Bupati Bengkayang Resmi Buka Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan TB

Bengkayang – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TB) di Hotel Lala Golden Bengkayang, Rabu (24/06/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bengkayang, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bengkayang, camat se-Kabupaten Bengkayang, Kepala Puskesmas, serta direktur RSUD dan rumah sakit swasta se-Kabupaten Bengkayang.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa TB masih menjadi tantangan kesehatan serius, dengan Indonesia sebagai penyumbang kasus terbesar kedua di dunia. Penanggulangan TB, tegasnya, bukan hanya tugas dinas kesehatan, melainkan tanggung jawab lintas sektor yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Bupati memberikan tujuh arahan strategis, yakni penguatan komitmen lintas sektor, peningkatan penemuan kasus aktif, kepastian pengobatan tuntas, penghapusan stigma terhadap penderita, optimalisasi peran desa dan kader kesehatan, pemanfaatan data akurat, serta penguatan kolaborasi dan inovasi.

“Keberhasilan pengobatan merupakan kunci memutus rantai penularan. Saya minta seluruh fasilitas kesehatan memperkuat pendampingan pasien hingga tuntas,” ujar Bupati.

Rapat koordinasi ini diharapkan melahirkan komitmen kuat dan langkah nyata guna mempercepat penurunan kasus TB di Kabupaten Bengkayang menuju target eliminasi 2030. (Diskominfo Bengkayang/RT)

Pemkab Bengkayang Gelar Pendampingan Layanan Posyandu Serentak dalam Rangka Hari Posyandu Nasional 2026

Bengkayang – Menindaklanjuti arahan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia terkait peringatan Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 , Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melaksanakan pendampingan layanan Posyandu secara serentak pada Rabu, 29 April 2026.

@diskominfo_bengkayang

Pemkab Bengkayang Gelar Pendampingan Layanan Posyandu Serentak dalam Rangka Hari Posyandu Nasional 2026 Bengkayang – Menindaklanjuti arahan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia terkait peringatan Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 , Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melaksanakan pendampingan layanan Posyandu secara serentak pada Rabu, 29 April 2026. Kegiatan yang berpusat di Posyandu Kamboja Bendon, Kelurahan Bumi Emas, ini dimulai pada pukul 09.00 WIB. Pelaksanaan pendampingan ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui integrasi 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Dalam sambutannya, Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bengkayang, Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M., menegaskan transformasi peran Posyandu di tengah masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa Posyandu sekarang bukan hanya sekadar tempat pelayanan kesehatan saja, namun jangkauannya telah diperluas menjadi 6 SPM. Adapun keenam bidang SPM yang menjadi fokus pengoptimalan layanan secara serentak tersebut meliputi: 1. Pendidikan 2. Kesehatan 3. Pekerjaan Umum 4. Perumahan Rakyat 5. Ketentraman dan Ketertiban Umum 6. serta Perlindungan Masyarakat Sosial Kepala DPMD Kabupaten Bengkayang, Markus Dalon, SE., M.Si, menekankan pentingnya sinergi antar-perangkat daerah dalam menyukseskan program ini. Sejumlah instansi terkait turut hadir melakukan pendampingan, di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, PP dan KB, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan Rakyat, Dinas Sosial, Satpol PP, BPBD, hingga Dinas Kominfo Kabupaten Bengkayang. Selain unsur dinas, kegiatan ini juga melibatkan Camat Bengkayang dan Lurah Bumi Emas guna memastikan layanan tersampaikan langsung kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Posyandu sebagai garda terdepan dalam pemenuhan hak dasar dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bengkayang.(Diskominfo Bengkayang/MR/RT) @Anita Darwis

♬ suara asli – Kominfo_BkyOfficial – Kominfo_BkyOfficial

Kegiatan yang berpusat di Posyandu Kamboja Bendon, Kelurahan Bumi Emas, ini dimulai pada pukul 09.00 WIB. Pelaksanaan pendampingan ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui integrasi 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Dalam sambutannya, Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bengkayang, Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M., menegaskan transformasi peran Posyandu di tengah masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa Posyandu sekarang bukan hanya sekadar tempat pelayanan kesehatan saja, namun jangkauannya telah diperluas menjadi 6 SPM.

