Bengkayang – Pelantikan serta Pengukuhan Pengurus Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Bengkayang Periode 2023/2027 di Aula Kantor Bupati Bengkayang pada Sabtu (03/02/2024).
Ikut hadir dalam kegiatan ini Forkopimda Kabupaten Bengkayang, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang, Ketua DPP MABT Provinsi Kalimantan Barat, Ketua DPD MABT Kabupaten Bengkayang, Organisasi Masyarakat, Tokoh Masyarakat serta Tokoh Agama se-Kabupaten Bengkayang.
Dalam sambutannya Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M menyebut “sangat mengapresiasi dan berharap dengan pengurusan MABT Kabupaten Bengkayang yang baru ini untuk dapat belerja secara berkelanjutan dan turut serta berpartisipasi dalam pembangunan dengan bersinergi bersama Pemerintah Daerah dalam membuat trobosan untuk mendukung pembangunan ekonomi di Kabupaten Bengkayang.(Diskominfo Bengkayang/RT)
Bengkayang – Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, SE., MM., meresmikan Galeri Dekranasda yang bertempat di Hall Lantai 1 Kantor Bupati Bengkayang pada Jum’at pagi (26/01/2024).
Dewan Kerajinan Nasional Tingkat Daerah (Dekranasda) merupakan organisasi yang menjadi mitra pemerintah dalam membantu mengembangkan produk-produk kerajinan UMKM dari pengrajin atau seniman Kabupaten Bengkayang serta mempromosikan hasil kerajinan khas daerah dalam diberbagai event baik lokal, nasional, maupun internasional.
Ketua Dekransada Kabupaten Bengkayang,Ny. Anita Sebastianus Darwis, SE., MM., sangat mengapresiasi dengan diresmikannya Galeri Dekranasda yang baru ini.
”Semoga kedepannya Galeri ini dapat menampung produk-produk kerajinan unggulan dari seluruh pengrajin di Kabupaten Bengkayang”, tuturnya dalam acara peresmian Galeri Dekranasda.
Beliau juga berharap kedepannya semakin banyak pengrajin yang berpartisipasi serta aktif mempromosikan produk unggulan dari Kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkayang di Galeri Dekranasda.
Senada dengan itu, Bupati Bengkayang berharap dari peran serta para Camat untuk dapat memberikan informasi kepada para pelaku usaha di Kecamatan masing-masing untuk terus bersinergi bersama Dekranasda untuk memperkenalkan produk-produk lokal serta industri kreatif.
”Dengan adanya Dekranasda ini diharapkan para pengrajin akan semakin terpacu untuk berkreatifitas sehingga disatu sisi dapat meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM di Kabupaten Bengkayang serta dapat menjaga budaya warisan leluhur kita”, harap Bupati Bengkayang.
Bupati Bengkayang juga mengharapkan Dakranasda dapat mendorong IKM/UKM untuk dapat memanfaatkan teknologi informasi dalam melakukan pemasaran produk yang diharapkan dapat memperkenalkan produk mereke ke lingkup yang lebih luas.
”Dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti Platform digital marketplace, tentunya dapat memudahkan kita dalam mempromosikan serta memasarkan produk-produk kerajinan yang ada di Kabupaten Bengkayang”, ujarnya.
Tidak hanya itu, seluruh Stakeholder di jajaran Forkopimda, instansi vertikal, BUMN, BUMD, serta jajaran perangkat daerah dan organisasi untuk mempromosikan Galeri Dekranasda dan ekonomi kreatif khas Kabupaten Bengkayang kepada masyarakat maupun tamu-tamu lokal, nasional maupun internasional. (Diskominfo Bengkayang/LR/IC/RT)
Bengkayang – Pada tanggal 2 November 2023 di Desa Jagoi Babang Kecamatan Jagoi Babang diselenggarakan acara Festival Kampung Budaya Dayak Bidayuh Bijagoi dan hari jadi Bung Kupuak Jagoi Babang yang Ke-183 Tahun 2023. Turut hadir pada kegiatan tersebut Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkayang Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M, Forkopimda, Instansi Vertikal, Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Bengkayang serta seluruh tamu undangan.
