Selamat dan Sukses Кераda Pemerintah Kabupaten Bengkayang atas pencapaian WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) 4x berturut-turut (LKPD 2022 – 2025) Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2025 oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat.
Congratulations and Success to the Government of Bengkayang Regency for achieving an Unqualified Opinion (WTP) four consecutive times on the Regional Government Financial Statements (LKPD) from 2022 to 2025, awarded by the Audit Board of the Republic of Indonesia (BPK RI) Representative Office of West Kalimantan Province.
Singkawang – Dalam rangka upaya konkret pengendalian inflasi daerah serta memperkuat ketahanan pangan, Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., memimpin langsung jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bengkayang melaksanakan kunjungan kerja sekaligus studi banding ke kawasan peternakan ayam petelur di Kota Singkawang, pada Selasa (19/05/2026).
Turut mendampingi Bupati Bengkayang dalam kunjungan strategis tersebut di antaranya Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkayang, Staf Ahli Bupati, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bengkayang. Kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Bengkayang ini disambut hangat oleh Asisten II Pemerintah Kota Singkawang yang hadir mewakili jajaran Pemkot Singkawang.
Kunjungan kerja ini difokuskan untuk mengkaji dan menyerap praktik baik (best practice) terkait sistem manajemen pengelolaan peternakan ayam petelur unggulan di Singkawang. Hal ini dinilai krusial sebagai langkah antisipatif untuk menjaga ketersediaan stok sekaligus menjaga stabilitas harga telur di pasaran, yang merupakan salah satu komoditas penyumbang inflasi.
Selain tinjauan lapangan, agenda ini juga dimanfaatkan sebagai wadah koordinasi lintas daerah guna membahas potensi kerja sama jangka panjang terkait pemenuhan pasokan komoditas pangan strategis antar wilayah.
Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., menegaskan bahwa hasil dari studi banding ini diharapkan dapat segera dikaji dan menjadi acuan strategis bagi percepatan pengembangan sektor peternakan lokal di Kabupaten Bengkayang.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Singkawang menyambut sangat positif inisiatif dari Pemkab Bengkayang tersebut. Pemkot Singkawang menyatakan keterbukaannya untuk terus menjalin kolaborasi berkelanjutan dalam rangka pengendalian harga bahan pokok dan stabilitas ekonomi di wilayah masing-masing. (Diskominfo Bengkayang/Prokopim Bengkayang)
Mari dukung pendataan ekonomi secara akurat demi perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. Partisipasi Anda sangat berarti untuk masa depan daerah kita.
—-
The 2026 Economic Census is here for a more advanced Bengkayang! 📊
Let’s support accurate economic data collection to ensure well-targeted development planning. Your participation matters for the future of our region.
Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) pada Kamis, 19 Juni 2025, bertempat di Ruang rapat Bupati Bengkayang di lantai 2 Kantor Bupati Satu Atap. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Drs. H. Syamsul Rizal dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, Bulog dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
HLM TPID kali ini difokuskan pada penyusunan road map pengendalian inflasi daerah tahun 2025 hingga 2027, yang bertujuan sebagai panduan strategis dan operasional dalam menjaga kestabilan harga serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Drs. H Syamsul Rizal menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengendalikan inflasi, khususnya menjelang periode-periode yang rawan gejolak harga seperti Hari Besar Keagamaan Nasional dan musim tanam/panen. Penyusunan road map pengendalian inflasi daerah ini merupakan langkah konkret untuk merumuskan strategi jangka menengah dan panjang yang terintegrasi, terarah dan berbasis data. Wakil Bupati Bengkayang juga mengajak kepada OPD yang termasuk melaksanakan Strategi 4 K (ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif).untuk melaksanakan kegiatan dengan baik agar target tercapai dan akan di evaluasi secara berkala untuk melihat apakah kegiatan berjalan sesuai rencana atau perlu penyesuaian.
