Rencana Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Bengkayang

Tangerang – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, SE, MM, menghadiri Rapat Koordinasi Komitmen Pimpinan Daerah terkait Rencana Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang berlangsung di Atria Hotel Gading Serpong, Tangerang, pada Kamis (11/06/2026). Kehadirannya menegaskan komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bengkayang.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini merupakan tindak lanjut dari hasil asesmen dan verifikasi lapangan terhadap usulan lokasi penyelenggaraan SNT yang diajukan oleh pemerintah daerah. Berdasarkan hasil asesmen tersebut, Kabupaten Bengkayang ditetapkan sebagai salah satu lokasi prioritas pelaksanaan SNT Tahun 2026.

Dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat, hanya dua daerah yang terpilih mendapatkan program SNT, yaitu Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas. Dalam forum rapat koordinasi tersebut, dibahas secara mendalam kesiapan masing-masing daerah beserta berbagai persyaratan yang diperlukan untuk mendukung penetapan lokasi secara resmi.

Rapat koordinasi dibuka langsung oleh Dirjen Pendidikan Dasar RI bapak Gogot Suharwoto, S.Pd.,M.Ed.,Ph.D, didampingi oleh Sesditjen PAUD Dikdasmen bapak Dr. Eko Susanto, S.E.,M.Si., dan turut dihadiri oleh Dr. Tri Santoso selaku Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) RI. Sementara itu, Bupati Bengkayang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang serta Kepala Bidang Bappeda dan Riset Daerah (Baperida).

Program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan salah satu upaya strategis pemerintah pusat dalam meningkatkan pemerataan dan mutu pendidikan nasional. Saat ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait di Kabupaten Bengkayang tengah bergerak secara simultan agar target pemenuhan dokumen pada minggu keempat Juli 2026 dapat tercapai dengan baik, demi kelancaran pembangunan SNT sesuai jadwal yang telah ditentukan. (Diskominfo Bengkayang)

pendidi

Informasi pelaksanaan SPMB dan MPLS Ramah Tahun 2026

#Sobatkombengkayang

Sehubungan dengan adanya penyesuaian terhadap Kalender Pendidikan Tahun Ajaran 2025/2026, diinformasikan bahwa lini masa pelaksanaan Penerimaan Murid Baru dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Ramah mengalami perubahan dari jadwal sebelumnya.

Adapun lini masa terbaru pelaksanaan SPMB dan MPLS Ramah Tahun 2026 dapat dilihat pada infografis di atas.

Sumber :

Surat Edaran Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang Nomor : 400.3.8.1/14/DIKBUD-B, Hal : Penyesuaian Lini Masa SPMB dan MPLS Ramah Tahun 2026.

___

#SobatKomBengkayang

Following the adjustments to the Academic Calendar for the 2025/2026 Academic Year, please be informed that the timeline for the New Student Admission (SPMB) and the Ramah School Orientation Period (MPLS Ramah) has been revised from the previous timeline.

The updated timeline for the 2026 SPMB and MPLS Ramah implementation can be found in the infographic above.

Source:

Circular Letter of the Education and Culture Office of Bengkayang Regency Number: 400.3.8.1/14/DIKBUD-B regarding the Adjustment of the 2026 SPMB and MPLS Ramah Timeline.

Bupati Bengkayang Buka Seminar Nasional Teacher Preneur Nusantara: “Pengajar Belum Tentu Mengajar, Tapi Mampu Menginspirasi”

Bengkayang – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., secara resmi membuka Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Teacher Preneur Nusantara Kalimantan Barat, bertempat di Aula Rangkaya, Sabtu (06/06/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 WIB ini mengusung tema “Pengajar Belum Tentu Mengajar, Tapi Mampu Menginspirasi” sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi kebijakan dan transformasi pendidikan nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Sebastianus Darwis menekankan bahwa tema seminar tersebut mengandung makna mendalam, mengingat peserta didik saat ini sebagian besar berasal dari Generasi Alfa yang tumbuh dalam lingkungan digital dan kecerdasan buatan. Menurutnya, perbedaan generasi antara guru dan murid bukanlah hambatan, melainkan tantangan sekaligus peluang bagi para pendidik untuk terus beradaptasi dan mengembangkan kompetensi diri.

Bupati juga menyoroti pentingnya penguatan mindset, toolset, dan skillset sebagai fondasi profesionalisme pendidik abad ke-21. Ia menambahkan bahwa topik seperti public speaking, kepemimpinan, produktivitas, serta teacher preneurship menjadi bagian tak terpisahkan dalam membangun guru yang mampu menjadi fasilitator, pembimbing karakter, sekaligus inspirator bagi peserta didik.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Bupati mengapresiasi seluruh panitia, narasumber, dan peserta seminar. Ia berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi pendidik di Bengkayang, sejalan dengan visi daerah mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, berakhlak, dan berbudaya. (Diskominfo Bengkayang/RT)

Bupati Bengkayang Tekankan Pentingnya Pelatihan Guru Agama dan Sekolah Minggu Hadapi Tantangan Digital

Bengkayang – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., resmi membuka Gembala Gathering serta Pelatihan Guru Agama dan Guru Sekolah Minggu Tahun 2026 di Aula Rangkaya Kantor Bupati Bengkayang pada Jumat (29/05/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Bengkayang menekankan bahwa kegiatan ini penting untuk memperkuat iman, pelayanan, dan pembinaan rohani anak. Ia menyoroti tantangan era digital yang dapat memengaruhi anak-anak jika tidak didampingi dengan baik.

