Pemkab Bengkayang Siap Terapkan WFH, Tekankan Efisiensi dan Kinerja ASN

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penerapan Work From Home (WFH) di Ruang Rapat Bupati Bengkayang, sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah.

Rakor ini dipimpin langsung oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., dan dihadiri oleh jajaran perangkat daerah. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memastikan kesiapan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengimplementasikan kebijakan kerja fleksibel secara efektif dan terukur.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa penerapan WFH merupakan bagian dari upaya transformasi budaya kerja ASN yang lebih adaptif, efisien, dan berbasis kinerja.

“Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait transformasi budaya kerja ASN, Pemerintah Kabupaten Bengkayang siap menerapkan pola kerja fleksibel melalui skema work from home (WFH) secara terukur. Kebijakan ini bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga untuk mendorong kinerja berbasis output serta menjaga kualitas pelayanan publik tetap optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa penerapan WFH akan dilakukan dengan skema kombinasi antara bekerja dari kantor (work from office/WFO) dan bekerja dari rumah (WFH), dengan pengaturan proporsi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing perangkat daerah. Ia juga menekankan bahwa unit pelayanan publik tetap harus berjalan normal dan tidak terdampak oleh kebijakan ini.

Dalam rakor tersebut juga dibahas sejumlah langkah strategis, antara lain pengaturan jadwal kerja ASN, penguatan pengawasan pelaksanaan WFH, serta upaya efisiensi anggaran daerah, khususnya dalam pengurangan biaya operasional seperti penggunaan listrik, air, dan bahan bakar.

Bupati juga mengingatkan pentingnya komitmen seluruh perangkat daerah dalam menjaga kinerja dan disiplin ASN selama penerapan WFH. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada integritas dan tanggung jawab setiap pegawai. (Diskominfo Bengkayang/MR)