Berbagai isu krusial dibahas dalam pertemuan ini, antara lain yaitu penguatan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, serta komunikasi yang efektif dengan masyarakat. Bank Indonesia turut memberikan paparan mengenai kondisi inflasi nasional dan daerah, serta kerangka penyusunan road map berbasis empat pilar strategi (4 K) pengendalian inflasi. (Diskominfo Bengkayang/LR/FM)
Bengkayang – Pjs. Bupati Bengkayang Drs. H. Manto, M.Si membuka Workshop dan Pemaparan Pemanfaatan Lahan Kering untuk Ekonomi Kerakyatan dalam rangka Mendukung Program Energi Baru Terbarukan (EBT) di Kabupaten Bengkayang di Aula Rangkaya Kantor Bupati Bengkayang pada Kamis (24/10/2024).
Hadir, Direktur PT. PLN Energi Primer Indonesia; Manager UBP Kalimantan Barat 3 Bengkayang; Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang; Camat se-Kabupaten Bengkayang; serta Direktur PT. MBM Perseroda dan Direktur Perumda BSM.
Energi baru terbarukan adalah energi yang berasal dari alam dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Seperti energi matahari, panas bumi, tenaga angin, ombak, biomassa dan masih banyak lagi. Energi terbarukan juga dikenal dengan istilah renewable energy yang bisa digunakan sebagai energi alternatif untuk penganti bahan bakar fossil yang mau habis seperti minyak bumi, gas alam dan batu bara.
PLTU Batu Bara di Provinsi Kalimantan Barat tersebar di beberapa Kabupaten diantaranya Kabupaten Sintang, Sanggau, Ketapang, Mempawah dan Bengkayang. Di Kabupaten Bengkayang sendiri terdapat 2 PLTU Batu Bara yakni PLTU Kalbar 1 dengan kapasitan 2 x100 MW dan PLTU Kalbar 3 dengan kapasitas 2 x 50 MW. Keseluruhannya terletak di Desa Karimunting Kecamatan Sungai Raya Kepulauan.
Dari ke dua PLTU tersebut diperkirakan mengkonsumsi batu bara lebih dari 2 juta ton pertahun. Maka dapat dibayangkan berapa emisi yang sudah dihasilkan. Oleh karena itu harus ada Upaya yang massif dan terstruktur untuk mengurangi penggunaan batu bara tersebut. Salah satu upaya yang sedang dan akan dilakukan adalah menggunakan biomassa sebagai bahan baku pengganti batu bara dan kita kenal dengan istilah cofîring biomassa. Hal yang menarik adalah bahwa Kabupaten Bengkayang kaya akan sumber-sumber biomassa tersebut. Sehingga tentu saja hal ini menjadi sebuah peluang untuk menggerakkan ekonomi dan menjaga kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Bengkayang, membuka lapangan pekerjaan, menghidupkan UMKM /IKM serta menyokong pertumbuhan bagi BUMD, mengurangi nembakaran lahan dan pemanfaatan lahan-lahan terlantar.
Pengembangan bisnis biomassa adalah salah satu alternatif potensi bisnis yang dapat dikembangkan di Kabupaten Bengkayang dengan melibatkan pihak ketiga para pelaku usaha. Tersedia dan terbukanya pasar harus dapat di manfaatkan dengan jeli oleh para pelaku usaha dan masyarakat di Kabupaten Bengkayang. Sehingga akan tercipta suatu rantai pasok antara petani/Masyarakat, Pelaku usaha (BUMD) dan pasar (PLTU). (Diskominfo Bengkayang/RT)
Bengkayang – Rapat Kerja Cabang Ke-I, DPC IWAPI Kabupaten Bengkayang tahun 2024 yang mengusung tema “IWAPI bergerak maju bersama dalam mengoptimalkan perkembangan UKM menuju ekonomi sejahtera” sukses digelar pada Jumat (30/08/2024) di Lesehan Indah Mandiri Bengkayang.
