WASPADA KABUT ASAP KARHUTLA

Kabupaten Bengkayang masih berada dalam kondisi Tanggap Darurat Bencana Asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Bupati Bengkayang mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan mencegah meluasnya dampak kabut asap dengan :

1️⃣ Menghindari atau menunda aktivitas di luar ruangan. Gunakan masker jika harus beraktivitas di luar;

2️⃣ Menutup pintu dan jendela untuk mengurangi masuknya asap ke dalam rumah;

3️⃣ Memperbanyak minum air putih dan mengonsumsi makanan sehat;

4️⃣ Tidak membakar lahan atau sampah sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran;

5️⃣ Segera melaporkan kepada aparat atau pihak berwenang apabila melihat titik api atau tanda-tanda kebakaran;

6️⃣ Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami batuk berkepanjangan, sesak napas, nyeri dada, atau iritasi berat pada mata dan tenggorokan.

🌿 Jaga kesehatan diri dan keluarga. Jangan membakar sembarangan.

Kebersamaan dan kepedulian kita adalah kunci untuk mencegah Karhutla dan melindungi Kabupaten Bengkayang dari dampak bahaya kabut asap.

Mari bersama cegah Karhutla, jaga Kabupaten Bengkayang tetap aman dan sehat.

@diskominfo_bengkayang

🚨 WASPADA KABUT ASAP KARHUTLA Kabupaten Bengkayang masih berada dalam kondisi Tanggap Darurat Bencana Asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Bupati Bengkayang mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan mencegah meluasnya dampak kabut asap dengan : 1️⃣ Menghindari atau menunda aktivitas di luar ruangan. Gunakan masker jika harus beraktivitas di luar; 2️⃣ Menutup pintu dan jendela untuk mengurangi masuknya asap ke dalam rumah; 3️⃣ Memperbanyak minum air putih dan mengonsumsi makanan sehat; 4️⃣ Tidak membakar lahan atau sampah sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran; 5️⃣ Segera melaporkan kepada aparat atau pihak berwenang apabila melihat titik api atau tanda-tanda kebakaran; 6️⃣ Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami batuk berkepanjangan, sesak napas, nyeri dada, atau iritasi berat pada mata dan tenggorokan. 🌿 Jaga kesehatan diri dan keluarga. Jangan membakar sembarangan. Kebersamaan dan kepedulian kita adalah kunci untuk mencegah Karhutla dan melindungi Kabupaten Bengkayang dari dampak bahaya kabut asap. Mari bersama cegah Karhutla, jaga Kabupaten Bengkayang tetap aman dan sehat. — 🚨 BEWARE OF SMOKE HAZE FROM FOREST AND LAND FIRES Bengkayang Regency remains under an Emergency Response Status for Smoke Haze Disasters caused by Forest and Land Fires (Karhutla). The Regent of Bengkayang urges everyone to work together to protect their health and help prevent the smoke haze from spreading by: 1️⃣ Avoid or postpone outdoor activities. Wear a mask when you need to be outdoors. 2️⃣ Keep doors and windows closed to reduce smoke entering your home. 3️⃣ Drink plenty of water and eat healthy food. 4️⃣ Do not burn land or waste carelessly, as this may trigger fires. 5️⃣ Report immediately to local authorities or relevant officials if you see a fire or signs of a fire. 6️⃣ Seek medical attention immediately if you experience a persistent cough, shortness of breath, chest pain, or severe irritation of the eyes and throat. 🌿 Take care of yourself and your family. Do not burn anything carelessly. Our collective effort and concern for one another are key to preventing forest and land fires and protecting Bengkayang Regency from the harmful effects of smoke haze. Let us work together to prevent forest and land fires and keep Bengkayang Regency safe and healthy. #Karhutla #KabutAsap #KabupatenBengkayang #Bengkayang @Sebastianus Darwis

♬ suara asli – Kominfo_BkyOfficial – Kominfo_BkyOfficial

—

🚨 BEWARE OF SMOKE HAZE FROM FOREST AND LAND FIRES

Bengkayang Regency remains under an Emergency Response Status for Smoke Haze Disasters caused by Forest and Land Fires (Karhutla).

