Category KETAHANAN PANGAN

Gerakan Panen Raya Jagung: Sinergi TP-PKK dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga.

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkayang menggelar Panen Raya Jagung di Desa Lembang, Kecamatan Sanggau Ledo pada Jumat (05/06/2026). Kegiatan ini merupakan sinergi dengan program kerja Pokja III PKK dalam penguatan ketahanan pangan keluarga.

@diskominfo_bengkayang

Gerakan Panen Raya Jagung: Sinergi TP-PKK dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga. Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkayang menggelar Panen Raya Jagung di Desa Lembang, Kecamatan Sanggau Ledo pada Jumat (05/06/2026). Kegiatan ini merupakan sinergi dengan program kerja Pokja III PKK dalam penguatan ketahanan pangan keluarga. Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petani, kelompok tani, kader PKK, dan penyuluh pertanian. Ia menegaskan bahwa panen raya ini adalah bukti nyata kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan mampu menghasilkan dampak positif bagi kesejahteraan. Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang, Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M., menyoroti peran strategis Pokja III PKK dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga, pemanfaatan lahan pekarangan, serta pengembangan usaha ekonomi keluarga berbasis pangan lokal. Sementara itu, Ketua Bidang I TP-PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Donata Dirasig, S.H., M.H. (yang juga dikenal sebagai Ny. Donata Krisantus) menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada TP PKK Kabupaten Bengkayang. Ia menekankan bahwa panen raya ini bukan sekadar simbol keberhasilan produksi, tetapi bukti nyata gerakan PKK yang langsung bermanfaat bagi masyarakat. “Jika setiap jengkal tanah di sekitar kita bisa menghasilkan pangan, maka tidak ada lagi cerita tentang keluarga yang kekurangan gizi atau kelaparan di Bumi Khatulistiwa ini,” ujarnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi pertanian berbasis keluarga dan masyarakat, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. (Diskominfo Bengkayang/LR/MR/RT) @Sebastianus Darwis @Anita Darwis

♬ suara asli – Kominfo_BkyOfficial – Kominfo_BkyOfficial

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petani, kelompok tani, kader PKK, dan penyuluh pertanian. Ia menegaskan bahwa panen raya ini adalah bukti nyata kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan mampu menghasilkan dampak positif bagi kesejahteraan.

Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang, Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M., menyoroti peran strategis Pokja III PKK dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga, pemanfaatan lahan pekarangan, serta pengembangan usaha ekonomi keluarga berbasis pangan lokal.

Sementara itu, Ketua Bidang I TP-PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Donata Dirasig, S.H., M.H. (yang juga dikenal sebagai Ny. Donata Krisantus) menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada TP PKK Kabupaten Bengkayang. Ia menekankan bahwa panen raya ini bukan sekadar simbol keberhasilan produksi, tetapi bukti nyata gerakan PKK yang langsung bermanfaat bagi masyarakat.

“Jika setiap jengkal tanah di sekitar kita bisa menghasilkan pangan, maka tidak ada lagi cerita tentang keluarga yang kekurangan gizi atau kelaparan di Bumi Khatulistiwa ini,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi pertanian berbasis keluarga dan masyarakat, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. (Diskominfo Bengkayang/LR/MR/RT)

Gerakan Panen Raya Jagung: Sinergi TP-PKK dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkayang menggelar Panen Raya Jagung di Desa Lembang, Kecamatan Sanggau Ledo pada Jumat (05/06/2026). Kegiatan ini merupakan sinergi dengan program kerja Pokja III PKK dalam penguatan ketahanan pangan keluarga.

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petani, kelompok tani, kader PKK, dan penyuluh pertanian. Ia menegaskan bahwa panen raya ini adalah bukti nyata kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan mampu menghasilkan dampak positif bagi kesejahteraan.

Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang, Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M., menyoroti peran strategis Pokja III PKK dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga, pemanfaatan lahan pekarangan, serta pengembangan usaha ekonomi keluarga berbasis pangan lokal.

Sementara itu, Ketua Bidang I TP-PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Donata Dirasig, S.H., M.H. (yang juga dikenal sebagai Ny. Donata Krisantus) menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada TP PKK Kabupaten Bengkayang. Ia menekankan bahwa panen raya ini bukan sekadar simbol keberhasilan produksi, tetapi bukti nyata gerakan PKK yang langsung bermanfaat bagi masyarakat.

