Month: April 2019

HARI JADI KABUPATEN BENGKAYANG KE -20

Pemkab Bengkayang Peringati Harjadi Ke-20

Pemerintah Kabupaten Bengkayang Menggelar Upacara Memperingati Hari Jadi Kabupaten Bengkayang Ke-20 Tahun Di Halaman Kantor Bupati Bengkayang/27 April 2019/Sabtu Pagi//

Bupat Bengkayang/Suryadman Gidot/Beraharp Kedepan Bengkayang Lebih Maju Siap Memaksimalkan Pelayanan Serta Lebih Serius MeMajukan Daerah Demi Kepentingan Masyarakat//


Bupati Bengkayang/Suryadman Gidot/Memimpin Langsung Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bengkayang Ke-20 Di Halaman Kantor Bupati Bengkayang/27 April 2019/Sabtupagi//

Rangkian Upacara /Di Hadiri Para Tokoh Pendiri Awal Bengkayang/Mantan Bupati Bengkayang Yakobus Luna/DAN Forkopimda/Dprd/Tokoh Agama/Tokoh Etnis/Tokoh Pemuda/Pelajar /Mahasiswa Dan Seluruh Aparatur Sipil Negara Di Lingkungan Pemkab Bengkayang//

Untuk Memeriahkan Perayaan Hari Jadi Kabupaten Bengkayang//Dalam Upacara Seluruh Peserta Aparatur Sipil Negara Mengenakan Pakaian Adat Multi Etnis/Pakian Multi Etnis Tersebut Sebagai Bentuk Wujud Kebersamaan Bahwa Kabupaten Bengkayang Memiliki Keberagaman Etnis//

Kabupaten Bengkayang Hasil Pemekaran Kabupaten Sambas Berdiri Sejak 27 April 1999 Terbentuk Menjadi 17 Kecamatan Dan 122 Desa Dua Kelurahan/Serta Memiliki Tata Letak Strategis Berbatasan Darat Dengan Negara Malaysia Di Kecamatan Jagoi Babang//

Dalam Kesempatan Ini/Bupati Bengkayang/Suryadman Gidot/Menyampaikan Ucapan Terima Kasih Kepada Seluruh Elemen Masyrakat /Karena Telah Ikut Melewati suka duka Berbagai Tantangan Berat Selama 20 Tahun dan Bersinergi Membangun Daerah/Serta Memelihara Kebersamaan Yang Ada Di Dalamnya//

Gidot/Merasa Bersyukur/Kedepan Ia Berharap Seluruh Elemen Masyrakat /Termasuk Lembaga Yang Ada Di Kabupaten Bengkayang/Tetap Bersatu Bekerja Lebih Keras /Serius Memajukan Daerah /Karena Menurutnya Tantangan Kedepan Semakin berat Seperti yang sudah Di Lewati//

Hari Ulang Tahun Ke-20 Bengkayang Tahun 2019 Mengangkat Tema/’’Dengan Semangat Hari Jadi Ke-20 Kabupaten Bengkayang Tingkatkan Daya Saing Daerah Melalui Peningkatan Inovasi Tata Pemerintahan Berkelanjutan Menuju Bengkayang Sejahtera”//

Perayan Hari Jadi Kabupaten Bengkayang Ke-20 Tahun Ini Di Meriahkan Sebanyak 24 Kegiatan Telah Berlangsung Sejak 22 April L2019 /Salah Satu Di Antaranya Seperti Pameran /pentas seni/bazzar dan lain-lain

Bupati Ajak Masyarakat Bersatu Kembali Pasca Pemilu

Bupati Bengkayang Suryadman Gidot mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu kembali pasca pemilu 17 April 2019 lalu, di kabupaten Bengkayang.

Menurutnya, meskipun ada pemilu yang harus melakukan pemilihan suara ulang di Bengkayang (25/4) adalah hal yang biasa. Tidak perlu dipermasalahkan.