Adapun keenam bidang SPM yang menjadi fokus pengoptimalan layanan secara serentak tersebut meliputi: 1. Pendidikan 2. Kesehatan 3. Pekerjaan Umum 4. Perumahan Rakyat 5. Ketentraman dan Ketertiban Umum 6. serta Perlindungan Masyarakat Sosial

Kepala DPMD Kabupaten Bengkayang, Markus Dalon, SE., , menekankan pentingnya sinergi antar-perangkat daerah dalam menyukseskan program ini. Sejumlah instansi terkait turut hadir melakukan pendampingan, di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, PP dan KB, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan Rakyat, Dinas Sosial, Satpol PP, BPBD, hingga Dinas Kominfo Kabupaten Bengkayang.

Selain unsur dinas, kegiatan ini juga melibatkan Camat Bengkayang dan Lurah Bumi Emas guna memastikan layanan tersampaikan langsung kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Posyandu sebagai garda terdepan dalam pemenuhan hak dasar dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bengkayang.(Diskominfo Bengkayang/MR/RT)

Pemkab Bengkayang Gelar Cek Kesehatan Gratis, Donor Darah, dan Pelayanan KB Sambut HUT Ke-27

Bengkayang – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Bengkayang yang jatuh pada 27 April 2026, Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menggelar kegiatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Rangkaya Kantor Bupati 1 Atap dan Pustu Rangkang ini meliputi cek kesehatan gratis (CKG) khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), donor darah untuk masyarakat umum, serta pelayanan Keluarga Berencana (KB) bagi masyarakat.

Sejak pagi pukul 08.00 WIB, antusiasme peserta sudah terlihat. Sejumlah ASN tampak mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, sementara masyarakat umum turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang dilayani oleh tenaga kesehatan. Di lokasi terpisah, pelayanan KB juga diberikan guna mendukung program kesehatan keluarga.

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., juga turut serta dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap aksi kemanusiaan tersebut. Kegiatan ini turut didampingi oleh Wakil Bupati Bengkayang, Drs. H. Syamsul Rizal, yang juga memantau langsung pelaksanaan pelayanan KB di Pustu Rangkang.

Selain itu, panitia juga menetapkan syarat bagi peserta cek kesehatan gratis, yakni wajib membawa KTP. Hal ini untuk memastikan pelayanan tepat sasaran, khususnya bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang.

Dengan mengusung semangat “Bengkayang Optimis dan Mandiri”, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.

Pemerintah Kabupaten Bengkayang pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan positif selama rangkaian peringatan HUT ke-27, sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah yang semakin maju. (Diskominfo Bengkayang/MR/RT)

Dirgahayu ke-27 Kabupaten Bengkayang

Bengkayang Optimis dan Mandiri

Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Bengkayang, mari bersama-sama meriahkan dengan kegiatan bermanfaat untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat 💙

📌 Kegiatan:

✔️ Cek Kesehatan Gratis (khusus ASN)

✔️ Donor Darah (untuk masyarakat umum)

✔️ Pelayanan KB (untuk masyarakat umum)

📝 Syarat:

Wajib membawa KTP (khusus cek kesehatan gratis)

📍 Lokasi:

Aula Rangkaya Kantor Bupati 1 Atap (cek kesehatan & donor darah)

Pustu Rangkang (pelayanan KB)

📅 Hari/Tanggal: Kamis, 23 April 2026

⏰ Waktu: 08.00 WIB – selesai

Yuk, hadiri dan ikut berpartisipasi!

Sehatkan diri, bantu sesama, dan dukung Bengkayang yang semakin maju 🙌

#DirgahayuBengkayang27#BengkayangOptimisMandiri#AyoSehat#DonorDarah#PelayananKB

Selamat dan sukses kepada Pemerintah Kabupaten Bengkayang atas diraihnya penghargaan Pemerintah Daerah kategori Pratama dalam pencapaian Universal Health Coverage (UHC)

Selamat dan sukses kepada Pemerintah Kabupaten Bengkayang atas diraihnya penghargaan Pemerintah Daerah kategori Pratama dalam pencapaian Universal Health Coverage (UHC) dengan capaian kepesertaan Program JKN mencapai 98,57%.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M. pada acara Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (27/1) didampingi Kadis Kesehatan PPKB Kabupaten Bengkayang, Rosalina Nungkat, S.K.M., M.K.M.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Abdul Muhaimin Iskandar, didampingi Menteri Kesehatan RI, Wakil Menteri Dalam Negeri, Direktur Utama BPJS Kesehatan, serta Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan.