“Jika setiap jengkal tanah di sekitar kita bisa menghasilkan pangan, maka tidak ada lagi cerita tentang keluarga yang kekurangan gizi atau kelaparan di Bumi Khatulistiwa ini,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi pertanian berbasis keluarga dan masyarakat, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. (Diskominfo Bengkayang/LR/MR/RT)

Dukung Swasembada Pangan 2026, Pemprov Kalbar dan Pemkab Bengkayang Tanam Jagung di Perbatasan

Bengkayang – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bengkayang menggelar aksi nyata melalui Gerakan Tanam (Gertam) Jagung Hibrida di lokasi Kelompok Tani Gembul, Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (7/5/2026) ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan, khususnya di wilayah perbatasan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten hingga para pelaku usaha sektor pertanian . Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, secara resmi mengundang para pihak untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan komoditas jagung di Kalimantan Barat.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menekankan pentingnya kolaborasi ini demi kedaulatan pangan nasional.

“Gerakan Tanam Jagung ini mencerminkan konsistensi dan keseriusan kita semua dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, termasuk di Provinsi Kalimantan Barat,” ujar Krisantus Kurniawan.

Senada dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkayang menyatakan komitmen penuhnya dalam mendorong sektor pertanian yang selama ini berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang akan berkomitmen dan berupaya dengan sungguh-sungguh untuk dapat mengembangkan komoditi pertanian dengan jangkauan pemasaran yang lebih luas,” tegas Sebastianus Darwis, Bupati Bengkayang.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi memberikan bantuan benih jagung sebanyak 2.250 kg untuk lahan seluas 150 hektare serta 7.500 kg benih padi bagi masyarakat di perbatasan. Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mencapai target Swasembada Pangan 2026. (Diskominfo Bengkayang)

Dukung Swasembada Pangan 2026, Pemprov Kalbar dan Pemkab Bengkayang Tanam Jagung di Perbatasan

Bengkayang – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bengkayang menggelar aksi nyata melalui Gerakan Tanam (Gertam) Jagung Hibrida di lokasi Kelompok Tani Gembul, Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (7/5/2026) ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan, khususnya di wilayah perbatasan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten hingga para pelaku usaha sektor pertanian . Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, secara resmi mengundang para pihak untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan komoditas jagung di Kalimantan Barat.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menekankan pentingnya kolaborasi ini demi kedaulatan pangan nasional.

“Gerakan Tanam Jagung ini mencerminkan konsistensi dan keseriusan kita semua dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, termasuk di Provinsi Kalimantan Barat,” ujar Krisantus Kurniawan.

Senada dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkayang menyatakan komitmen penuhnya dalam mendorong sektor pertanian yang selama ini berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang akan berkomitmen dan berupaya dengan sungguh-sungguh untuk dapat mengembangkan komoditi pertanian dengan jangkauan pemasaran yang lebih luas,” tegas Sebastianus Darwis, Bupati Bengkayang.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi memberikan bantuan benih jagung sebanyak 2.250 kg untuk lahan seluas 150 hektare serta 7.500 kg benih padi bagi masyarakat di perbatasan. Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mencapai target Swasembada Pangan 2026. (Diskominfo Bengkayang)

Sinergi Ketahanan Pangan, Rutan Bengkayang Sukseskan Panen Raya Serentak Kemenimipas 2026

Bengkayang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkayang turut melaksanakan panen raya secara virtual di lahan perkebunan jagung milik Rutan. Kegiatan yang berlokasi di Jalan Sanggau Ledo KM 19 ini dipimpin oleh Kepala Rutan Bengkayang, Fajar Setiawan.

Kegiatan di Bengkayang ini dihadiri oleh Bupati Bengkayang yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ibu Bernadeta, S.H., M.H., Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Barat, Bapak Jayanta, para Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka.UPT) Lapas dan Rutan di lingkungan Ditjenpas Kalimantan Barat, Kepala Dinas Pertanian, serta seluruh perwakilan Forkopimda Kabupaten Bengkayang yang hadir secara lengkap sebagai bentuk dukungan sinergis antarinstansi.

Selain panen jagung bersama, Rutan Bengkayang melaksanakan beberapa agenda penting di lahan produktifnya, yaitu Pemupukan Kelapa Bersama, Peresmian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) serta panen budidaya ikan patin. Kegiatan ini merupakan langkah strategis Rutan Kelas IIB Bengkayang dalam memperkuat ketahanan pangan melalui peresmian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) sebagai pusat pelatihan kemandirian warga binaan.