“Persoalan PSU adalah hal yang biasa dalam proses demokrasi. Tidak perlu lagi di permasalahkan,” ujarnya, Jumat (26/4).

Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kalbar ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu kembali membangun daerah.

“Memajukan sebuah daerah yang didalamnya penuh dengan keberagaman perlu persamaan persepsi, pandangan ide dan gagasan,” ujarnya.

Yang paling penting kata Gidot , siapapun yang terpilih sebagai Presiden, anggota legislatif Kabupaten Bengkayang hingga DPR RI itu adalah pilihan rakyat. “Pemilu ini sebenarnya berlatih untuk bersaing. Yang menang dihormati, yang belum ya bersabar,” katanya.

Gidot menambahkan, semua proses demokrasi harus serahkan seluruhnya kepada Penyelenggaraan Pemilu. Apapun hasilnya agar tetap aman, damai dan sejuk, serta kondusif.

“Kita jaga terus kabupaten Bengkayang, jangan sampai ada gaduh-gaduh. Biar tempat aman dan kondusif. Biar menjadi harapan kita kedepan Bengkayang sejahtera dan berdaya saing,” tambahnya.

Terakhir, Gidot menyampaikan terima kasih kepada KPU, Bawaslu, TNI-Polri dan semua yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu di Bengkayang, sehingga semuanya berjalan dengan aman.

BPBD Gelar Simulasi Penanganan Karhutla di Bengkayang, rangkaian kegiatan Gebyar HUT Pemkab Bengkayang ke 20 th

Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkayang menggelar simulasi kebakaran hutan dan lahan di halaman kantor BPBD Bengkayang, Jumat (26/4).

Simulasi tersebut bertujuan untuk dapat menambah wawasan lebih bagi seluruh tim terkait, sehingga bisa bersinergi dalam penanganan bencana sesungguhnya di lapangan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Bengkayang, Yosef mengatakan simulasi ini adalah strategi Penanganan secara cepat bencana kebakaran hutan. Dimana dalam simulasi, selain libatkan tim gabungan BPBD, Manggala Agni, Polri, termasuk dinas kesehatan serta masyarakat. Mereka ini akan berperan menjalankan tugas penanganan bencana lebih cepat.

“Tujuan kita mengencarkan sosialisasi paradigma, pengurangan resiko bencana, menyampaikan informasi, dan memberikan edukasi kebencanaan ke masyarakat melalui sekolah, dan masyarakat pada umumnya,” ujar Yosef.

Yosef juga mengatakan, bencana ini adalah tanggung jawab bersama. Bukan hanya tanggung jawab BPBD, Pemeritah dan Bupati saja. ” Jangan selalu mengeluh menunggu pemeritah turun. Kita sudah memberikan sosialisasi penanganan awal ada di masyarakat,” tuturnya.

Lanjut Yosef, selama ini untuk kasus karhutla di Bengkayang itu karena masih rendahnya kesadaran masyarakat. Dan semua itu dampak dari kesengajaan. “Kita tidak minta aparat untuk menangkap masyarakat, tapi untuk efek jera perlu ditindak secara tegas sehingga memberikan dampak bagi pelaku,” ucapnya.

Terlebihnya, untuk mencegah terjadinya kebakaran perlu kesiapsiagaan yang bermulai dari diri sendiri.

Bupati Bengkayang Suryadman Gidot menyampaikan, simulasi ini dilakukan mengingat hampir setiap tahun ada masalah yang berhubungan dengan kebakaran hutan dan lahan. Ia mengatakan, apapun jenis kebakaran kedepannya menjadi tanggung jawab bersama, antara pemerintah, masyarakat dan swasta.

“Hari kita telah melakukan simulasi, dan sudah melihat bagaimana kesiapsiagaan kita di kabupaten Bengkayang. Intinya kita telah lihat fasilitas yang terbatas, personil yang terbatas termasuk juga penganggaran yang terbatas apapun bentuk resiko kebakaran nya kita siap melayani masyarakat,” ucap Suryadman Gidot.

