Wakil Bupati Bengkayang Launching Perdana Program MBG di Ledo

Bengkayang – Wakil Bupati Bengkayang, Drs. H. Syamsul Rizal, menghadiri kegiatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus Launching Perdana MBG SPPG Kecamatan Ledo yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Ledo, Kamis (26/02/2026) pukul 09.30 WIB.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendukung peningkatan gizi peserta didik serta memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam membangun generasi sehat dan berkualitas di wilayah Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program MBG yang dinilai sangat strategis dalam menunjang konsentrasi dan prestasi belajar siswa.

“Program Makan Bergizi Gratis ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda. Anak-anak kita harus tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Wakil Bupati.

Beliau juga menegaskan bahwa asupan gizi yang baik merupakan pondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul. Pemerintah Kabupaten Bengkayang, lanjutnya, akan terus mendukung program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.

“Kami berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan, tepat sasaran, serta melibatkan seluruh unsur sekolah dan masyarakat. Sinergi sangat penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa,” tambahnya.

Kegiatan launching ditandai dengan peninjauan langsung pelaksanaan pembagian makanan bergizi kepada para siswa. Para guru dan tenaga kependidikan menyambut baik program tersebut dan berharap dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan peserta didik.

Dengan dimulainya program MBG SPPG Kecamatan Ledo ini, Pemerintah Kabupaten Bengkayang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program peningkatan gizi dan kualitas pendidikan di daerah. (Diskominfo Bengkayang-Prokopim Bengkayang)

Wakil Menteri Resmikan Revitalisasi Sekolah di Bengkayang

Bengkayang – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., meresmikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan Kabupaten Bengkayang Tahun 2025, pada Kamis (12/02/2026) di Aula Rangkaya Lantai V, Kantor Bupati Bengkayang.

Peresmian ditandai dengan sambutan sekaligus seremoni simbolis oleh Wakil Menteri didampingi Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M., serta jajaran Forkopimda dan Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Bengkayang.

Dalam sambutannya, Bupati Bengkayang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas komitmen nyata pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah perbatasan.

“Program revitalisasi ini merupakan bukti nyata perwujudan ‘Pendidikan Bermutu untuk Semua’. Kami berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi peserta didik dan tenaga pendidik di Bengkayang,” ujar Bupati Bengkayang.

Ia menambahkan, kondisi geografis Bengkayang yang terdiri dari daratan dan perbukitan menjadi tantangan tersendiri dalam percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan. Oleh karena itu, revitalisasi sekolah dinilai sangat strategis untuk menjawab kesenjangan mutu dan aksesibilitas pendidikan.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Fajar Riza Ul Haq, dalam sambutannya menegaskan bahwa revitalisasi sekolah bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan bagian dari penguatan ekosistem pembelajaran yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

“Pendidikan yang berkualitas dimulai dari lingkungan yang mendukung. Sekolah yang direvitalisasi harus menjadi ruang tumbuh yang menyenangkan bagi murid dan guru, serta mampu mendorong terciptanya generasi emas yang cerdas dan berkarakter,” tegasnya.

Usai acara peresmian, Wakil Menteri bersama Bupati Bengkayang meninjau langsung salah satu sekolah hasil revitalisasi di Kecamatan Teriak yaitu SMP 3 Teriak. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kualitas pembangunan dan mendengar aspirasi para pendidik serta peserta didik di lapangan. (Diskominfo Bengkayang/MR/RT)

Wakil Bupati Pimpin Apel Serempak Awal Masuk Sekolah di SMPN 1 Bengkayang

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Apel Serempak Awal Masuk Sekolah untuk jenjang pendidikan dasar, Senin (05/01/2026). Kegiatan yang dilaksanakan serentak di seluruh sekolah dasar dan menengah pertama di Kabupaten Bengkayang.