___

Congratulations to the Bengkayang Regency Government on receiving the Regional Government Award in the Pratama Category for achieving Universal Health Coverage (UHC), with National Health Insurance (JKN) program participation reaching 98.57%.

The award was received directly by the Regent of Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., at the Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 held in Jakarta on Tuesday, January 27, accompanied by the Head of the Health and PPKB Office of Bengkayang Regency, Rosalina Nungkat, S.K.M., M.K.M.

The award was presented by the Coordinating Minister for Community Empowerment of the Republic of Indonesia, Abdul Muhaimin Iskandar, accompanied by the Minister of Health of the Republic of Indonesia, the Deputy Minister of Home Affairs, the President Director of BPJS Kesehatan, and the Chairperson of the Supervisory Board of BPJS Kesehatan.

#uhc

#bpjskesehatan

#bengkayang

#kabupatenbengkayang

#diskominfobengkayang

Pemkab Bengkayang Perkuat P4GN Melalui Rakor Rencana Aksi Terkait Program Desa Bersinar

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang menegaskan komitmennya dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN) melalui Rapat Koordinasi P4GN dan pemaparan Rencana Aksi Daerah (RAD) yang digelar pada 22 Desember 2025 di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Bengkayang.

Kegiatan ini merupakan upaya penguatan sinergi lintas sektor untuk mewujudkan Bengkayang Bersinar (Bersih Narkoba), sejalan dengan kebijakan nasional BNN RI dan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang RAN P4GN.

Dalam rakor tersebut dipaparkan capaian Program Desa Bersinar yang telah berjalan sejak tahun 2020. Hingga tahun 2025, sebanyak 14 desa dari 122 desa dan 2 kelurahan telah ditetapkan sebagai lokasi Desa Bersinar, 14 desa yang telah melaksanakan kegiatan berupa Spanduk dan sosialisasi, serta tes urine. 14 desa tersebut yaitu Desa Sungai Jaga B, Desa Jagoi, Desa Gerantung, Desa Puteng, Desa Setia Budi, Desa Sungai Jaga A, Desa Karya Bakti,desa Bukit Serayan, desa Suka Bangun, desa Sungkung I, Desa Papan Uduk,Desa Serindu, Desa Sekidak,Desa Suti Semarang. Masih ada 108 Desa dan 2 Kelurahaan yang belum ditetapkan sebagai Desa Bersinar dan masih menjadi target desa bersinar ditahun selanjutnya.

Rakor ini juga menegaskan peran Tim Terpadu P4GN Kabupaten Bengkayang yang melibatkan unsur pemerintah daerah, Forkopimda, dan perangkat daerah dalam menyusun serta mengoordinasikan pelaksanaan RAD P4GN.

Fokus rencana aksi memiliki Bidang utama intervensi yaitu Pencegahaan melalui Kampanye Pemberatasan ,Penyalahgunaan (Rehabilitasi, Peredaraan Gelap Narkotika). Kolaborasi adalah kunci penting dalam menciptakan pendekatan yang komperhensip dalam menghadapi permasalahaan narkotika. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkayang berharap terwujud langkah-langkah konkret dan terintegrasi dalam pencegahan narkoba, mulai dari edukasi, deteksi dini, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan layanan rehabilitasi, guna mendukung terwujudnya Bengkayang sebagai Kabupaten Bersih Narkoba. (Diskominfo Bengkayang)

Rapat Evaluasi Kematian Ibu dan Anak Tw. IV serta Diseminasi Hasil Audit Maternal Perinatal Tahun 2025

Bengkayang — Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menyelenggarakan Rapat Evaluasi Kematian Ibu dan Anak Triwulan IV serta Diseminasi Hasil Audit Maternal dan Perinatal Kabupaten Bengkayang Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Hotel Lala Golden Bengkayang pada Selasa (25/11/2025).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bengkayang, Drs. H. Syamsul Rizal, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Bengkayang. Acara strategis ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, di antaranya:

