Bangkit Bersama Pascabencana Puting Beliung, Bantuan Disalurkan untuk Warga Kecamatan Teriak

Bengkayang – Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, dan merusak puluhan rumah warga. Berdasarkan data pendataan sementara, total terdapat 59 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak di tiga desa :

1. Desa Setia Jaya: 44 KK

2. Desa Bangun Sari: 12 KK

3. Desa Sekaruh: 3 KK

Kerugian material akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Hingga saat ini, proses verifikasi dan pendataan rinci tingkat kerusakan rumah masih berjalan oleh perangkat daerah terkait.

Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis bersama rombongan meninjau langsung lokasi bencana pada Kamis (17/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, pemerintah kabupaten bengkayang menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak berupa, Sembako, Makanan cepat saji, Makanan anak dan Kebutuhan dasar lainnya

Pemerintah Kabupaten Bengkayang memastikan penanganan pascabencana, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga perbaikan kerusakan lingkungan dan permukiman, dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi melalui dinas terkait (BPBD, Dinas Sosial, serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman). Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. (Diskominfo Bengkayang/Prokopim Bengkayang)

Bengkayang Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah, 7.198 Anak Jadi Perhatian Serius Pemerintah

Bengkayang — Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memperkuat langkah penanganan Anak Putus Sekolah (APS) dan Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Kebijakan Bidang Pendidikan Jenjang Sekolah Dasar dengan tema “Bimbingan Teknis Penanganan Anak Tidak Sekolah”, Selasa, 15 September 2026, di Hotel Lala Golden Bengkayang.

Bupati Sebastianus Darwis menyambut baik pelaksanaan bimbingan teknis tersebut dan berharap pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh para peserta dapat diterapkan secara nyata di lapangan. Target akhirnya jelas: tidak ada lagi anak di Kabupaten Bengkayang yang luput dari pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap anak sekaligus fondasi bagi masa depan daerah. Pemerintah Kabupaten Bengkayang berkomitmen memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari pendidikan. Persoalan anak tidak sekolah dinilai tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja, sehingga membutuhkan sinergi pemerintah daerah, satuan pendidikan, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat.

Data pemutakhiran dan pemastian dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah per 3 September 2026 mencatat sebanyak 7.198 anak di Kabupaten Bengkayang berstatus putus sekolah dan tidak sekolah yang tersebar di 17 kecamatan. Dari jumlah tersebut, 3.656 anak atau sekitar 51 persen telah dipastikan kebenaran datanya, sementara 3.550 anak atau sekitar 49 persen masih membutuhkan proses verifikasi dan validasi lebih lanjut di lapangan.

Salah satu fokus utama kegiatan adalah memperkuat pendataan, verifikasi dan validasi data ATS. Bupati meminta operator ATS jenjang SD untuk aktif berkoordinasi dengan operator desa. Pencocokan data tidak cukup dilakukan dari sekolah, tetapi harus melibatkan pemerintah desa yang memahami kondisi dan demografi masyarakat di wilayahnya. (Diskominfo Bengkayang)

Wakil Bupati Bengkayang Launching Bantuan Beras 33,6 Ton di Capkala

Bengkayang – Wakil Bupati Bengkayang, Drs. H. Syamsul Rizal, menghadiri peluncuran penyaluran Bantuan Pangan Beras periode Juli–September 2026 di Kantor Desa Capkala, Kecamatan Capkala, Rabu (9/9/2026).

Untuk Kecamatan Capkala, bantuan beras disalurkan kepada 1.120 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total 33.600 kilogram beras. Penerima tersebar di Desa Capkala sebanyak 333 KPM, Setanduk 298 KPM, Aris 152 KPM, Pawangi 128 KPM, Mandor 116 KPM, dan Sebandut 93 KPM.