Wakil Bupati Bengkayang hadir secara langsung memimpin apel, kehadiran ini menjadi bentuk perhatian dan motivasi pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan, sekaligus menyambut semangat peserta didik dan tenaga pendidik memasuki semester genap Tahun Ajaran 2025/2026.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Bengkayang menekankan pentingnya persiapan menyongsong Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP. Beliau juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk komite sekolah dan orang tua, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung penerapan pembelajaran mendalam.

Apel pagi ini mengusung tema “Gembira Bergerak Implementasikan Pembelajaran Mendalam menyongsong TKA/Ujian Nasional Berkualitas untuk Bengkayang Gemilang”. Kegiatan ini diharapkan dapat memantik kedisiplinan, memperkuat karakter siswa, dan menguatkan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/LR/MR/RT)

Gembira Bergerak Award Apresiasi Inovasi Pendidikan

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang kembali menyelenggarakan Gala Malam Penganugerahan Gembira Bergerak Award Tahun 2025, Rabu (10/12/2025). Acara yang digelar di Aula Rangkaya V Kantor Bupati ini bertujuan memberikan apresiasi tertinggi atas dedikasi dan kontribusi luar biasa para insan pendidikan dan budaya.

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis,S.E.,M.M., menekankan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras serta inovasi yang telah dilakukan. Ia juga mengajak seluruh penerima penghargaan untuk terus menjadi inspirasi dan pemantik kemajuan pendidikan di daerah.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula peluncuran Gerakan Numerasi Perbatasan oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Acara dihadiri pula oleh unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta mitra pembangunan pendidikan.

Gembira Award tahun 2025 ini memberikan total 91 Penghargaan terhadap insan pendidikan di Kabupaten Bengkayang, adapun kategori award yang diberikan sebagai berikut :

1. Kategori Ajang Prestasi Satuan Pendidikan dengan Total 44 pemenang

2. Kategori Ajang Prestasi Insan Pendidikan dengan Total 27 pemenang

3. Kategori Penggerak Pendidikan dengan Total 3 pemenang

4. Kategori Anugerah Mitra Pendidikan dengan Total 17 penerima

Melalui ajang ini, Pemerintah Kabupaten Bengkayang berkomitmen mendukung terwujudnya pendidikan bermutu untuk semua, sejalan dengan visi “SDM MANTAP, Bengkayang Gemilang”. (Diskominfo Bengkayang/LR/MR/RT).

Bupati Pimpin Upacara Hari Guru Nasional 2025 di Bengkayang

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2025. Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Siding, Kamis (27/11/2025) pagi.

Sebastianus Darwis,S.E.,M.M., Bupati Bengkayang, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Bupati membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang mengangkat tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”.

Tema tersebut menegaskan bahwa kehadiran guru-guru yang hebat merupakan prasyarat mutlak untuk mewujudkan Indonesia yang kuat.

Dalam pidatonya, disampaikan bahwa guru hebat adalah guru yang mengajar dengan hati, tidak hanya mentransfer ilmu tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila. Guru hebat juga harus adaptif terhadap teknologi, tetap menjunjung tinggi kearifan lokal, serta terus berinovasi untuk menciptakan ruang kelas yang inspiratif dan inklusif.

Pidato tersebut juga menyampaikan kebijakan transformatif pemerintah pusat, yaitu Sentralisasi Tata Kelola Guru. Kebijakan ini diharapkan dapat menyelesaikan persoalan klasik yang dihadapi guru, seperti ketimpangan distribusi, ketidakjelasan status, dan keterlambatan pemberian tunjangan, termasuk Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tambahan Penghasilan (Tamsil).

Bupati Bengkayang juga mengajak seluruh guru di Bengkayang untuk mendukung program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2025. Program tersebut meliputi Wajib Belajar 13 Tahun, peningkatan mutu pendidikan vokasi, penguatan literasi dan karakter, serta inovasi pembelajaran digital.

Upacara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Bengkayang, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang, perwakilan PGRI Kalimantan Barat, para kepala sekolah, tenaga kependidikan, guru, serta siswa dari berbagai sekolah di Kecamatan Siding dan sekitarnya. (Diskominfo Bengkayang/Prokopim/RT)

Selamat Hari Guru Nasional 2025!