Dalam sambutannya Bupati Bengkayang menyampaikan pentingnya Festival Kampung Budaya Dayak Bidayuh Bijagoi Dan Hari Jadi Bung Kupuak Ke-183 ini dilaksanakan. “Festival Kampung Budaya Dayak Bidayuh Bijagoi dan hari jadi Kampung Budaya Bung Kupuak Jagoi Babang adalah perayaan adat yang sangat penting bagi masyarakat Dayak Bidayuh di Kabupaten Bengkayang, khususnya yang ada di Kecamatan Jagoi Babang. Perayaan ini merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan kepada leluhur yang telah mendirikan kampung ini sejak 183 tahun yang lalu,” ucap Bupati Bengkayang.
Bupati menambahkan, “Festival yang kita rayakan hari ini juga merupakan ajang untuk melestarikan dan mengembangkan kearifan lokal, seni budaya dan tradisi luhur masyarakat Dayak Bidayuh khususnya kaum Bijagoi. Kekayaan budaya ini juga merupakan salah satu daya tarik yang dapat menarik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke Kabupaten Bengkayang. Apalagi pada tahun 2019 silam, kampung budaya Bung Kupuak Jagoi Babang pernah dinobatkan menjadi kampung adat terbaik se-Indonesia,” tambah Bupati Bengkayang.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bengkayang untuk mendukung dan mempromosikan kekayaan budaya Dayak Bidayuh, salah satunya kekayaan Dayak kebudayaan Bijagoi yang kita nikmati hari ini. Kemudian, dalam kesempatan ini, saya juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bengkayang untuk menjaga kerukunan, toleransi dan persatuan di tengah keberagaman suku, agama dan budaya yang ada didaerah kita.” Tutup beliau. (Diskominfo Bengkayang/FM – Prokopim Bengkayang).
Bengkayang – Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, SE., MM mengukuhkan Bapak Sutrisno S,Pd., M,Pd sebagai Ketua Pengurus Majelis Adat Budaya Jawa (MABJ) Periode 2023-2027 pada hari Minggu 22/10/2023 bertempat Aula Lantai V Kantor Bupati Bengkayang.
Pada kesempatan ini hadir Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Anggota DPRD Kabupaten bengkayang Bapak Hariadi, Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, Camat Bengkayang dan para Tokoh Adat.
Pada kesempatan memberikan sambutan, Bupati Bengkayang mengucapan selamat atas terpilihnya Ketua MABJ Kabupaten Bengkayang yang baru. “Pada hari ini, kita menyaksikan pengukuhan pengurus Majelis Adat Budaya Jawa Kabupaten Bengkayang periode 2023- 2027. “Saya mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dikukuhkan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan taufik dan hidayahNya kepada pengurus, agar dapat menjalankan amanah dan tanggung jawab dengan baik dan penuh dedikasi,” ucap Bupati Bengkayang.
Bupati Bengkayang menambahkan peranan MABJ dalam menjaga kebudayan masyarakat Kabupaten Bengkayang yang majemuk. “Majelis Adat Budaya Jawa adalah sebuah lembaga yang berperan penting dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat dan budaya jawa di tengah-tengah masyarakat yang majemuk. Majelis Adat Budaya Jawa juga berfungsi sebagai wadah komunikasi, koordinasi, dan konsultasi antara masyarakat Jawa dengan Pemerintah Daerah maupun Pusat. Oleh karena itu, saya mengharapkan agar Majelis Adat Budaya Jawa dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya dalam bidang sosial budaya, seperti yang kita ketahui, Kabupaten Bengkayang adalah Kabupaten yang kaya akan keragaman suku, agama, dan budaya dimana ada 18 (Delapan Belas) etnis yang ada di Kabupaten Bengkayang,” tambah Bupati Bengkayang.