Sementara itu, secara keseluruhan di Kabupaten Bengkayang, program bantuan pangan tersebut menjangkau 27.825 KPM dengan total 834.750 kilogram beras untuk periode tiga bulan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bengkayang menyampaikan bahwa bantuan pangan beras merupakan bentuk kehadiran negara dalam membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Bengkayang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran BULOG, camat, serta para kepala desa setempat. Penyaluran bantuan diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Bengkayang. (Prokopim Bengkayang/Diskominfo Bengkayang)

Ringankan Beban Korban Kebakaran Pasar Bengkayang, Bupati Serahkan Bantuan Sosial Pemprov Kalbar

Bengkayang – Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M., menyalurkan bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk para korban terdampak musibah kebakaran di kawasan Pasar Bengkayang. Penyerahan bantuan ini dipusatkan secara simbolis di Posko Kebakaran Kantor Lurah Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang.

Penyaluran bantuan ini digerakkan melalui sinergi Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Bengkayang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkayang. Langkah cepat ini diambil guna memastikan warga yang kehilangan tempat tinggal maupun tempat usaha segera mendapatkan penanganan awal.

Pemilihan Kantor Lurah Bumi Emas sebagai titik distribusi bertujuan memperlancar pendataan ulang dan pembagian barang agar berlangsung tertib serta tepat sasaran. Turut hadir Camat Bengkayang dan Lurah Bumi Emas yang mendampingi warga terdampak.

Melalui bantuan ini, Pemkab Bengkayang berharap beban ekonomi warga terdampak dapat berkurang serta penanganan pascabencana di area Pasar Bengkayang berjalan optimal.(Diskominfo Bengkayang/MR)

Bupati Bengkayang Kukuhkan Agen PERISAI Desa Perkuat Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang mengukuhkan Agen PERISAI (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) Desa se-Kabupaten Bengkayang sebagai langkah memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke tingkat desa. Pengukuhan dipimpin langsung Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis,S.E.,M.M., didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, di Aula Rangkaya Kantor Bupati Bengkayang, Selasa (07/07/2026).

Kegiatan ini diikuti 120 peserta terdiri dari 76 usulan Kepala Desa dan 44 pendamping desa, dengan pembiayaan difasilitasi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Singkawang. Para agen menerima pelatihan mengenai program BPJS Ketenagakerjaan, teknik sosialisasi, strategi peningkatan kepesertaan, serta motivasi dari motivator nasional Merry Riana.

Bupati Sebastianus Darwis menegaskan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi kebutuhan mendasar, mengingat sebagian besar masyarakat Bengkayang bekerja di sektor informal berisiko tinggi seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan UMKM. Saat ini tingkat Universal Coverage Jamsostek Kabupaten Bengkayang baru mencapai 21,63 persen.

“Masih banyak pekerja sektor informal yang belum memperoleh perlindungan karena keterbatasan akses informasi. Melalui Agen PERISAI Desa, masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi dan pendampingan kepesertaan,” ujar Bupati.

Agen PERISAI diharapkan berperan sebagai ujung tombak edukasi, pendampingan pendaftaran hingga klaim, serta penggerak budaya sadar perlindungan jaminan sosial. Bupati berpesan agar agen menjalankan amanah dengan integritas dan profesionalisme.

Pengukuhan ini merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Pemerintah Kabupaten Bengkayang optimistis target peningkatan kepesertaan dapat tercapai secara bertahap melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. (Diskominfo Bengkayang/RT)

Kartini Masa Kini: Penjaga Gerbang Digital Keluarga

Dulu Kartini berjuang untuk akses informasi, sekarang tantangan kita adalah menyaring banjirnya informasi. Menjadi cakap digital bukan berarti sekadar menyita HP anak, tapi berani membangun dialog terbuka dan memahami perlindungan anak di internet melalui kebijakan seperti PP TUNAS.

Mari jadi Ibu yang melek literasi digital. Karena di tangan Ibu yang bijak, teknologi menjadi jendela ilmu, bukan ancaman bagi masa depan. 🛡️💡

#HariKartini#MakinCakapDigital#LiterasiDigital#Bengkayang

___

Kartini Today: The Digital Gatekeeper of the Family 👩‍💻✨

In the past, Kartini fought for access to information. Today, our challenge is to filter the overwhelming flow of information. Being digitally literate does not simply mean taking away a child’s phone, but having the courage to build open dialogue and understanding child protection in the digital space through policies such as PP TUNAS.

