Archives April 2026

Peletakan Batu Pertama Rumah Joglo Budaya Jawa di Kabupaten Bengkayang

Bengkayang – Pemerintah Kabupaten Bengkayang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Joglo Budaya Jawa di Taman Sekayok Damai Raya (SDR), Kamis (23/04/2026).

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Drs. H. Syamsul Rizal, menyampaikan bahwa rumah joglo ini akan menjadi pusat pelestarian budaya Jawa sekaligus simbol kerukunan antar etnis di Bengkayang.

“Ini bukti nyata bahwa Kabupaten Bengkayang menghormati seluruh budaya yang ada. Rumah Joglo akan berdiri berdampingan dengan budaya lainnya dikabupaten Bengkayang,” ujar Bupati.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat Jawa yang ada di Kabupaten Bengkayang. (Diskominfo Bengkayang/MR/RT)

Pemkab Bengkayang Gelar Cek Kesehatan Gratis, Donor Darah, dan Pelayanan KB Sambut HUT Ke-27

Bengkayang – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Bengkayang yang jatuh pada 27 April 2026, Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menggelar kegiatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Rangkaya Kantor Bupati 1 Atap dan Pustu Rangkang ini meliputi cek kesehatan gratis (CKG) khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), donor darah untuk masyarakat umum, serta pelayanan Keluarga Berencana (KB) bagi masyarakat.

Sejak pagi pukul 08.00 WIB, antusiasme peserta sudah terlihat. Sejumlah ASN tampak mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, sementara masyarakat umum turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang dilayani oleh tenaga kesehatan. Di lokasi terpisah, pelayanan KB juga diberikan guna mendukung program kesehatan keluarga.

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., juga turut serta dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap aksi kemanusiaan tersebut. Kegiatan ini turut didampingi oleh Wakil Bupati Bengkayang, Drs. H. Syamsul Rizal, yang juga memantau langsung pelaksanaan pelayanan KB di Pustu Rangkang.

Selain itu, panitia juga menetapkan syarat bagi peserta cek kesehatan gratis, yakni wajib membawa KTP. Hal ini untuk memastikan pelayanan tepat sasaran, khususnya bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang.

Dengan mengusung semangat “Bengkayang Optimis dan Mandiri”, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.

Pemerintah Kabupaten Bengkayang pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan positif selama rangkaian peringatan HUT ke-27, sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah yang semakin maju. (Diskominfo Bengkayang/MR/RT)

Dirgahayu ke-27 Kabupaten Bengkayang

Bengkayang Optimis dan Mandiri

Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Bengkayang, mari bersama-sama meriahkan dengan kegiatan bermanfaat untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat 💙

📌 Kegiatan:

✔️ Cek Kesehatan Gratis (khusus ASN)

✔️ Donor Darah (untuk masyarakat umum)

✔️ Pelayanan KB (untuk masyarakat umum)

📝 Syarat:

Wajib membawa KTP (khusus cek kesehatan gratis)

📍 Lokasi:

Aula Rangkaya Kantor Bupati 1 Atap (cek kesehatan & donor darah)

Pustu Rangkang (pelayanan KB)

📅 Hari/Tanggal: Kamis, 23 April 2026

⏰ Waktu: 08.00 WIB – selesai

Yuk, hadiri dan ikut berpartisipasi!

Sehatkan diri, bantu sesama, dan dukung Bengkayang yang semakin maju 🙌

#DirgahayuBengkayang27#BengkayangOptimisMandiri#AyoSehat#DonorDarah#PelayananKB

Kartini Masa Kini: Penjaga Gerbang Digital Keluarga

Dulu Kartini berjuang untuk akses informasi, sekarang tantangan kita adalah menyaring banjirnya informasi. Menjadi cakap digital bukan berarti sekadar menyita HP anak, tapi berani membangun dialog terbuka dan memahami perlindungan anak di internet melalui kebijakan seperti PP TUNAS.

Mari jadi Ibu yang melek literasi digital. Karena di tangan Ibu yang bijak, teknologi menjadi jendela ilmu, bukan ancaman bagi masa depan. 🛡️💡

#HariKartini#MakinCakapDigital#LiterasiDigital#Bengkayang

___

Kartini Today: The Digital Gatekeeper of the Family 👩‍💻✨

In the past, Kartini fought for access to information. Today, our challenge is to filter the overwhelming flow of information. Being digitally literate does not simply mean taking away a child’s phone, but having the courage to build open dialogue and understanding child protection in the digital space through policies such as PP TUNAS.

