Wakil Menteri Resmikan Revitalisasi Sekolah di Bengkayang
Bengkayang – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., meresmikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan Kabupaten Bengkayang Tahun 2025, pada Kamis (12/02/2026) di Aula Rangkaya Lantai V, Kantor Bupati Bengkayang.
Peresmian ditandai dengan sambutan sekaligus seremoni simbolis oleh Wakil Menteri didampingi Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M., serta jajaran Forkopimda dan Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Bengkayang.
Dalam sambutannya, Bupati Bengkayang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas komitmen nyata pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah perbatasan.
“Program revitalisasi ini merupakan bukti nyata perwujudan ‘Pendidikan Bermutu untuk Semua’. Kami berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi peserta didik dan tenaga pendidik di Bengkayang,” ujar Bupati Bengkayang.
Ia menambahkan, kondisi geografis Bengkayang yang terdiri dari daratan dan perbukitan menjadi tantangan tersendiri dalam percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan. Oleh karena itu, revitalisasi sekolah dinilai sangat strategis untuk menjawab kesenjangan mutu dan aksesibilitas pendidikan.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Fajar Riza Ul Haq, dalam sambutannya menegaskan bahwa revitalisasi sekolah bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan bagian dari penguatan ekosistem pembelajaran yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.
“Pendidikan yang berkualitas dimulai dari lingkungan yang mendukung. Sekolah yang direvitalisasi harus menjadi ruang tumbuh yang menyenangkan bagi murid dan guru, serta mampu mendorong terciptanya generasi emas yang cerdas dan berkarakter,” tegasnya.
Usai acara peresmian, Wakil Menteri bersama Bupati Bengkayang meninjau langsung salah satu sekolah hasil revitalisasi di Kecamatan Teriak yaitu SMP 3 Teriak. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kualitas pembangunan dan mendengar aspirasi para pendidik serta peserta didik di lapangan. (Diskominfo Bengkayang/MR/RT)
