupaten Bengkayang dengan cakupan wilayah sebesar  655 km2 atau sekitar 12,14 persen dari luas Kabupaten Bengkayang  keseluruhan dan kecamatan  dengan wilayah terkecil adalah :

Kecamatan Capkala dengan luas wilayah sebesar 46,35 km2 atau hanya sekitar 0,86 persen dari total luas Kabupaten Bengkayang.

LUAS WILAYAH PER KECAMATAN SE – KABUPATEN BENGKAYANG

Kecamatan Luas (Km2) Persentase
(1) (2) (3)
1.   Sungai Raya 75,85 1,41
2.   Capkala 46,35 0,86
3.   Sungai Raya Kepulauan 394,00 7,30
4.   Samalantan 420,50 7,79
5.   Monterado 291,00 5,39
6.   Lembah Bawang 188,00 3,48
7.   Bengkayang 167,04 3,10
8.   Teriak 231,51 4,29
9.   Sungai Betung 205,95 3,82
10. Ledo 481,75 8,93
11. Suti Semarang 280,84 5,20
12. Lumar 275,21 5,10
13. Sanggau Ledo 392,50 7,27
14. Tujuh Belas 221,00 4,10
15. Seluas 506,50 9,39
16. Jagoi Babang 655,00 12,14
17. Siding 563,30 10,44
Jumlah/Total 5 396,30 100,00

Dilihat dari jarak tempuh terjauh dari Ibukota Kecamatan ke Ibukota Kabupaten di Kabupaten Bengkayang, Kecamatan Siding adalah Kecamatan dengan jarak tempuh terjauh, yaitu sekitar 103,68 km disusul Kecamatan Jagoi Babang dan Kecamatan Sungai Raya.

 JARAK IBUKOTA KECAMATAN KE IBUKOTA KABUPATEN BENGKAYANG

Kecamatan Ibukota Kecamatan Jarak ke Ibukota Kabupaten
(1) (2) (3)
1.   Sungai Raya Sungai Duri 89,56
2.   Capkala Capkala 72,32
3.   Sungai Raya Kepulauan Sungai Raya 72,56
4.   Samalantan Samalantan 37,39
5.   Monterado Monterado 53,18
6.   Lembah Bawang Papan Uduk 57,39
7.   Bengkayang Bengkayang 0
8.   Teriak Bana 13,76
9.   Sungai Betung Suka Maju 14,84
10. Ledo Ledo 31,01
11. Suti Semarang Suti Semarang 67,03
12. Lumar Lumar 16,94
13. Sanggau Ledo Sanggau Ledo 49,60
14. Tujuh Belas Pisak 61,60
15. Seluas Seluas 76,08
16. Jagoi Babang Jagoi 89,96
17. Siding Siding 103,68