Terakhir, Bupati Bengkayang menyampaikan pesan kepada kepengurusan MABJ yang baru dilantik. “Saya ingin menyampaikan beberapa pesan kepada pengurus MABJ Kabupaten Bengkayang periode 2023 – 2027, yaitu pertama, jadilah pengurus yang amanah, profesional, dan inovatif. Lakukanlah segala sesuatu dengan niat yang ikhlas, kerja keras yang optimal, dan kreativitas yang tinggi; Kedua, jadilah pengurus yang komunikatif, kooperatif, dan kolaboratif. bangunlah hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah, lembaga adat lainnya, organisasi kemasyarakatan, dan stakeholder terkait.sinergilah dalam berbagai program dan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat; Ketiga, jadilah pengurus yang inspiratif, edukatif, dan transformatif. Berilah contoh yang baik bagi masyarakat Jawa dalam menjalankan adat istiadat dan budaya Jawa. Ajaklah generasi muda untuk mengenal dan mencintai warisan leluhur mereka. Berdayakanlah potensi-potensi yang ada di masyarakat jawa untuk meningkatkan kesejahteraan mereka yang ada di Kabupeteng Bengkayang,” tutup Bupati Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/NR/NN)
Bengkayang – Wakil Bupati Bengkayang Drs. H. Syamsul Rizal Membuka acara Pangaleran Seni dan Pameran Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Kabupaten Bengkayang Tahun 2023 di Lapangan Sepak bola BRC Bengkayang, Kamis 12 Oktober 2023.
Dihadiri oleh Pimpinan Forkopimda Kabupaten Bengkayang, Kepala OPD di lingkungan pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang, Camat Bengkayang, Ketua Dewan kesenian Kabupaten Bengkayang, Kepala sekolah.
Dalam Kata sambutanya Wakil Bupati Bengkayang Menyampaikan hal berikut :
“Pada kesempatan yang sangat Indah ini, atas nama masyarakat dan pemerintah Kabupaten Bengkayang, saya mengucapkan terima kasih kepada KEMDIKBUDRISTEK-RI, khususnya Direktorat pengembangan dan pemampatan kebudayaan, yang sudah menetapkan kabupaten maka yang untuk menjadi cerah satu kabupaten penerima bantuan kerjasama gerakan seniman masuk sekolah(GSMS), Dan di Kalimantan Barat, ada dua kabupaten atau kota yang mewakili, yakni Kabupaten Bengkayang, dan kota Pontianak, tentu ini merupakan suatu kehormatan bagi kami.
Saya sangat menyambut baik, dan memberikan apresiasi yang tinggi, kepada seluruh pihak yang terlibat baik dari Direktorat pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan RI yang telah bekerjasama dengan dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Bengkayang, sekolah sekolah yang sudah menerima program kerjasama ini ke Markan rekan seniman beserta asisten seniman yang sudah berkontribusi untuk berbagi kenal keterampilan dan pengetahuan seni. terlebih lagi untuk seluruh peserta didik, yang akan tampil pada malam hari ini, anak anak yang saya banggakan, terima kasih karena sudah berlatih dng ke Siri Isan dan antusias dalam mempelajari seni dan budaya yang ada di daerah kita, kabupaten Bengkayang.
Kita berharap melalui pementasan dan pameran karya seni hasil GSMS 2023 menjadi agenda rutin dalam Dalam upaya memajukan kebudayaan di daerah. Di mana seni merupakan salah satu pilar penguat karakter bangsa, melalui kegiatan GSMS ini juga telah memberikan semangat dan harapan baru dalam mencegah pengaruh pengaruh budaya asing yang dapat mengancam moral generasi muda kita.
Oleh karena itu, bapak atau ibu hadirin sekalian, program GSMS tidak boleh sampai di sini saja, saya mengajak kepada para kepala sekolah agar dapat mengadopsi dan berkomitmen untuk terus melanjutkan program ke SMS ini. Untuk itu, saya berharap semoga di ke depan, program GSMS ini dapat menjadi program batin di setiap satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Bengkayang.
Saya mengucapkan selamat dan sukses terutama kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat sehingga penggelaran seni dan pameran hasil karya anak anak didik kita dalam rangka kegiatan gerakan seniman masuk sekolah(GSMS) tahun 2023 dapat Terlaksana dengan baik, semoga memberikan kontribusi yang positif, meningkatkan kecintaan terhadap kesenian di daerah kita, serta memajukan kebudayaan yang ada di Kabupaten maka air.