Dari tema yang diusung tersebut mempunyai kesesuaian dan relevansi dengan situasi dan kondisi yang diharapkan Pemerintah yang dimana Usaha Kecil dan Menengah mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, juga berperan dalam pendistribusian hasil-hasil pembanguanan, bahkan dalam situasi krisis ekonomi yang terjadi beberapa tahun yang lalu, sektor UKM terbukti tangguh dalam menghadapi krisis dan mampu bertahan ditengah krisis ekonomi, oleh sebab itu kebijakan pemerintah ke depan harus diupayakan lebih kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya UKM serta kemitraan usaha yang saling menguntungkan antara pengusaha besar dengan pengusaha kecil khususnya dalam meningkatkan daya saing dan kualitas sumber daya manusianya.
Kegiatan yang dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bengkayang Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Ibu Ir. Magdalena, M.M yang mewakili Bupati Bengkayang ini dalam sambutannya meminta IWAPI dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkayang dalam menyukseskan program-program pemerintah khususnya dalam pembinaan UKM, sehingga Pemerintah Kabupaten Bengkayang bersama IWAPI semakin mantap dan gemilang untuk kesejahteraan masyarakat. Ungkapnya.
Dan oleh karena itu keberadaan IWAPI di Kabupaten Bengkayang dapat semakin meningkatkan kontribusi pengusaha wanita dalam membantu pemerintah daerah dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat, sehingga pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bengkayang semakin baik dan dapat tumbuh secara berkualitas dan merata dimasa-masa yang akan datang.
Senada dengan hal itu Ketua DPD IWAPI Provinsi Kalimantan Barat Ibu Oktavia, S.E.,M.H dalam sambutannya “IWAPI Kabupaten Bengkayang harus selalu berfikir kedepan dalam melihat peluang bisnis, apalagi Kabupaten Bengkayang yang berbatasan lansung dengan Negara tetangga Malaysia, dan tidak lupa dalam organisasi juga harus saling mendukung dari setiap anggota nya” Ungkapnya demikian.
Hadir dalam Rapat Kerja Cabang Ke-I, DPC IWAPI Kabupaten Bengkayang tahun 2024 ini, Ketua DPD dan Pengurus IWAPI Provinsi Kalimantan Barat; Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkayang atau yang mewakili; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkayang atau yang mewakili; Ketua dan Pengurus IWAPI Kabupaten Bengkayang; serta Ketua dan Seluruh Pengurus Organisasi Wanita di Kabupaten Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/RT)
Pontianak – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalbar menggelar Welcoming Dinner Undian Tabungan Simpeda Nasional Periode 1 Tahun XXXV 2024 di Pendopo Gubernur Kalbar, Pontianak pada Rabu, 7 Agustus 2024.
Undian Bertajuk “Dari Sabang Sampai Marauke Bertabur Rejeki di Bumi Khatulistiwa” ini dihadiri oleh Pj Gubernur Kalbar dr. H. Harisson, M.Kes; Sekda. Kab. Bengkayang, Yustianus, S.E., M.M; Ketua Umum Asbanda Yuddy Renaldi; Direktur Utama Bank Kalbar Rokidi, S.E., M.M; Direksi BPD seluruh Indonesia dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Kalbar.\
Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar, dr. H. Harisson, M.Kes. berharap BPD dapat mendorong perekonomian daerah dengan melakukan kolaborasi dan sinergi yang kuat dari pemerintah pusat, daerah dan berbagai pihak. “Ini agar mampu mendorong perekonomian desa, perekonomian daerah yang berdampak pula pada keberhasilan pencapaian target-target perekonomian nasional,” ujarnya.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, S.E., M.M. mengatakan undian Tabungan Simpeda dilakukan dua kali dalam setahun. Untuk periode kali ini, Kota Pontianak diberikan kesempatan untuk menjadi tuan rumah perhelatan Panen Rejeki BPD. “Ini jadi kebanggaan sekaligus momen untuk menunjukkan kepada khalayak luas atas capaian pembangunan di Kalbar, khususnya Kota Pontianak. Semula harusnya digelar di Jayapura, tapi kami tarik (undian Tabungan Simpeda) ke Pontianak. Alhamdulillah, temen-temen dari BPD seluruh Indonesia tadi telah merasakan kekagumannya atas pembangunan yang ada di Kota Pontianak,” ungkapnya.