The Regent of Bengkayang urges everyone to work together to protect their health and help prevent the smoke haze from spreading by:

1️⃣ Avoid or postpone outdoor activities. Wear a mask when you need to be outdoors.

2️⃣ Keep doors and windows closed to reduce smoke entering your home.

3️⃣ Drink plenty of water and eat healthy food.

4️⃣ Do not burn land or waste carelessly, as this may trigger fires.

5️⃣ Report immediately to local authorities or relevant officials if you see a fire or signs of a fire.

6️⃣ Seek medical attention immediately if you experience a persistent cough, shortness of breath, chest pain, or severe irritation of the eyes and throat.

🌿 Take care of yourself and your family. Do not burn anything carelessly.

Our collective effort and concern for one another are key to preventing forest and land fires and protecting Bengkayang Regency from the harmful effects of smoke haze.

Let us work together to prevent forest and land fires and keep Bengkayang Regency safe and healthy.

#Karhutla#KabutAsap#KabupatenBengkayang#Bengkayang

Waspada Kabut Asap!

#SobatKomBengkayang

Kabut asap dapat menganggu kesehatan pernapasan dan memperburuk penyakit yang sudah ada, terutama pada kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.

Dampak kabut asap dapat menyebabkan iritasi mata, hidung dan tenggorokan. Disertai Batuk, sesak nafas, dan gangguan pernafasan.

Per tanggal 8 September 2026, Indeks standar pencemaran udara di Kabupaten Bengkayang sudah berada di level berbahaya.

Namun, jangan khawatir. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah dampak dari kabut asap :

1. Kurangi aktivitas di luar ruangan. Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

2. Tutup pintu dan jendela untuk mengurangi kabut asap di dalam rumah

3. Perbanyak minum air putih dan konsumsi makanan bergizi

4. Hindari membakar sampah rumah

5. Segera periksa ke fasilitasi kesehatan jika mengalami batuk berkepanjangan, sesak nafas, nyeri dada, serta iritasi berat pada mata dan tenggorokan.

Jaga kesehatan diri dan keluarga agar tetap produktif dan terhindar dari dampak bahaya kabut asap.

@diskominfo_bengkayang

#SobatKomBengkayang Kabut asap dapat menganggu kesehatan pernapasan dan memperburuk penyakit yang sudah ada, terutama pada kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Dampak kabut asap dapat menyebabkan iritasi mata, hidung dan tenggorokan. Disertai Batuk, sesak nafas, dan gangguan pernafasan. Per tanggal 8 September 2026, Indeks standar pencemaran udara di Kabupaten Bengkayang sudah berada di level berbahaya. Namun, jangan khawatir. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah dampak dari kabut asap : 1. Kurangi aktivitas di luar ruangan. Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. 2. Tutup pintu dan jendela untuk mengurangi kabut asap di dalam rumah 3. Perbanyak minum air putih dan konsumsi makanan bergizi 4. Hindari membakar sampah rumah 5. Segera periksa ke fasilitasi kesehatan jika mengalami batuk berkepanjangan, sesak nafas, nyeri dada, serta iritasi berat pada mata dan tenggorokan. Jaga kesehatan diri dan keluarga agar tetap produktif dan terhindar dari dampak bahaya kabut asap. — Smoke haze can affect respiratory health and worsen existing health conditions, particularly among vulnerable groups such as older adults and children. Exposure to smoke haze can cause irritation of the eyes, nose, and throat, as well as coughing, shortness of breath, and other respiratory problems. As of September 8, 2026, the Air Pollution Index (ISPU) in Bengkayang Regency has reached the hazardous level. However, don’t worry. Here are some steps you can take to reduce the health risks associated with smoke haze: 1. Reduce outdoor activities. Wear a mask when you need to be outdoors. 2. Keep doors and windows closed to reduce smoke haze entering your home. 3. Drink plenty of water and eat nutritious food. 4. Avoid burning household waste. 5. Seek medical attention immediately if you experience a persistent cough, shortness of breath, chest pain, or severe irritation of the eyes and throat. Take care of yourself and your family to stay healthy, productive, and protected from the harmful effects of smoke haze. #kabuasap #karhutla #Bengkayang #KabupatenBengkayang

♬ suara asli – Kominfo_BkyOfficial – Kominfo_BkyOfficial

—

SobatKomBengkayang

Smoke haze can affect respiratory health and worsen existing health conditions, particularly among vulnerable groups such as older adults and children.