Akhir kata, dng mohon pertolongan Tuhan, kegiatan pergelaran seni dan pameran GSMS 2023 di Kabupaten Bengkayang, pada hari ini, Kamis, 12 Oktober 2023 secara resmi saya buka.” (Diskominfo Bengkayang/LR)
Bengkayang – Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, SE.,MM meletakan batu pertama pembangunan Ramin Adat Dayak Benua Riuk di Kecamatan Seluas pada Jumat (08/09/2023).
Pembangunan Ramin Adat Dayak Benua Riuk ini merupakan salah satu upaya kita dalam melestarikan, mengembangkan serta memperkenalkan budaya,adat istiadat dan sejarah kita dahulu yang ada di Benua Riuk kepada masyarakat luas. Selain sebagai symbol, Ramin adat, seniman dan pegiat seni untuk berkreasi, berkarya dan berekspresi.
Namun demikian yang tidak kalah pentingnya adalah dampak positif dengan berdirinya Ramin Adat Benua Riuk kedepannya, masyarakat juga diberi kesempatan untuk memanfaatkan dan menjaga keberlansungan adat istiadat dan budaya yang ada di Benua Riuk ini, untuk tetap tumbuh dan berkembang serta eksis ditengah-tengah gempuran budaya dari manca negara, terlebih di era globalisasi.
Bupati Bengkayang sebagai Pemerintah Kabupaten Bengkayang sangat mendukung pembangunan Ramin Adat ini, karena tujuan utama dengan berdirinya Ramin Adat Dayak Benua Riuk ini akan mempengaruhi signifikan terhadap pengembangan, pelestarian dan juga upaya peningkatan apresiasi masyarakat terhadap adat istiadat dan budaya local yang ada di Benua Riuk, Bupati Bengkayang juga mengharapkan agar para pemuka adat dan pelaku seni untuk terus berkarya menunjukan kreatifitas dan inovasinya dan terus berkolaborasi menjalin relasi agar menjadi kekayaan budaya warga Kabupaten Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/RT)
Bengkayang – Penutupan Maka’ Dio ke II Resmi ditutup oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis,SE.,MM di Lapangan Parawakng Desa Cipta Karya Kecamatan Sungai Betung, 29/04/2023.
Kegiatan diawali oleh sambutan Ketua Panitia Gawai Dayak Maka’ Dio ke II tahun 2023, menyampaikan bahwa mengucapkan terima terutama kepada Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Pihak Donatur dan Masyarakat, Pihak Keamanan TNI-POLRI, seluruh peserta lomba yang berpartisipasi dalam kegiatan Maka Dio kali ini.kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kegiatan ada kekurangan selama gawai Dayak Maka’ Dio yang diselenggarakan pada saat ini.
Sambutan kepala desa Cipta Karya Bp. Benyamin Kalvin, saya sangat berterima kasih kepada masyarakat desa cipta karya dan Masyarakat Kec Sungai Betung tentunya yang sangat mendukung kegiatan Gawai Dayak Maka’ Dio ke II tahun 2023 ini. Berkat bupati Bengkayang menghadirkan bupati Murung Raya yang telah menyumbang secara tunai sebesar Rp.50.000.000 (lima puluh juta rupiah) saya meminta kepada masyarakat cipta karya untuk membersihkan lingkungan sebelum Menteri Kemenparekraf Bp. Sandiaga Uno, desa cipta karya sudah memiliki 4 BUMDES, sehingga dapat meningkatkan PADes, kami berharap meminta dukungan secara penuh kepada masyarakat untuk membantu pemerintah desa cipta karya. Dusun-dusun yang lain agar mengantri. Kami meminta maaf apabila selama kegiatan masih belum sempurna. Saya minta tahun depan agar panitia lebih kompak lagi.
Bupati Bengkayang mengucapkan selamat gawai Kaeh Bagawe Ka Kampong Kai, Apresiasi Buat Kades, Ketua Panitia dan Jajarannya, TNI-Polri, Pol.PP, Dishub dan Masyarakat Desa Cipta Karya, saya ucapkan terimakasih kepada Donatur, ini salah satu indikator penilaian desa wisata budaya, di desa cipta karya.