Lewat zoom meeting di Rutan Kelas IIB Bengkayang, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, memimpin kegiatan Panen Raya Serentak di seluruh Indonesia yang dipusatkan di Lapas Kelas I Cirebon pada Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini merupakan wujud kontribusi nyata jajaran pemasyarakatan dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Hingga Januari 2026, program pembinaan kemandirian warga binaan ini berhasil mencatatkan hasil panen yang signifikan dengan total keseluruhan mencapai 123.557 kg. Rincian hasil panen tersebut meliputi:

1. Sektor Pertanian & Perkebunan: 99.930 kg (padi, jagung, singkong, dan hortikultura).

2. Sektor Perikanan: 19.608 kg (ikan lele, nila, patin, gurame, dan udang vaname).

3. Sektor Peternakan: 4.019 kg (ayam pedaging, petelur, bebek, kambing, dan domba).

Menteri Agus menegaskan bahwa pelatihan kerja di dalam Lapas bukan sekadar formalitas, melainkan benar-benar diberdayakan untuk memberikan keuntungan ekonomi dan kesejahteraan bagi narapidana melalui pemberian premi. Tercatat sebanyak 12.146 warga binaan telah terlibat aktif dalam mengelola lahan seluas lebih dari 4,4 juta meter persegi di seluruh Indonesia.

Melalui program ini, Kementerian Imipas berharap narapidana memiliki bekal keterampilan praktis di bidang pertanian dan peternakan yang dapat menjadi modal kemandirian mereka setelah kembali ke masyarakat. (Diskominfo Bengkayang/MR/RT)

Dari Sawah Samalantan, Bengkayang Capai Swasembada Pangan

Bengkayang – Kabupaten Bengkayang menorehkan prestasi strategis dengan tercapainya swasembada pangan. Pencapaian ini diresmikan dalam kegiatan Panen Raya yang digelar di Kecamatan Samalantan, Rabu (7/1/2026).

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., yang diwakili Sekretaris Daerah Yustianus, S.E., M.M., menyatakan momentum ini merupakan buah kerja keras seluruh pihak. “Swasembada pangan ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan yang terutama, ketangguhan para petani Bengkayang,” ujarnya.

Acara diawali dengan panen simbolis di lahan pertanian Samalantan, yang langsung disaksikan oleh sejumlah pejabat teras daerah. Turut hadir Dandim 1209/Bengkayang, Kajari Bengkayang, Ketua Pengadilan Negeri, Camat Samalantan, perwakilan Polres Bengkayang, serta tokoh masyarakat dan para petani.

Puncak acara berlangsung secara nasional melalui Video Konferensi langsung dengan Presiden Republik Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, keberhasilan Bengkayang mencapai swasembada pangan diumumkan dan diapresiasi oleh pemerintah pusat. Pencapaian ini diharapkan tidak hanya menstabilkan ketahanan pangan lokal, tetapi juga menjadi pondasi untuk menggerakkan roda perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkayang ke depan. (Diskominfo Bengkayang/MR – Prokopim Bengkayang)

Pemkab Bengkayang Siapkan Penyaluran Bantuan Pangan 2025, Wabup Tekankan Tepat Sasaran

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Juknis Penyaluran Bantuan Pangan Kabupaten Bengkayang Tahun Anggaran 2025. Tujuan dilaksanakan kegiataan ini untuk memastikan kelancaraan proses Distribusi dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Koordinasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten, Kecamatan dan tingkat Desa/Kelurahaan menjadi kunci utama keberhasilan dari program ini . Rapat Koordinasi ini untuk menyamakan presepsi dan langkah langkah dalam penyaluraan pangan yang akan segera dilaksanakan Berbagai aspek Teknis dan Administratif dibahas secara mendalam hal ini dilakukan untuk menghindari kendala dilapangan dan memastikan bantuan dapat tersalur secara efektif dan efisien.Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Drs. H. Syamsul Rizal, Selasa (4/11/2025).

Dalam sambutannya, Wabup menekankan bahwa program ini adalah bentuk nyata komitmen dan perhatian pemerintah untuk meringankan beban masyarakat, sekaligus wujud sinergi antara pemerintah pusat, daerah, hingga desa.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh jajaran penting Pemkab Bengkayang, termasuk Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Inspektur Kabupaten, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bulog Singkawang, serta seluruh Camat, Kepala Desa, dan Lurah.

