Program MBG wujud pelaksanaan misi Asta Cita memperkuat pembangunan sumber daya manusia. MBG hadir memastikan anak-anak dan ibu hamil mendapatkan asupan gizi yang cukup dan sehat di khususnya di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia yaitu Kabupaten Bengkayang, Salah satu aspek yang kami dorong dalam program MBG adalah pemanfaatan bahan pangan lokal dalam kelancaran pelaksanaan program mulia pemerintah pusat. Tidak hanya meningkatkan gizi anak-anak, tetapi juga untuk memperkuat ekonomi daerah, memberdayakan pelaku usaha lokal, dan mengurangi limbah pangan. Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bengkayang, kami mendukung penuh keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis. Terima kasih Bapak Presiden Prabowo Subianto, telah menghadirkan harapan dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia di wilayah perbatasan. #makanbergizigratis#mbg#astacita#sdmkuat#bengkayang#kabupatenbengkayang#diskominfobengkayang
Bengkayang – Disela-sela HKG PKK ke-53 tingkat Kabupaten Bengkayang Ny. Anita Sebastianus Darwis,S.E.,M.M, Ketua Tim Posyandu Kabupaten Bengkayang mengukuhkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan masyarakat melalui Pelantikan Ketua Tim Pembina Posyandu tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan se-Kabupaten Bengkayang.
Acara yang digelar pada Rabu, (11/06/2025) di halaman Kantor Camat Jagoi Babang ini dihadiri oleh Bupati Bengkayang, Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang.
Acara pengukuhaan ini diharapkan dapat memberilan dorongan bagi para pengurus posyandu utk terus berkerja keras utk terus meningkatkan kualitas kesehatan dimasyarakat serta mengoptimalkan peran posyandu bersinergi dgn program pemerintah khususnya meningkatkan kwalitas hidup ibu dan anak.
Dalam sambutannya, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bengkayang, Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M., menekankan pentingnya peran Posyandu sebagai mitra pemerintah dalam memberikan layanan terpadu di enam bidang: pendidikan, kesehatan, sosial, ketenteraman umum, perlindungan masyarakat, serta pekerjaan umum dan perumahan rakyat. “Pelantikan ini adalah langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga mencakup layanan terpadu di berbagai bidang. Ny. Anita menyampaikan harapannya agar pelantikan ini diikuti dengan:
1. Koordinasi lintas sektor yang lebih baik antara TP PKK, dinas terkait, dan lembaga kemasyarakatan seperti LPMD, Karang Taruna, dan Linmas.
2. Peningkatan kapasitas kader Posyandu melalui pelatihan dan pemanfaatan teknologi.
3. Penyusunan program kerja yang realistis dan berbasis kebutuhan masyarakat, termasuk revitalisasi Posyandu.
Pelantikan ini menandai babak baru dalam penguatan peran Posyandu sebagai pilar utama pembangunan di tingkat lokal. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan layanan terpadu Posyandu dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/RT)
Bengkayang – Kabupaten Bengkayang memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dengan tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas”. Acara yang digelar pada Rabu, (11/06/2025) di Kecamatan Jagoi Babang sebagai tuan rumah untuk tahun ini, dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, jajaran Forkopimda Kabupaten Bengkayang,staf ahli bupati, para Kepala OPD Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang Ny. Anita Sebastianus Darwis,S.E.,M.M, serta kader PKK se-Kabupaten Bengkayang. Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Bengkayang menekankan bahwa HKG PKK bukan sekadar seremonial, melainkan momentum refleksi dan evaluasi peran PKK dalam membangun kesejahteraan keluarga dan masyarakat. “Melalui 10 Program Pokok PKK, kami berkomitmen untuk memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah dan stakeholder lainnya,” ujarnya. Ny. Anita mengajak kader PKK untuk memanfaatkan teknologi informasi guna meningkatkan efektivitas program. “Dengan dedikasi tinggi, kita bisa membawa PKK Bengkayang semakin maju,” pesannya. Bupati Bengkayang dalam sambutanya menyoroti kontribusi nyata PKK, seperti penurunan angka stunting melalui Posyandu, pemberdayaan ekonomi keluarga lewat UP2K, serta pelestarian budaya lokal. “PKK adalah garda depan pembangunan berbasis keluarga. Kader PKK bekerja senyap namun dampaknya luar biasa,” tegas Bupati. Tema HKG PKK tahun ini selaras dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, yang mencakup penguatan SDM, ketahanan ekonomi, dan pemerataan pembangunan. Di tingkat lokal, PKK Bengkayang telah mengimplementasikan program seperti edukasi gizi, pelatihan kewirausahaan perempuan, dan pembinaan keluarga berbasis kearifan lokal. Pemerintah Kabupaten Bengkayang berkomitmen mendukung PKK melalui alokasi anggaran proporsional dan sinergi lintas OPD. “Kami akan terus memperkuat program unggulan PKK yang sejalan dengan RPJMD,” kata Bupati. Peringatan HKG PKK ke-53 di Bengkayang menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, dimulai dari unit terkecil yaitu keluarga. (Diskominfo Bengkayang/IS/FM/RT)
Bengkayang – TP-PKK Kabupaten Bengkayang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi keluarga melalui gelaran produk unggulan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga-Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (UP2K) dari 17 kecamatan pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53. Acara yang digelar di Aula Kantor Camat Jagoi Babang ini menjadi ajang unjuk kreativitas dan inovasi kader PKK dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.