1. Inspektur Daerah Kabupaten Bengkayang;

2. Kepala Badan/Dinas/Pejabat Tinggi Pratama pada OPD terkait;

3. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkayang;

4. Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Bengkayang;

5. Para Kepala Bidang/Pejabat Administrator OPD terkait;

6. Camat Bengkayang;

7. Lurah Bumi Emas dan Lurah Sebalo;

8. Kepala Puskesmas Bengkayang, Lumar, Teriak, dan Sungai Betung;

9. Direktur RS Pemerintah dan Swasta di Kabupaten Bengkayang;

10. Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang atau yang mewakili;

11. Ketua PMI Kabupaten Bengkayang atau yang mewakili;

12. Organisasi kesehatan: IDI, IBI, PPNI, PERSAGI;

13. Para akademisi;

14. Manager Wahana Visi Indonesia (WVI) AP Bengkayang;

15. Penanggung jawab klinik: Polres Bengkayang, Lanud Harry Hadisoemantri, BNNK, serta klinik mandiri/swasta;

16. Tim Pengkaji AMP-SR dan Sekretariat AMP-SR Kabupaten Bengkayang;

17. Para narasumber dokter spesialis kandungan (Obgyn) dan dokter spesialis anak;

18. Serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bengkayang, Drs. H. Syamsul Rizal, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan penting ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Beliau membuka sambutan dengan mengajak seluruh peserta untuk bersyukur dan menjaga komitmen bersama dalam menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Bengkayang. Di mana Pentingnya Evaluasi dan Audit Maternal-Perinatal.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa audit kematian ibu dan bayi memiliki peran vital untuk:

*. Mengidentifikasi penyebab kematian,

*. Menganalisis faktor risiko,

*. Menyusun langkah perbaikan layanan kesehatan,

*. Menguatkan akuntabilitas seluruh pemangku kepentingan.

*. AKI dan AKB disebut sebagai indikator utama keberhasilan pembangunan kesehatan, sekaligus gambaran kualitas layanan kesehatan di suatu daerah.

DATA KEMATIAN IBU DAN BAYI DI KABUPATEN BENGKAYANG

Berdasarkan laporan MPDN Kematian Ibu (AKI):

1. 2023: 3 kasus

2. 2024: 1 kasus

3. 2025 (sampai Oktober) : 0 kasus

Wakil Bupati berharap kondisi tanpa kasus ini dapat terus bertahan hingga akhir tahun.

Kematian Bayi (Perinatal):

1. 2023: 44 kasus

2. 2024: 53 kasus

3. 2025 (sampai Oktober): 20 kasus

Dimana Angka kematian bayi yang belum menurun signifikan menjadi perhatian khusus dalam rapat evaluasi ini.

Wakil Bupati menegaskan bahwa penanganan kematian ibu dan bayi bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan:

*. Koordinasi lintas sektor,

*. Evaluasi berkelanjutan,

*. Perbaikan mutu layanan secara menyeluruh.

Beliau mengajak semua peserta aktif memberikan solusi dan rekomendasi yang dapat diimplementasikan.

Di akhir kegiatan, Wakil Bupati menyampaikan harapan besar agar hasil rapat ini menghasilkan rekomendasi nyata untuk mewujudkan Bengkayang yang Sehat, Unggul, dan Gemilang. (Diskominfo Bengkayang/RT – Prokopim Bengkayang)

Bupati Bengkayang Buka Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang menegaskan kembali komitmennya dalam mempercepat penurunan angka stunting, sebuah isu serius yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi daerah. Hal ini disampaikan oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Bengkayang, pada (24/11/2025).

Bupati Darwis menyampaikan kabar baik mengenai pencapaian daerah, yang menunjukkan keberhasilan kolaborasi lintas sektor. Berdasarkan hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Kabupaten Bengkayang berhasil diturunkan sebesar 9,3%, dari 32,7% pada tahun 2023 menjadi 23,4% pada tahun 2024. Dalam pencapaian yang membanggakan, Bupati secara khusus memberikan apresiasi kepada Desa Jesape, Kecamatan Ledo, yang berhasil mencapai Zero Stunting.