Exposure to smoke haze can cause irritation of the eyes, nose, and throat, as well as coughing, shortness of breath, and other respiratory problems.

As of September 8, 2026, the Air Pollution Index (ISPU) in Bengkayang Regency has reached the hazardous level.

However, don’t worry. Here are some steps you can take to reduce the health risks associated with smoke haze:

1. Reduce outdoor activities. Wear a mask when you need to be outdoors.

2. Keep doors and windows closed to reduce smoke haze entering your home.

3. Drink plenty of water and eat nutritious food.

4. Avoid burning household waste.

5. Seek medical attention immediately if you experience a persistent cough, shortness of breath, chest pain, or severe irritation of the eyes and throat.

Take care of yourself and your family to stay healthy, productive, and protected from the harmful effects of smoke haze.

#kabutasap#karhutla#Bengkayang#KabupatenBengkayang

Kabupaten Bengkayang Tanggap Bencana Asap Akibat Karhutla

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang resmi menaikkan status penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari siaga menjadi tanggap darurat. Keputusan ini diambil dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Ruang Rapat Bupati Bengkayang pada Senin (31/08/2026), dipimpin langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh dinas terkait.

Rapat koordinasi digelar menyusul memburuknya kualitas udara di Kabupaten Bengkayang akibat kabut asap. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 27 Agustus 2026, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Bengkayang mencapai angka 171, masuk dalam kategori tidak sehat.

Kepala BPBD Kabupaten Bengkayang, menyampaikan bahwa dengan penetapan status tanggap darurat ini, BPBD akan segera membuat Surat Keputusan (SK) Komando dan SK Tanggap Darurat sebagai landasan hukum percepatan penanganan bencana di lapangan.

Kabupaten Bengkayang sebelumnya telah menetapkan SK Siaga Bencana Asap Akibat Karhutla sejak Februari 2026, dan diperkuat dengan patroli rutin bersama TNI-Polri serta desa tangguh bencana sebagai garda terdepan di wilayah rawan kebakaran.

Dengan naiknya status menjadi tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Bengkayang berkomitmen untuk mempercepat pemadaman, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta melindungi masyarakat dari dampak buruk kabut asap yang terus mengancam kesehatan dan aktivitas warga. (Diskomifo Bengkayang/RT)

Yuk Waspada Dan Siap Siaga Akan Potensi Terjadinya Karhutla

Memasuki musim kemarau yang lebih kering di Kalimantan Barat (Agustus-September 2026), serta meningkatnya titik panas dan risiko Karhutla yang perlu kita diwaspadai.

Yuk waspada dan siap siaga akan potensi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan

(KARHUTLA) di wilayah Kabupaten Bengkayang, dengan mengikuti Imbauan berdasarkan Surat Edaran Bupati Bengkayang Nomor : 100.3.4.2/1/BPBD-PK.

Mari bersama menjaga hutan dan lahan demi lingkungan yang aman, sehat, dan lestari!

—

As West Kalimantan enters a drier dry season in August–September 2026, the increasing number of hotspots and the risk of forest and land fires require our attention.

Let’s stay alert and prepared for the potential occurrence of forest and land fires in Bengkayang Regency by following the advisory based on the Regent of Bengkayang’s Circular Letter Number 100.3.4.2/1/BPBD-PK.

Together, let’s protect our forests and land to create a safe, healthy, and sustainable environment!