Setiap kecamatan menampilkan produk andalannya, mulai dari kerajinan tangan, makanan olahan, hingga hasil pertanian dan perkebunan. Beberapa produk yang menarik perhatian pengunjung antara lain:
– Anyaman Rotan dan Bambu dari Kecamatan Jagoi Babang;
– Madu Hutan dan Produk Herbal dari Kecamatan Siding;
– Produk olahan dari jagung dari Kecamatan Ledo.
Dalam gelar produk UP2K ini juga sebagai bukti nyata bahwa PKK tidak hanya fokus pada program kesehatan dan pendidikan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi keluarga, produk-produk ini tidak hanya untuk dipamerkan, tetapi juga bisa bersaing di pasar yang lebih luas. (Diskominfo Bengkayang/RT)
Bengkayang – Kabupaten Bengkayang memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dengan tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas”. Acara yang digelar pada Rabu, (11/06/2025) di Kecamatan Jagoi Babang sebagai tuan rumah untuk tahun ini, dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, jajaran Forkopimda Kabupaten Bengkayang,staf ahli bupati, para Kepala OPD Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang Ny. Anita Sebastianus Darwis,S.E.,M.M, serta kader PKK se-Kabupaten Bengkayang.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Bengkayang menekankan bahwa HKG PKK bukan sekadar seremonial, melainkan momentum refleksi dan evaluasi peran PKK dalam membangun kesejahteraan keluarga dan masyarakat. “Melalui 10 Program Pokok PKK, kami berkomitmen untuk memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah dan stakeholder lainnya,” ujarnya.
Ny. Anita mengajak kader PKK untuk memanfaatkan teknologi informasi guna meningkatkan efektivitas program. “Dengan dedikasi tinggi, kita bisa membawa PKK Bengkayang semakin maju,” pesannya.
Bupati Bengkayang dalam sambutanya menyoroti kontribusi nyata PKK, seperti penurunan angka stunting melalui Posyandu, pemberdayaan ekonomi keluarga lewat UP2K, serta pelestarian budaya lokal. “PKK adalah garda depan pembangunan berbasis keluarga. Kader PKK bekerja senyap namun dampaknya luar biasa,” tegas Bupati.
Tema HKG PKK tahun ini selaras dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, yang mencakup penguatan SDM, ketahanan ekonomi, dan pemerataan pembangunan. Di tingkat lokal, PKK Bengkayang telah mengimplementasikan program seperti edukasi gizi, pelatihan kewirausahaan perempuan, dan pembinaan keluarga berbasis kearifan lokal.
Pemerintah Kabupaten Bengkayang berkomitmen mendukung PKK melalui alokasi anggaran proporsional dan sinergi lintas OPD. “Kami akan terus memperkuat program unggulan PKK yang sejalan dengan RPJMD,” kata Bupati.