Let us become digitally literate mothers. Because in the hands of a wise mother, technology becomes a window of knowledge, not a threat to the future. 🛡️💡

Selamat Memperingati Hari Kartini, 21 April 2026

“Berani bermimpi, berani bersuara, dan menjadi cahaya. Semoga semangat Kartini terus mengalir dalam setiap langkah perempuan Indonesia”.

@diskominfo_bengkayang

Selamat Memperingati Hari Kartini, 21 April 2026. “Berani bermimpi, berani bersuara, dan menjadi cahaya. Semoga semangat Kartini terus mengalir dalam setiap langkah perempuan Indonesia”. ____ Happy Kartini Day, April 21, 2026. “Dare to dream, dare to speak up, and be a light. May the spirit of Kartini continue to inspire every step of Indonesian women.”

♬ suara asli – Kominfo_BkyOfficial – Kominfo_BkyOfficial

___

Happy Kartini Day, April 21, 2026.

“Dare to dream, dare to speak up, and be a light. May the spirit of Kartini continue to inspire every step of Indonesian women.”

Warga Rangkang Gelar Gawai Ngate’ Kaja’ Pade’, Wujud Syukur atas Panen Raya

Bengkayang – Masyarakat adat Rangkang, Kabupaten Bengkayang, menggelar tradisi Gawai Ngate’ Kaja’ Pade’ sebagai bentuk ucapan syukur kepada Jubata (Tuhan) atas hasil panen padi tahun ini. Kegiatan yang berlangsung sukses ini menjadi ajang kebersamaan dan pelestarian budaya leluhur, Senin (20/04/2026).

@diskominfo_bengkayang

Warga Rangkang Gelar Gawai Ngate’ Kaja’ Pade’, Wujud Syukur atas Panen Raya Bengkayang – Masyarakat adat Rangkang, Kabupaten Bengkayang, menggelar tradisi Gawai Ngate’ Kaja’ Pade’ sebagai bentuk ucapan syukur kepada Jubata (Tuhan) atas hasil panen padi tahun ini. Kegiatan yang berlangsung sukses ini menjadi ajang kebersamaan dan pelestarian budaya leluhur, Senin (20/04/2026). Acara yang digelar di lokasi pusat kegiatan adat tersebut turut dihadiri oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M. Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi semangat masyarakat dalam menjaga kearifan lokal sekaligus mensyukuri berkah panen. “Tradisi ini bukan hanya ritual, tetapi juga wujud rasa syukur dan gotong royong yang harus terus kita jaga,” ujarnya. Gawai berlangsung khidmat dan diramaikan dengan tarian adat, doa syukur bersama, serta santapan hasil bumi. Kegiatan ini sekaligus menjadi perekat sosial dan penguatan identitas budaya di tengah modernisasi. (Diskominfo Bengkayang/MR/RT) @Sebastianus Darwis

♬ suara asli – Kominfo_BkyOfficial – Kominfo_BkyOfficial

Acara yang digelar di lokasi pusat kegiatan adat tersebut turut dihadiri oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M. Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi semangat masyarakat dalam menjaga kearifan lokal sekaligus mensyukuri berkah panen. “Tradisi ini bukan hanya ritual, tetapi juga wujud rasa syukur dan gotong royong yang harus terus kita jaga,” ujarnya.

Gawai berlangsung khidmat dan diramaikan dengan tarian adat, doa syukur bersama, serta santapan hasil bumi. Kegiatan ini sekaligus menjadi perekat sosial dan penguatan identitas budaya di tengah modernisasi. (Diskominfo Bengkayang/MR/RT)

Warga Rangkang Gelar Gawai Ngate’ Kaja’ Pade’, Wujud Syukur atas Panen Raya

Bengkayang – Masyarakat adat Rangkang, Kabupaten Bengkayang, menggelar tradisi Gawai Ngate’ Kaja’ Pade’ sebagai bentuk ucapan syukur kepada Jubata (Tuhan) atas hasil panen padi tahun ini. Kegiatan yang berlangsung sukses ini menjadi ajang kebersamaan dan pelestarian budaya leluhur, Senin (20/04/2026).

Acara yang digelar di lokasi pusat kegiatan adat tersebut turut dihadiri oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M. Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi semangat masyarakat dalam menjaga kearifan lokal sekaligus mensyukuri berkah panen. “Tradisi ini bukan hanya ritual, tetapi juga wujud rasa syukur dan gotong royong yang harus terus kita jaga,” ujarnya.

