Month: April 2019

Pelatihan Penulisan dan Penerbitan Buku, Gratis..

Pelatihan penulisan dan penerbitan buku.Ayo Daftarkan diri anda terbuka buat Umum peserta terbatas 20 orang,buruan GRATIS..

Pendaftaran Di Dinas Perpustakaan dan kearsipan kabupaten Bengkayang.Jalan Basuki Rahmat.Cp.08978683317 dan 089521245933

 

Pemkab Bengkayang Terus Berbenah dikutip dari laman resmi https://daerah.sindonews.com/read/1395168/174/pemkab-bengkayang-terus-berbenah-1555043030 tanggal Jum’at, 12 April 2019 – 11:37 WIB

BENGKAYANG – Pada 27 April mendatang, Pemkab Bengkayang akan menapaki usianya yang ke-20 sejak dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1999 sebagai pemekaran dari Kabupaten Sambas.

Untuk ukuran manusia, usia ke-20 tahun merupakan rentang usia remaja menuju dewasa. Sementara bagi birokrasi pemerintahan, kurun waktu itu yang cukup untuk membenahi dan menguatkan pondasi-pondasi pembangunan bagi masyarakat yang berada diwilayahnya.

Selama interval waktu tersebut, banyak aspek yang telah dibenahi oleh para pemimpin melalui struktur di dalamnya baik yang berupa fisik (infrastruktur) maupun non-fisik seperti birokrasi dan SDM. 

Dari sektor infrastruktur misalnya, berbagai fasilitas penunjang kebutuhan dasar masyarakat seperti gedung pemerintahan, akses transportasi, penerangan, sumber daya air, kesehatan, sarana prasarana pertanian, pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan lain sebagainya sudah dibangun. Di sisi lain, pembangunan sumber daya manusia juga terus berjalan mengikuti perkembangan.

“Setidaknya sudah 1008 orang semenjak tahun 2007 anak-anak daerah telah disekolahkan oleh Pemda Bengkayang,” ungkap Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, dalam setiap kesempatan mengunjungi wilayah yang dipimpinnya. 

“Tahun ini juga (2019), PLBN di Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang telah dibuka dan dimulai pengerjaannya. Ini menjadi peluang besar bagi masyarakat Bengkayang untuk menyiapkan diri dan bersaing memajukan diri,” tambah Bupati. 

Kerja sama, komunikasi dan koordinasi dengan lembaga lain, baik lembaga pemerintah maupun swasta juga turut dibangun Pemkab Bengkayang guna mendukung proses pembangunan. 

Khusus untuk pelayanan dibidang pendidikan dan kesehatan, sudah bisa diakses masyarakat. Gedung sekolah misalnya, Kadis Dikbud, Yan, menyebutkan sudah didirikan hampir diseluruh wilayah yang memenuhi standar pembangunan gedung. 

“Pemkab Bengkayang telah membangun banyak gedung sekolah didaerah yang memenuhi standar pendirian, sisa 6 persen lagi yang belum dan sedang diupayakan,” sebutnya. Untuk mendukung hal itu, turut direkrut guru sebagai Guru Kontrak guna mengisi kekurangan tenaga.

Sementara untuk akses kesehatan, sarana seperti Polindes dan Poskesdes, Puskesmas telah bisa dinikmati masyarakat. Kekurangan tenaga kesehatan juga telah diminimalisir dengan perekrutan tenaga kontrak baik oleh daerah maupun pusat. Pelayanan dan gedung RSUD sendiri kini semakin eksklusif dan maksimal dalam memberikan pelayanan.

Dari 122 Desa di Kabupaten Bengkayang berdasarkan Indek Desa Membangun (IDM) tahun 2017 masih terdapat 26 desa berstatus sangat tertinggal 74 berstatus tetinggal dan 20 berstatus berkembang dan 2 desa berstatus maju. Bupati Bengkayang dalam kunjungannya ke desa-desa bersama dinas terkait meminta agar pemerintah desa dalam menyusun rencana pembangunan di desa agar sinkron dan terpadu dengan pembgunan pemerintah daerah dan mengutamakan pembangunan yg mengarah kepada percepatan peningkatan status desanya sehingga tidak ada lagi desa yg tertinggal dimasa yg akan datang.

Kabupaten Bengkayang merupakan daerah yang memiliki kondisi geografis yang cukup strategis, berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia dengan potensi alam yang besar. Sementara kondisi topografinya, masing-masing Kecamatan dari 17 Kecamatan yang ada memiliki potensi tersendiri, mulai dari potensi hutan, perkebunan, pertanian, tambang, air hingga potensi kelautan. 

Dan yang tak kalah penting, daerah yang dianonimkan dengan Bumi Sebalo ini juga berdiri diatas keberagaman suku, agama, ras dan golongan yang hingga detik ini hidup damai berdampingan.

“Keberagaman suku, adat istiadat dan budaya yang ada merupakan salah satu modal utama yang dapat mendukung pembangunan dan kemajuan daerah ini,” ungkap Wakil Bupati, Agustinus Naon dalam sebuah kesempatan.

