Berita

Rakor Tata Kelola PPID 2024, Dorong Keterbukaan Informasi Publik Untuk Masyarakat Untuk Mewujudkan Good Governance

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkayang menggelar Rapat Koordinasi Tata Kelola Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang dan Sosialisasi Pembentukan PPID Desa Tahun 2024 yang bertempat di Aula Kantor Bupati Bengkayang Lantai V pada Kamis (16/5/2024).

Rakor tata kelola PPID tahun ini dibuka oleh Bupati Bengkayang yang dalam hal ini di wakili oleh staff ahli Bupati Bengkayang Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Ir. Magdalena, MM Kegiatan ini dihadiri oleh 44 Badan Publik, 10 Kepala Bagian Setda Kabupaten Bengkayang dan tidak kurang dari 21 Kepala Desa atau yang mewakili di Kabupaten Bengkayang.

Dalam sambutannya, Ir. Magdalena, M.M., menyampaikan 6 asas yang harus dipedomani dalam melaksanakan pelayanan informasi yaitu transparansi, akuntabilitas, kondisional, partisipatif, kesamaan hak dan keseimbangan hak dan kewajiban.

Melalui ke-6 asas tersebut merupakan landasan bagi setiap badan publik dalam melayani masyarakat yang membutuhkan informasi.

“Dengan keterbukaan informasi, masyarakat menjadi lebih aktif dan turut serta dalam mengawasi jalannya penyelenggaraan pemerintahan”, tutur Ir. Magdalena, M.M., dalam sambutannya.

“Itu menjadi dasar PPID harus mampu menyediakan informasi yang diminta oleh masyarakat”, tuturnya menambahkan.

Tentunya dengan keterbukaan informasi publik yang tersedia secara lengkap dan mudah diakses dari sumber yang resmi akan mendukung penerapan tata kelola Pemerintahan yang baik (Good Governance).

Beliau juga berpesan setidaknya 3 hal kepada peserta yang ikut dalam rapat tata kelola PPID kali ini pertama, setiap organisasi kepala perangkat dan pemerintahan desa dapat bekerja optimal dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi sehingga pelayanan informasi dan Publikasi lebih optimal. Kedua, setiap PPID segera memperbaharui Daftar Informasi Publik tahun 2024 dan mengusulkan daftar informasi yang dikecualikan pada perangkat daerah kepada Bupati Bengkayang melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkayang selaku PPID Utama. Ketiga, para Kepala Desa dapat segera membentuk PPID ditingkat Pemerintah Desa.

Pada Rakor Tata Kelola PPID dan Sosialisasi Pembentukan PPID Desa 2024 ini diisi oleh 3 narasumber yaitu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkayang, Aleksius, S.Sos., M.Si., Wakil Ketua Komisi Informasi Kalimantan Barat Marhasak Reinardo Sinaga, S.H., dan narasumber ketiga Wiwin Sutiana, S.T., dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Barat. (Diskominfo Bengkayang)

HUT ke-22, GOW Kabupaten Bengkayang Gelar Senam Sehat Dan Cek Kesehatan

Bengkayang – Dalam rangka Hari Ulang Tahun Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Bengkayang ke-22 tahun 2024 selenggarakan berbagai kegiatan dan perlombaan di Halaman Rumah Dinas Wakil Bupati Bengkayang pada Jumat pagi (17/05/2024).

Kegiatan ini diikuti berbagai Organisasi Wanita yang ada di Kabupaten Bengkayang.

Adapun kegiatan yang di selengarakan yaitu Senam Sehat, Cek Kesehatan, Perlombaan outbound, Lomba Rengking Satu dan Lomba Tata Rias.

Dengan adanya kegiatan ini Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Bengkayang lebih maju dan lebih solid serta bersinergi dengan Pemerintah untuk memajukan dan ikut membangun Kabupaten Bengkayang lebih baik. (Diskominfo Bengkayang/RT)

Acara Ritual Adat Nyobe’ Dayok Kowont Sukses Digelar

Bengkayang – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang Heru Pujiono, S.KM.,M.KM Mewakili Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, SE., MM dalam Rangka Acara Adat dan Budaya NYOBE’ DAYOK KOWONT Sub Suku Masyarakat Dayak Bidayuh di Dusun Simpang Empat RT.03 Kampung Umbo Desa Bengkawan Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang 15/05/2024.