Adapun pemenang hadiah utama senilai 500 juta dimenangkan oleh nasabah dari Bank Sulselbar. Undian Tabungan Simpeda juga mengundi pemenang kedua untuk empat pemenang dengan masing-masing hadiah sebesar 100 juta. Untuk tiga pemenang hadiah 100 juta masing-masing diraih oleh nasabah Bank BJB, Bank Lampung, dan Bank Kaltimtara. Sedangkan satu hadiah dikhususkan untuk tuan rumah, yakni nasabah Bank Kalbar bernama Ahmad Yani dari Cabang Nanga Pinoh Bank Kalbar.
Undian Tabungan Simpeda 2024 sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan customer loyalty dan sekaligus sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah. Undian ini dilaksanakan dua kali dalam setahun. Periode I pengumpulan poin, yakni 1 Januari – 30 Juni. Sedangkan periode II untuk pengumpulan poin selama 1 Juli – 31 Desember. (Diskominfo Bengkayang/FM)
Pontianak – Galeri Samu Adup Bengkayang (SAB) pada Sabtu (08/06/2024) secara resmi dibuka oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M. Bertempat di Komplek Rumah Betang Jalan Sutoyo Pontianak, galeri ini diprakarsai oleh perkumpulan sesama anak Bengkayang yang berdomisili di Pontianak sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi akan produk – produk unggulan UMKM dan IKM asli dari Kabupaten Bengkayang.
Dalam sambutannya, Bupati Bengkayang mengucapkan apresiasi yang tinggi atas launchingnya Galeri Samu Adup Bengkayang di Kota Pontianak. “Pemerintah Kabupaten Bengkayang akan mendukung galerin ini sebagai sarana promosi dan penjualan produk UMKM dan IKM dari Kabupaten Bengkayang. Untuk itu, melalui perangkat daerah terkait dan Dekranasda akan bermitra dan berkolaborasi sehingga produk-produk UMKM dan IKM di Kabupaten Bengkayang tetap terus tersedia di galeri ini.” Ucap Bupati Bengkayang.
Bupati Sebastianus Darwis, S.E., M.M menambahkan potensi dari galeri SAB ini. “Keberadaan galeri yang menyewakan dan menjual pakaian tradisional daerah, merupakan salah satu bentuk melestarikan dan mengenalkan budaya daerah kepada masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan Barat.” Tambah Bupati Bengkayang.
Turut hadir dalam launching Galeri Samu Adup Bengkayang yaitu Sekda Kabupaten Bengkayang Yustianus, S.E., M.M; Kepala Dinkopnakertrans Kab. Bengkayang Markus Dalon, S.E., M.M; Kepala Disperindag Kabupaten Bengkayang Dr. Yan, S.Sos., M.Si; Ketua Dekranasda Kabupaten Bengkayang Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M; Pastor Mikael Dou, CP; Direktur PDAM Kabupaten Bengkayang; Para Perwakilan DAD Kabupaten Bengkayang dan Kota Pontianak, serta para Tokoh Adat dan Masyarakat di Kabupaten Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/FM – Foto : Prokopim Kabupaten Bengkayang)
Jakarta – Dekranasda Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat ikut serta dalam ajang pembukaan pameran Jakarta Internasional Handicraft Trade Fair (INACRAFT) ke-24 Tahun 2024 di Jakarta Convention Center (JCC). Acara bergengsi ini dibuka oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki, serta dihadiri oleh perwakilan Dekranasda dari Provinsi, Kabupaten/kota diseluruh Indonesia.
Pameran INACRAFT berlangsung mulai Rabu tanggal 28 hingga Minggu 03 Maret 2024, menjadi panggung bagi produk-produk Unggulan Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari seluruh penjuru Indonesia. Dengan mengangkat tema utama “From Smart Village to Global Market” dengan harapan event tahunan ini dapat menjadi pusat promosi kerajinan Internasional.
