Turut berduka cita atas berpulangnya Ibu Susanna Dewi Putri Ento, Istri tercinta dari Bapak I Gede Megantara, S.TP (Kabid Tanaman Pangan Dan Hortikultura Di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bengkayang) dan juga merupakan Kakak Kandung dari Ibu Francisca Cynthia Ento, S. P., M.M (Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkayang) dalam usia 55 tahun.
Semoga Almarhumah ditempatkan disisi terbaik bersama Allah Bapa di Surga serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan. Aamiiin.
—
Deepest condolences on the passing of Mrs. Susanna Dewi Putri Ento, beloved wife of I Gede Megantara, S.TP. (Head of Food Crops and Horticulture Division at the Department of Food Security and Agriculture of Bengkayang Regency), and beloved elder sister of Francisca Cynthia Ento, S.P., M.M. (Head of the Transportation Office of Bengkayang Regency), at the age of 55.
May the late Mrs. Susanna be granted eternal rest in Heaven by God and may the family left behind be given strength and comfort in this time of sorrow. Amen.
Bengkayang – Dalam rangka Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkayang, Ucok P. Hasugian, S.STP., M.Si., memberikan materi terkait Literasi Digital kepada Penggiat P4GN di kalangan tenaga pendidik yang bertempat di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan pada Kamis (19/06/2025).
Kegiatan bimtek ini diadakan oleh BNNK Kabupaten Bengkayang yang dihadiri oleh 25 orang penggiat dari kalangan tenaga pendidik di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan dan Kecamatan Sungai Raya.
Dalam pemaparannya, Kadis Kominfo Bengkayang menekankan peran penting guru dalam upaya pencegahan penggunaan narkotika dikalangan pelajar salah satunya melalui media sosial.di era kemajuan teknologi saat ini penting bagi masyarakat untuk senantiasa cakap dalam menggunakan ruang digital dengan memahami pentingnya literasi digital tidak terkecuali bagi para pegiat P4GN Kabupaten Bengkayang Beliau juga menyampaikan bahwa kemajuan teknologi saat ini dapat menjadi sarana penyebaran informasi dan juga edukai untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba di masyarakat.
“Harapan kita dengan adanya literasi digital tadi para peserta nanti bisa memahami fungsi-fungsi tersebut dan bisa membantu/membackup terkait P4GN BNNK Bengkayang dalam rangka melakukan mitigasi ataupun pemberantasan peredaran narkoba di Kabupaten Bengkayang melalui digital dan jaringan informatika yang ada di Kabupaten Bengkayang ini,” jelas Ucok P. Hasugian, Kepala Diskominfo Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/IC/YH)
Bengkayang – Dalam rangka Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkayang, Ucok P. Hasugian, S.STP., M.Si., memberikan materi terkait Literasi Digital kepada Penggiat P4GN di kalangan tenaga pendidik yang bertempat di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan pada Kamis (19/06/2025).
Kegiatan bimtek ini diadakan oleh BNNK Kabupaten Bengkayang yang dihadiri oleh 25 orang penggiat dari kalangan tenaga pendidik di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan dan Kecamatan Sungai Raya.
Dalam pemaparannya, Kadis Kominfo Bengkayang menekankan peran penting guru dalam upaya pencegahan penggunaan narkotika dikalangan pelajar salah satunya melalui media sosial.di era kemajuan teknologi saat ini penting bagi masyarakat untuk senantiasa cakap dalam menggunakan ruang digital dengan memahami pentingnya literasi digital tidak terkecuali bagi para pegiat P4GN Kabupaten Bengkayang Beliau juga menyampaikan bahwa kemajuan teknologi saat ini dapat menjadi sarana penyebaran informasi dan juga edukai untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba di masyarakat.
