Pertemuan Kaum Wanita GPIBI BPD 1 Kalimantan Barat Di Desa Pisak Dusun Segiring, Kecamatan Tujuh Belas

Bengkayang – Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang Yohanes Atet, S.Sos., M.Si mewakili Bupati Bengkayang dalam rangka membuka acara pertemuan Kaum Wanita GPIBI Anugerah Daerah I Kalimantan Barat di Gereja Jemaat “Smirna” Segiring Bengkayang, Kalimantan Barat (01/07/2024).

Pertemuan Kaum Wanita GPIBI Daerah I Kalimantan Barat Ibu Sriyani selaku ketua panitia mengatakan bahwa sebagaimana kita ketahui bersama bahwa PKW adalah agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh BPD 1 GPIBI Kalimantan Barat, tahun ini kami dari Gereja PIBI Jemaat Smirna Segiring ditunjuk sebagai tuan rumah.

Adapun Tema PKW GPIBI Tahun ini ialah “WANITA PILIHAN ALLAH” yang dilaksanakan dari tanggal 01 – 03 Juli 2024, dan jumlah peserta 513. Ada beberapa kegiatan dalam kegiatan PKW tahun ini di Segiring diantaranya seminar, Lomba Cerdas Cermat Alkitab, Lomba Volly, Tarik Tambang, dan lain-lain. “Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini.” Ucap Asisten I.

Ketua BPD 1 Kalimantan Barat, Pdt Yanto, S.Th, mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir. “Kegiatan seperti ini memang sudah kita agendakan setiap tahunya, kita ungguli dan kita doakan, kalau suatu organisasi mau maju memang harus menggerakkan seluruh aspek yang ada, kita ambil contoh yaitu dimulai dari Anak Sekolah Minggu, Kaum Wanita Gereja dan Bapak- bapak, tujuannya bergerak untuk kemajuan GPIBI dan membantu Pemerintah dalam hal pendidikan kerohanian masyarakat.” Ucapnya.

“Sudah 59 tahun GPIBI berdiri baik di Kabupaten Bengkayang maupun kabupaten lainnya, perkembangan gereja sesuai statistik nya dari 7 BPD secara umum ada 89% berada di Kabupaten Bengkayang, dan ada 119 Gereja yang ada di wilayah BPD 1 Kalimantan Barat. Ada sekitar 26.000 jemaat GPIBI yang terdaftar di wilayah BPD 1.” Ucap Ketua BPD 1.

Yohanes Atet, S.Sos., M.Si mewakili Bupati Bengkayang membacakan sambutan Bupati Bengkayang. Sebelum membacakan sambutan tersebut, beliau menyampaikan permohonan maaf karena seyogyanya Bupati langsung yg akan membuka kegiatan namun ternyata Bapak Bupati memiliki agenda kegiatan yang tidak dapat diwakilkan pada hari dan waktu yang bersamaan.

“Saya mengajak kaum wanita GPIBI dan semua warga Jemaat untuk bersama -sama menyatukan langkah mendukung program pemerintah daerah. Kami menyadari bahwa kebersamaan dan dukungan dari Bapak/Ibu semua menjadi bagian tak terpisahkan dari kemajuan pembangunan kabupaten Bengkayang kita cintai dan banggakan bersama, satukan langkah, bulatkan tekad, tingkatkan kualitas pengabdian masing-masing sesuai kapasitas yang kita miliki.” Timpalnya.

Disamping itu saya juga senantiasa memohon doa dan topangan dari warga gereja PIBI dan kita semua untuk menyukseskan berbagai agenda kedepan sekaligus menerima dengan terbuka kritik dan saran yang bersifat konstruktif, dengan segala kerendahan hati saya memohon doa dari kita semua untuk kelancaran Pilkada Kabupaten Bengkayang yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Nopember 2024 nanti agar jaga kondusifitas, keamanan dan ketentraman sehingga pilkada dapat berjalan dan lancar,” Ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Ibu Neneng, M.Sos, Camat Tujuh Belas, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bengkayang, Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang terpilih Bapak IYUS, S.Pd dan Ibu JULPIANTI, SH, Ketua BPP GPIBI, Ketua BPD 1 GPIBI Kalimantan Barat, Perwakilan Kemenag, Forkopimcam Kecamatan Tujuh Belas, Kades Pisak, Panitia PKW, Para Hamba Tuhan, serta seluruh peserta PKW – BPD 1 Kalimantan Barat GPIBI. (Diskominfo Bengkayang/LR)