Terima kasih Bapak Ibu Guru atas dedikasi, keikhlasan, dan perjuangan yang tidak pernah berhenti dalam mendidik, membimbing, dan menginspirasi. Di tengah tantangan era digital dan perubahan zaman, guru tetap menjadi cahaya yang menuntun langkah generasi penerus, memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan bermimpi.

Para Guru lah sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang berperan penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak menuju Indonesia Emas 2045.

Mari terus berkolaborasi untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan penuh kasih bagi setiap anak Indonesia. Guru Hebat, Indonesia Kuat!

#HariGuruNasional2025

#GuruIndoneisa

#Bengkayang

#KabupatenBengkayang

#DiskominfoBengkayang

___

Happy National Teachers’ Day 2025!

Thank you to all teachers for your dedication, sincerity, and endless commitment to educating, guiding, and inspiring. Amid the challenges of the digital era and rapidly changing times, teachers continue to be the guiding light—ensuring every child has the opportunity to learn, grow, and dream.

Teachers are the nation’s unsung heroes, playing a vital role in shaping character and building the future generation on the road toward Indonesia Emas 2045.

Let us continue to collaborate in creating safe, inclusive, and nurturing learning environments for every child in Indonesia.

Guru Hebat, Indonesia Kuat!

#NationalTeachersDay2025

#IndonesianTeachers

#Bengkayang

#BengkayangRegency

#DiskominfoBengkayang

Selamat dan Sukses atas dilantik dan dikukuhkannya Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M. Sebagai Bunda Literasi dan Ibunda Guru Kabupaten Bengkayang

Selamat dan Sukses atas dilantik dan dikukuhkannya Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M. Sebagai Bunda Literasi dan Ibunda Guru Kabupaten Bengkayang, Masa Bhakti 2025 – 2030.

Dilantik pada Kamis, 20 November 2025 pada Pengukuhan dan Pelantikan Bunda Literasi dan Ibunda Guru Tingkat Provinsi Kalbar di Halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar.

___

Congratulations and Best Wishes to Mrs. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M., on her inauguration as Bunda Literasi and Ibunda Guru of Bengkayang Regency for the 2025–2030 term.

She was officially inaugurated on Thursday, 20 November 2025, during the Provincial Inauguration and Appointment Ceremony of Bunda Literasi and Ibunda Guru held at the courtyard of the West Kalimantan Provincial Library and Archives Office.

Ny. Anita Sebastianus Darwis Resmi Dilantik Sebagai Bunda literasi dan Ibunda Guru Kabupaten Bengkayang Masa Bhakti 2025 -2030

Pontianak – Pada acara Pengukuhan dan Pelantikan Bunda Literasi dan Ibunda Guru Provinsi Kalbar, Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M. secara resmi dilantik/dikukuhkan sebagai Bunda Literasi dan Ibunda Guru Kabupaten Bengkayang masa Bhakti 2025 – 2030 di Halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar, Kamis (20/11/2025).

Pelantikan ini merupakan rangkaian Pembukaan Festival Literasi Kalbar Tahun 2025, dihadiri Gubernur Kalbar, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H. yang juga melantik/mengukuhkan Ny. Dr. Erlina Ria Norsan, S.H., M.H. sebagai Bunda Literasi sekaligus Ibunda Guru Kalbar masa Bhakti 2025 – 2030.

Pelantikan Bunda Literasi adalah implementasi dari upaya peningkatan pembudayaan kegemaran membaca sebagaimana tertuang dalam Undang – Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan dan Implementasi Gerakan Nasional Gemar Membaca melalui lingkungan keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat.

Bunda Literasi memiliki peran sentral sebagai figur publik, panutan (role model) dan penggerak utama dalam memajukan budaya literasi daerah. Peran Bunda Literasi bukan sekedar simbolis, melainkan sebagai motivator dan jembatan yang menghubungkan berbagai elementary masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pemberdayaan literasi.