Peringatan HKG PKK ke-53 di Bengkayang menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, dimulai dari unit terkecil yaitu keluarga. (Diskominfo Bengkayang/IS/FM/RT)
Bengkayang – Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bengkayang diresmikan oleh Menteri PAN-RB, ibu Rini Widyantini secara virtual bersama dengan 12 MPP lainnya yang tersebar di 12 Provinsi pada Rabu (11/06/2025).
Dalam acara peresmian 13 MPP ini, Menteri PAN-RB berharap kehadiran MPP memberikan manfaat besar kepada masyarakat.
“Semoga kehadirannya memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi tonggak kemajuan pelayanan publik di tanah air”, tutur ibu Rini Widyantini.
Beliau juga berterima kasih atas kerja keras dan komitmen para pimpinan daerah serta semua pihak yang terlibat dalam MPP.
“Kita berharap agar Mal Pelayanan Publik itu bisa menjadi wajah terbaik dari pemerintah kita”, tambahnya.
Selanjutnya ibu Menteri PAN-RB menyapa para Kepala Daerah termasuk Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E.,M.M., yang mengikuti peresmian ini secara virtual di Mal Pelayanan Publik Lantai V Kantor Bupati Bengkayang yang didampingi oleh Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, Para Kepala Dinas dilingkungan pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kepala Instansi Vertikal, Kepala BUMN/BUMD, serta tamu undangan lainnya.
Bupati Bengkayang menyatakan dengan berdirinya MPP merupakan wujud nyata dari kepala daerah beserta jajarannya untuk mewujudkan pelayanan yang langsung kepada masyarakat.
Beliau juga berterima kasih atas peresmian MPP oleh Menteri PAN-RB dan berharap agar dengan adanya MPP ini agar kedepannya pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Bengkayang.
Adapun Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bengkayang terdiri dari 124 jenis layanan dari 14 instansi yang siap untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/IC/MR/NN)
Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang kembali menggelar acara Ngaratek Sawa’ Bahu ke – IX yang dilaksanakan pada hari Selasa (10/6/2025) pukul 19.00 WIB di Ramin Adat Banua Lumar Dusun Lumar Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang Oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M.
Dalam sambutannya, Bupati Bengkayang berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik.
Bupati Bengkayang menyampaikan harapannya terkait acara gawai tahunan ini. “Dengan terselenggaranya Ngarantek Sawa’ Bahu Ke- IX ini, diharapkan dapat menjadi wahana untuk menumbuhkan semangat dan motivasi kita dalam upaya menggali, melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya yang hidup, tumbuh dan berkembang didalam masyarakat Kabupaten Bengkayang khususnya bagi para generasi muda,” ujarnya.
Landasan dasar bagi pemerintah untuk melestarikan dan memelihara warisan budaya dengan baik yaitu :
1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan.
2. Peraturan Daerah Kabupaten Bengkayang Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah.
3. Peraturan Bupati Nomor 64 Tahun 2020 Tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah Kabupaten Bengkayang.
Bupati menghimbau dan mengajak kepada seluruh komponen masyarakat Kecamatan Lumar dan sekitarnya untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan budaya dan pariwisata daerah. “Keberhasilan pembangunan di bidang ini, sangat mungkin untuk diraih, karena selain memiliki keanekaragaman budaya etnik, Kabupaten Bengkayang juga mempunyai objek wisata yang tidak kalah menarik bila dibandingkan dengan Kabupaten lainnya di Kalimantan Barat,” ungkapnya.
Selanjutnya menurut para Tetua Binua Lumar Dusun Madi yaitu Bapak “Darmawan Lipah” beliau ada beberapa pantangan dalam membuka lahan. “Jika tiba dilokasi/lahan dan mendengar bunyi binatang seperti Kijang atau suara anjing mengaung tandanya tidak boleh buka lahan pada waktu itu,” ungkapnya.
“Namun boleh kita buka lahan untuk berladang apabila kalau ada bunyi burung Jantek/Keto/Saruit. Dan apabila dapat mimpi lihat sungai/kali banyak ikan itu tandanya banyak dapat padi dan boleh buka lahan.” Ujarnya. (Diskominfo Bengkayang /LR)
Bengkayang – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang mengusung tema nasional “Hentikan Polusi Plastik”, Pemerintah Kabupaten Bengkayang menggelar serangkaian kegiatan yang meriah dan penuh makna di Area Rumah Betang dan Sirkuit Grasstrack Desa Monterado, Kecamatan Monterado pada Selasa (10/06/2025). Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, Kepala OPD Kabupaten Bengkayang, pemerintah desa, lembaga pendidikan, hingga mitra dunia usaha.