Bupati juga mengatakan terpenting adalah mengedukasi masyarakat. Karena bencana ini bisa terjadi adalah ulah masyarakat itu sendiri. Seperti contoh, sembarangan buang puntung rokok, bakar iseng-iseng dan mengakibatkan kebakaran. Termasuk bencana lainnya.

“Oleh karena itu, bencana kebakaran hutan dan lahan, banjir dan sebagainya perlu kita antisipasi bersama,” tutupnya.

STIK-PTIK Angkatan 76 Melakukan Pengabdian Di Bengkayang: Penanggulangan Kenakalan Remaja Di Kabupaten Bengkayang

Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian – Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian atau STIK-PTIK Widya Bhara Daksa angkatan 76 melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat (Dianmas) di Kabupaten Bengkayang, Kalbar.

Dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan selama lima hari, mulai dari tanggal 22 April sampai 25 April 2019, dengan sasaran sekolah yang ada di Bengkayang.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh sebanyak 13 mahasiswa STIK-PTIK , yang didampingi oleh Kombes Pol Agus Kurtubi, dan Dosen Dr. Yopik Gani. Pengabdian masyarakat yang dilakukan ini mengambil tema: ” Penanggulangan Kenakalan Remaja Yang Menjadi Pelaku Kejahatan di Kabupaten Bengkayang.

Kombes Pol Agus Kurtubi mengatakan, pengabdian masyarakat yang dilakukan di Bengkayang ini merupakan bagian dari penyusunan tugas akhir mahasiswa STIK-PTIK Widya Bhara Daksa angkatan 76.

“Kegiatan akan dilakukan beberapa hari kedepan. Dengan sasaran anak sekolah,” ungkapnya, Selasa (23/4).

Sebelumnya, kedatangan mereka di Bengkayang sudah melakukan Audensi dengan Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot pada Senin (22/4) kemarin. Dalam pertemuan tersebut, Bupati mengarahkan kepada mahasiswa STIK-PTIK untuk dapat membantu pemerintah kabupaten Bengkayang untuk mengkaji akar masalah , penyebab maraknya kenakalan remaja yang ada di Kabupaten Bengkayang.

“Hasil dari kajian itu, diharapkan dapat memberikan manfaat, rekomendasi sebagai solusi untuk memecahkan persoalan maraknya kenakalan remaja yang berujung pada kejahatan yang dilakukan anak remaja di Bengkayang ini,” ujarnya.

Kombes Pol Agus Kurtubi mengatakan, dari hasil kajian yang sudah dilakukan dapat diidentifikasi penyebab maraknya kenakalan remaja di Bengkayang. Dari temuan dilapangan menurutnya, beberapa faktor yang mempengaruhi seperti pada kultur budaya.

“Masalah tersebut tidak lepas dari kultur Budaya. Seperti di kabupaten Bengkayang ini terdapat dua acara besar: ada Gawai Padi dan Gawai Pesta Rakyat. Dalam pesta rakyat (pernikahan) Dimana dalam hal ini mengundang penyanyi dan penari yang mempertontonkan tarian striptis dan cenderung akan diikuti oleh remaja,” jelasnya.

Sekian itu juga katanya, kenakalan tersebut pengaruh penggunaan handphone yang tidak diawasi oleh orangtua. Sehingga didalam handphone tersebut terdapat video porno yang dapat ditonton setiap saat.

“Ada juga peredaran minuman keras yang tak beralkohol, dan aturan hukum yang belum ada. Juga pengawasan orangtua yang kurang terhadap anak. Banyak anak yang menjadi korban KDRT , sehingga mencari kebebasan diluar rumah. Terakhir, tingginya angka anak putus sekolah di kabupaten Bengkayang, walaupun pendidikan gratisan sudah dicanangkan,” tuturnya.

