Category: Pemerintahan

Hut ke-20 Pemkab Bengkayang Gelar Pameran Launching i-Bengkayang

 

Pemkab Bengkayang menggelar pameran Gebyar Ulang tahun Ke-20 Kabupaten Bengkayang, Senin (22/04/2019).

Dalam pembukaan HUT Ke-20 tersebut, dirangkai dengan Penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Bengkayangdengan Aksaramaya dan launching dua kegiatan yaitu zero waste programe bagi ASN Kabupaten Bengkayang dengan tema mari memakai alat bekal dan dan minum yang sehat dan I-Bengkayang.

Direktur Aksaramaya, Sulasmo menyampaikan I-Bengkayang Aplikasi membaca yang di luncurkan melalui dinas perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Bengkayang dan I Bengkayang sendiri memuat buku bacaan yang dapat didalamnya banyak informasi.

“I-Bengkayang dapat di download melalui aplikasi smartphone masing-masing, dengan aplikasi ini memudahkan khususnya warga masyarakat Bengkayangmengakses informasi yang update dan benar untuk dimanfaatkan buat Kabupaten Bengkayang itu sendiri,” katanya.

Sementara itu, Bupati BengkayangSuryadman Gidot, M.Pd menyambut baik terselengarannya pameran karena sebagai ajang informasi dan publikasi hasil pembangunan dan pelayanan publik yang telah di laksanakan pemerintah kabupaten Bengkayang.

“Disamping untuk mensosialisasikan program dan hasil pembangunan di masing masing OPD maupun di pihak swasta dimaksud untuk memberi inspirasi, juga untuk menggalang dan meyatukan semagat juang masyarakat Kabupaten Bengkayangyang lebih baik,” katanya.

pleno Terbuka Tingkat Kecamatan

pleno Terbuka Tingkat Kecamatan, Kapolsek Bengkayang Minta Saksi Bersikap Dewasa

Pleno terbuka di tingkat kecamatan mulai dilakukan hari ini, Senin (22/4) di kantor Camat Bengkayang.

Pleno penghitungan suara tersebut dihadiri oleh semua saksi parpol, dan 81 TPS yang ada di Kecamatan Bengkayang kota.

Camat Bengkayang, Robinson mengatakan, Pleno ditingkat PPK mulai dilakukan hari ini sampai tiga hari kedepan. Ia berharap tidak ada kendala, tetap dalam keadaan aman dan damai.

“Kita berharap pleno berjalan dengan lancar. Sukses dan tidak ada kendala, dan semua berjalan dengan lancar,” ujarnya.

 

Kapolsek Bengkayang, Ipda I Gusti Bagus Krisna Wardana, menyampaikan Polsek Bengkayang telah menyiapkan sebanyak 14 personil dalam rangka pengamanan pleno terbuka penghitungan suara di PPK. Personil tersebut akan mengamankan selama pleno berlangsung, yang sesuai dengan jadwal tiga hari.

“Kita berharap dalam rapat pleno ini semuanya berjalan dengan baik, aman dan lancar, serta damai,” tuturnya.

Kapolsek juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di kabupaten Bengkayang, terutama di kecamatan Bengkayang kota untuk bersama-sama dengan Polri menjaga Kamtibmas pleno tersebut.

“Tidak hanya dari Polri, kami juga ada teman dari Panwas, TNI tetap meminta dukungan dari masyarakat untuk menjaga situasi diwilayah hukum Polsek Bengkayang,” ujar Ipda I Gusti Bagus Krisna Wardana.

Sementara itu situasi terkini di Bengkayang, mulai dari pemungutan suara kemarin sampai pada pleno hari ini Bengkayang masih dalam keadaan yang aman terkendali. “Semoga ini tetap berlanjut sampai pada pleno selesai ,” tuturnya.

Kapolsek berharap dan meminta juga kepada semua saksi dapat berperilaku dewasa. Karena dalam kontestasi Pemilu siap menang, dan siap kalah.

“Sebagai saksi juga dapat menjaga keamanan, dan ketertiban di kecamatan Bengkayang,” imbuhnya.