Dalam sambutan Bupati Bengkayang yang di bacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, “Saya mengucapkan selamat kepada Panitia dan Stakeholder yang terlibat langsung dalam pelaksanaan NYOBE’ ini, karena ini merupakan wujud nyata dari kecintaan kita untuk tetap melestarikan adat dan budaya kita, jangan sampai masyarakat adat tidak peduli dengan adat istiadat dan bahkan melupakan adat dikarenakan beralih dengan budaya modern, karena jika tidak di organisir dan di pelihara dengan baik maka akan hilang dengan sendirinya oleh derasnya perkembangan teknologi seperti saat ini Ujarnya.

Mengingat Bengkayang merupakan Pintu masuk terdekat dengan Sarawak Malaysia, kita tunjukkan bahwa Dayak harus berdaulat untuk bebas aktif, harus mandiri dan berkepribadian dalam berbudaya ketika orang menghilangkan budaya makan akan kehilangan jati dirinya, untuk itu saya berharap tetap dipelihara dan dijaga adat dan budaya di kabupaten Bengkayang yang kita cintai ini.

Nyobekng atau Nyobeng sebujit serta arsitektur Tradisional rumah adat Baluk Sebujit sudah ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) Indonesia Tahun 2023 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan Ritual Adat Dayok Kowont’ juga sudah di daftarkan sebagai warisan Budaya Tak Benda Indonesia tahun 2024.

Ini tentu merupakan keberhasilan yang harus kita apresiasi bersama yaitu dengan cara membenahi tata kelola destinasi wisata budaya di daerah ini, agar bisa memberikan nilai tambah bagi kelompok dan masyarakat sekitar, mengembangkan event perbatasan, mengembangkan pusat oleh-oleh dan pusat kuliner dan mengembangkan desa adat yang sudah ada untuk menggerakkan pembangunan wisata budaya dan desa oleh masyarakat dan untuk masyarakat dan terus meningkatkan upaya promosi.

Melalui perhelatan budaya yang ada, salah satunya lewat ritual adat nyobe’ Dayok Kowont’ ini, diharapkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang tergabung dalam komunitas desa adat masyarakat adat dan tim pemajuan kebudayaan desa serta kelompok sadar wisata (POK-DARWIS) untuk terus bersatu, bangkit, dan tumbuh. Milikilah rasa cinta terhadap seni dan budaya dan adat istiadat yang sudah diwariskan oleh para leluhur atau pendahulu. sebab dengan demikian niscaya daerah ini akan kuat dan berkarakter dalam kebudayaan.

Kebudayaan kita telah diatur dalam peraturan daerah Kabupaten Bengkayang nomor 3 tahun 2020 tentang pemajuan kebudayaan daerah serta Peraturan Bupati Nomor 64 tahun 2020 tentang pemajuan kebudayaan daerah Kabupaten Bengkayang melalui instansi terkait memiliki komitmen yang kuat untuk terus mendorong dan memberdayakan potensi Budaya agar tetap Lestari, dan terus berkembang serta dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya masyarakat adat yang ada di Kabupaten Bengkayang Pungkasnya.

Dalam Kesempatan tersebut Ketua Pelaksana Panitia MARDIMIS dan Masyarakat menyampaikan usulan dan harapan kepada Bupati Bengkayang Antara lain:

1. Bidang Infrastruktur:

– Lampu Penerangan Listrik;

– Jalan dan Jembatan;

– Pendidikan dan Kesehatan ;

– Lingkungan Permukiman.

2. Bidang Pendidikan :

Jika di memungkinkan kami usulkan pembangunan SD mini atau TK/PAUD sehingga anak-anak kami dapat menikmati sekolah yang layak dan terjangkau.

3. Kampung Umbo RT.03 Dusun Simpang Empat desa bengkawan merupakan Kampung definitif yang diakui secara sah secara administratif dalam pemerintahan sehingga tidaklah berlebihan jika kami sangat berharap agar permukiman kami Kampung Umbo dan area lahan tempat kami bekerja mencari nafkah seperti kebun dan lahan tampasan ladang supaya mendapat status Enclave dari Kawasan Konservasi Cagar Alam (CA). Sehingga memberikan ruang gerak yang fleksibel dalam mengelola potensi alam yang berada dekat dengan Kampung kami seperti potensi wisata yang mabeh. Ungkapnya.

