Berita

Gawai Nyobeng ”Nibakng” Dayak Bidayuh Sebujit : Warisan Leluhur yang Tumbuh dalam Kebersamaan

Bengkayang — Suasana penuh khidmat dan kebersamaan menyelimuti Desa Hli Buei, Kecamatan Siding, saat masyarakat Dayak Bidayuh Sebujit menggelar perayaan adat Gawai Nibakng (Nyobeng) Senin, 15 Juni 2026. Tradisi sakral ini menjadi salah satu warisan budaya yang sangat penting bagi masyarakat Dayak Bidayuh di Kabupaten Bengkayang.

Mengusung tema “Nyobeng (Nibakng) sebagai Warisan Leluhur, Berakar dalam Tradisi, Tumbuh dalam Kebersamaan”, perayaan ini tidak sekadar seremoni adat, tetapi juga memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur. Selain itu, Nyobeng menjadi ungkapan syukur atas panen yang berlimpah serta doa kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat dan berkah yang diberikan kepada masyarakat.

Perayaan yang berlangsung meriah ini juga menjadi momentum penting untuk meneguhkan kesadaran kolektif akan pentingnya melestarikan kearifan lokal. Nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur, seperti pengetahuan tradisional dalam mengelola lahan, menjaga keseimbangan alam, serta pemanfaatan sumber daya secara bijak, menjadi modal utama dalam mendukung kemandirian pangan, khususnya di wilayah perbatasan.

Hal ini sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya poin kedua yang menekankan pentingnya mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan sebagai bagian dari penguatan ketahanan nasional. Dengan demikian, pelestarian adat dan budaya tidak hanya menjaga jati diri bangsa, tetapi juga berperan strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. (Diskominfo Bengkayang/LR/MR/FM)

Rencana Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Bengkayang

Tangerang – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, SE, MM, menghadiri Rapat Koordinasi Komitmen Pimpinan Daerah terkait Rencana Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang berlangsung di Atria Hotel Gading Serpong, Tangerang, pada Kamis (11/06/2026). Kehadirannya menegaskan komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bengkayang.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini merupakan tindak lanjut dari hasil asesmen dan verifikasi lapangan terhadap usulan lokasi penyelenggaraan SNT yang diajukan oleh pemerintah daerah. Berdasarkan hasil asesmen tersebut, Kabupaten Bengkayang ditetapkan sebagai salah satu lokasi prioritas pelaksanaan SNT Tahun 2026.

Dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat, hanya dua daerah yang terpilih mendapatkan program SNT, yaitu Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas. Dalam forum rapat koordinasi tersebut, dibahas secara mendalam kesiapan masing-masing daerah beserta berbagai persyaratan yang diperlukan untuk mendukung penetapan lokasi secara resmi.

Rapat koordinasi dibuka langsung oleh Dirjen Pendidikan Dasar RI bapak Gogot Suharwoto, S.Pd.,M.Ed.,Ph.D, didampingi oleh Sesditjen PAUD Dikdasmen bapak Dr. Eko Susanto, S.E.,M.Si., dan turut dihadiri oleh Dr. Tri Santoso selaku Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) RI. Sementara itu, Bupati Bengkayang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang serta Kepala Bidang Bappeda dan Riset Daerah (Baperida).

Program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan salah satu upaya strategis pemerintah pusat dalam meningkatkan pemerataan dan mutu pendidikan nasional. Saat ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait di Kabupaten Bengkayang tengah bergerak secara simultan agar target pemenuhan dokumen pada minggu keempat Juli 2026 dapat tercapai dengan baik, demi kelancaran pembangunan SNT sesuai jadwal yang telah ditentukan. (Diskominfo Bengkayang)

pendidi

Informasi pelaksanaan SPMB dan MPLS Ramah Tahun 2026

#Sobatkombengkayang

Sehubungan dengan adanya penyesuaian terhadap Kalender Pendidikan Tahun Ajaran 2025/2026, diinformasikan bahwa lini masa pelaksanaan Penerimaan Murid Baru dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Ramah mengalami perubahan dari jadwal sebelumnya.

Adapun lini masa terbaru pelaksanaan SPMB dan MPLS Ramah Tahun 2026 dapat dilihat pada infografis di atas.

Sumber :

Surat Edaran Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang Nomor : 400.3.8.1/14/DIKBUD-B, Hal : Penyesuaian Lini Masa SPMB dan MPLS Ramah Tahun 2026.