Pada hari pertama dibuka, Presiden RI Joko Widodo didanpingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo diJakarta Convention Center (JCC) Rabu, (28/2/2024). Beliau melakukan tinjauan untuk melihat berbagai produk kerajinan dari para UKM yang terlibat.
Turut hadir
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki serta Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan juga hadir melihat berbagai produk dari para UKM dalam acara yang digelar hingga 3 Maret 2024 mendatang.
Dalam Kegiatan INACRAFT ini Dekranasda Kabupaten Bengkayang turut berpartisipasi dan menampilkan produk-produk unggulan seperti bidai, tas anyam, dan lain sebagainya. Tim Dekranasda Kabupaten Bengkayang dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Bengkayang, Ny. Anita Sebastianus Darwis,S.E., M.M.
Kegiatan ini juga menampilkan produk unggulannya. Lokal dari berbagai daerah di Indonesia dengan harapan Melalui ajang ini, produk-produk lokal dapat semakin dikenal, meningkatkan taraf hidup pengrajin, dan memberikan manfaat yang lebih besar terutama dapat membawa kab. Bengkayang lebih di kenal di mata dunia khusus nya di seluruh Indonesia. (Diskominfo Bengkayang/FM – Prokopim Kabupaten Bengkayang)
Bengkayang – Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, SE., MM., meresmikan Galeri Dekranasda yang bertempat di Hall Lantai 1 Kantor Bupati Bengkayang pada Jum’at pagi (26/01/2024).
Dewan Kerajinan Nasional Tingkat Daerah (Dekranasda) merupakan organisasi yang menjadi mitra pemerintah dalam membantu mengembangkan produk-produk kerajinan UMKM dari pengrajin atau seniman Kabupaten Bengkayang serta mempromosikan hasil kerajinan khas daerah dalam diberbagai event baik lokal, nasional, maupun internasional.
Ketua Dekransada Kabupaten Bengkayang,Ny. Anita Sebastianus Darwis, SE., MM., sangat mengapresiasi dengan diresmikannya Galeri Dekranasda yang baru ini.
”Semoga kedepannya Galeri ini dapat menampung produk-produk kerajinan unggulan dari seluruh pengrajin di Kabupaten Bengkayang”, tuturnya dalam acara peresmian Galeri Dekranasda.
Beliau juga berharap kedepannya semakin banyak pengrajin yang berpartisipasi serta aktif mempromosikan produk unggulan dari Kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkayang di Galeri Dekranasda.
Senada dengan itu, Bupati Bengkayang berharap dari peran serta para Camat untuk dapat memberikan informasi kepada para pelaku usaha di Kecamatan masing-masing untuk terus bersinergi bersama Dekranasda untuk memperkenalkan produk-produk lokal serta industri kreatif.
”Dengan adanya Dekranasda ini diharapkan para pengrajin akan semakin terpacu untuk berkreatifitas sehingga disatu sisi dapat meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM di Kabupaten Bengkayang serta dapat menjaga budaya warisan leluhur kita”, harap Bupati Bengkayang.
Bupati Bengkayang juga mengharapkan Dakranasda dapat mendorong IKM/UKM untuk dapat memanfaatkan teknologi informasi dalam melakukan pemasaran produk yang diharapkan dapat memperkenalkan produk mereke ke lingkup yang lebih luas.
”Dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti Platform digital marketplace, tentunya dapat memudahkan kita dalam mempromosikan serta memasarkan produk-produk kerajinan yang ada di Kabupaten Bengkayang”, ujarnya.
Tidak hanya itu, seluruh Stakeholder di jajaran Forkopimda, instansi vertikal, BUMN, BUMD, serta jajaran perangkat daerah dan organisasi untuk mempromosikan Galeri Dekranasda dan ekonomi kreatif khas Kabupaten Bengkayang kepada masyarakat maupun tamu-tamu lokal, nasional maupun internasional. (Diskominfo Bengkayang/LR/IC/RT)