TALKSHOW MEMPERINGATI HARI ANTI NARKOTIKA INTERNASIONAL TAHUN 2024 BERSAMA BUPATI BENGKAYANG

Seksi P2M BNN Kabupaten Bengkayang melaksanakan Kegiatan Informasi dan Edukasi melalui Dialog Talkshow dalam rangka Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2024 dengan mengusung Tema “Masyarakat Bergerak, Bersama Melawan Narkoba Mewujudkan Indonesia Bersinar”. Kegiatan diikuti oleh 50 Orang Peserta yang terdiri dari: – Organisasi Perangkat Daerah – Kepala Desa beserta Perangkat Desa – Tokoh Adat – Mahasiswa Kegiatan di awali dengan kata sambutan oleh Kepala BNN Kabupaten Bengkayang Bapak Wahyu Kurniawan dan dilanjutkan dengan Kegiatan Dialog Talkshow, yang di pandu oleh Moderator Bapak Michael Toba, S.Farm.,Apt. hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut : 1. Bupati Bengkayang Bapak Sebastianus Darwis, S.E., M.M. 2. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bengkayang Bapak Fuad Farhan Sriyadi, S.H. Kegiatan Dialog Talkshow diakhiri dengan sesi tanya jawab dari peserta dan di tutup dengan pemberian cindera mata kepada narasumber serta foto bersama.

Peletakan Tiang Utama Ramin Pongo Benua Palayo Kelurahan Sebalo Kecamatan Bengkayang

Bengkayang – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang Heru Pujiono, S.KM.,M.KM mewakili Bupati Bengkayang melakukan Peletakan Tiang Utama Ramin Pongo Benua Palayo Kecamatan Bengkayang di Tamao Liak, Kelurahan Sebalo Kecamatan Bengkayang, 27 Juni 2024.

Kepala Benua Palayo Iyul, S.AP mengatakan bahwa jarak tempuh Ramin Pongo Benua Palayo ini kurang lebih 4 km dari Kantor Bupati Bengkayang. Ditempuh kurang lebih 15 menit menggunakan sepeda motor dan roda 4 sudah sampai di Ramin Pongo Benua Palayo.

Adapun Dasar pembangunan ramin Pongo ini usulan dari masyarakat adat kepada Pemerintah Kabupaten Bengkayang dalam hal ini melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang. Adapun jumlah biaya hibah dari Dinas sebesar Rp.150.000.000 T.A 2024, dengan pembangunan berkelanjutan.

“Kami masyarakat adat Benua Palayo mengucapkan terima kasih yang setinggi – tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Bengkayang yang sudah memfasilitasi dalam bentuk Hibah. Adapun proses pembangunan Ramin Pongo ini dilakukan juga dengan suka rela dan gotong royong dan Ramin Pongo ini milik semua Masyarakat Benua Palayo. Kita munculkan pada tahun ini setelah 32 tahun tertinggal, syukur kita bangun kembali adat dan budaya ini sehingga tidak ketinggalan zaman. Ramin Pongo ini juga dekat dengan Goa Liak. Disinilah sejarahnya Rangkang menjadi 2 yaitu Rangkang (Rangkang dan Sekayok) dan Rangkang Jato’ (Arah Sebopet dan Tampe) itu sejarah dari orang tua, bukan mengada-ada namun sesuai fakta yang ada.” Ungkap Kepala Benua Palayo, Iyul, S.AP.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E.,M.M yang sedianya beliau yang hadir namun beliau memerintahkan kami untuk hadir di acara Peletakan Tiang Utama Ramin Pongo ini di Tembawang Liak.

“Pertama tentu kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kita semua menjadi saksi kita berdiri di Tembawang Liak ini kembali untuk meneruskan apa yang sudah dibangun oleh para leluhur kita terdahulu. Kita ada sekarang karena ada leluhur kita. Kemudian yang paling penting sekarang kita berada di zaman modern namun kita tidak boleh melupakan adat istiadat dan budaya leluhur kita supaya apa? supaya kita menjadi orang yang cerdas, pintar namun tetap berbudaya menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya dan ini menjadi komitmen daripada Bapak Bupati bahwa beliau ingin mewujudkan Kabupaten Bengkayang menjadi Kabupaten yang berbudaya. Maka di era beliau ini banyak sekali pelestarian nilai-nilai adat dan budaya termasuklah membangun dan merevitalisasi rumah-rumah adat yang ada di wilayah Kabupaten Bengkayang.” Ucap Heru Pujiono, S.KM.,M.KM.

“Selamat atas diletakkan yang pertama pembangunan Ramin Pongo ditempat ini. Mudah-mudahan mendapatkan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa.” Tutup Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Sekretaris Camat Bengkayang, Lurah Sebalo, Ketua Adat Benua Palayo, Kepala Benua Palayo, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat Kecamatan Bengkayang dan Masyarakat adat Benua Palayo Kecamatan Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/LR)