___

#SobatKomBengkayang

Following the adjustments to the Academic Calendar for the 2025/2026 Academic Year, please be informed that the timeline for the New Student Admission (SPMB) and the Ramah School Orientation Period (MPLS Ramah) has been revised from the previous timeline.

The updated timeline for the 2026 SPMB and MPLS Ramah implementation can be found in the infographic above.

Source:

Circular Letter of the Education and Culture Office of Bengkayang Regency Number: 400.3.8.1/14/DIKBUD-B regarding the Adjustment of the 2026 SPMB and MPLS Ramah Timeline.

Kearifan Dayak Bakati’: Ngarantek Sawa’ Bahu ke-10 Resmi Dibuka

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang menegaskan komitmennya dalam menjaga, melestarikan, dan melindungi eksistensi adat istiadat lokal. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., saat membuka secara resmi acara Ngarantek Sawa’ Bahu ke-10 Kecamatan Lumar Tahun 2026, yang berlangsung di Ramin Adat Banua Lumar pada Selasa (9/6/2026).

Acara adat tahunan yang mengusung tema “Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat” ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh adat, serta berbagai elemen penting daerah. Di antaranya tampak hadir Wakil Bupati Bengkayang, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, serta tokoh masyarakat adat terkemuka, Suryatman Gidot, M.Pd.

Dalam sambutannya, Bupati Sebastianus Darwis menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, lembaga adat, tokoh masyarakat, serta para donatur yang telah bergotong royong menyukseskan tradisi ini.

“Tema hari ini mengingatkan kita bahwa adat, budaya, dan kearifan lokal yang masih hidup hingga saat ini tidak dapat dipisahkan dari peran masyarakat adat yang terus menjaga, mewariskan, dan memeliharanya dari generasi ke generasi,” ujar Bupati.

Bagi Masyarakat Dayak Bakati’ Lumar, Ngarantek Sawa’ Bahu bukan sekadar rangkaian upacara adat biasa. Tradisi ini merupakan wujud nyata rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur.

Bupati menambahkan bahwa hilangnya sebuah budaya bukan terjadi semata-mata karena perkembangan zaman, melainkan karena generasinya yang berhenti mengenal dan mempelajarinya. Oleh sebab itu, ruang pembelajaran seperti ini dinilai sangat vital bagi anak cucu di masa depan.

“Kemajuan tidak hanya ditentukan oleh perkembangan teknologi, tetapi juga oleh karakter dan kearifan masyarakatnya. Melalui tradisi ini, kita belajar bahwa keberhasilan tidak dicapai sendirian, melainkan lewat semangat gotong royong dan saling menguatkan,” tambahnya. (Diskominfo Bengkayang/MR/RT)

Kearifan Dayak Bakati’: Ngarantek Sawa’ Bahu ke-10 Resmi Dibuka

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang menegaskan komitmennya dalam menjaga, melestarikan, dan melindungi eksistensi adat istiadat lokal. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., saat membuka secara resmi acara Ngarantek Sawa’ Bahu ke-10 Kecamatan Lumar Tahun 2026, yang berlangsung di Ramin Adat Banua Lumar pada Selasa (9/6/2026).

Acara adat tahunan yang mengusung tema “Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat” ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh adat, serta berbagai elemen penting daerah. Di antaranya tampak hadir Wakil Bupati Bengkayang, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, serta tokoh masyarakat adat terkemuka, Suryatman Gidot, M.Pd.

Dalam sambutannya, Bupati Sebastianus Darwis menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, lembaga adat, tokoh masyarakat, serta para donatur yang telah bergotong royong menyukseskan tradisi ini.

“Tema hari ini mengingatkan kita bahwa adat, budaya, dan kearifan lokal yang masih hidup hingga saat ini tidak dapat dipisahkan dari peran masyarakat adat yang terus menjaga, mewariskan, dan memeliharanya dari generasi ke generasi,” ujar Bupati.