“Pencapaian yang lain adalah kita berhasil menurunkan prevalensi stunting hingga mencapai Zero Stunting yaitu di Desa Jesape Kecamatan Ledo yang pada hari ini Camat dan Ketua TP PKK nya diundang secara khusus untuk menerima piagam penghargaan. Semoga hal ini bisa menjadi motivasi bagi kecamatan yang lain,” kata Bupati.

Camat Ledo beserta Ketua TP PKK Kecamatan Ledo diundang sebagai undangan khusus dalam Rakor tersebut untuk menerima piagam penghargaan. Bupati Darwis menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama membantu menurunkan angka stunting, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dunia usaha, sektor swasta, organisasi masyarakat, dan lembaga non-pemerintah. Salah satu lembaga non-pemerintah yang disebutkan adalah Wahana Visi Indonesia (WVI), yang dinilai telah berperan aktif dalam upaya ini.

Menurut Bupati Bengkayang, keberhasilan program penurunan stunting sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor, konsistensi program, dan pengawasan yang berkelanjutan.

Meskipun terjadi penurunan yang signifikan, Untuk menjaga momentum penurunan angka, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengambil langkah-langkah konkret:

1. Menguatkan komitmen dan sinergi lintas sektor.

2. Melakukan intervensi yang tepat dan terintegrasi, baik spesifik maupun sensitif secara sistematis.

3. Mengawal pelaksanaan program di lapangan, memastikan layanan sampai kepada keluarga yang membutuhkan, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.

4. Memanfaatkan Aplikasi BANGDA sebagai alat monitoring dan evaluasi berbasis digital untuk mendukung koordinasi dan memastikan intervensi tepat sasaran.

Bupati menegaskan bahwa penurunan stunting bukan hanya soal gizi dan kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan anak-anak, kesejahteraan keluarga, dan kemajuan daerah secara keseluruhan. Acara Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Bengkayang secara resmi dibuka oleh Bupati. Ia mengakhiri sambutannya dengan mengajak semua pihak untuk bekerja bersama, dengan niat tulus dan aksi nyata, demi anak-anak dan masa depan Kabupaten Bengkayang yang lebih gemilang dan secara resmi membuka rangkaian acara rakor.

(Diskominfo Bengkayang/LR/MR)

Selamat Memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-61

Selamat Memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-61, (12 November 2025)

Dengan mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, mari bersama-sama membangun kesadaran akan pola hidup sehat, baik kesehatan fisik maupun mental. Serta mendukung sistem kesehatan yang kuat dan berkeadilan.

#hkn2025

#harikesehatannasional

#bengkayang

#kabupatenbengkayang

#diskominfobengkayang

___

Happy 61st National Health Day (November 12, 2025)

With the theme “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” let’s continue to build awareness of healthy living—both physically and mentally—and support a strong and equitable health system for all.

#hkn2025

#nationalhealthday

#bengkayang

#bengkayangregency

#diskominfobengkayang

Pemkab Bengkayang Dorong Dua Desa Capai Sanitasi Total di Kecamatan Samalantan

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang dilaksanakan oleh Desa Mansuru dan Desa Bukit Serayan di Kecamatan Samalantan, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Camat Samalantan ini dihadiri oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M., Ketua TP PKK Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M., Sekretaris Daerah Yustianus, S.E., M.M., serta jajaran Forkopimda, Anggota DPRD, dan OPD terkait. Kehadiran para pejabat daerah menunjukkan dukungan nyata pemerintah terhadap percepatan pembangunan sektor sanitasi di wilayah pedesaan.

Melalui program STBM, masyarakat didorong untuk secara mandiri menyediakan sarana sanitasi layak seperti jamban sehat serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Pencapaian dua desa ini menjadi langkah maju dalam upaya Pemkab Bengkayang mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas dari perilaku buang air sembarangan.

Pemerintah berharap keberhasilan Desa Mansuru dan Bukit Serayan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Samalantan dan seluruh wilayah Bengkayang dalam mewujudkan sanitasi total demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Diskominfo Bengkayang/MR – Prokopim Bengkayang)