#Karhutla

#Damkar

#Kalbar

#Bengkayang

#KabupatenBengkayang

Sekda Bengkayang Hadiri Apel Kesiapsiagaan dan Rakor Penanggulangan Karhutla Provinsi Kalbar 2026

Pontianak – Kamis, 16 April 2026, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, Yustianus, S.E ., M.M, mewakili Bupati Bengkayang menghadiri undangan Apel Kesiapsiagaan dan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, dan dihadiri oleh unsur pemerintah provinsi, kabupaten/kota, TNI/Polri, serta instansi terkait lainnya sebagai bentuk komitmen bersama dalam menghadapi potensi bencana karhutla di wilayah Kalimantan Barat.

Apel kesiapsiagaan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, khususnya memasuki musim kemarau yang rawan terjadi karhutla.

Dalam rangkaian kegiatan, dilaksanakan pula rapat koordinasi guna menyamakan persepsi, strategi, dan langkah-langkah antisipatif yang harus dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan di daerah, termasuk pemerintah kabupaten/kota, agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkayang menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan seluruh pihak terkait dalam upaya pencegahan serta penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan demi menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat. (Diskominfo Bengkayang/FM)

Bupati Bengkayang Pimpin Apel Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

Bengkayang – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., memimpin Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi yang dilaksanakan pada hari Rabu, 26 November 2025, dimulai pukul 08.00 WIB, bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bengkayang, Jl. Guna Baru Bengkayang.

Apel ini merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2/8933/SJ tanggal 18 November 2023 perihal Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi.

Dalam sambutannya, Bupati Darwis menekankan bahwa Kabupaten Bengkayang memiliki potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, serta cuaca ekstrem lainnya, seiring memasuki musim hujan.

Beberapa poin penting yang disampaikan Bupati kepada seluruh peserta apel dan masyarakat meliputi:

1. Tetap Waspada: Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap perubahan cuaca dan potensi bencana dengan memperhatikan atau mengamati prakiraan cuaca dari BMKG.

2. Peningkatan Kesiapsiagaan Keluarga: Meningkatkan kesiapsiagaan keluarga, termasuk memahami jalur evakuasi dan titik aman.

3. Segera Melapor: Masyarakat diminta segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan potensi bahaya.

4. Utamakan Keselamatan: Mengutamakan keselamatan dalam setiap upaya penanganan bencana.

5. Kesiapsiagaan Ekstra: Kondisi geografis Kabupaten Bengkayang menuntut kesiapsiagaan ekstra, terutama mengingat curah hujan tinggi, kondisi sungai yang mudah meluap, dan wilayah rawan longsor.

Aksi Nyata dan Koordinasi Lintas Sektor

Bupati mengajak seluruh masyarakat dan elemen di Bengkayang untuk meningkatkan kesiapsiagaan yang memerlukan koordinasi lintas sektor.

Kepada seluruh unsur yang terlibat TNI, POLRI, BPBD, Perangkat Daerah, Relawan, dan masyarakat. Bupati meminta untuk bersinergi tanpa sekat dan menghindari ego sektoral. Ia menegaskan bahwa kecepatan penanganan bencana sangat bergantung pada kekompakan seluruh unsur.

Langkah-langkah strategis yang diinstruksikan:

– Pengecekan Logistik dan Peralatan: Seluruh alat evakuasi, kendaraan operasional, logistik darurat, dan sistem komunikasi diminta untuk dicek dan dipastikan dalam kondisi prima.

– Penguatan Operasi Lapangan: Bupati menugaskan BPBD dan perangkat daerah rawan bencana untuk meningkatkan patroli logistik, serta mengaktifkan posko siaga secara terkoordinasi.

– Reaktif dan Berperan Aktif: Seluruh jajaran diingatkan untuk bersikap reaktif dan jangan menunggu bencana terjadi, tetapi bergerak satu langkah lebih awal.

– Edukasi dan Diseminasi Informasi: Edukasi mitigasi, peringatan dini, dan prosedur evakuasi diminta disosialisasikan secara masif kepada masyarakat.