@diskominfo_bengkayang

Kearifan Dayak Bakati’: Ngarantek Sawa’ Bahu ke-10 Resmi Dibuka Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang menegaskan komitmennya dalam menjaga, melestarikan, dan melindungi eksistensi adat istiadat lokal. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., saat membuka secara resmi acara Ngarantek Sawa’ Bahu ke-10 Kecamatan Lumar Tahun 2026, yang berlangsung di Ramin Adat Banua Lumar pada Selasa (9/6/2026). Acara adat tahunan yang mengusung tema “Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat” ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh adat, serta berbagai elemen penting daerah. Di antaranya tampak hadir Wakil Bupati Bengkayang, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, serta tokoh masyarakat adat terkemuka, Suryatman Gidot, M.Pd. Dalam sambutannya, Bupati Sebastianus Darwis menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, lembaga adat, tokoh masyarakat, serta para donatur yang telah bergotong royong menyukseskan tradisi ini. “Tema hari ini mengingatkan kita bahwa adat, budaya, dan kearifan lokal yang masih hidup hingga saat ini tidak dapat dipisahkan dari peran masyarakat adat yang terus menjaga, mewariskan, dan memeliharanya dari generasi ke generasi,” ujar Bupati. Bagi Masyarakat Dayak Bakati’ Lumar, Ngarantek Sawa’ Bahu bukan sekadar rangkaian upacara adat biasa. Tradisi ini merupakan wujud nyata rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur. Bupati menambahkan bahwa hilangnya sebuah budaya bukan terjadi semata-mata karena perkembangan zaman, melainkan karena generasinya yang berhenti mengenal dan mempelajarinya. Oleh sebab itu, ruang pembelajaran seperti ini dinilai sangat vital bagi anak cucu di masa depan. “Kemajuan tidak hanya ditentukan oleh perkembangan teknologi, tetapi juga oleh karakter dan kearifan masyarakatnya. Melalui tradisi ini, kita belajar bahwa keberhasilan tidak dicapai sendirian, melainkan lewat semangat gotong royong dan saling menguatkan,” tambahnya. Selain sebagai pelestarian budaya pertanian Dayak yang lekat dengan alam, kegiatan ini juga menjadi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan rasa bangga di kalangan generasi muda. Di akhir sambutan, Bupati Sebastianus Darwis secara resmi membuka kegiatan Ngarantek Sawa’ Bahu ke-10 ditandai dengan prosesi pemukulan gong sebanyak tujuh kali. Acara kemudian dilanjutkan dengan rangkaian ritual dan pawai kontingen yang diikuti antusias oleh masyarakat setempat.(Diskominfo Bengkayang/MR/RT) @Sebastianus Darwis @Anita Darwis

♬ suara asli – Kominfo_BkyOfficial – Kominfo_BkyOfficial

Bagi Masyarakat Dayak Bakati’ Lumar, Ngarantek Sawa’ Bahu bukan sekadar rangkaian upacara adat biasa. Tradisi ini merupakan wujud nyata rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur.

Bupati menambahkan bahwa hilangnya sebuah budaya bukan terjadi semata-mata karena perkembangan zaman, melainkan karena generasinya yang berhenti mengenal dan mempelajarinya. Oleh sebab itu, ruang pembelajaran seperti ini dinilai sangat vital bagi anak cucu di masa depan.

“Kemajuan tidak hanya ditentukan oleh perkembangan teknologi, tetapi juga oleh karakter dan kearifan masyarakatnya. Melalui tradisi ini, kita belajar bahwa keberhasilan tidak dicapai sendirian, melainkan lewat semangat gotong royong dan saling menguatkan,” tambahnya. (Diskominfo Bengkayang/MR/RT)

OPEN TURNAMEN SEPAK BOLA SDR CUP 2 TAHUN 2026

OPEN TURNAMEN SEPAK BOLA SDR CUP 2 TAHUN 2026 🔥⚽

Ayo para pecinta sepak bola, saatnya tunjukkan kemampuan terbaik tim Anda dan raih prestasi di ajang bergengsi SDR CUP 2 Tahun 2026!