Heru Pujiono, S.KM.,M.KM selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang setelah kegiatan Acara Adat NYOBE’ dayok Kowont’ langsung meninjau SDN 19 Rambai dan dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini akan saya sampaikan langsung kepada Bapak Bupati Sebastianus Darwis, SE.,MM dalam kesempatan yang baik pungkas nya.

Hadir dalam Kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kab Bengkayang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Bengkayang, Anggota DPRD Provinsi Terpilih Maria Christi Laura, SP, Camat Seluas, Camat Siding, Perwakilan OPD (PUPR, PMD, DMPTSP, Kabag Kesra, Kominfo) Danramil Seluas, Perwakilan Kapolsek Seluas, Komunitas LAYO X-Trail, Kepala Desa Bengkawan, Kepala Desa Pisak, Kepada Desa Sahan. (Diskominfo Bengkayang/LR)

Gawe Narah Padi Ke-XXVII Samalantan resmi dibuka Bupati Bengkayang

Bengkayang – Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E.,M.M membuka acara budaya Naik Dango (Gawe Narah Padi) Samalantan Ke XXVIII Tahun 2024 di Rumah Panjang Samalantan pada Selasa (14/05/2024).

Turut hadir dalam acara ini yaitu Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, Yustianus, S.E., M.M., Ketua Dan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Ketua Dan Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang, Forkopimda Kabupaten Bengkayang, para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bengkayang, Forkopimcam, Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Bengkayang, Ketua Dewan Adat Dayak Kota Singkawang, Ketua Dewan Adat Dayak Kecamatan Samalantan, Monterado Dan Capkala.

Event “Naik Dango” di Kecamatan Samalantan pada tahun ini mengambil tema “Dengan Event Naik Dango, Kita Wujudkan Pelestarian Budaya Dan Penerusan Tradisi Sebagai Benih Hidup Masa Depan”. Tema ini merupakan refleksi dari pelestarian budaya Dayak dan tradisi utama Rumah Bantang dan menjadi bentuk pewarisan tradisi, norma, dan persaudaraan dan penyerahan diri seutuhnya kepada Jubata (Tuhan Yang Maha Esa) seperti falsafah hidup “Adil Ka Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’ Jubata”.

Naik Dango merupakan suatu acara ungkapan syukur masyarakat Dayak khususnya Dayak Kanayatn atas rejeki berupa hasil panen yang diberikan Jubata atau Tuhan kepada manusia dan memiliki tiga aspek utama yaitu kehidupan Agraris, Religius, dan Komunal. aspek Agraris yaitu kehidupan masyarakat yang memiliki tradisi bercocok tanam, kemudian aspek Religius merupakan aspek untuk berterima kasih kepada Tuhan atas panen yang diperoleh dan aspek Komunal adalah cerminan kehidupan kekeluargaan, solidaritas dan persatuan.

Dalam sambutannya Bupati Bengkayang menghimbau dan mengajak kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Bengkayang dan para pengusaha Nasional untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan industri budaya dan pariwisata Daerah. “Keberhasilan pembangunan di bidang ini, sangat mungkin untuk diraih, karena selain memiliki keanekaragaman budaya etnik. Kabupaten Bengkayang juga mempunyai objek wisata yang tidak kalah menarik, bila dibandingkan dengan kabupaten lainnya di Kalimantan Barat.” Imbau Bupati Bengkayang.

Lanjut Bupati Bengkayang menambahkan lokasi Kabupaten Bengkayang yang strategis dengan berbagai macam potensinya. “Selain itu, ditunjang pula dengan letak geografisnya yang sangat strategis, yaitu berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia Timur, sehingga sangat potensial untuk mendatangkan para wisatawan lokal dan mancanegara.” Tutup Beliau. (Diskominfo Bengkayang/LR/RT)

Rapat Evaluasi Hasil Capaian Mcp Tahun 2023 Dan Rencana Aksi Tindak Lanjut Hasil Spi Tahun 2023

Bengkayang – Menindaklanjuti Surat Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Nomor B/1838/KSP.00/70-73/04/2024, 4 April 2024 perihal Rencana Aksi Tindak Lanjut Hasil Survei Penilaian Integritas Tahun 2023, serta Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Wilayah Kalimantan Barat Bersama KPK Republik Indonesia, di Pontianak 7 Mei 2024, Pemerintah Kabupaten Bengkayang melaksanakan Rapat Evaluasi Hasil Capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) 2023, Sosialisasi Rencana Aksi Tindak Lanjut Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2023, Nilai Indek Perilaku Anti Korupsi (IPAK), Level Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Skor Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK), Predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Penilaian OMBUDSMAN Republik Indonesia Tahun 2023, Senin, 13 Mei 2024.