Sementara itu, Panwaslu Lurah Sebalo, Ayub mengatakan sesuai dengan pantauan selama dilapangan, mulai dari pemungutan suara sampai pada pleno belum ditemukan adanya pelanggaran, ataupun kendala.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, TNI, Kecamatan yang sudah membantu dan bersama-sama mensukseskan pemilu 2019 di Bengkayang. Sehingga semuanya berjalan dengan baik,” tutupnya.

Pemkab Bengkayang Terus Berbenah dikutip dari laman resmi https://daerah.sindonews.com/read/1395168/174/pemkab-bengkayang-terus-berbenah-1555043030 tanggal Jum’at, 12 April 2019 – 11:37 WIB

BENGKAYANG – Pada 27 April mendatang, Pemkab Bengkayang akan menapaki usianya yang ke-20 sejak dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1999 sebagai pemekaran dari Kabupaten Sambas.

Untuk ukuran manusia, usia ke-20 tahun merupakan rentang usia remaja menuju dewasa. Sementara bagi birokrasi pemerintahan, kurun waktu itu yang cukup untuk membenahi dan menguatkan pondasi-pondasi pembangunan bagi masyarakat yang berada diwilayahnya.

Selama interval waktu tersebut, banyak aspek yang telah dibenahi oleh para pemimpin melalui struktur di dalamnya baik yang berupa fisik (infrastruktur) maupun non-fisik seperti birokrasi dan SDM. 

Dari sektor infrastruktur misalnya, berbagai fasilitas penunjang kebutuhan dasar masyarakat seperti gedung pemerintahan, akses transportasi, penerangan, sumber daya air, kesehatan, sarana prasarana pertanian, pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan lain sebagainya sudah dibangun. Di sisi lain, pembangunan sumber daya manusia juga terus berjalan mengikuti perkembangan.

“Setidaknya sudah 1008 orang semenjak tahun 2007 anak-anak daerah telah disekolahkan oleh Pemda Bengkayang,” ungkap Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, dalam setiap kesempatan mengunjungi wilayah yang dipimpinnya. 

“Tahun ini juga (2019), PLBN di Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang telah dibuka dan dimulai pengerjaannya. Ini menjadi peluang besar bagi masyarakat Bengkayang untuk menyiapkan diri dan bersaing memajukan diri,” tambah Bupati. 

Kerja sama, komunikasi dan koordinasi dengan lembaga lain, baik lembaga pemerintah maupun swasta juga turut dibangun Pemkab Bengkayang guna mendukung proses pembangunan. 

Khusus untuk pelayanan dibidang pendidikan dan kesehatan, sudah bisa diakses masyarakat. Gedung sekolah misalnya, Kadis Dikbud, Yan, menyebutkan sudah didirikan hampir diseluruh wilayah yang memenuhi standar pembangunan gedung. 

“Pemkab Bengkayang telah membangun banyak gedung sekolah didaerah yang memenuhi standar pendirian, sisa 6 persen lagi yang belum dan sedang diupayakan,” sebutnya. Untuk mendukung hal itu, turut direkrut guru sebagai Guru Kontrak guna mengisi kekurangan tenaga.

Sementara untuk akses kesehatan, sarana seperti Polindes dan Poskesdes, Puskesmas telah bisa dinikmati masyarakat. Kekurangan tenaga kesehatan juga telah diminimalisir dengan perekrutan tenaga kontrak baik oleh daerah maupun pusat. Pelayanan dan gedung RSUD sendiri kini semakin eksklusif dan maksimal dalam memberikan pelayanan.

Dari 122 Desa di Kabupaten Bengkayang berdasarkan Indek Desa Membangun (IDM) tahun 2017 masih terdapat 26 desa berstatus sangat tertinggal 74 berstatus tetinggal dan 20 berstatus berkembang dan 2 desa berstatus maju. Bupati Bengkayang dalam kunjungannya ke desa-desa bersama dinas terkait meminta agar pemerintah desa dalam menyusun rencana pembangunan di desa agar sinkron dan terpadu dengan pembgunan pemerintah daerah dan mengutamakan pembangunan yg mengarah kepada percepatan peningkatan status desanya sehingga tidak ada lagi desa yg tertinggal dimasa yg akan datang.

Kabupaten Bengkayang merupakan daerah yang memiliki kondisi geografis yang cukup strategis, berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia dengan potensi alam yang besar. Sementara kondisi topografinya, masing-masing Kecamatan dari 17 Kecamatan yang ada memiliki potensi tersendiri, mulai dari potensi hutan, perkebunan, pertanian, tambang, air hingga potensi kelautan. 