🏆 Total Hadiah Rp 60 Juta

🎁 Doorprize Puluhan Juta Rupiah

📍 Lokasi: Lapangan Sepak Bola Sanggau Ledo

💰 Biaya Pendaftaran: Rp 1.500.000 per tim

📅 Jadwal Kegiatan:

✅ Pendaftaran: 9 Juni – 27 Juni 2026

✅ Technical Meeting: 28 Juni 2026

✅ Pelaksanaan Turnamen: 5 Juli 2026 – Selesai

🏅 Kategori Juara:

🥇 Juara 1: Rp 28 Juta + Trofi & Medali

🥈 Juara 2: Rp 15 Juta + Trofi & Medali

🥉 Juara 3: Rp 8 Juta + Trofi & Medali

🏅 Juara 4: Rp 5 Juta + Trofi & Medali

⭐ Penghargaan Terbaik:

⚽ Pemain Terbaik

⚽ Top Skor

⚽ Tim Sportif

⚽ Kiper Terbaik

(Masing-masing mendapatkan uang tunai dan trofi)

📢 Segera daftarkan tim Anda dan jadilah bagian dari kemeriahan SDR CUP 2 Tahun 2026. Jangan lewatkan kesempatan untuk berkompetisi, menjalin silaturahmi, dan membawa pulang hadiah puluhan juta rupiah!

📞 Contact Person:

Marianus: 085245381302

Franky: 082151960700

Welly: 082251743103

Toding: 085252255234

Bupati Bengkayang Buka Seminar Nasional Teacher Preneur Nusantara: “Pengajar Belum Tentu Mengajar, Tapi Mampu Menginspirasi”

Bengkayang – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., secara resmi membuka Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Teacher Preneur Nusantara Kalimantan Barat, bertempat di Aula Rangkaya, Sabtu (06/06/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 WIB ini mengusung tema “Pengajar Belum Tentu Mengajar, Tapi Mampu Menginspirasi” sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi kebijakan dan transformasi pendidikan nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Sebastianus Darwis menekankan bahwa tema seminar tersebut mengandung makna mendalam, mengingat peserta didik saat ini sebagian besar berasal dari Generasi Alfa yang tumbuh dalam lingkungan digital dan kecerdasan buatan. Menurutnya, perbedaan generasi antara guru dan murid bukanlah hambatan, melainkan tantangan sekaligus peluang bagi para pendidik untuk terus beradaptasi dan mengembangkan kompetensi diri.

Bupati juga menyoroti pentingnya penguatan mindset, toolset, dan skillset sebagai fondasi profesionalisme pendidik abad ke-21. Ia menambahkan bahwa topik seperti public speaking, kepemimpinan, produktivitas, serta teacher preneurship menjadi bagian tak terpisahkan dalam membangun guru yang mampu menjadi fasilitator, pembimbing karakter, sekaligus inspirator bagi peserta didik.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Bupati mengapresiasi seluruh panitia, narasumber, dan peserta seminar. Ia berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi pendidik di Bengkayang, sejalan dengan visi daerah mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, berakhlak, dan berbudaya. (Diskominfo Bengkayang/RT)

Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 di Bengkayang, Ratusan Warga Ikuti Fun Run

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang menggelar Acara Puncak Selebrasi Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme di Taman SDR Kantor Bupati Bengkayang pada Sabtu, 6 Juni 2026. Peringatan global yang mengusung tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim” ini menjadi momentum refleksi sekaligus pembuktian bahwa kepedulian terhadap bumi harus diwujudkan dalam langkah nyata yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., menegaskan bahwa tantangan lingkungan global seperti perubahan iklim dan penurunan kualitas ekosistem memerlukan tindakan kolektif.

“Perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga komunitas masyarakat. Menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ujar Bupati.

Nuansa kebersamaan begitu kental terasa saat memasuki agenda utama Simpati Fun Run yang membawa kampanye hidup sehat “Berlari untuk Kesehatan, Bergerak untuk Lingkungan”.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, Yustianus, S.E., M.M., hadir secara langsung di tengah-tengah massa untuk memberikan dukungan moril sekaligus melepas secara resmi para peserta Fun Run. Acara ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta sosok inspiratif luar biasa penerima penghargaan Kalpataru 2021, Bapak Damianus Nadu, yang kehadirannya terus menyuntikkan energi keteladanan bagi kelestarian alam hayati lokal.

Rangkaian Gerakan SDR yang Berkelanjutan Melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup, Pemerintah Kabupaten Bengkayang telah sukses menggerakkan masyarakat dalam rangkaian program Gerakan SDR (Selamatkan, Daur Ulang, Rawat Lingkungan). (Diskominfo Bengkayang/MR)

Gerakan Panen Raya Jagung: Sinergi TP-PKK dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga.

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkayang menggelar Panen Raya Jagung di Desa Lembang, Kecamatan Sanggau Ledo pada Jumat (05/06/2026). Kegiatan ini merupakan sinergi dengan program kerja Pokja III PKK dalam penguatan ketahanan pangan keluarga.