Bupati Bengkayang menyebut guru agama dan sekolah minggu sebagai “arsitek gereja masa depan” yang berperan menanamkan moral dan karakter sejak dini. Ia mengapresiasi kolaborasi pemerintah daerah dengan lembaga keagamaan di Bengkayang.

Acara berlangsung sukacita sebagai upaya membangun kualitas rohani dan moral anak-anak di Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/Prokopim Bengkayang)

Bupati Bengkayang Resmi Buka Workshop Digitalisasi Pembelajaran, Dorong Guru Jadi Mentor Digital

Bengkayang – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., secara resmi membuka kegiatan Workshop Digitalisasi Pembelajaran di Aula Rangkaya pada Kamis (21/5/2026) pagi. Kegiatan strategis ini merupakan hasil kerja sama antara PGRI Provinsi Kalimantan Barat dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang.

Dalam pidato sambutannya, Bupati Sebastianus Darwis menyoroti arus transformasi digital yang bergerak sangat cepat di berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Ia menegaskan bahwa pendekatan konvensional tidak lagi cukup untuk menjawab tantangan zaman.

Workshop ini difokuskan pada peningkatan kapasitas guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran, secara khusus penggunaan Papan Interaktif Digital (PID) dan pengembangan bahan ajar berbasis teknologi. Para peserta juga didorong untuk menerapkan pendekatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) agar teknologi tidak sekadar menjadi alat bantu, tetapi melebur menjadi bagian integral dalam desain pembelajaran.

Bupati memaparkan bahwa langkah ini sangat sejalan dengan kebijakan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya mengenai pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan percepatan transformasi digital pendidikan. Di tingkat daerah, hal ini seirama dengan visi Kabupaten Bengkayang untuk mewujudkan SDM yang unggul, berkarakter, berakhlak, dan berbudaya.

Lebih lanjut, Bupati Sebastianus Darwis memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PGRI Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang. Ia menyebut PGRI memiliki peran sentral sebagai agent of change sekaligus mitra kritis pemerintah dalam melahirkan kebijakan pendidikan yang adaptif dan inovatif.

“Pendidikan adalah ekosistem kolaboratif yang menuntut sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, dan organisasi profesi. Ketika kolaborasi ini kuat, transformasi pendidikan akan tumbuh menjadi gerakan bersama,” ujarnya. (Diskominfo Bengkayang/MR)

Pemerintah Kabupaten Bengkayang mengucapkan Selamat Dies Natalis ke-67 Universitas Tanjungpura

Enam puluh tujuh tahun bukan sekadar angka. Ia adalah simbol dedikasi, harapan, dan capaian luar biasa Universitas Tanjungpura dalam mencetak generasi unggul—termasuk putra-putri terbaik dari Kabupaten Bengkayang.

Pemerintah Kabupaten Bengkayang mengucapkan Selamat Dies Natalis ke-67 Universitas Tanjungpura! 🎉 Semoga Untan semakin maju, inovatif, dan terus membawa dampak nyata bagi kemajuan masyarakat Kalimantan Barat.

___

Sixty-seven years is more than just a number. It is a symbol of dedication, hope, and the remarkable achievements of Universitas Tanjungpura in shaping outstanding generations—including the best sons and daughters of Bengkayang Regency.

The Government of Bengkayang Regency extends its warmest congratulations on the 67th Dies Natalis of Universitas Tanjungpura! 🎉

May Untan continue to grow, innovate, and bring meaningful contributions to the progress of the people of West Kalimantan.

Bupati Bengkayang Serukan Komitmen Bersama Pelaksanaan SPMB yang Objektif dan Transparan

Bengkayang – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., menjadi inspektur upacara bendera dan menandatanganan komitmen bersama penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 1 Bengkayang, Senin (4/5/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa SPMB harus dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Komitmen ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi harus diimplementasikan secara nyata di lapangan sebagai bagian dari proses pembentukan karakter seluruh insan pendidikan.

Bupati juga mengingatkan bahwa integritas merupakan bagian penting dari proses pembelajaran karakter murid. Sekolah harus menjadi ruang yang menyeluruh dan menjunjung tinggi nilai-nilai keguruan serta kepedulian. Pihak-pihak yang memecahkan nilai tersebut akan ditindak secara tegas.