Dan yang tak kalah penting, daerah yang dianonimkan dengan Bumi Sebalo ini juga berdiri diatas keberagaman suku, agama, ras dan golongan yang hingga detik ini hidup damai berdampingan.

“Keberagaman suku, adat istiadat dan budaya yang ada merupakan salah satu modal utama yang dapat mendukung pembangunan dan kemajuan daerah ini,” ungkap Wakil Bupati, Agustinus Naon dalam sebuah kesempatan.

Melalui peringatan HUT ke-20 ini, Pemkab Bengkayang akan terus berbenah untuk memajukan diri. Semua pihak, diharapkan terlibat sesuai dengan kapasitasnya.

(akn)

Gebyar 20 Tahun HUT PEMDA Kabupaten Bengkayang Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bengkayang mengadakan Lomba Liga Dangdut Bumi sebalo

Dalam Rangka memeriahkan Gebyar 20 Tahun HUT PEMDA Kabupaten Bengkayang Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bengkayang mengadakan Lomba Liga Dangdut Bumi sebalo. Pendaftaran dilaksanakan pada tanggal 4 Maret s/d 3 April di Kantor Dinas Pemuda Olahraga da Pariwisata Kabupaten Bengkayang atau menghubungi Cp. Singka (082158884995) dan Angel (082153420050). Pendaftaran Gratis dan Total Hadiah Rp.10.000.000.Dengan syarat dan Ketentuan sebagai berikut :
1. Peserta terbagi dalam dua kategori putra dan putri
2. Batas usia 15 s/d 55 Tahun
3. Mewakili salah satu Kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkayang dan wajib menunjukan Kartu Identitas (KK/KTP/Kartu Pelajat/SIM.dsb)
4. Peserta Menyanyikan 1 Buah Lagu Pada saat Audisi
5. Pada Babak penyisihan peserta membawakan 1(satu) buah lagu dan babak final membawakan 2 buah lagu.
6. Penampilan pada babak grand final boleh menggunakan model atau penari latar.
7. Penampilan tidak mengandung unsur Sara dan Pornografi.
8. List lagu di sediakan oleh panitia.
9. Bersedia mengikuti rangkaian kompetisi dan mematuhi Peraturan Panitia.
10. Keputusan yang diambil oleh Dewan Juri tidak dapat di ganggu gugat.
11. Pengiring disediakan oleh Panitia.
12. Kriteria Penilaian : Kreatifitas ,Bakat,Originalitas,Entertaining,Performance.
13. Lagu Yang diperlombakan :

Kategori Putra :
-Menunggu ( Rhoma Irama)
-Masih adakah (Leo Waidi )
-Pelaminan Kelabu (Mansyur S)
-Doa Suci (Imam S.A)
-Tidak Semua Laki-laki (Meggy Z)
-Sahabat ( Rhoma Irama)
-Kerinduan (Rhoma Irama )
-Rena (Hamdan ATT)
-Tanda Cinta (Meggy Z)
-Pagar Makan Tanaman (Mansyur S )

Kategori Putri :
-Dahsyat (Abiem Ngesti
-Diriject (Jenita Janet )
-Secawan Madu (Via Valen )
-Iming-Iming (Elvi S)
-Muara Kasih Bunda (Erie Susan )
-Selow (Via Valen)
-Goyang Nasi Padang (Duo Anggrek)
-Pria Idaman (Rita Sigiarto)
– Pacar Dunia Akhirat ( Rita Sugiarto)
-Biduan ( Rita Sugiarto)

•Babak Audisi 4 dan 5 April 2019 pukul 08.30 Wib-15.00 Wib .
bertempat di Kantor Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bengkayang.
•Babak Penyisihan dan Grand Final 26 &27 April 2019 Pukul 19.00 Wib-Selesai .
Bertempat di pentas Hiburan Rakyat Lapangan eks,MTQ Bengkayang(samping Kantor Bupati Bengkayang)

 

Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi oleh Tim Korsupgah KPK RI di Kabupaten Bengkayang

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkayang tahun 2018 terjadi defisit sebesar Rp 7,4 Milyar, hal itu yang disampaikan Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd dalam sambutannya pada acara Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi KPK RI, Selasa (4/12), di Aula II Lt.V Kantor Bupati Bengkayang.