Diharapkan melalui pengukuhan ini, sosialisasi dan promosi gemar membaca dapat dilakukan secara masif sehingga Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) masyarakat di Kabupaten/Kota dapat meningkat secara signifikan, yang akhirnya akan berdampak pada peningkatan kualitas SDM yang unggul dan berdaya saing di masa mendatang. (Diskominfo Bengkayang/FM – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Bengkayang)

Bupati Bengkayang Buka Sosialisasi dan Advokasi Kebijakan Penanganan Anak Putus Sekolah Secara Daring

Bengkayang – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E.,M.M., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Kebijakan Bidang Pendidikan mengenai Peraturan Bupati tentang Penanganan Anak Putus Sekolah dan Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Bengkayang. Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting dari Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang pada hari Selasa, (07/10/2025) pukul 08.00 WIB, dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan daerah, camat, kepala desa, serta kepala satuan pendidikan se-Kabupaten Bengkayang.

Dalam sambutannya, Bupati Bengkayang menekankan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap anak dan pondasi utama untuk mewujudkan visi daerah, yaitu SDM Unggul, Bengkayang Gemilang. Program Wajib Belajar 13 Tahun menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkayang dalam menjamin akses pendidikan yang merata dan berkesinambungan.

“Data per 30 September 2025 menunjukkan jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Bengkayang mencapai 7.509 anak, terdiri dari 2.827 anak belum pernah bersekolah, 2.673 anak drop out, dan 2.009 anak lulus tidak melanjutkan. Kondisi ini harus kita tangani bersama secara serius dan terstruktur,” tegas Bupati.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Daerah telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2025 tentang Penanganan Anak Putus Sekolah dan Anak Tidak Sekolah, serta membentuk Tim Satuan Tugas Penanganan APS dan ATS melalui Surat Keputusan Nomor 442/DIKBUD/Tahun 2025. Bupati juga menyoroti peran strategis pemerintah desa dalam mengidentifikasi, mendata, dan mendorong pengembalian anak tidak sekolah ke jalur pendidikan, baik formal maupun non-formal.

Kegiatan sosialisasi dan advokasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tingkat Desa hingga Kabupaten, dalam menyusun langkah-langkah nyata penanganan APS dan ATS. Hal ini sejalan dengan ASTA CITA Kabinet Merah Putih yang memprioritaskan penguatan SDM, pendidikan, dan kesetaraan.

“Mari kita wujudkan gerakan bersama mendukung Program Wajib Belajar 13 Tahun, memastikan setiap anak dapat kembali bersekolah sesuai jalur yang tepat, demi terwujudnya generasi Indonesia Emas dan Bengkayang yang gemilang,” tutupnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan pembukaan resmi oleh Bupati Bengkayang, disertai harapan agar seluruh peserta dapat mengimplementasikan kebijakan tersebut di wilayah masing-masing secara efektif dan berkelanjutan. (Diskominfo Bengkayang/RT)

STRATEGI PENANGANAN ANAK PUTUS SEKOLAH DAN ANAK TIDAK SEKOLAH DI KABUPATEN BENGKAYANG

#sobatkombengkayang

Pendidikan adalah hak dasar setiap anak dan merupakan kunci untuk membuka peluang masa depan yang lebih baik. Pendidikan juga merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan suatu bangsa.

Namun masih banyak anak-anak yang tidak dapat menyelesaikan pendidikan mereka karena berbagai alasan. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada perkembangan anak secara individu, tetapi juga memengaruhi keluarga, masyarakat, hingga pembangunan bangsa.

Oleh karena itu, penanganan anak putus sekolah dan anak tidak sekolah menjadi tantangan penting yang perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak Kabupaten Bengkayang merupakan salah satu daerah yang memiliki masalah putus sekolah yang cukup tinggi.

Berikut infografis strategi penanganan anak putus sekolah dan anak tidak sekolah di Kabupaten Bengkayang.

#ayosekolah

#backtoshool

#indonesiaemas

#pendidikanindonesia

#bengkayang

#kabupatenbengkayang

#diskominfobengkayang