“Harapan kita dengan adanya literasi digital tadi para peserta nanti bisa memahami fungsi-fungsi tersebut dan bisa membantu/membackup terkait P4GN BNNK Bengkayang dalam rangka melakukan mitigasi ataupun pemberantasan peredaran narkoba di Kabupaten Bengkayang melalui digital dan jaringan informatika yang ada di Kabupaten Bengkayang ini,” jelas Ucok P. Hasugian, Kepala Diskominfo Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/IC/YH)
Bengkayang – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Barat Ny. Windy Prihastari Harisson, resmi mengukuhkan kepengurusan baru untuk DWP Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat dan Unsur Pelaksana (UP) Tingkat Provinsi termasuk juga DWP Kabupaten Bengkayang secara daring. Acara yang digelar pada Senin, (16/06/2025) di Ruang Media Center Diskominfo Bengkayang ini menandai dimulainya kepengurusan DWP masa bakti 2024-2029.
Pengukuhan dilakukan secara virtual melalui platform Zoom Meeting. Peserta hadir secara daring dari kantor masing-masing dengan mengenakan seragam resmi DWP lengkap. Sebanyak 47 kepengurusan DWP Kabupaten/Kota dan UP Provinsi Kalbar turut dikukuhkan, termasuk di antaranya DWP Kabupaten Bengkayang.
Pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kinerja DWP dalam mendukung program-program pembangunan, khususnya di Kalimantan Barat. (Diskominfo Bengkayang/RT)
Program MBG wujud pelaksanaan misi Asta Cita memperkuat pembangunan sumber daya manusia. MBG hadir memastikan anak-anak dan ibu hamil mendapatkan asupan gizi yang cukup dan sehat di khususnya di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia yaitu Kabupaten Bengkayang, Salah satu aspek yang kami dorong dalam program MBG adalah pemanfaatan bahan pangan lokal dalam kelancaran pelaksanaan program mulia pemerintah pusat. Tidak hanya meningkatkan gizi anak-anak, tetapi juga untuk memperkuat ekonomi daerah, memberdayakan pelaku usaha lokal, dan mengurangi limbah pangan. Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bengkayang, kami mendukung penuh keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis. Terima kasih Bapak Presiden Prabowo Subianto, telah menghadirkan harapan dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia di wilayah perbatasan. #makanbergizigratis#mbg#astacita#sdmkuat#bengkayang#kabupatenbengkayang#diskominfobengkayang
Bengkayang – TP-PKK Kabupaten Bengkayang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi keluarga melalui gelaran produk unggulan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga-Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (UP2K) dari 17 kecamatan pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53. Acara yang digelar di Aula Kantor Camat Jagoi Babang ini menjadi ajang unjuk kreativitas dan inovasi kader PKK dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.
Setiap kecamatan menampilkan produk andalannya, mulai dari kerajinan tangan, makanan olahan, hingga hasil pertanian dan perkebunan. Beberapa produk yang menarik perhatian pengunjung antara lain:
– Anyaman Rotan dan Bambu dari Kecamatan Jagoi Babang;
– Madu Hutan dan Produk Herbal dari Kecamatan Siding;
– Produk olahan dari jagung dari Kecamatan Ledo.
Dalam gelar produk UP2K ini juga sebagai bukti nyata bahwa PKK tidak hanya fokus pada program kesehatan dan pendidikan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi keluarga, produk-produk ini tidak hanya untuk dipamerkan, tetapi juga bisa bersaing di pasar yang lebih luas. (Diskominfo Bengkayang/RT)
Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang kembali menggelar acara Ngaratek Sawa’ Bahu ke – IX yang dilaksanakan pada hari Selasa (10/6/2025) pukul 19.00 WIB di Ramin Adat Banua Lumar Dusun Lumar Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang Oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M.
Dalam sambutannya, Bupati Bengkayang berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik.
Bupati Bengkayang menyampaikan harapannya terkait acara gawai tahunan ini. “Dengan terselenggaranya Ngarantek Sawa’ Bahu Ke- IX ini, diharapkan dapat menjadi wahana untuk menumbuhkan semangat dan motivasi kita dalam upaya menggali, melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya yang hidup, tumbuh dan berkembang didalam masyarakat Kabupaten Bengkayang khususnya bagi para generasi muda,” ujarnya.
Landasan dasar bagi pemerintah untuk melestarikan dan memelihara warisan budaya dengan baik yaitu :
1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan.