Melalui peringatan HUT ke-20 ini, Pemkab Bengkayang akan terus berbenah untuk memajukan diri. Semua pihak, diharapkan terlibat sesuai dengan kapasitasnya.

(akn)

KPU Distribusikan Logistik Pemilu Perdana di Enam Kecamatan

Lima hari jelang pemungutan suara, 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bengkayang mulai melakukan Pendistribusian logistik di sejumlah kecamatan daerah sulit di kabupaten Bengkayang, Jumat (12/4).

Pendistribusian perdana KPU secara simbolis melakukan pelepasan, di depan Gudang KPU, Jalan Guna Baru Trans Rangkang, Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang.

Pelepasan logistik perdana juga disaksikan oleh pihak kepolisian, yang dihadiri oleh Waka Polres Bengkayang , Pihak TNI, dan Bawaslu.

Logistik pemilu akan di distribusikan ke Enam Kecamatan yang ada di Bengkayang, dengan moda transportasi sebanyak 17 truk akan di sebarkan ke tingkat PPK. Ke Enam kecamatan yakni,
kecamatan Ledo ada 4 truk , Sanggu Ledo 3 truk, Suti Semarang 2 truk, Tujuh Belas 3 truk, Seluas 3 truk dan Siding 2 truk.

Masing-masing truk berisi 80 kotak suara dengan total surat suara sesuai jumlah yang ada di daftar pemilih tetap. Sesuai dengan jadwal, setelah logistik masuk di tingkat kecamatan, maka akan Logistik Pemilu dari PPK ke PPS akan di kirim pada tanggal 15 April 2019.

Sementara untuk pengawalan Polres Bengkayang sudah mengerahkan belasan personil Polisi dengan senjata lengkap.

Ketua KPU kabupaten Bengkayang, Musa Jairani mengatakan, pendistribusian perdana akan dilakukan pada enam kecamatan yang di anggap wilayah sulit di Kabupaten Bengkayang.

“Target kita hari ini enam kecamatan, ya semoga cuaca mendukung sehingga pendistribusian bisa dilakukan dengan lancar. Mengingatkan beberapa wilayah yang sangat sulit,” ujarnya.

Sementara itu, untuk pendistribusian khusus di kecamatan Suti Semarang akan membutuhkan tiga kali mode transportasi. Karena harus melewati jalur air.

Tiga jalur transportasi yaitu Darat, Air, dan darat lagi. ” Dari Bengkayang mengunakan truk sampai ke teher atau pelabuhan Ledo, dan kemudian dipindahkan ke motor air dari Ledo menuju ke Kendaik. Waktu tempuh jalur iar atau sungai diperkirakan lima jam, dan sampai di dusun Kendaik, Desa Cempaka Putih akan di angkut mengunakan transportasi roda dua, oleh masyarakat setempat. Ini tentunya butuh kehati-hatian, mengingat juga cuaca yang bisa saja berubah,” ungkapnya.

Pendistribusian ke wilayah Suti Semarang kenapa tidak lewat jalur darat kata Musa, jauh hari KPU sudah melakukan survey bahwa tidak memungkinkan untuk semua dilakukan lewat jalur darat.

” Jikapun dipaksakan kita khawatir ada kendala dijalan. Kita tetap memperhatikan dari segi keamanan logistik. Makanya kami memutuskan untuk lewat jalur sungai. Yang walaupun nantinya juga melalui jalur darat. Tapi sudah dekat,” kata Musa.

Setelah logistik sampai di Dusun Kendaik, akan diangkut lagi mengunakan transportasi roda dua. Artinya akan menggunakan ojek motor.

“kita menggunakan warga setempat. Karena mereka lebih paham situasi dan medan disana,” bebernya.

Sementara untuk Kecamatan Siding dan kecamatan lainnya, kata Musa juga sudah melakukan survei. Dari survei yang sudah dilakukan, untuk Siding sudah bisa dilakukan melalui jalur darat sampai pada kantor kecamatan.

” Dan besok harinya untuk desa yang sangat sulit akan didistribusikan oleh PPK kecamatan Siding,” ucapnya.

Musa menambahkan, untuk pengiriman logistik tahap kedua dan ketiga akan dikirim Ke sebelas kecamatan di Kabupaten Bengkayang, pada esoknya tanggal 13-14 April.

“Kami optimis hari ini logistik sampai ditujuan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Suti Semarang, Rudi Hartono mengatakan, hampir semua desa di Kecamatan Suti Semarang berada diwilayahnya yang sangat sulit, dengan akses yang ekstrim.

“Tentu ini perlu ke waspadaan, sehingga logistik pemilu dapat tercapai. Mengingatkan banyaknya kotak suara yang dibawa. Kita juga akan dikawal oleh pihak kepolisian, semoga semuanya lancar,” ujarnya.