Gawai berlangsung khidmat dan diramaikan dengan tarian adat, doa syukur bersama, serta santapan hasil bumi. Kegiatan ini sekaligus menjadi perekat sosial dan penguatan identitas budaya di tengah modernisasi. (Diskominfo Bengkayang/MR/RT)

Musrenbang RKPD 2027 Dibuka, Bengkayang Fokus Percepatan Ekonomi, SDM, dan Digitalisasi Pemerintahan

Bengkayang – Wakil Bupati Bengkayang, Drs. H. Syamsul Rizal, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Jumat (17/4/2026). Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dan merumuskan arah pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan.

@diskominfo_bengkayang

Musrenbang RKPD 2027 Dibuka, Bengkayang Fokus Percepatan Ekonomi, SDM, dan Digitalisasi Pemerintahan Bengkayang – Wakil Bupati Bengkayang, Drs. H. Syamsul Rizal, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Jumat (17/4/2026). Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dan merumuskan arah pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan. Wabup menyampaikan, tema pembangunan Kabupaten Bengkayang tahun 2027 adalah “Percepatan Pembangunan melalui Perluasan Akses Ekonomi, Peningkatan Kapasitas SDM, serta Digitalisasi Tata Kelola Pemerintahan.” Tema ini difokuskan pada tiga prioritas utama, yakni penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta transformasi digital dalam pelayanan publik. Dalam paparannya, Syamsul Rizal menargetkan sejumlah indikator makro daerah pada tahun 2027, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 72,42 persen, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen, penurunan angka kemiskinan menjadi 5,7 persen, serta tingkat pengangguran terbuka di angka 2,65 persen. Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan peningkatan indeks reformasi birokrasi dan penguatan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE), serta pembangunan infrastruktur dengan tetap menjaga kualitas lingkungan hidup. Ia juga menekankan pentingnya penajaman prioritas program di tengah keterbatasan fiskal daerah. Pemerintah diminta fokus pada program yang memiliki dampak luas (high impact) dan berbasis data. Selain itu, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi pajak, pengelolaan sumber daya alam, pengembangan pariwisata, serta penataan aset daerah menjadi strategi utama dalam mendukung pembiayaan pembangunan. Sementara itu, mewakili Gubernur Kalimantan Barat, Asisten II Setda Provinsi Kalbar Heronimus Hero, SP., M.Si menyampaikan bahwa tahun 2027 merupakan fase krusial dalam penguatan fondasi transformasi pembangunan daerah. Ia menyoroti bahwa Bengkayang memiliki potensi strategis sebagai wilayah perbatasan, khususnya di kawasan PKSN Jagoi Babang, yang dapat dikembangkan melalui sektor pertanian pangan, hortikultura dataran tinggi, serta penguatan ekonomi lintas batas berbasis UMKM. Dalam arahannya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga menekankan pentingnya menjaga momentum capaian pembangunan. Pada tahun 2025, Kalbar mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,39 persen, tingkat kemiskinan 6,16 persen, IPM 72,09, serta tingkat pengangguran terbuka 4,63 persen. Capaian ini menjadi modal penting untuk mendorong target pembangunan yang lebih tinggi di tahun 2027. Lebih lanjut, prioritas pembangunan Kalbar tahun 2027 diarahkan pada peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi berbasis komoditas unggulan dan pariwisata, pembangunan infrastruktur dasar seperti air bersih dan konektivitas digital, serta percepatan transformasi digital pemerintahan. Pemerintah provinsi juga menargetkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 6,1–7,5 persen dan penurunan kemiskinan hingga kisaran 4,82–5,82 persen. (Diskominfo Bengkayang/FM/MR/RT) #bengkayang #kalbar

♬ suara asli – Kominfo_BkyOfficial – Kominfo_BkyOfficial

Wabup menyampaikan, tema pembangunan Kabupaten Bengkayang tahun 2027 adalah “Percepatan Pembangunan melalui Perluasan Akses Ekonomi, Peningkatan Kapasitas SDM, serta Digitalisasi Tata Kelola Pemerintahan.” Tema ini difokuskan pada tiga prioritas utama, yakni penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta transformasi digital dalam pelayanan publik.