Kepada para kepala sekolah dan guru, Bupati menegaskan untuk menjadikan SPMB sebagai bagian dari pengendalian mutu pendidikan. Guru dan tenaga pendidik diminta memberikan dukungan profesional, ramah, dan terbaik dalam membina peserta didik.

Selain itu, pemerintah daerah mengimbau seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua siswa, untuk berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan SPMB sesuai aturan. Komunikasi yang konstruktif antara sekolah, orang tua, dan lingkungan pendidikan sangat diperlukan.

Bupati juga menyampaikan pesan khusus kepada para pelajar Kabupaten Bengkayang. Anak-anak didorong untuk memiliki kemampuan tinggi dalam menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan, serta menerapkan nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam setiap kegiatan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Acara dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Kepala Sub Seksi Penuntutan Kejaksaan Negeri Bengkayang, serta Kapolres Kabupaten Bengkayang. Penandatanganan komitmen bersama ini menjadi landasan bagi seluruh pihak dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan di Kabupaten Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/Prokopim Bengkayang)

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

Tahun ini, melalui tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, kita diingatkan bahwa pendidikan bukan hanya urusan sekolah atau pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama. Keluarga, sekolah, masyarakat, media, hingga para murid itu sendiri, semuanya adalah bagian dari ekosistem yang saling menguatkan.

Cita-cita besar ini hanya dapat terwujud melalu partisipasi semesta. Mari terus bergerak bersama, saling menguatkan peran, dan membuka lebih banyak kesempatan belajar bagi setiap anak demi mewujudkan masa depan pendidikan Indonesia yang gemilang.

Rayakan Dies Natalis ke-25, AKPER Bethesda Serukam Terima Apresiasi Khusus dari Bupati Bengkayang

Bengkayang – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M, menghadiri secara langsung perayaan Dies Natalis ke-25 Akademi Keperawatan (AKPER) Bethesda Serukam yang digelar pada Jumat (10/04/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi institusi pendidikan ini dalam membangun sektor kesehatan di wilayah Kabupaten Bengkayang selama seperempat abad.

Dalam sambutannya, Bupati Sebastianus Darwis menyampaikan bahwa usia 25 tahun merupakan tonggak sejarah yang patut disyukuri. Beliau menekankan bahwa AKPER Bethesda Serukam bukan sekadar institusi pendidikan, melainkan mitra strategis pemerintah daerah dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang berkualitas.

“Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi dedikasi AKPER Bethesda Serukam yang selama ini telah melahirkan lulusan-lulusan yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki empati dan etika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Meskipun merayakan pencapaian besar, Bupati mengingatkan agar momentum Dies Natalis ini tidak hanya menjadi ajang seremonial belaka. Beliau mendorong pihak kampus untuk terus berbenah dan berinovasi guna menghadapi tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks.

Ada beberapa poin utama yang ditekankan oleh Bupati untuk kemajuan AKPER Bethesda ke depan :

Peningkatan Mutu: Terus meningkatkan kualitas pendidikan agar tetap relevan dengan standar global;

Adaptasi Teknologi: Mampu bertransformasi mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan;

Kolaborasi: Memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan daya saing lulusan.

Kepada para mahasiswa yang hadir, Bupati berpesan agar mereka belajar dengan sungguh-sungguh dan senantiasa menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap langkah pengabdian. Beliau berharap para calon perawat ini nantinya dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Diskominfo Bengkayang/MR/RT)

Wakil Bupati Bengkayang Launching Perdana Program MBG di Ledo

Bengkayang – Wakil Bupati Bengkayang, Drs. H. Syamsul Rizal, menghadiri kegiatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus Launching Perdana MBG SPPG Kecamatan Ledo yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Ledo, Kamis (26/02/2026) pukul 09.30 WIB.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendukung peningkatan gizi peserta didik serta memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam membangun generasi sehat dan berkualitas di wilayah Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program MBG yang dinilai sangat strategis dalam menunjang konsentrasi dan prestasi belajar siswa.

“Program Makan Bergizi Gratis ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda. Anak-anak kita harus tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Wakil Bupati.

Beliau juga menegaskan bahwa asupan gizi yang baik merupakan pondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul. Pemerintah Kabupaten Bengkayang, lanjutnya, akan terus mendukung program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.

“Kami berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan, tepat sasaran, serta melibatkan seluruh unsur sekolah dan masyarakat. Sinergi sangat penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa,” tambahnya.

Kegiatan launching ditandai dengan peninjauan langsung pelaksanaan pembagian makanan bergizi kepada para siswa. Para guru dan tenaga kependidikan menyambut baik program tersebut dan berharap dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan peserta didik.

Dengan dimulainya program MBG SPPG Kecamatan Ledo ini, Pemerintah Kabupaten Bengkayang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program peningkatan gizi dan kualitas pendidikan di daerah. (Diskominfo Bengkayang-Prokopim Bengkayang)