Untuk memastikan keberhasilan program, Drs. H. Syamsul Rizal menegaskan tiga poin utama yang harus menjadi pedoman dalam proses penyaluran:

1. Tepat Waktu

2. Tepat Sasaran

3. Clean and Clear

“Kita semua memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk memastikan bahwa tidak ada penyimpangan, penundaan, ataupun permasalahan dalam proses ini. Dengan kerja sama yang baik, saya yakin kita dapat menyelesaikan penyaluran ini tepat waktu, dengan hasil yang bersih, transparan, dan akuntabel,” tegas Wabup Drs. H. Syamsul Rizal.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang akan bekerja keras dalam program ini, dengan harapan bantuan tersebut dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/MR/RT)

Presiden lepaskan ekspor perdana 1.200 ton jagung ke Malaysia

Bengkayang Presiden Prabowo Subianto melepaskan keberangkatan ekspor jagung perdana ke Malaysia sebanyak 1.200 ton jagung dengan harga beli Rp5.900 perkilogram.

“bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis, 5 Juni 2025, saya berangkatkan ekspor perdana jagung sebanyak 1.200 ton ke Malaysia,” ucap Prabowo dalam panen raya jagung di Bengkayang, Kamis.

Selain itu, presiden Prabowo juga meresmikan pabrik dryer jagung Pangan Merah Putih di Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang. Pabrik Gudang ini memiliki kapasitas tampung hingga 5.000 ton dengan kemampuan pengeringan hingga 300 ton per hari.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan permintaan akan jagung dari negera Malaysia sebanyak 20 ton per bulan yang akan dikirim secara berskala.

Kemudian kata Jenderal Pol. Sigit panen raya jagung di Bengkayang di di atas lahan seluas 218,35 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai 873,4—2.183 ton.

“Dari seluruh lahan tersebut, seluas 56 hektare di antaranya merupakan milik Lanud Harry Hadisoemantri yang sebelumnya menghadapi tantangan produksi rendah akibat keterbatasan alat dan metode tradisional,” ujarnya.

Dia juga mengatakan melalui kolaborasi antara Polres Bengkayang, Lanud Harry Hadisoemantri, serta berbagai pemangku kepentingan dan kelompok tani, produktivitas lahan tersebut kini meningkat drastis dari 2 ton per hektare menjadi 9,3 ton per hektare.

“Pendapatan petani juga naik Rp4 juta per bulan dari yang semula Rp500 ribu per bulan,” kata Kapolri. (Diskominfo Bengkayang – Suara Pemred/NAR)

Panen Raya Jagung Kuartal II: Kehadiran Presiden RI menjadi motivasi Pemda Bengkayang

Bengkayang – Bupati Kabupaten Bengkayang, Sebatianus Darwis, S.E.,M.M., didampingi Wakil Bupati Bengkayang Drs. H. Syamsul Rizal dan Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M. hadir dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang digelar di Dusun Kandasan, Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo pada Kamis, (05/06/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto, serta sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Pertanian, Kapolri, dan Gubernur Kalimantan Barat beserta undangan lainnya.

Acara ini juga diisi dengan serangkaian kegiatan penting, seperti peresmian Pabrik Dryer Jagung milik Polda Kalbar, groundbreaking pembangunan 18 gudang Polri untuk penyimpanan jagung, serta pelepasan ekspor perdana jagung ke Kuching, Malaysia. Bupati turut mendampingi Presiden RI dalam prosesi panen jagung menggunakan teknologi Corn Harvester yang menunjukkan modernisasi pertanian di Indonesia.

Selain itu, berbagai stand booth turut memamerkan inovasi dan kemitraan dalam hilirisasi jagung, melibatkan pelaku usaha seperti PT Charoen Pokphand Indonesia dan PT Japfa Comfeed Indonesia, serta tidak ketingalan stand booth Pemerintah Kabupaten Bengkayang. Bupati berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan.

Bupati Bengkayang menyampaikan apresiasi kepada awak media atas terselenggaranya acara ini di wilayahnya. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkayang untuk mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya dalam pengembangan komoditas jagung. “Kehadiran Presiden dan para pejabat pusat di Bengkayang menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan produksi jagung dan mendukung industrialisasi pertanian,” ujarnya.

Acara berlangsung lancar dan diakhiri dengan rombongan Presiden RI menuju Lanud Harry Hadisoemantri untuk kembali ke Pontianak. Kehadiran Bupati Bengkayang dalam acara ini menegaskan peran aktif daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional. (Diskominfo Bengkayang)