Bupati Bengkayang Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 : Ekonomi Tumbuh, Opini WTP Terjaga !

Bengkayang – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkayang yang digelar pada Senin, 30 Maret 2026. Rapat ini menjadi momentum penting untuk memaparkan transparansi pelaksanaan program pemerintahan dan capaian pembangunan selama satu tahun anggaran kepada legislatif dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan bahwa meskipun menghadapi tantangan efisiensi anggaran akibat penurunan pendapatan transfer dari pusat dan provinsi, Kabupaten Bengkayang tetap mampu mencatatkan berbagai prestasi signifikan. “Seluruh pencapaian ini merupakan implementasi Visi Pembangunan Kabupaten Bengkayang 2025-2029 untuk mewujudkan daerah yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Adapun Capaian Indikator Utama Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, adalah sebagai berikut :

1. Pertumbuhan Ekonomi: Meningkat menjadi 4,80% dari tahun sebelumnya.

2. Pendapatan Perkapita: Naik menjadi Rp43,246 juta.

3. Angka Kemiskinan: Berhasil ditekan menjadi 5,83%.

4. Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Mencapai angka 70,9%.

5. Mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ketiga kalinya berturut-turut.

6. Pendapatan & Belanja: Dari total anggaran sebesar Rp1.184.438.489.917,00, Pemerintah Daerah berhasil merealisasikan sebesar Rp1.091.675.688.969,02 atau setara dengan 92,16%.

7. Pariwisata: Destinasi Riam Berawatn meraih Juara I kategori Surga Tersembunyi Terbaik pada API Award 2025.

8. Kesehatan: Mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan cakupan kepesertaan JKN sebesar 98,57%.

9. Pembangunan Desa: Sebanyak 66 desa kini telah berstatus Desa Mandiri (54,10% dari total desa).

10. Standar Pelayanan Minimal (SPM): Mencapai indeks 95,62% dengan kategori “Tuntas Paripurna”.

Bupati menekankan bahwa meski terdapat kendala efisiensi anggaran, sinergi antar lini tetap menjadi kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/LR/MR/RT)