Pemkab Bengkayang Gelar Rapat Koordinasi Bahas Kuota dan Distribusi BBM Bersubsidi
Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang menggelar rapat koordinasi di Ruang Rapat Bupati Bengkayang, Kamis (09/07/2026), untuk membahas pengelolaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, khususnya solar. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari audiensi perwakilan sopir XPDC Bengkayang dengan Bupati Bengkayang pada 6 Juli lalu.
Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, terungkap bahwa kuota solar di Kabupaten Bengkayang saat ini masih kurang memadai. Berdasarkan keterangan para pengusahan SPBU Di wilayah Kabuptaen Bengkayang, Selain itu kapasitas pengiriman juga berkurang karena kondisi jalan sehingga kendaraan tangki yang masuk hanya bisa mengangkut sekitar 5 kiloliter dari kapasitas semula 8 kiloliter.
Menanggapi hal tersebut, Pemkab Bengkayang menyiapkan sejumlah langkah strategis. Pertama, pemerintah daerah akan mengusulkan penambahan jumlah transportir BBM di Kabupaten Bengkayang agar distribusi lebih merata dan menjangkau seluruh wilayah. Kedua, Pemkab akan mengajukan usulan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk pelebaran ruas jalan nasional. Langkah ini diambil agar kendaraan angkutan BBM berkapasitas tangki 16 ton dapat masuk dengan lancar ke Kabupaten Bengkayang, sehingga pasokan BBM tidak terkendala akses jalan.
Selain itu, Pemda Bengkayang juga akan mengusulkan kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta Pertamina untuk menambah kuota solar di setiap SPBU yang tersebar di wilayah Bengkayang. Penambahan kuota ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan sektor usaha yang sangat bergantung pada pasokan solar.
Di sisi lain, Bupati mengimbau masyarakat agar ikut mengawasi distribusi BBM bersubsidi. Jika menemukan indikasi kecurangan dalam pelayanan di SPBU, masyarakat diminta segera melaporkan ke pihak kepolisian. (Diskominfo Bengkayang/RT)