Saya minta kepada kades mencari lokasi yang luas, 3-4 Hektar untuk kampung budaya, maka di perubahan anggaran tahun ini kita buat perencanaan nya dulu. Kenapa kita harus bangun karena dekat dengan kota Bengkayang, hampir 8.000 ha untuk tata kota dan masuk wilayah kota. Jembatan timbang juga akan kita minta ke gubernur untuk diserahkan asetnya ke kabupaten Bengkayang, disini banyak sawah agar di pertahankan, paritnya agar di bersihkan, betul yang disampaikan oleh kades agar karet dipertahankan.
Saya meminta agar desa Cipta Karya agrowisata dan kawasan pertanian dan perikanan. Mohon untuk dijaga alam nya, saya mengingatkan bahwa dunia sekarang ini sedang krisis pangan, makanya saya minta masyarakat agar rajin bertanam, berternak dan memelihara ikan. Agar pangan kita kuat. Bercocok tanam agar di teruskan karena akan menambah pendapatan untuk kita semua. Ujarnya
Kegiatan maka Dio ini sangat spesial karena bertepatan dengan kegiatan gawai sehingga bisa langsung berkunjung ke rumah warga, dan saya tetapkan bahwa setiap tanggal 27 April adalah kegiatan Gawai Maka’ Dio untuk selanjutnya, dan tentunya sebagai penutup saya minta jaga keamanan dan ketertiban.
Hadir dalam kegiatan tersebut ialah Bupati Bengkayang, Bp. Sudianto Fraksi Nasdem (Anggota DPRD Provinsi Kalbar) Anggota DPRD kabupaten Bengkayang Ibu Sarina, S.Pd, Ketua TP-PKK Kabupaten Bengkayang, Camat Sungai Betung, Sekretaris Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata Kab.Bengkayang, Kapolsek Sungai Betung, Danramil 01/Bky, Direktur Akmen-BS, dan kepala desa Se-kecamatan Sungai Betung. (Diskominfo Bengkayang/LR-NR)
Bengkayang – Perta Gawai Maka’ Dio dalam rangka menyambut tahun baru padi di Desa Cipta Karya Kecamatan Sungai Betung dibuka secara langsung oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, SE., MM., pada Kamis (27/4/2023).
Gawai Maka Dio ini adalah sebagai bentuk ucapan rasa syukur atas hasil panen padi di ladang atau sawah, yang Jubata (Tuhan) berikan. Gawai Maka’ Dio yang ke-2 ini mengusung jargon “Kaeh Begawe Ka’ Kampong Ka’i”. Yang berarti mari bergawai ke Kampung kami yang bermaksud mengajak masyarakat untuk sama-sama serta meramaikan gawai pada tahun ini.
Pada pembukaan gawai kali ini juga diselingi dengan pemberian cendra mata kepada Bupati Bengkayang, Bupati Murung Raya, Dinas Porapar Provinsi dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/IC)
BENGKAYANG – Adat Maka’ Ka’ Pongkot merupakan suatu upaya untuk melaksanakan tradisi Adat Budaya khususnya dayak Banyadu’ yang ada di Kabupaten Bengkayang, sebagai wujud untuk menandai hasil panen padi diladang yang berlimpah dengan tema “nga tuhi ngate gawai, sekali gawai agak ore-ore” yang juga merupakan momentum untuk mewujudkan Kabupaten Bengkayang maju, mandiri, sejahtera, berdaya saing dalam budaya dan keberagaman pada (5/3/2023).
Waktu pelaksanaan kegiatan ini dimulai pada tanggal 19 Maret sampai dengan 5 April 2023 yang di pusatkan di RAMIN BANUAN adat Dayak Banyadu’ tepatnya lapangan ringin, Dusun Sentibak, Desa Setia Jaya Kecamatan Teriak. Dari waktu pelaksanaan tersebut kegiatan nya meliputi :