2. Peraturan Daerah Kabupaten Bengkayang Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah.
3. Peraturan Bupati Nomor 64 Tahun 2020 Tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah Kabupaten Bengkayang.
Bupati menghimbau dan mengajak kepada seluruh komponen masyarakat Kecamatan Lumar dan sekitarnya untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan budaya dan pariwisata daerah. “Keberhasilan pembangunan di bidang ini, sangat mungkin untuk diraih, karena selain memiliki keanekaragaman budaya etnik, Kabupaten Bengkayang juga mempunyai objek wisata yang tidak kalah menarik bila dibandingkan dengan Kabupaten lainnya di Kalimantan Barat,” ungkapnya.
Selanjutnya menurut para Tetua Binua Lumar Dusun Madi yaitu Bapak “Darmawan Lipah” beliau ada beberapa pantangan dalam membuka lahan. “Jika tiba dilokasi/lahan dan mendengar bunyi binatang seperti Kijang atau suara anjing mengaung tandanya tidak boleh buka lahan pada waktu itu,” ungkapnya.
“Namun boleh kita buka lahan untuk berladang apabila kalau ada bunyi burung Jantek/Keto/Saruit. Dan apabila dapat mimpi lihat sungai/kali banyak ikan itu tandanya banyak dapat padi dan boleh buka lahan.” Ujarnya. (Diskominfo Bengkayang /LR)
Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang, kembali menggelar event budaya Ngarantek Sawa Bahu yang ke-9 pada Senin, (09/06/0/2025) di Ramin Banuan Kecamatan Lumar. Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, SE., M.M., sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat. Ritual ini tidak hanya menjadi simbol pembukaan lahan baru untuk bercocok tanam, tetapi juga sarana untuk memperkuat nilai-nilai multikulturalisme dan persatuan bangsa.
Ngarantek Sawa Bahu merupakan ritual adat yang dilakukan sebagai permohonan petunjuk kepada alam dan Jubata (Tuhan) untuk menentukan lokasi terbaik dalam membuka lahan pertanian. Ritual ini mencerminkan kearifan lokal masyarakat Dayak yang menghargai alam dan leluhur.
Dalam sambutannya, Bupati Bengkayang menekankan pentingnya melestarikan tradisi ini agar tidak tergerus oleh pengaruh budaya asing. “Ritual ini adalah warisan leluhur yang harus kita jaga. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, seperti gotong royong, penghormatan kepada alam, dan semangat kebersamaan, adalah pondasi bagi generasi muda untuk membangun masa depan,” ujar Bupati.
Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kebudayaan di Kabupaten Bengkayang. Beberapa regulasi menjadi landasan, antara lain:
1. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 52 Tahun 2007 tentang Pelestarian Adat Istiadat.
2. Perda Kabupaten Bengkayang No. 4 Tahun 2019 tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat.
Bupati juga menyoroti potensi integrasi ritual ini dengan sektor pariwisata, seperti wisata religi, budaya, dan agro, untuk mendorong perekonomian daerah.
“Multikulturalisme adalah kekuatan kita. Sikap eksklusivisme dan fanatisme tidak sejalan dengan semangat persatuan yang diwariskan oleh para pendiri bangsa,” tegas Bupati.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, termasuk perwakilan DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang, Forkopimda Kabupaten Bengkayang, Dewan Adat Dayak Kabupaten Bengkayang, Dewan Adat Dayak Kecamatan serta seluruh masyarakat dari berbagai kampung di Kecamatan Lumar yang ikut memeriahkan pembukaan event budaya ini. Sambutan pembukaan disampaikan dalam berbagai bahasa dan salam keagamaan, mencerminkan kebhinekaan Kabupaten Bengkayang.
Bupati berharap agar Ngarantek Sawa Bahu tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga menjadi wahana edukasi bagi generasi muda untuk mencintai budaya sendiri. “Dengan melestarikan tradisi ini, kita turut menjaga identitas bangsa Indonesia yang kaya akan budaya,” tutupnya. (Diskominfo Bengkayang/RT).