Kombes Pol Agus Kurtubi berharap, dengan adanya pengabdian masyarakat yang dilakukan melalui sosialisasi di sekolah-sekokah nantinya mampu memberikan masukan dan bermanfaat. Serta dengan kegiatan Dianmas ini mampu memberikan masukan dan saran untuk upaya menanggulangi kenakalan remaja yang menjadi pelaku kejahatan di kabupaten Bengkayang.

Hut ke-20 Pemkab Bengkayang Gelar Pameran Launching i-Bengkayang

 

Pemkab Bengkayang menggelar pameran Gebyar Ulang tahun Ke-20 Kabupaten Bengkayang, Senin (22/04/2019).

Dalam pembukaan HUT Ke-20 tersebut, dirangkai dengan Penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Bengkayangdengan Aksaramaya dan launching dua kegiatan yaitu zero waste programe bagi ASN Kabupaten Bengkayang dengan tema mari memakai alat bekal dan dan minum yang sehat dan I-Bengkayang.

Direktur Aksaramaya, Sulasmo menyampaikan I-Bengkayang Aplikasi membaca yang di luncurkan melalui dinas perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Bengkayang dan I Bengkayang sendiri memuat buku bacaan yang dapat didalamnya banyak informasi.

“I-Bengkayang dapat di download melalui aplikasi smartphone masing-masing, dengan aplikasi ini memudahkan khususnya warga masyarakat Bengkayangmengakses informasi yang update dan benar untuk dimanfaatkan buat Kabupaten Bengkayang itu sendiri,” katanya.

Sementara itu, Bupati BengkayangSuryadman Gidot, M.Pd menyambut baik terselengarannya pameran karena sebagai ajang informasi dan publikasi hasil pembangunan dan pelayanan publik yang telah di laksanakan pemerintah kabupaten Bengkayang.

“Disamping untuk mensosialisasikan program dan hasil pembangunan di masing masing OPD maupun di pihak swasta dimaksud untuk memberi inspirasi, juga untuk menggalang dan meyatukan semagat juang masyarakat Kabupaten Bengkayangyang lebih baik,” katanya.

HUT Gebyar ke-20 Pemkab Bengkayang. “ HIDUP SEHAT DENGAN LINGKUNGAN SEHAT” bersama DWP Kabupaten Bengkayang

DWP KAB. BENGKAYANG DALAM BINGKAI PROGRAM “ZERO WASTE PROGRAM”

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bengkayang bekerjasama dengan perusahaan produsen dan Distributor wadah kemasan mengandung berbahan plastic aman dan berlisensi menggelar kegiatan Zero Waste Program dengan Thema :”Say No To Plastic Towards To Green Government”. Adapun maksud dari program kerja ini adalah untuk membudayakan penggunaaan bahanbahan plastic ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan perangkat bekal (Makan dan Minuman ke kantor) dalam bekerja. Adapun slogan yang diusung adalah “No Tumbler No Drink”. Program
kerja ini diluncurkan bertepatan dengan perayaan HUT Gebyar ke-20 Kabupaten Bengkayang. Senada dengan penggiat Lingkungan Hidup Dunia, pada tahun 1998, komunitas penggiat daur ulang di AS The Society of The Plastic Industry, mengeluarkan RIC (Resin Identification Code). RIC ini adalah sekumpulan kode yang digunakan untuk menunjukkan jenis resin yang ada pada plastik tertentu. Setelah diadopsi oleh ISO (International Organization for Standardization), RIC pun wajib dicantumkan pada setiap kemasan plastik yang ada. Selain memudahkan saat memilah plastik untuk didaur ulang, tentu saja RIC juga berguna untuk kita semua dalam memilih kemasan plastik yang tepat bagi keseharian kita.