Pada rapat yang difasilitasi Inspektorat Kabupaten Bengkayang dan dihadiri oleh para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang dan atas hasil evaluasi capaian MCP Tahun 2023 dan Survei Penilaian Integritas (SPI) 2023, Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M menegaskan kepada Para Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang untuk melakukan langkah-langkah, seperti :

1. Mengambil langkah-langkah guna peningkatan capaian MCP KPK Republik Indonesia dengan target minimal 90% pada Tahun 2024, untuk itu agar Perangkat Daerah mempersiapkan Dokumen pendukung yang diperlukan serta melakukan koordinasi inten pada Inspektorat Kabupaten Bengkayang;

2. Menindaklanjuti semua rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia atas Survei Penilaian Integritas (SPI) 2023 pada Pemerintah Kabupaten Bengkayang, serta untuk capaian Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024 mampu mendongkrak minimal 7 poin dari nilai saat ini;

3. Melakukan perbaikan kinerja dan pelayanan publik pada seluruh perangkat daerah, sehingga variabel yang diukur dalam Survei Penilaian Integritas (SPI), yaitu: Transparansi, Pengelolaan SDM, Pengelolaan Anggran, Integritas Tugas, Perdagangan Pengaruh (Trading in influence), Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa, dan Sosialisasi Perilaku Antikorupsi secara masive, hal ini akan membangun prespektif positif bagi masyarakat selaku objek survei di Tahun 2024;

4. Mensukseskan dan berpartisipasi dalam kegiatan Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2024 yang akan dilaksanakan oleh KPK Republik Indonesia dari Bulan Juli s.d Oktober 2024, baik secara wawancara langsung atau melalui WhatsApp dan Email, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara Pemerintah Kabupaten Bengkayang (Responden Internal)

Pada kesempat tersebut Sekretaris Daerah, Bapak Yustianus, SE., MM, menekankan agar senantiasa dilakukan perbaikan capaian Nilai MCP KPK RI dan hasil Survei Penilaian Integritas yang dilakukan KPK RI di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang, seluruh Kepala Perangkat Daerah agar melakukan monitoring langsung progres MCP KPK RI pada setiap PIC Masing-masing Instansi, disamping itu perlu diagendakan pertemuan setiap bulan guna memantau implementasi progres 8 sektor yang di intervensi Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK Republik Indonesia sebagai upaya nyata mendukung tindakan pencegahan Korupsi di Kabupaten Bengkayang.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setdakab Bengkayang, Bapak Drs. Pinus Samsudin, M.Si, menyampaikan untuk perbaikan Pelayanan Publik serta Reformasi Birokrasi, telah dilakukan langkah-langkah teknis seperti peningkatan kualitas SDM melalui Diklat bagi operator Pelayanan Publik, melakukan asistensi pada setiap Organisasi Perangkat Daerah atas sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam aspek pelayanan publik. (Inspektorat Kabupaten Bengkayang/Foto : Diskominfo Bengkayang/RT)

Bupati Bengkayang Serahkan Bantuan Sosial Untuk Masyarakat Yang Sakit Di Desa Tumiang

Bengkayang – Sebastianus Darwis, S.E.,M.M Bupati Bengkayang atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkayang meyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat yang sakit di Desa Tumiang pada Selasa (14/05/2024).

Bupati Bengkayang didampingi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkayang; Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bengkayang; Camat Samalantan; Kepala Desa Tumiang serta Babinsa Kecamatan Samalantan.

Bantuan sosial ini Bupati serahkan lansung kepada keluarga yang sakit dengan jumlah donasi yang terkumpul sebesar Rp. 64.570.000. Selanjutnya Donasi terus dibuka untuk membantu anak “Iwan” Bisa di operasi hingga dengan kesembuhannya.

Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada setiap Donatur yang sudah mau menyisihkan rejekinya kepada keluarga untuk kesembuhan adik “iwan”, dan ucapan Terima Kasih juga kepada Babinsa 05/Samalantan Kodim 1209/Bengkayang SERDA DIRUS selalu Inisiator yang telah membuka donasi ujar Darwis, (Diskominfo Bengkayang/LR/RT)

Turnamen Basket 3×3 Perbasi Cup Bengkayang 2024

Bengkayang – Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis,S.E.,M.M menutup kegiatan turnamen Bola Basket 3X3 Perbasi Cup yang berlangsung di Lapangan Basket Gedung Pancasila Bengkayang pada minggu sore (12/05/2024).

Masih dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Pemerintah Kabupaten Bengkayang ke-25 Tahun, Perbasi Pengkab Bengkayang selengarakan Turnamen Bola Basket 3×3 Kategori Putra dan Putri se-Kabupaten Bengkayang yang diselengarakan dari tanggal 11-12 Mei 2024.

Ajang turnamen ini juga merupakan bagian dari seleksi POPDA Kalimantan Barat yang akan diselenggarakan pada tanggal 24-28 Juni 2024 mendatang di Pontianak dan Kejurprov yang diremcanakan akan mulai penyisihan zona dibulan juni sampai dengan september mendatang.

Tim yang masuk dalam final pada turnamen ini untuk Kategori Putra Tim “Pak Bu Jan” berasal dari Tim Kecamatan Sungai Raya dan Tim “Thorn River” Berasal dari Tim Kecamatan Bengkayang dengan dimenangkan oleh Tim Kecamatan Sungai Raya yaitu “Pak Bu Jan”.

Sedangkan untuk kategori Putri mempertemukan Tim Vortal dengan SMANSA C yang dimenangkan oleh Tim Vortal. (Diskominfo Bengkayang/RT)

Wakil Bupati Buka Rapat Koordinasi Teknis Kepala Sekolah dan Silahturahmi Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024

Bengkayang – Rapat Koordinasi Teknis Kepala Sekolah ini dalam rangka Akselerasi pencapaian IPM, SPM dan Implementasi Peremcanaan Berbasis Data dan Kurikulum Merdeka serta silahturahmi Daerah hari Pendidikan Nasional tahun 2024 di laksanakan di Aula Rangkaya Kantor Bupati Bengkayang pada Rabu (08/05/2024).

Hadir dalam kegiatan Rakortek Kepala Sekolah se-Kabupaten Bengkayang ini Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, Kepala Organisasi Perangkat Daerah dilingkungan Kabupaten Bengkayang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkayang, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Bengkayang, dan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bengkayang.

Peserta Rakortek ini adalah semua Kepala Sekolah jenjang PKBM, PAUD, SD, dan SMP Negeri dan Swasta di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang dengan rincian PKBM ada 7; PAUD ada 204; Sekolah Dasar ada 274; Sekolah Menengah Pertama ada 85; dengan total jumlah peserta 570 satuan Pendidikan.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Indek Pembangunan Manusia (IPM) merupakan ukuran kinerja pembangunan yang dibentuk melalui tiga dimensi dasar, yaitu umur panjang dan sehat, pengetahuandan penghidupan yang layak dan IPM digunakan untuk mengetahui peta pembangunan manusia baik pencapaian, posisi maupun disparitas antar daerah.

Dan Kabupaten Bengkayang berada pada kategori sedang yaitu 69,53 atau berada pada posisi ke-7 dari 14 Kabupaten/Kota, dan berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri peringkat kinerja Standar Pelayanan Minimal se-Indonesia tahun 2023 yang dirilis pada 6 Mei 2024, Kabupaten Bengkayang berada pada nomor urut 125 dari 320 Kabupaten/Kota se-Indonesia dengan nilai 82,72 atau berada pada nilai tertinggi atau urutan pertama di Provinsi Kalimantan Barat.

Wakil Bupati Bengkayang Drs. H. Syamsul Rizal dalam sambutannya menyampaikan untuk menaikkan target IPM dan SPM Kabupaten Bengkayang. “Dalam mewujudkan Indeks Pembangunan Manusia dan Standar Pelayanan Minimal dengan kategori sangat tinggi dan rapor pendidikan dengan nilai baik sekali, mari bergerak bersama, lajukan Merdeka Belajar melalui Kolaborasi Bangga Sekolahku dengan kearifal lokal untuk SDM unggul dan berintegritas dalam Kurikulum Merdeka kita wujudkan SDM unggul Bengkayang MANTAP. (Diskominfo Bengkayang/RT)