Acara dimulai sejak pagi hari dengan senam sehat dan apel bersama yang dirangkaikan dengan pengukuhan Tim Program Kampung Iklim (ProKlim) Desa Monterado oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis,S.E.,M.M, Dalam arahannya menekankan pentingnya peran masyarakat dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal.
“Pengukuhan tim ProKlim Desa Monterado ini merupakan aksi nyata masyarakat yang mampu melaksanakan kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab Bengkayang telah membangun TPS 3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle) di Desa Monterado dan berharap dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat untuk pengelolaan sampah yang lebih baik.
Selain pengelolaan sampah, Bupati juga mendorong masyarakat melakukan pertanian ramah lingkungan, penggunaan pupuk organik, serta menjaga keseimbangan ekosistem melalui penanaman pohon dan pelestarian hutan serta sumber air. “Mari kita bersahabat dengan alam, wariskan kepada anak cucu kita alam yang bersih dan mata air, bukan air mata,” serunya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon, aksi bersih sampah, kampanye pengurangan plastik, seminar lingkungan, serta diskusi interaktif bersama Yayasan Swadaya Dian Khatulistiwa (YSDK) sebagai narasumber. Acara ditutup dengan pembagian bibit tanaman dan makan siang bersama.
Berikut versi singkat berita yang menyebutkan Bupati Bengkayang membacakan sambutan Menteri:
Bupati Bengkayang membacakan Sambutan Menteri LHK di Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 Dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar di Desa Monterado, Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, membacakan sambutan resmi dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
Dalam sambutan tersebut, disampaikan bahwa tema tahun ini, “Hentikan Polusi Plastik”, bukan sekadar slogan, melainkan seruan aksi kolektif untuk menghadapi ancaman global seperti perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran plastik.
Menteri menyebut polusi plastik sebagai “bom waktu ekologis” yang mengancam ekosistem laut, biota, serta kesehatan manusia. Disebutkan pula, Indonesia memproduksi 10,8 juta ton sampah plastik per tahun, namun hanya 39,01% yang terkelola dengan baik.
Melalui sambutan itu, masyarakat diajak berperan aktif mengurangi plastik sekali pakai, mendukung daur ulang, serta menjadikan sekolah, pasar, dan tempat ibadah sebagai ruang edukasi hidup.(Diskominfo Bengkayang/RT – Prokopim Bengkayang)
Bengkayang – Komsos Paroki St. Pius X Bengkayang pada Minggu, (8/6/25) di Paroki Santo Pius X Bengkayang merayakan hari Pentakosta sekaligus melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Aula baru senilai Rp 2,6 miliar dari swadaya umat dari 18 lingkungan dan donatur.
Acara ini menandai langkah awal pembangunan fasilitas yang akan menjadi pusat kegiatan umat Katolik di daerah Kota/Kabupaten. Dalam sambutannya, Pastor Kepala RD. Anton Silvinus mengingatkan pentingnya pembangunan ini, mengingat usia paroki yang telah menginjak 91 tahun dan akan memasuki usia satu abad dalam sembilan tahun mendatang. la mengajak umat berserah dan percaya kepada Roh Kudus. Mengingat momentum Pentakosta yang melambangkan turunnya Roh Kudus atas para rasul.
Hadir Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M., sebagai Tokoh Umat Katolik. Dalam sambutannya beliau memberi semangat dan menyampaikan bahwa proyek ini akan memperkuat identitas dan kebanggaan daerah serta menjadi ikon baru yang menyaingi kemegahan katedral.
Ketua Panitia, Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M., menyampaikan rasa syukur dan harapan agar partisipasi seluruh umat dan donatur terus mengalir demi kelancaran pembangunan.
Rencana pembangunan meliputi basement dan aula utama seluas sekitar 360 m². Yang diharapkan selesai sesuai target dan memberi manfaat besar bagi komunitas umat Katolik di Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/FM – Herman/Komsos Paroki St. Pius X Bengkayang)