  

Mari Bersama DWP Kab. Bengkayang Ny. Maria Christiana Yan (Ketua DWP Kab. Bengkayang) kita bersama budayakan Penggunaan Produk Plastik Ramah Lingkungan dengan menggunakan peralatan bekal Makan dan Minum yang sehat untuk ke kantor, ke sekolah, berolah raga dan kesempatan kesempatan santai dan rekreasi serta yakin akan penggunaan produk berbahan plastic yang tepat dan aman. Pada Pameran dalam rangka HUT Gebyar ke-20 Kabupaten Bengkayang, DWP Kab.Bengkayang menyediakan produk-produk plastic yang aman, baik untuk perangkat bekal makan dan minum maupun keperluan rumah tangga. (Tentunya dengan harga yang murah dan bersahabat). Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Organisasi DWP Kab. Bengkayang dalam mewujudkan “Perkantoran Ramah Lingkungan Dengan Penggunaaan Produk Berbahan Aman Bagi Kesehatan” Mari Bersama kita kurangi pencemaran lingkungan dengan melaksanakan slogan “ZERO WASTE” Bagaimakah mendapatkan produk plastic aman dan berlisensi???? Jika berminat terhadap wadah plastic aman maka dapat menghubungi Bidang Ekonomi DWP Kab. Bengkayang/Sekretariat DWP Kab.Bengkayang;
1. Ny. Yulita Veronika Yosep
2. Ny. Yatnikawati Dodi Arisko
Pada Sekretariat DWP Kab. Bengkayang (Komplek Ruko sebelum kantor DPRDKab.Bengkayang) , atau dapat juga mengunjungi stand DWP Kab. Bengkayang pada Lokasi Pameran HUT Gebyar ke-20 Pemkab Bengkayang. “ HIDUP SEHAT DENGAN LINGKUNGAN SEHAT “.

Serta  pada Tanggal 26 April 2019 akan ada senam massal DWP dan membagikan sebanyak 300 botol sehat berlisensi bagi ASN yang ikut senam, tempat kegiatan Ruas Jalan Utama menuju kantor Bupati satu atap.

 

 

 

pleno Terbuka Tingkat Kecamatan

pleno Terbuka Tingkat Kecamatan, Kapolsek Bengkayang Minta Saksi Bersikap Dewasa

Pleno terbuka di tingkat kecamatan mulai dilakukan hari ini, Senin (22/4) di kantor Camat Bengkayang.

Pleno penghitungan suara tersebut dihadiri oleh semua saksi parpol, dan 81 TPS yang ada di Kecamatan Bengkayang kota.

Camat Bengkayang, Robinson mengatakan, Pleno ditingkat PPK mulai dilakukan hari ini sampai tiga hari kedepan. Ia berharap tidak ada kendala, tetap dalam keadaan aman dan damai.

“Kita berharap pleno berjalan dengan lancar. Sukses dan tidak ada kendala, dan semua berjalan dengan lancar,” ujarnya.

 

Kapolsek Bengkayang, Ipda I Gusti Bagus Krisna Wardana, menyampaikan Polsek Bengkayang telah menyiapkan sebanyak 14 personil dalam rangka pengamanan pleno terbuka penghitungan suara di PPK. Personil tersebut akan mengamankan selama pleno berlangsung, yang sesuai dengan jadwal tiga hari.

“Kita berharap dalam rapat pleno ini semuanya berjalan dengan baik, aman dan lancar, serta damai,” tuturnya.

Kapolsek juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di kabupaten Bengkayang, terutama di kecamatan Bengkayang kota untuk bersama-sama dengan Polri menjaga Kamtibmas pleno tersebut.

“Tidak hanya dari Polri, kami juga ada teman dari Panwas, TNI tetap meminta dukungan dari masyarakat untuk menjaga situasi diwilayah hukum Polsek Bengkayang,” ujar Ipda I Gusti Bagus Krisna Wardana.