1. Barapus dilaksanakan tanggal 19 Maret 2023;
2. Ngampar Bide dilaksanakan tanggal 23 maret 2023;
3. Dan acara puncak Maka’ Ka’ Pongkot dilaksanakan pada tanggal 5 April 2023.
Amkhan, S.Pd. selaku Ketua Panitia menyatakan bahwa acara MAKA’ KA’ PONGKOT adalah salah satu budaya adat Dayak Banyadu yang telah lama hilangkan atau dilupakan oleh masyarakat Dayak Banyadu akibat pengaruh moderenisasi. Hingga Dayak Banyadu tidak lagi ingat dengan asal dan budayanya sendiri. “Sementara saudara – saudara kami sub suku Dayak yang lainnya masih memelihara dan melestarikan adat dan budayanya, seperti Naik Dango, di Samalantan; Nyobeng di Sebujit; Gawia’ Soa’ di Jagoi Babang; Barape’ Sawa’ di Kota Bengkayang; Ngaratek di Lumar; Nyabakng di Kecamatan Tujuh belas; Maka’ Dio di Sungai Betung.” Ucap beliau.
Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, SE., M.M mengingatkan untuk tetap melestarikan adat dan budaya, jangan sampai masyarakat adat kurang peduli dengan adat istiadat dan bahkan melupakan adat dikarenakan beralih dengan budaya modern. Pada kesempatan ini pula Bupati Bengkayang meresmikan rumah adat Dayak Banyadu’ “RAMIN BANUAN”.
Dalam acara puncak pada tanggal 5 April 2023 di mulai dengan Parade Gawai arak-arakan dari SDN 08 Teriak menuju lokasi kegiatan di Lapangan Sepak Bola Ringin Sentibak dilanjutkan dengan Tarian Penyambutan yaitu tarian Totokng dan pemotongan bambu sebagai tanda memasuki areal ritual di Ramin Banuan dan setelahnya penyerahan pongok padi dan benih untuk mengisi Baluk Padi di Pongkot Ruang Ritual Ramin Binuan hingga Ritual Maka’ Ka’ Pongkot. (Diskomifo Bengkayang/RT/NN/NR)
TERIAK– Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, SE., MM melakukan peninjauan lokasi yang rencananya akan diselenggarakan Gawai masyarakat Adat Dayak Banyadu “Maka’ Ka’ Pongkot” pada Jumat Pagi (10/03/2023) Dusun Sentibak, Desa Setia Jaya, Kecamatan Teriak. Di damping Pajanang, Fabianus Oel R. Norekng; Ketua Panitia, Amkhan Karan; Kepala Disporapar Kabupaten Bengkayang, I Made Putra Negara; Anggota DPRD, Timotius Jono; Camat Teriak, Dalawi; Kades Setia Jaya; Direktur PDAM; Perwakilan Dinas Perkim LH serta anggota panitia Gawai Adat Dayak Banyadu “Maka’ Ka’ Pongkot” Tahun 2023.
Acara Gawai Adat Dayak Banyadu “Maka’ Ka’ Pongkot” rencananya akan diselenggarakan pada 19 Maret 2023 dengan agenda sebagai berikut :
I. BARAPUS
Hari/Tanggal : Minggu, 19 Maret 2023
Tempat : Rumah Adat Dayak Banyadu
II. NGAMPAR BIDE
Hari/Tanggal : Minggu, 23 Maret 2023
Tempat : Rumah Adat Dayak Banyadu
III. TAHUN BARU PADI Masyarakat Adat Dayak Banyadu
Hari/Tanggal : Selasa, 25 Maret 2023
Tempat : Kecamatan Teriak
IV. PERLOMBAAN
Hari/Tanggal : Rabu – Minggu, 26 – 30 Maret 2023
Tempat : Ramin Adat Dayak Banyadu Lapangan Ringin Sentibak, Desa Setia Jaya
Rencana Jenis Perlombaan :
1. Umas Kalangkakng
2. Umas Pabayo
3. Bapamang
4. Ngantar
5. Are Mahu Banyadu
6. Cipta Lagu Banyadu
7. Tarangin
8. Silat Banyuke
9. Pangka’ Gasikng
10. Ngayam Salepe’
11. Umas Pantak
12. Lomba Sangkara’
13. Lomba Menulis Cerita Pendek Legenda Suci Adat Banyadu
Untuk acara utama yaitu “Maka’ Ka’ Pongkot” akan diselenggarakan pada 5 April 2023 di Lapangan Sentibak, Desa Setia Jaya, Kecamatan Teriak. (Diskominfo Bengkayang/LR/NN)