Let us become digitally literate mothers. Because in the hands of a wise mother, technology becomes a window of knowledge, not a threat to the future. 🛡️💡

Kunjungan Kerja Pemerintah Kabupaten Bengkayang ke Kabupaten Landak Terkait Program Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP)/CSR

Ngabang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Landak dalam rangka studi dan koordinasi terkait pelaksanaan Program Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP)/Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah berjalan di Kabupaten Landak, Selasa 14 April 2026.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antardaerah dalam pengelolaan program TSLP/CSR, khususnya dalam hal tata kelola forum, pola koordinasi dengan perusahaan, mekanisme perencanaan program, serta dampak nyata terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Rombongan disambut langsung oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Landak, di antaranya :

Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, Heri Adiwijaya, S.E

Staf Ahli Bupati, Benediktus, S.E., M.Si

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Beni Piato, M.M

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Jhon Heatli, S.Th., M.Si

Asisten Administrasi dan Umum, Fransiskus Heri Sarkinom, S.Sos

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Vietra Triana, S.STP., M.Si

Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah, Rosalia Elisabet, S.H

Kepala Bappeda, Yulianus Edo Natalaga, S.Hut., M.Sc

Kepala DPMPTSP, Usmanadi, S.T

Kepala DPUPR-Pera, Jamel ius, S.T., M.T

Kepala Dinas PPKP, John Elak, S.T

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sahbirin, S.T., M.T

Sementara itu, rombongan dari Pemerintah Kabupaten Bengkayang yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kab. Bengkayang Yustianus, S.E., M.M :

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Aleksius, S.Sos., M.Si

Kepala Bapperinda, Yulianus, S.Hut., M.Si

Kepala Bapenda, Yohanes Atet, S.Sos., M.Si

Kepala DPMPTSP, Dody Waluyo, S.STP., M.Si

Kabag Perekonomian dan SDA, Kelik Muriyanto, S.KM., M.AP

Kabag Umum, Mario Lande, S.H., M.Si

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Landak memaparkan praktik baik (best practice) pengelolaan Forum TSLP/CSR, mulai dari pembentukan regulasi, struktur forum, peran perangkat daerah, hingga strategi pelibatan perusahaan dalam mendukung program prioritas daerah. (Diskominfo Bengkayang/FM)

Anak Hebat, Indonesia Kuat !

Dari tanah Bengkayang, lahir anak-anak hebat dengan semangat yang tak pernah padam. Mereka tumbuh dengan mimpi besar, belajar dengan tekad kuat, dan melangkah dengan keberanian.

Anak Hebat, Indonesia Kuat !

@diskominfo_bengkayang

Dari tanah Bengkayang, lahir anak-anak hebat dengan semangat yang tak pernah padam. Mereka tumbuh dengan mimpi besar, belajar dengan tekad kuat, dan melangkah dengan keberanian. Anak Hebat, Indonesia Kuat ! —- From the land of Bengkayang, great children are born with an unyielding spirit. They grow with big dreams, learn with strong determination, and move forward with courage. Anak Hebat, Indonesia Kuat!

♬ suara asli – Kominfo_BkyOfficial – Kominfo_BkyOfficial

—-

From the land of Bengkayang, great children are born with an unyielding spirit. They grow with big dreams, learn with strong determination, and move forward with courage.

Anak Hebat, Indonesia Kuat!

Pemkab Bengkayang Targetkan Kenaikan Skor Signifikan pada Evaluasi Mandiri KLA 2026

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang menggelar pertemuan koordinasi intensif dalam rangka Evaluasi Mandiri Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 pada Selasa (10/03/2026). Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi Pemkab Bengkayang untuk memperkuat fondasi kebijakan menuju sistem perlindungan anak yang lebih terukur dan berkelanjutan.

Erlianus, S.P., M.P., Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, mewakili Pemerintah Kabupaten Bengkayang, menekankan bahwa koordinasi lintas sektor adalah kunci utama. Berdasarkan data evaluasi tahun sebelumnya, Kabupaten Bengkayang mencatatkan Skor Evaluasi KLA 2025 sebesar 674,04.

Tiga Strategi Inti Menuju KLA 2026

Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Bengkayang telah memetakan tiga pilar strategi utama yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026 :

-Penguatan Regulasi: Penyusunan dan penguatan Peraturan Bupati (Perbup) terkait Rute Aman Selamat Sekolah (RASS), Penanganan Pekerja Anak, serta Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA).