Kabag Ops Polres Bengkayang, Paino mengatakan untuk pengawalan logistik ke PKK akan dikawal oleh Polsek kecamatan setempat. Apabila masih ada kekurangan personil, di Polres sudah siap membantu yang standby di KPU. Polres Bengkayang juga menambahkan satu pleton personil.

“Kita tetap melakukan pengawalan se maksimal mungkin. Baik kehati-hatian dijalan, keamanan barang logistik. Kita juga sudah antisipasi setiap kotak suara dengan plastik apabila hari hujan. Kita sudah antisipasi hal itu supaya dalam menyalurkan logistik hingga sampai ke PPS dalam keadaan utuh dan tanpa kendala,” tegasnya.

 

Gedung SDN 06 Padagi Butuh Perbaikan

Usai menyerahkan SK pembaharuan kontrak tenaga kesehatan di Samalantan, Rabu (10/4), Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd melanjutkan kunjungan kerjanya di Kecamatan Monterado dan Capkala.

Dalam kunjungannya di Monterado, Bupati melihat langsung kondisi gedung SDN 06 Padagi. Sekolah Dasar pertama yang dibangun di Desa Serindu tahun 1973 tersebut kondisinya cukup memprihatinkan sehingga membutuhkan perhatian dan perbaikan.

Bupati memerintahkan instansi terkait, dalam hal ini Dinas Dikbud untuk dapat ambil langkah-langkah untuk perbaikan sekolah tersebut.

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Dikbud, DR. Yan, S.Sos.,M.Si, mengatakan dengan keterbatasan anggaran yang ada, tentu hal itu tidak dapat dilakukan secara langsung, tetapi akan dilakukan bertahap.

“Jika memungkin kemampuan keuangan diusahakan masuk dalam usulan APBD Perubahan TA 2019 ini.” sebut DR. Yan.

    

Presiden Tetapkan Pemilu Tanggal 17 April 2019 sebagai Hari Libur Nasional

Dilansir dari www.setneg.go.id Presiden telah menandatangani Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2019 yang mengatur Hari Pemungutan Suara Pemilihan Umum Tahun 2019 Sebagai Hari Libur Nasional. Keputusan Presiden ini ditandatangani Presiden pada tanggal 8 April 2019.

Sumber : www.setneg.go.id

Adapun dasar hukum penetapan Keputusan Presiden ini antara lain tercantum dalam diktum menimbang yaitu bahwa penetapan hari libur nasional dalam rangka pemilihan umum tahun 2019 dilaksanakan guna memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada warga negara Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya, dan bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 167 ayat (3) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, pemungutan suara dilaksanakan secara serentak pada hari libur atau hari yang diliburkan secara nasional. Keterangan lebih lanjut mengenai produk hukum ini dapat diakses pada laman www.setneg.go.id di menu produk hukum, JDIH (Keputusan Presiden) atau di https://jdih.setneg.go.id. (RED/Hukum – Humas Kemensetneg)

SUKSESKAN PEMILU SERENTAK TAHUN 2019

Dalam rangka menyukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019 yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia serta Bupati Bengkayang mengajak kita untuk mewujudkan Sistem Pemerintahan Presidensil yang Efektif, Efisien dan Demokratis dengan datang ke TPS, JANGAN SIA-SIAKAN HAK PILIHMU dan JANGAN GOLPUT.

Bupati Serahkan SK kepada 500 tenaga Guru Honorer atau Tenaga Kontrak Daerah

Bupati Serah SK Guru Honorer, Jadilah Guru yang Profesional

Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 500 tenaga guru honorer atau tenaga kontrak daerah, kabupaten Bengkayang di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Bengkayang, Senin (8/4).

Penyerahan SK tersebut, kepada Guru Tenaga Kontrak guru SD dan SMP kecamatan Lembah Bawang, Teriak, Sungai Betung, Lumar, Ledo, Sanggau Ledo, Tujuh Belas, Seluas, Jagoi Babang, Siding, Samalantan, Monterado, Capkala, Sungai Raya, Sungai Raya Kepulauan, dan Suti Semarang.

Dalam Sambutannya, Bupati menyampaikan agar kedepan berkas administrasi pribadi yang belum lengkap di lengkapi. Berkas tersebut gunanya kedepan, jika ada pembukan Tenaga guru tidak ada lagi kekurangan berkas.

Bupati juga berpesan kepada guru untuk menjadi guru yang profesional. “Saya titip kepada Guru Tenaga Kontrak, saudara harus menjadi Guru masa depan sehingga dapat tercapai visi Kabupaten Bengkayang Sejahtera dan Berdaya Saing,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendididikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Dr. Yan mengatakan, kedepan kepada guru tenaga kontrak setelah mendapatkan SK agar lebih semangat dalam mengajar siswa siswa-siswinya di sekolah masing-masing.

“Jadi kedepan guru tenaga kontrak sudah mendapat kan legalitas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, dalam mengajar murid di sekolah harus lebih semangat,” tegas Yan.