Apel ini diakhiri dengan harapan agar kerja sama dan kewaspadaan yang tinggi mampu menghadapi berbagai potensi bencana dengan lebih baik.

“Semoga dengan kerja sama dan kewaspadaan yang tinggi, kita mampu menghadapi berbagai potensi bencana dengan lebih baik. Mari kita jaga masyarakat, jaga lingkungan, dan jaga daerah kita tercinta, Kabupaten Bengkayang,” tutup Bupati. (Diskominfo Bengkayang/MR/RT)

Pemkab Bengkayang Dukung Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang menunjukkan komitmennya dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi dengan mengikuti Apel Gelar Pasukan Tanggap Darurat Bencana yang digelar Polres Bengkayang. Wakil Bupati Bengkayang Drs. H. Syamsul Rizal hadir langsung dalam apel yang dipimpin oleh Wakapolres Bengkayang Kompol Anne Tria Sefyna, S.H., S.I.K., pada Rabu (5/11/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah sinergis antara Pemkab Bengkayang, TNI, Polri, BPBD, Basarnas, PMI, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan kesiapan personel, sarana, serta prasarana penanggulangan bencana, dan melakukan mitigasi baik melalui pembangunan fisik maupun peningkatan kesadaran dan kemampuan masyarakat lebih siap dan tangguh menghadapi berbagai situasi darurat

Dalam arahannya, Wakapolres Bengkayang menegaskan pentingnya kewaspadaan di tengah potensi meningkatnya curah hujan akibat fenomena La Nina yang diprediksi berlangsung hingga Februari 2026.

“Berdasarkan data BMKG, saat ini 43,8% wilayah Indonesia, termasuk wilayah kita di Kalimantan, telah memasuki musim hujan. Puncaknya diprediksi terjadi mulai November 2025 hingga Januari 2026. Kondisi ini tentu mengancam dan meningkatkan kerentanan wilayah kita terhadap bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan puting beliung”, ujarnya.

Wakapolres juga menginstruksikan kepada seluruh personel untuk melakukan hal berikut :

1. Tingkatkan kewaspadaan dan koordinasi di setiap tingkatan.

2. Pastikan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana.

3. Lakukan patroli dan pemantauan secara proaktif di titik-titik rawan bencana.

4. Siap siaga 24 jam untuk memberikan respons tercepat jika terjadi bencana.

Pemerintah daerah bersama seluruh unsur forkopimda berkomitmen menjaga keselamatan masyarakat dengan memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada November 2025 hingga Januari 2026.(Diskominfo Bengkayang/MR – Prokopim Bengkayang)

Bupati Dan Wakil Bupati Bengkayang Serahkan Bantuan Bagi Masyarakat Yang Terdampak Banjir Di Kecamatan Bengkayang dan Kecamatan Teriak

Bengkayang – Sebastianus Darwis, S.E.,M.M Bupati Bengkayang bersama Drs. H. Syamsul Rizal Wakil Bupati Bengkayang serahkan langsung bantuan untuk masyarakat yang terdampak banjir di dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Bengkayang dan Kecamatan Teriak pada Jumat, (07/02/2025).

Bersama PKBB (Perkumpulan Keluarga Besar Bengkayang dan sekitarnya) menyerahkan bantuan dengan total 615 Paket, terdiri dari Kecamatan Bengkayang yaitu Kelurahan Bumi Emas sebanyak 369 paket, Kelurahan Sebalo 100 paket dan untuk Kecamatan Teriak sebanyak 150 paket.

Kegiatan donasi ini yaitu gerakan spontan dari Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Organisasi Perangkat Daerah, para ASN, Perbankan, serta organisasi masyarakat yang ada di Kabupaten Bengkayang yang akan disalurkan di 12 Kecamatan yang terdampak banjir dan tanah longsor.

Bupati Bengkayang menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang sudah dapat berkontribusi untuk berdonasi terhadap masyarakat Kabupaten Bengkayang yang terdampak banjir dan tanah longsor. Ucapnya. (Diskominfo Bengkayang/LR/RT)