Dalam paparannya, Syamsul Rizal menargetkan sejumlah indikator makro daerah pada tahun 2027, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 72,42 persen, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen, penurunan angka kemiskinan menjadi 5,7 persen, serta tingkat pengangguran terbuka di angka 2,65 persen. Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan peningkatan indeks reformasi birokrasi dan penguatan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE), serta pembangunan infrastruktur dengan tetap menjaga kualitas lingkungan hidup.

Ia juga menekankan pentingnya penajaman prioritas program di tengah keterbatasan fiskal daerah. Pemerintah diminta fokus pada program yang memiliki dampak luas (high impact) dan berbasis data. Selain itu, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi pajak, pengelolaan sumber daya alam, pengembangan pariwisata, serta penataan aset daerah menjadi strategi utama dalam mendukung pembiayaan pembangunan. (Diskominfo Bengkayang/MR/RT/RT)

Apel Bulanan ASN Bengkayang, Wakil Bupati Tekankan Disiplin Kinerja dan Adaptasi Digital

Bengkayang – Suasana apel bulanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Jumat (17/4/2026), terasa lebih dari sekadar rutinitas. Di hadapan para aparatur sipil negara (ASN), Wakil Bupati Bengkayang, Drs. H. Syamsul Rizal, menyampaikan pesan yang menekankan pentingnya tanggung jawab, kedisiplinan, dan kesiapan menghadapi era birokrasi digital.

Dalam amanatnya, ia mengingatkan bahwa kinerja ASN tidak lagi sekadar diukur dari kehadiran, tetapi dari perencanaan dan capaian yang terukur melalui Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Ia menegaskan bahwa pengisian SKP triwulan pertama harus diselesaikan paling lambat 31 Mei 2026. Menurutnya, SKP bukan hanya kewajiban administratif, melainkan cerminan profesionalitas dan komitmen setiap ASN terhadap tugas yang diemban.

Tak hanya soal kinerja, Wakil Bupati juga menyoroti perubahan besar dalam sistem kepegawaian melalui penerapan digitalisasi. Ia menjelaskan bahwa kehadiran Document Management System (DMS) dalam platform ASN Digital menjadi langkah penting menuju birokrasi yang lebih efisien dan transparan. ASN kini diharapkan aktif mengelola arsip kepegawaiannya secara mandiri melalui portal MyASN, memastikan data tersimpan rapi, aman, dan mudah diakses kapan saja.

Di sisi lain, capaian Indeks Profesionalitas ASN Kabupaten Bengkayang juga menjadi perhatian. Dengan nilai yang masih berada pada kategori “sedang”, ia melihat hal ini sebagai ruang untuk berbenah, bukan untuk berpuas diri. Ia mendorong ASN agar terus meningkatkan kompetensi, salah satunya dengan mengikuti pelatihan dan mengunggah sertifikat sebagai bagian dari pengembangan diri.

“Kesempatan belajar terbuka luas. Tinggal bagaimana kita mau bergerak atau tidak,” ujarnya, mengajak ASN untuk lebih proaktif.

Mengakhiri arahannya, Wakil Bupati kembali mengingatkan pentingnya pengembangan kompetensi berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa setiap ASN wajib memenuhi minimal 20 jam pelajaran dalam setahun. Bagi yang mengabaikan hal ini, konsekuensi administratif bisa menghambat perjalanan karier, termasuk dalam proses mutasi dan promosi. (Diskominfo Bengkayang/RT)

Sekda Bengkayang Hadiri Apel Kesiapsiagaan dan Rakor Penanggulangan Karhutla Provinsi Kalbar 2026

Pontianak – Kamis, 16 April 2026, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, Yustianus, S.E ., M.M, mewakili Bupati Bengkayang menghadiri undangan Apel Kesiapsiagaan dan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, dan dihadiri oleh unsur pemerintah provinsi, kabupaten/kota, TNI/Polri, serta instansi terkait lainnya sebagai bentuk komitmen bersama dalam menghadapi potensi bencana karhutla di wilayah Kalimantan Barat.

Apel kesiapsiagaan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, khususnya memasuki musim kemarau yang rawan terjadi karhutla.

Dalam rangkaian kegiatan, dilaksanakan pula rapat koordinasi guna menyamakan persepsi, strategi, dan langkah-langkah antisipatif yang harus dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan di daerah, termasuk pemerintah kabupaten/kota, agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkayang menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan seluruh pihak terkait dalam upaya pencegahan serta penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan demi menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat. (Diskominfo Bengkayang/FM)