Sementara itu situasi terkini di Bengkayang, mulai dari pemungutan suara kemarin sampai pada pleno hari ini Bengkayang masih dalam keadaan yang aman terkendali. “Semoga ini tetap berlanjut sampai pada pleno selesai ,” tuturnya.

Kapolsek berharap dan meminta juga kepada semua saksi dapat berperilaku dewasa. Karena dalam kontestasi Pemilu siap menang, dan siap kalah.

“Sebagai saksi juga dapat menjaga keamanan, dan ketertiban di kecamatan Bengkayang,” imbuhnya.

Sementara itu, Panwaslu Lurah Sebalo, Ayub mengatakan sesuai dengan pantauan selama dilapangan, mulai dari pemungutan suara sampai pada pleno belum ditemukan adanya pelanggaran, ataupun kendala.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, TNI, Kecamatan yang sudah membantu dan bersama-sama mensukseskan pemilu 2019 di Bengkayang. Sehingga semuanya berjalan dengan baik,” tutupnya.

Bawaslu: Beberapa TPS Direkomendasikan Untuk Melakukan Pemungutan Suara Ulang

Bengkayang, Dua hari pasca pemungutan suara, pemilu 2019 Presiden dan Legislatif 17 April 2019 kemarin, Bawaslu menerima setidaknya ada empat TPS yang ada di Kabupaten Bengkayang akan terpaksa kembali melakukan pemungutan suara ulang (PSU), atau pencoblosan.

Pemungutan suara ulang ini karena terdapat beberapa pemilih yang tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb). Namun memberikan hak pilih.

“Ada orang yang tidak terdaftar Di DPT atau DPTb. Dia hanya memiliki KTP elektronik, tapi bukan domisili setempat . Tapi diberi surat suara,” ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkayang, Yosef Harry Suyadi, Jumat (19/4).

Adapun laporan yang masuk di Bawaslu sampai pada hari ini, yaitu potensi pemungutan suara DPD untuk TPS 29, yang berada di desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang.

Selain itu, kata Harry akan dilakukan
PSU Di TPS 6 Desa Rumajaya, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, untuk pemilihan Presiden dann Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI.

“Dan untuk PSU juga di lakukan di TPS 10 Desa Ke, Kecamatan Sanggau Ledo. Yaitu untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI,” ucapnya.

Selain di tempat tersebut, juga terdapat di TPS 005 desa Sango, Kecamatan
Sanggau Ledo. Yaitu untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten.

“Bawaslu merekomendasikan untuk PSU,” ujarnya.

Sejauh ini, terkait pelanggaran lainnya tidak ditemukan. ” Untuk Bengkayang selain yang tadi. Aman semuanya,” katanya.

Sementara untuk jadwal melakukan pencoblosan ulang, KPU Kabupaten Bengkayang belum menerima jadwal dari KPU RI. Dan KPU juga baru menerima satu yang PSU.

“rekom Bawaslu baru satu yang PSU di TPS 29 Karimunting. Untuk jadwal ditentukan KPU RI, dan kami belum terima jadwal,” ujar Ketua KPU kabupaten Bengkayang, Musa Jairani.

Terkait keamanan pemilu di Bengkayang, Kapolres Bengkayang AKBP Yos Guntur Fauris Susanto .mengatakan, hingga hari ini Bengkayang tetap aman terkendali.

“Kondisi Bengkayang dalam keadaan aman. Baik sebelum dan setelah pemungutan suara,” ujarnya.

Polres Bengkayang menjamin keamanan pemilu, karenanya ada 355 personil Polres Bengkayang yang telah dikerahkan dalam pengamanan di tempat pemungutan suara, kemarin.

Kapolres Bengkayang, AKBP Yos Guntur Fauris Susanto mengatakan sampai hari ini kondisi dan situasi pasca pemilu di Bengkayang masih dalam keadaan yang aman dan damai.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang aman dan sejuk di bumi sebalo Bengkayang.