@diskominfo_bengkayang

Gerakan Panen Raya Jagung: Sinergi TP-PKK dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga. Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkayang menggelar Panen Raya Jagung di Desa Lembang, Kecamatan Sanggau Ledo pada Jumat (05/06/2026). Kegiatan ini merupakan sinergi dengan program kerja Pokja III PKK dalam penguatan ketahanan pangan keluarga. Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petani, kelompok tani, kader PKK, dan penyuluh pertanian. Ia menegaskan bahwa panen raya ini adalah bukti nyata kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan mampu menghasilkan dampak positif bagi kesejahteraan. Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang, Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M., menyoroti peran strategis Pokja III PKK dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga, pemanfaatan lahan pekarangan, serta pengembangan usaha ekonomi keluarga berbasis pangan lokal. Sementara itu, Ketua Bidang I TP-PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Donata Dirasig, S.H., M.H. (yang juga dikenal sebagai Ny. Donata Krisantus) menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada TP PKK Kabupaten Bengkayang. Ia menekankan bahwa panen raya ini bukan sekadar simbol keberhasilan produksi, tetapi bukti nyata gerakan PKK yang langsung bermanfaat bagi masyarakat. “Jika setiap jengkal tanah di sekitar kita bisa menghasilkan pangan, maka tidak ada lagi cerita tentang keluarga yang kekurangan gizi atau kelaparan di Bumi Khatulistiwa ini,” ujarnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi pertanian berbasis keluarga dan masyarakat, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. (Diskominfo Bengkayang/LR/MR/RT) @Sebastianus Darwis @Anita Darwis

♬ suara asli – Kominfo_BkyOfficial – Kominfo_BkyOfficial

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petani, kelompok tani, kader PKK, dan penyuluh pertanian. Ia menegaskan bahwa panen raya ini adalah bukti nyata kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan mampu menghasilkan dampak positif bagi kesejahteraan.

Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang, Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M., menyoroti peran strategis Pokja III PKK dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga, pemanfaatan lahan pekarangan, serta pengembangan usaha ekonomi keluarga berbasis pangan lokal.

Sementara itu, Ketua Bidang I TP-PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Donata Dirasig, S.H., M.H. (yang juga dikenal sebagai Ny. Donata Krisantus) menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada TP PKK Kabupaten Bengkayang. Ia menekankan bahwa panen raya ini bukan sekadar simbol keberhasilan produksi, tetapi bukti nyata gerakan PKK yang langsung bermanfaat bagi masyarakat.

“Jika setiap jengkal tanah di sekitar kita bisa menghasilkan pangan, maka tidak ada lagi cerita tentang keluarga yang kekurangan gizi atau kelaparan di Bumi Khatulistiwa ini,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi pertanian berbasis keluarga dan masyarakat, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. (Diskominfo Bengkayang/LR/MR/RT)

Gerakan Panen Raya Jagung: Sinergi TP-PKK dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkayang menggelar Panen Raya Jagung di Desa Lembang, Kecamatan Sanggau Ledo pada Jumat (05/06/2026). Kegiatan ini merupakan sinergi dengan program kerja Pokja III PKK dalam penguatan ketahanan pangan keluarga.

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petani, kelompok tani, kader PKK, dan penyuluh pertanian. Ia menegaskan bahwa panen raya ini adalah bukti nyata kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan mampu menghasilkan dampak positif bagi kesejahteraan.

Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang, Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M., menyoroti peran strategis Pokja III PKK dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga, pemanfaatan lahan pekarangan, serta pengembangan usaha ekonomi keluarga berbasis pangan lokal.

Sementara itu, Ketua Bidang I TP-PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Donata Dirasig, S.H., M.H. (yang juga dikenal sebagai Ny. Donata Krisantus) menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada TP PKK Kabupaten Bengkayang. Ia menekankan bahwa panen raya ini bukan sekadar simbol keberhasilan produksi, tetapi bukti nyata gerakan PKK yang langsung bermanfaat bagi masyarakat.

“Jika setiap jengkal tanah di sekitar kita bisa menghasilkan pangan, maka tidak ada lagi cerita tentang keluarga yang kekurangan gizi atau kelaparan di Bumi Khatulistiwa ini,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi pertanian berbasis keluarga dan masyarakat, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. (Diskominfo Bengkayang/LR/MR/RT)