-Child Budget Tagging: Memastikan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) minimal memiliki satu kegiatan yang mendukung KLA. Selain itu, Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) dan Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) akan mendapatkan alokasi anggaran khusus.

-Pelatihan SDM: Peningkatan kapasitas melalui pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) lintas OPD serta sertifikasi bagi pengelola Instansi Layak Anak (ILA).

Sinergi Kemitraan dan Peran Serta Masyarakat

Selain penguatan internal birokrasi, Pemkab Bengkayang juga fokus pada perluasan kemitraan eksternal. Target kemitraan tahun 2026 mencakup aktivasi 3 lembaga masyarakat, 3 media massa, dan 3 dunia usaha.

Salah satu terobosan yang direncanakan adalah pembentukan Forum CSR Peduli Anak. Forum ini diharapkan mampu menutup kekurangan pembiayaan dari APBD melalui kolaborasi sektor swasta, sekaligus meningkatkan citra daerah sebagai kabupaten yang ramah investasi sosial.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur perangkat daerah, instansi vertikal, lembaga pendidikan, serta organisasi masyarakat yang berkomitmen penuh mendukung tumbuh kembang anak di Kabupaten Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang)

Peringatan Hari Ibu Ke 97, Perempuan Berdaya Bengkayang Gemilang

Bengkayang – Peringatan Hari Ibu ke-97 tingkat Kabupaten Bengkayang Tahun 2025 sukses digelar di Aula Rangkaya Kantor Bupati Bengkayang, Kamis (18/12/2025).

Peringatan Hari Ibu Tahun 2025 ini mengusung semangat Indonesia Emas 2045 dengan tema Nasional “Perempuan Berdaya dan Berkaya Menuju Indonesia Emas 2045” dengan sub tema Kabupaten Bengkayang “Akhiri Kekerasan Perempuan Aman”. Tema ini merupakan sebagai bentuk penghargaan atas peran strategis perempuan dalam segala aspek kehidupan, baik di keluarga, masyarakat, maupun dalam pembangunan nasional.

Melalui tema tersebut juga mengangkat seruan moral serta mengajak seluruh elemen masyarakat utk menghargai peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

Mengutip dari sambutan Bupati Bengkayang yang dibacakan oleh Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, ibu Bernadeta, S.H., M.H. berujar bahwa pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur dan ekonomi tetapi harus memperhatikan keamanan dan hak-hak perempuan.

“Karena perempuan yang tidak aman tidak akan pernah bisa berdaya, dan daerah yang membiarkan kekerasan tidak akan pernah benar-benar maju”, ujar Bernadeta dalam sambutannya.

Untuk mewujudkan Perempuan Berdaya dan Berkaya Menuju Indonesia Emas 2045″ dengan sub tema Kabupaten Bengkayang “Akhiri Kekerasan Perempuan Aman”. Melalui upaya berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Bengkayang memberikan penghargaan kepada Kader-kader Gender Champion dengan tujuan mendorong dan mengapresiasi pengarus utamaan gender (PUG) guna mencapai keadilan dan kesetaraan gender diberbagai sektor, dengan mengidentifikasi individu atau kelompok yang telah berkontribusi nyata dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berpihak pada kelompok rentan (perempuan,anak dan disabilitas, serta masyarakat kurang mampu)ini dilakukan dengan menjadikan mereka sebagai agen perubahan untuk menginspirasi orang lain agar setara dan berdaya. Kegiatan ini berfokus pada transformasi relasi gender yang timpang dan setiap orang memiliki kesempataan yang setara untuk berkembang, mandiri dan berpartisipasi dalam pembangunan yang berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bengkayang pada peringatan Hari Ibu tahun 2025 ini juga melaunching website “SIPUGA” (Sistem Informasi Pengarusutamaan Gender) yang dikelola oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kabupaten Bengkayang. Sistem ini berfungsi sebagai pusat informasi terkini mengenai kegiatan dan program terkait gender di wilayah tersebut. (Diskominfo Bengkayang/IC/RT)