Bupati Bengkayang Resmi Buka Peringatan Hari Tari Sedunia dan FLS3N

Bengkayang — Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, secara resmi membuka kegiatan Peringatan Hari Tari Sedunia yang dirangkaikan dengan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Bengkayang, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Trotoar depan Kantor Bupati Bengkayang tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Pemerintah Kabupaten Bengkayang tahun 2026.

Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang, Komandan Kodim 1209/Bengkayang, Kapolres Bengkayang, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkayang, Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Bengkayang, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang. Turut hadir pula para camat, lurah, dewan juri, serta peserta dari berbagai sekolah.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa peringatan Hari Tari Sedunia bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk mengapresiasi seni tari sebagai bahasa universal yang mampu melintasi batas budaya, politik, dan etnis.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menampilkan keindahan gerakan, tetapi juga menyampaikan pesan, emosi, dan nilai budaya yang mendalam,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa FLS3N menjadi wadah strategis untuk menumbuhkan kreativitas dan bakat peserta didik di bidang seni, sekaligus membentuk karakter, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan sportivitas antar pelajar.

Pemerintah Kabupaten Bengkayang, lanjutnya, sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini karena memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri serta melestarikan warisan budaya daerah.

Dengan mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong sekolah-sekolah untuk terus mendukung pengembangan seni dan budaya di kalangan pelajar. (Diskominfo Bengkayang/RT)