FILOSOFI LOGO DAN ELEMEN VISUAL HUT KE-23 PEMERINTAH KABUPATEN BENGKAYANG

TEMA

“Dengan Semangat Hari Ulang Tahun Pemerintah Kabupaten Bengkayang ke-23 Kita Tingkatkan SDM Unggul  dan Infrastruktur Dasar Guna Mewujudkan Kabupaten Bengkayang yang Sejahtera, Damai dan Religius”

FILOSOFI LOGO HUT KE-23 PEMERINTAH KABUPATEN BENGKAYANG

  1. Warna Kuning, Merah, Hijau dan Biru  pada angka 2 dan 3 menggambarkan bahwa Kabupaten Bengkayang memiliki latar belakang masyarakat dan adat istiadat yang beraneka ragam, serta mencerminkan masyarakat Kabupaten Bengkayang Damai dan harmonis.
  2. Terdapat Motif pakis pada angka 2 dan 3 yang memiliki makna mengenai keabadian hidup.
  3. Gambar jalan dan karikatur manusia pada angka 3 merupakan gambaran tema Kabupaten Bengkayang dalam meningkatkan SDM Unggul dan Infrastruktur Dasar di Kabupaten Bengkayang.
  4. Pada angka 3 terdapat gambar air terjun adalah salah satu icon Kabupaten Bengkayang yang menunjukkan bahwa Kabupaten Bengkayang memiliki potensi pariwisata riam (air terjun) yang berlimpah yang sangat diminati berbagai kalangan masyarakat.
  5. Terdapat gambar perahu diatas lautan ingin menunjukkan bahwa Kabupaten Bengkayang memiliki potensi wisata perairan laut dan perahu menunjukkan bahwa Kabupaten Bengkayang sebagai wilayah strategis dan sering dilayari.
  6. Pada angka 2 terdapat gambar burung enggang yakni mencerminkan bahwa Kabupaten Bengkayang masih kental dengan budaya serta kearifan lokal masyarakat setempat, bagian tubuh Burung Enggang digunakan sebagai simbol kebesaran serta melambangkan perdamaian dan persatuan, sayapnya yang tebal melambangkan pemimpin yang selalu melindungi rakyatnya. Sedangkan ekor panjangnya dianggap sebagai tanda kemakmuran rakyat.

ELEMEN VISUAL DAN TWIBBON HUT KE-23 PEMERINTAH KABUPATEN BENGKAYANG

Kabupaten Bengkayang Berduka

BENGKAYANG – Kabupaten Bengkayang berduka, Drs. Jacobus Luna, M.Si Bupati Bengkayang 2 Periode 2000-2010 tutup usia 81 tahun. Ayahanda Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, SE.,MM wafat pada hari Jumat, 11 Maret 2022 Pukul 09.12 WIB di RSUD BUMI SEBALO BENGKAYANG.
Beliau lahir di Aruk, Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, Kalbar, 12 Desember 1941 silam dan menjadi Bupati pertama setelah Bengkayang menjadi Kabupaten, hasil pemekaran Kabupaten Sambas.
Drs. Jacobus Luna, M. Si menjabat Bupati selama 2 periode, yaitu tahun 2000 – 2005, dan 2005 – 2010. Sebelumnya, Beliau pernah menjabat sebagai Penjabat Bupati Bengkayang tahun 1999 – 2000 dan merupakan Alumnus APDN Pontianak, IIP Jakarta dan Universitas Tanjungpura.

Almarhum meninggalkan meninggalkan istri, Regina Inja dan 4 orang anak, yaitu Sebastianus Darwis (Bupati Bengkayang), Feronica Imiel, Agustinus Syawal, dan Rahmawati Luna.

wati Luna.