Monev Pelaksanaan Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi KPK RI ini bertujuan untuk  melihat sejauh mana rencana aksi yang sudah di jalankan, sejauh mana progres yang dilakukan oleh Pemkab, serta faktor apa saja yang bisa menghambat ditingkat kabupaten.

Bupati Bengkayang Suryadman Gidot mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada tim KPK yang sudah datang di Kabupaten Bengkayang dalam pelaksanaan rencana aksi pemberantasan korupsi terintergrasi di Kabupaten Bengkayang.

“Saya atas nama pemerintah mendukung sepenuhnya tim KPK RI untuk melakukan evaluasi sejauh mana program rencana aksi KPK telah kami laksanakan. Program ini mendorong Penyelenggaraan pemeritah daerah yang lebih transparan, dan akuntabel,” ucap Bupati.

Bupati juga menyampaikan APBD Kabupaten Bengkayang tahun 2018, dari sisi pendapatan dialokasikan sebesar Rp 999,4 Milyar diantaranya dari PAD Rp 53,8 milyar (kontribusi PAD 5,48 persen dari total pendapatan), Dana Pertimbangan Rp 788,5 milyar (78,89 persen dari total pendapatan), serta lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 174 milyar.

“Sedangkan pengeluaran tahun 2018 dialokasikan sebesar Rp 1.024,8 milyar yang dialokasikan untuk belanja  tidak langsung Rp 579,5 milyar, belanja langsung Rp 445,3 milyar, sehingga terjadi defisit anggaran APBD tahun 2018 sebesar Rp 7,4 milyar,” ujarnya.

Bupati Bengkayang menyadari masih banyak program-program yang harus dilakukan untuk mewujudkan visi pemeritah Kabupaten Bengkayang 2016-2021 yakni mewujudkan Kabupaten Bengkayang yang sejahtera dan berdaya saing.

Sementara opini hasil pemeriksaan BPK RI terhadap  Laporan Keuangan   Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang tahun 2017 masih Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

“Semoga opini hasil  pemeriksaan BPK RI terhadap laporan keuangan tahun 2018 yang akan diperiksa pada tahun 2019 nanti, Kabupaten Bengkayang bisa memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” bebernya. Bupati juga meminta kepada Sekda selaku TAPD dan seluruh kepala OPD, untuk betul-betul memahami apa yang menjadi Evaluasi dan catatan Tim KPK RI.

Ketua Tim KPK RI  Rusfian, tugas kami adalah melakukan koordinasi dan supervisi di daerah. Karena Misi kita melakukan Pencegahan Korupsi mendorong Pemkab untuk membangun sistem pencegahan bersama, dimulai dari FGD di tingkat Provinsi, dan kami juga untuk meminta pendapat kepada para penyidik kami apa saja yang menjadi masalah daerah sehingga terjadi tindak pidana korupsi.

“Karena di daerah  masih banyak peluang- peluang untuk melakukan korupsi.Beberapa peluang yang dapat menimbulkan terjadinya tindak pidana korupsi di daerah antara seperti, APBD  dan Perijinan,” ujarnya.

Rusfian memgatakan, Korupsi bisa terjadi karena dua hal yakni

adanya Bad system dan Bad People.

“Kegiatan ini adalah pada prinsipnya mendukung rekomendasi KPK, terhadap upaya pencegahan Korupsi di Kabupaten Bengkayang,”  ucap Anggota DPRD kabupaten, Edi A.

Perencanaan APBD menggunakan sistem e planning  atau e budgeting agar dapat di pantau masyarakat,  saat ini Pemda Bengkayang belum melaksanakannya. Pengawasan pengadaan barang dan jasa secara e procedurement.

“saat ini Pemda Bengkayang sudah mulai menerapkan,  hanya Unit Layanan Pengadaan saat ini  pegawainya masih dari lembaga teknis,  kedepan sesuai rekomendasi KPK dibentuk ULP mandiri dan di permanenkan, sehingga pengelolanya dapat independent,” ucapnya.

Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE),  harus dilakukan secara transparan dan melalui teknologi informasi. Kemudian, Pengawasan penguatan Aparat Pengawas Internal Pemerintah, dan terakhir  untuk mencegah korupsi juga perlu memperhatikan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara.